p-Index From 2021 - 2026
6.073
P-Index
This Author published in this journals
All Journal FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu AT-TA`DIB EduReligia : Jurnal Pendidikan Agama Islam Saliha : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Edification Journal : Pendidikan Agama Islam IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Journal of Science and Education (JSE) Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Ma'alim: Jurnal Pendidikan Islam Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr Jurnal Basicedu Research and Development in Education (RaDEn) Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Jurnal Inovasi Pendidikan International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Jurnal Sains Student Research FENOMENA: Journal of Social Science EDUCARE: Journal of Primary Education Sirajuddin : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam EDUSHOPIA Journal of Islamic Education Research Indonesian Journal of Islamic Teaching AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Islamic Education and Pedagogy An Namatul Ausath Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

UTILIZATION OF DIGITAL APPLICATIONS IN IMPROVING STUDENT UNDERSTANDING OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION SUBJECTS Mustakim, Adam; Sahlan, Moh.; Saihan, Saihan; Zainudin, Agus
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i01.7792

Abstract

The utilization of digital technology in education continues to grow, including in learning Islamic Religious Education (PAI). This study aims to analyze the effectiveness of digital applications in improving students' understanding of PAI materials. The research was conducted through quantitative and qualitative approaches involving students and teachers from various levels of education. The results showed that digital applications, such as learning videos, interactive quizzes, and online modules, are able to improve students' understanding of Islamic concepts. However, this effectiveness depends on device availability, digital literacy and teacher support. This study suggests the integration of digital apps designed according to the curriculum and students' needs.
Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Media Massive Open Online Course (MOOC) Yordan Nafa; Moh Sutomo; Moh Sahlan
Journal of Islamic Education Research Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, Islamic State University of Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jier.v2i2.173

Abstract

This article discusses Islamic Religious Education (PAI) in the digital era, Massive Open Online Course (MOOC) media as a learning innovation that is more modern, adaptive, and aligned with the independent learning curriculum. The Independent learning approach help learners broaden their horizons and improve their abilities based on their separate learning experiences. The success and quality of learning, especially Islamic Religious Education, can be supported by the course design contained in the MOOC. The advantages of flexible and collaborative MOOC learning media can be shared between universities and are expected to improve the quality of Islamic Religious Education in Indonesia. The research method uses a qualitative descriptive approach to explore Islamic Religious Education innovations in the Industrial Revolution 4.0 era through Massive Open Online Course (MOOC) media. The final result is the MOOC learning media as an innovation for Islamic Religious Education which is adaptively prepared in Islamic Higher Education and is aligned with the independent learning curriculum.
Pengaruh Penerapan Media Pembelajaran Lectora Inspire terhadap Minat Belajar Fiqih Istaqul Kahfi; Moh. Sutomo; Moh. Sahlan
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2021): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v2i2.241

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan media pembelajaran Lectora Inspire terhadap minat belajar fiqih pada siswa kelas X di MA Nurus Sholah Yosowilangun, Lumajang. Adapun pendekatan yang penulis gunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Kuesioner sebagai instrumen penelitian dilakukan untuk memperoleh data X dan Y dan kemudian dianalisis dengan teknik analisis regresi satu prediktor dengan skor deviasi. Sementara itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Eksperimen yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah36 siswa dan kemudian diambil 2 kelas sebagai sampel.Teknik analisis data menggunakan rumus ‘T-test’. Perhitungan yang digunakan adalah analisis perbandingan skor post test dari kelas kontrol dengan kelas eksprimen. Harga signifikansi perbandingan post test sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hal tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara skor post test kelas kontrol dengan dengan skor post test kelas eksperimen. bahwa penerapan media pembelajaran aplikasi Lectora Inspire berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar fiqih pada siswa kelas X di MA Nurus Sholah Yosowilangun. Kata kunci: media pembelajaran,lectora inspire, minat belajar, Fiqih  This research is motivated by the low interest in learning of students in participating in learning activities. The purpose of this study was to determine whether there was an effect of the application of the learning media Lectora Inspire on interest in learning fiqh in class X students at MA Nurus Sholah Yosowilangun, Lumajang. The approach that the author uses is a quantitative approach with the type of survey research. Data collection techniques used a questionnaire/questionnaire, observation, and documentation. Questionnaire as a research instrument was conducted to obtain X and Y data and then analyzed using one predictor regression analysis technique with a deviation score. Meanwhile, the method used in this research is experimental. The experiment used is Quasi Experimental Design. The population in this study were students of class X totaling 36 students and then 2 classes were taken as samples. The data analysis technique uses the 'T-test' formula. The calculation used is a comparative analysis of post-test scores from the control class with the experimental class. The significance value of the post-test comparison is 0.000 <0.05, which means that it indicates that there is a significant difference between the post-test scores of the control class and the post-test scores of the experimental class. that the application of the Lectora Inspire application learning media has a significant effect on interest in learning fiqh in class X students at MA Nurus Sholah Yosowilangun.  Keywords: learning media, lectora inspire, interest in learning, Fiqh
PEMBELAJARAN PAI BERBASIS TEKNOLOGI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS M. Rizal Rofiudin; Moh. Sutomo; Moh. Sahlan
AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2023): AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Published by the Islamic Religious Education Study Program Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Kiai Haji Achmad Siddiq University, Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/adabiyah.v4i1.259

