Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS APLIKASI GAMMA AI DALAM MENGEMBANGKAN SOFTSKILLS MAHASISWA DI UIN KIAI HAJI ACHMAD SIDDIQ JEMBER rauf, Muhammad; Sahlan, Moh; Puspitarini, Dwi
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6164

Abstract

Mastery of soft skills has become an urgent necessity in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0. Skills such as critical thinking, creativity, and collaboration are crucial in an increasingly digitalized workforce. This study aims to explore the impact of using Gamma AI, an artificial intelligence-based learning platform, on the development of soft skills among students at the State Islamic University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. This research employed a qualitative approach through observation and interviews involving 15 students from the Islamic Education Study Program. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Gamma AI fosters active student engagement and provides benefits in enhancing communication, creativity, and collaboration. However, the study also found risks of dependency and decreased motivation for independent learning. This research fills a gap as previous studies have not specifically addressed the influence of AI technology on soft skills within the context of Islamic higher education grounded in Islamic values. These findings imply the importance of supervision and the integration of digital ethics in the use of educational technology. ABSTRAK Penguasaan soft skills menjadi kebutuhan mendesak di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Keterampilan seperti berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi menjadi krusial dalam dunia kerja yang semakin terdigitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan Gamma AI, platform pembelajaran berbasis kecerdasan buatan, dalam pengembangan soft skills mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara terhadap 15 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gamma AI mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dan memberikan manfaat dalam pengembangan komunikasi, kreativitas, dan kolaborasi. Namun, juga ditemukan risiko ketergantungan dan penurunan motivasi belajar mandiri. Penelitian ini mengisi celah karena studi sebelumnya belum menyoroti secara khusus pengaruh teknologi AI terhadap soft skills dalam konteks pendidikan tinggi Islam yang berbasis nilai-nilai keislaman. Temuan ini memberikan implikasi pada pentingnya pengawasan dan integrasi etika digital dalam penggunaan teknologi pembelajaran.
Strategi Efektif Laporan Hasil Asesmen Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Styana, Qoniatu; Sahlan, Moh.
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 2 No 01 (2025): February
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v2i01.1905

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata pelajaran esensial dalam sistem pendidikan di Indonesia. Asesmen dan evaluasi pembelajaran PAI berperan krusial dalam mengukur kemampuan dan perkembangan siswa, serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Namun, penyusunan laporan hasil asesmen yang komprehensif dan akurat masih menjadi tantangan bagi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi efektif dalam penyusunan laporan hasil asesmen pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang datanya diperoleh dari wawancara, jurnal ilmiah, buku, dan peraturan terkait asesmen pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif dalam penyusunan laporan hasil asesmen PAI meliputi: (1) penentuan tujuan asesmen yang jelas dan terukur; (2) penggunaan beragam teknik asesmen yang sesuai dengan karakteristik siswa dan materi pembelajaran; (3) penyajian laporan hasil asesmen yang informatif, mudah dipahami, dan berorientasi pada pengembangan siswa. Strategi ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam menyusun laporan hasil asesmen yang efektif dan bermanfaat bagi peningkatan mutu pembelajaran PAI.
Implementasi Penilaian Psikomotorik Mata Pelajaran Fiqih Materi Pernikahan di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama’ Lombok Wetan Bondowoso Muharomah, Nuri Iza; Rohmah, Alif Istiadatir; Walid, Muhamad Zakariya Anshari Khalid Bin; Ilmia, Siti Lailatul; Mislikhah, St.; Sahlan, Moh.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peenilaian ranah psikomotorik meeruepakan salah satue jeenis eevalueasi pada peembeelajaran PAI. Namuen teerdapat masalah yang diteemuekan di lapangan, guerue-guerue ceendeerueng meengabaikan eevalueasi psikomotorik dan leebih meemfokueskan peembeelajaran pada peenuentasan kognitif. Seehingga muencuellah sueatue keeseenjangan, nilai yang teerteera pada ranah psikomotorik siswa beeluem teentue seesueai deengan peerilakue siswa. Peeneelitian ini meengguenakan peendeekatan kuealitatif deengan jeenis peeneelitian lapangan (fieeld reeseearch). Prosees peenguempuelan data meengguenakan meetodee obseervasi, wawancara dan dokuemeentasi. Teeknik analisis data yang diguenakan yakni analisis modeel Milees, Huebeerman dan Saldana. Teeknik keeabsahan data yang diguenakan yakni teeknik trianguelasi suembeer dan teeknik. Hasil peeneelitian meenuenjuekkan bahwa guerue meenyuesuen RPP, instruemeen peenilaian, dan ruebrik seesueai silabues. Peenilaian dilakuekan meelaluei obseervasi langsueng, tees praktik, dan instruemeen seepeerti cheecklist dan rating scalee, deengan KKM diatuer pada 70. Peenilaian meencakuep simuelasi praktik peernikahan, dan guerue meembeerikan uempan balik speesifik uentuek peerbaikan dan motivasi siswa
Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Pengajian Kitab Ta'limul Muta'allim Dalam Membentuk Karakter Siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso Susanto, Adi; Sahlan, Moh; kud, Mas
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol. 6 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijit.v6i2.1958