Abstract

Ditahun  2020  Indonesia  mengalami  pandemi  virus  mematikan  yang diberi  nama  virus  Corona  atau  Covid-19.  Diketahui  virus  ini  berasal  dari  kota  Wuhan  Cina.  dari  adanya  pandemi  virus  mematikan  ini  seluruh  warga  Negara  Indonesia  diwajibkan  mengikuti  aturan  pemerintah  untuk  melakukan  physical  distancing  dampak  dari  physical  distancing  ini  salah  satunya  yakni  seluruh  lembaga  pendidikan  harus  melaksanakan  pembelajaran  secara  daring  (dalam  jaringan).  Sistem  pembelajaran  daring  ini  memberikan  kelebihan  Bila  dibandingkan  dengan  pembelajaran  konvensional  bagi  pendidik  maupun  peserta  didik,  namun  selain  kelebihan  pembelajaran  daring  ini  juga  terdapat  beberapa  kekurangan.  pada  pembelajaran  jarak  jauh,  dikenal  sebuah  kata  Synchronous  yakni  pembelajaran  jeda  jauh  yang  dilakukan  dalam  waktu  bersamaan  antara  pendidik  serta  siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan hasil Penelitian  yg  dilakukan di SMA  Negeri  2  Jember  ini  merupakan  kombinasi  daring  synchronous  dan   asynchronous.  dalam  penelitian  berbasis  teknologi  di  Sekolah Menengan Atas  Negeri  2  Jember  memiliki  kelebian  dan   kekurangan.  Kelebihan  pembelajaran  berbasis  teknologi.     In 2020 Indonesia experienced a deadly virus pandemic named the Corona virus or Covid-19. It is known that this virus originated in the Chinese city of Wuhan. Due to the existence of this deadly virus pandemic, all Indonesian citizens are required to follow government regulations to carry out physical distancing. One of the impacts of this physical distancing is that all educational institutions must carry out online (in-network) learning. This online learning system provides advantages when compared to conventional learning for educators and students, but apart from the advantages of online learning there are also some disadvantages. In distance learning, the word Synchronous is known, namely distance learning that is carried out at the same time between educators and students. This study uses a descriptive qualitative method with the results of the research conducted at SMA Negeri 2 Jember which is a combination of synchronous and asynchronous online. in technology-based research at State Senior High School 2 Jember has advantages and disadvantages. The advantages of technology-based learning. Keywords: asynchronous,synchronous, technology-based learning, 
Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Melalui Pengajian Kitab Ta'limul Muta'allim Dalam Membentuk Karakter Siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso Susanto, Adi; Sahlan, Moh; kud, Mas
IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching Vol 6 No 2 (2023): Indonesian Journal of Islamic Teaching
Publisher : Pendidikan Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijit.v6i2.1958