Abstract

ABSTRAK Pendidikan karakter menjadi persoalan yang penting, terutama oleh para penggiat pendidikan. SDI Raudlatul Mustarsyidin mengaplikasikan nilai pendidikan karkater sebagai pembentukan karakter anak menjadi hal yang sangat diprioritaskan. Kitab Ta’lim Al-Muta’allim adalah salah satu kitab klasik yang lumrah dikalangan pondok pesantren dan menjadi salah satu refrensi yang menjelaskan mengenai perilaku peserta didik dalam melakukan proses belajar mengajar yang lebih mengutamakan akhlak dan moral untuk mencapai kemanfaatan ilmu. Selain membahas etika dalam belajar, kitab ini juga tentang membahas tujuan, serta strategi atau cara dalam belajar yang berkaitan dengan nilai karakter dan akhlak peserta didik. Sehingga dari promblema yang terjadi pada peserta didik belakangan ini pelaksanaan pembelajaran kitab ta’limul muta’llim menjadi sangat penting diadakan utamanya di SDI Raudlatul Mustarsyidin Bondowoso. Berdasarkan konteks penelitian yang telah diuraikan diatas, maka yang menjadi fokus penelitian dalam tesis ini adalah: (1) Bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan karakter Melalui Pengajian kitab Ta’limul Muta’allim dalam membentuk karakter Tawadhu’ siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso. (2) Bagaimana implementasi pendidikan nilai-nilai karakter melalui Pengajian kitab Ta’limul Muta’allim dalam membentuk karakter Sabar siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso. (3) Bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui Pengajian kitab Ta’limul Muta’allim dalam membentuk karakter Disiplin siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe deskriptif analisis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interkatif Milles, Huberman dan Saldana J 2014. Dengan langkah-langkah kondensasi data display data dan verivikasi data. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Sedangkan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil Penelitian di SDI Raudlatul Mustarsyidin Bondowoso yaitu (1) Implementasi nilai tawadhu’ yaitu dengan proses belajar mengajar kitab Ta’līm al-Muta‘llim disertai dengan pemberian nasehat, pembiasaan dan keteladanan, baik para guru (2) Impelemntasi nilai sabar yaitu dengan proses belajar mengajar kitab ta’limul muta’llim dan motivasi kepada siswa (3) Implementasi nilai disiplin di SDI Raudlatul Mustarsyidin Bondowoso yaitu dengan proses belajar mengajar kitab Ta’līm al-Muta‘llim dengan pemberian nasehat, contoh pelaku baik dari seorang guru kepada murid. Keyword: Implementasi, Nilai Pendidikan Karakter, Kitab Ta’limul Muta’allim.
Actualization of the Moderation Library as Cultural Literacy Based on Digital Literacy in Islamic Senior High School Mawidha, Rahma Fajr; Rodliyah, St; Sahlan, Moh
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 5 No. 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.3493

Abstract

The purpose of this study was to determine the actualization of the moderation library as a form of cultural literacy at MAN 2 Banyuwnagi. The research methodology uses a qualitative approach and data collection techniques through observation, interviews, and the study of documents and digital literature. Data analysis was done by data reduction, presentation, and conclusion. The actualization of the moderation library in digital literacy-based cultural literacy at MAN 2 Banyuwangi is an effort and means of strengthening culture and literacy for students to broaden their horizons of knowledge about religious diversity, which produces personality and an attitude of moderation, openness, and being able to respect differences. The moderation library is a place for students to develop literacy through GELEM (Madrasa Literacy Movement) activities that are held once every three months, monthly literacy movements that are carried out every fourth Sunday of every month by reading books in the first hour, as well as appreciation for activities supported by the Al-Ghozy Award to increase students' interest in reading, as well as cross-faith moderation library visits included in the moderation camp with the ministry of religion. This embodiment is an icon that religious moderation at MAN 2 Banyuwangi has been running smoothly and well.
Implementation of Authentic Assessment in Islamic Cultural History Subject Within the Independent Curriculum Sahlan, Moh; Abqoriy, Muhammad; Mawidha, Rahma Fajr
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 5 No. 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.3865

Abstract

This research aims to describe and analyze the implementation of authentic assessment in the "Kurikulum Merdeka" (independent curriculum) for the subject of Islamic cultural history at the Tsanawiyah madrasah level. The method used in this research uses qualitative research with a case study research design. This research was conducted at MAN 2 Banyuwangi with the observation, interview, and document study stages, supported by primary data using books, journal research, and relevant theories. The data collection techniques were interviews, documentation, observation, and questionnaires. The data analysis technique involved analyzing interactions through the steps of data collection, data reduction, and data presentation. This study's results indicate that the assessment implementation includes the cognitive, affective, and psychomotor domains. Assessment in the cognitive domain is in the form of written tests, oral tests, and assignments. Assessment in the affective domain is self-assessment and observation. Assessment in the psychomotor domain is in the form of assessment of performance, projects, products, and portfolios. Teachers faced obstacles in conducting authentic assessment activities, such as the complexity of instrument preparation, using numerous rubrics, too many points for each assessment, and limited time constraints.
Revolusi Pembelajaran Agama Islam Di Era Industri 4.0 : Peran Kecerdasan Buatan Dalam Menghadirkan Inovasi Pendidikan Achmad Robith Khusni; Prof. Dr. H. Mundir, M.Pd; Prof. Dr. H. Mashudi; Dr. H. Moh. Sahlan, M.Ag
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2024): Sirajuddin Desember 2024
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v4i1.2057

Abstract

Abstract Artificial intelligence (AI) has brought a significant revolution in Islamic education. This is an interesting topic that deserves attention. Although AI presents great opportunities, the impact on the world of Islamic education must be carefully considered from the perspectives of its role, ethics, and application in the field of Islamic knowledge. The aim of this research is to detail the revolution, role, and innovations of artificial intelligence in the realm of Islamic education. The method used is a qualitative approach focusing on literature studies. The literature search is based on data sources such as Google Scholar and other relevant databases. The results of this study indicate that artificial intelligence can bring about a rapid revolutionary impact on Islamic education, including the use of chatbots for religious counseling, content recommendation systems for learning, and plagiarism detection in assignments related to Islamic material. The role of artificial intelligence in education is to create an adaptive learning experience that can be tailored to the difficulty level and teaching methods according to each student's abilities. Overall, artificial intelligence (AI) has tremendous potential to enhance productivity, efficiency, and the quality of learning across various fields, including education. By leveraging AI, we can create an innovative, adaptive, and effective learning environment that supports student development in this modern technological era.
The Implementation Of E-Learning To Overcome Learning Loss In Covid-19 Post-Pandemic In Islamic Education At Al-Ma’arif Junior High Jombang-Jember Sahlan, Moh.; Mursalim, Mursalim; Umam, Khotibul; Subakri, Subakri
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 3 (2022): June 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i3.388

Abstract

The current state of the COVID-19 pandemic, which has entered the New Normal Era, has harmed education in the form of learning loss. This research examines of e-learning implementation to deal with learning loss in Islamic Education (PAI) subjects at al Ma’arif Junior High in Jombang Jember. This research applies a qualitative approach with study case type and analyzes data through the interactive technique of Miles, Huberman, and Saldana. This research concludes some states that e-learning implementation at al Ma’arif Junior High in Jombang Jember to deal with learning loss focuses on two things. First, upgrading the learning technology of al Ma’arif Junior High in Jombang Jember is centered on maximizing school web role. Second, increasing students learning motivation to follow the e-learning process that implemented by al Ma’arif Junior High in Jombang Jember. The Efforts to implement e-learning can be considered as one of the solution options that can be carried out by educational institutions to deal with the phenomenon of learning loss during the New Normal Era.
Evaluating Islamic Religious Education Programs Through the Cronbach Decision-Oriented Model: Implications for Instructional Effectiveness Siti Nur Hasanah; Sofiatil Aliyah; Moh. Sahlan; Mundir; Sofyan Hadi
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 3 (2026): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v7i3.1409

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Islamic Religious Education programs through the Cronbach decision-oriented evaluation model and to examine how evaluation findings contribute to instructional improvement and educational decision-making. The study was conducted at SMA Negeri 1 Kencong and SMA Negeri 2 Jember using a qualitative multi-site evaluative research design. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation analysis involving school principals, Islamic Religious Education teachers, curriculum coordinators, and students. Data analysis employed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, conclusion drawing, and cross-site analysis. The findings indicate that Islamic Religious Education programs in both schools were generally implemented systematically through structured instructional planning, religious culture development, and classroom-based evaluation practices. However, evaluation systems remained predominantly focused on cognitive assessment and administrative reporting, while affective, spiritual, and behavioral dimensions were not yet evaluated comprehensively. The study further found that institutional culture, reflective learning interaction, and the integration of evaluation findings into instructional supervision significantly influenced instructional effectiveness and students’ moral-spiritual development. Moreover, the utilization of evaluation findings for sustainable educational decision-making and long-term program improvement remained relatively limited. The novelty of this study lies in the application of the Cronbach decision-oriented evaluation model within Islamic Religious Education using a qualitative multi-site approach integrating input, process, output, and outcome dimensions comprehensively. This study contributes theoretically to the development of Islamic educational evaluation studies and practically provides recommendations for strengthening holistic, reflective, and evidence-based evaluation systems within contemporary Islamic education.
Pembelajaran Kolaboratif: Perspektif Riset tentang Keterampilan Sosial dan Kinerja Akademis ERFAN HABIBI; Moh Sahlan; Mashudi Mashudi; Mundir Rosyidi
An Namatul Ausath Vol. 3 No. 2 (2024): Publish
Publisher : PGMI ISMAA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64431/annamatulausath.v2i2.173

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pentingnya pembelajaran kolaboratif dalam dunia pendidikan modern sebagai solusi untuk mengembangkan keterampilan sosial seperti komunikasi, empati, dan kerja sama, sekaligus meningkatkan kinerja akademis siswa. Berbasis metode penelitian kepustakaan, studi ini menganalisis berbagai literatur untuk menggali hubungan antara pembelajaran kolaboratif, keterampilan sosial, dan hasil akademis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif berkontribusi pada peningkatan keterampilan sosial dan kepercayaan diri siswa, sekaligus memfasilitasi pemahaman akademis yang lebih baik. Namun, tantangan dalam implementasi pembelajaran kolaboratif, seperti kesiapan guru dan pengelolaan kelompok, tetap perlu diatasi. Studi ini merekomendasikan pelatihan dan dukungan bagi pendidik untuk mengoptimalkan penerapan pembelajaran kolaboratif. Dengan pendekatan ini, institusi pendidikan dapat lebih efektif mempersiapkan siswa untuk dunia kerja yang kompetitif dan kolaboratif.