Abstract

ABSTRAK Pendidikan karakter menjadi persoalan yang penting, terutama oleh para penggiat pendidikan. SDI Raudlatul Mustarsyidin mengaplikasikan nilai pendidikan karkater sebagai pembentukan karakter anak menjadi hal yang sangat diprioritaskan. Kitab Ta’lim Al-Muta’allim adalah salah satu kitab klasik yang lumrah dikalangan pondok pesantren dan menjadi salah satu refrensi yang menjelaskan mengenai perilaku peserta didik dalam melakukan proses belajar mengajar yang lebih mengutamakan akhlak dan moral untuk mencapai kemanfaatan ilmu. Selain membahas etika dalam belajar, kitab ini juga tentang membahas tujuan, serta strategi atau cara dalam belajar yang berkaitan dengan nilai karakter dan akhlak peserta didik. Sehingga dari promblema yang terjadi pada peserta didik belakangan ini pelaksanaan pembelajaran kitab ta’limul muta’llim menjadi sangat penting diadakan utamanya di SDI Raudlatul Mustarsyidin Bondowoso. Berdasarkan konteks penelitian yang telah diuraikan diatas, maka yang menjadi fokus penelitian dalam tesis ini adalah: (1) Bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan karakter Melalui Pengajian kitab Ta’limul Muta’allim dalam membentuk karakter Tawadhu’ siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso. (2) Bagaimana implementasi pendidikan nilai-nilai karakter melalui Pengajian kitab Ta’limul Muta’allim dalam membentuk karakter Sabar siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso. (3) Bagaimana implementasi nilai-nilai pendidikan karakter melalui Pengajian kitab Ta’limul Muta’allim dalam membentuk karakter Disiplin siswa di SDI Raudlatul Mustarsyidin Rejoagung Sumber Wringin Bondowoso. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe deskriptif analisis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model interkatif Milles, Huberman dan Saldana J 2014. Dengan langkah-langkah kondensasi data display data dan verivikasi data. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Sedangkan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil Penelitian di SDI Raudlatul Mustarsyidin Bondowoso yaitu (1) Implementasi nilai tawadhu’ yaitu dengan proses belajar mengajar kitab Ta’līm al-Muta‘llim disertai dengan pemberian nasehat, pembiasaan dan keteladanan, baik para guru (2) Impelemntasi nilai sabar yaitu dengan proses belajar mengajar kitab ta’limul muta’llim dan motivasi kepada siswa (3) Implementasi nilai disiplin di SDI Raudlatul Mustarsyidin Bondowoso yaitu dengan proses belajar mengajar kitab Ta’līm al-Muta‘llim dengan pemberian nasehat, contoh pelaku baik dari seorang guru kepada murid. Keyword: Implementasi, Nilai Pendidikan Karakter, Kitab Ta’limul Muta’allim.
MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM MEMBENTUK SIKAP SOSIAL SISWA DI SDN 03 KEMUNINGLOR JEMBER Zainudin, Agus; Mashudi, Mashudi; Mundir, Mundir; Sahlan, Moh.
Al-Ashr : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 10 No 1 (2025): Maret
Publisher : PGMI Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/alashr.v10i1.3634

Abstract

Pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk perkembangan era digital. Dalam era digital, kaum milenial memerlukan landasan moral yang kokoh untuk mencapai kesuksesan. Pendidikan Islam yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits bertujuan membentuk kesalehan sosial pada siswa agar mereka memiliki sikap baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Pendidikan Islam terbuka untuk semua jenjang usia dan memiliki peran signifikan dalam membangun kepribadian individu, terutama di tengah kemajuan revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0 yang menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) dalam membentuk sikap sosial siswa di SDN 03 Kemuninglor Arjasa Jember. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang mungkin dihadapi selama menerapkan pembelajaran PAI dengan pendekatan PjBL di sekolah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data dianalisis secara kualitatif melalui interpretasi dan penyajian hasil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dalam pembelajaran PAI melibatkan langkah-langkah penting, seperti identifikasi materi pembelajaran, perancangan proyek yang relevan, pelaksanaan pembelajaran kolaboratif, serta pemberian umpan balik yang konstruktif. Model ini bertujuan membangun sikap sosial positif pada siswa, seperti kemampuan bekerja sama, toleransi, empati, dan kepedulian sosial. Walaupun terdapat kendala, seperti kebutuhan waktu persiapan yang lebih lama dan keterbatasan sumber daya, guru PAI berupaya memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan melibatkan dukungan orang tua siswa. Evaluasi keberhasilan dilakukan dengan mengukur tingkat partisipasi siswa, pemahaman terhadap materi, keterampilan sosial yang ditunjukkan, serta evaluasi diri siswa.
Implementation Of Istighatsah Routine Activities In Fostering Character Education Values Of Madrasah Aliyah Students Damayanti, Alfina; Moh. Sahlan; Mustajab; Abd. Muhith
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v6i1.3818

Abstract

Character education is essential in shaping students’ behavior and values. Schools play a vital role in instilling these values through structured activities, such as the routine Friday istighosah at MA Baniy Kholiel, which is expected to develop students’ character.This study aims to analyze the implementation of Friday istighosah activities in fostering the values of discipline and responsibility among MA Baniy Kholiel students. This qualitative study employed a case study design. Data were collected from four key informants: the school principal, teachers, students, and alumni of MA Baniy Kholiel. Data collection methods included observation of the istighosah activities, in-depth interviews with informants, and documentation review of relevant school records. Data analysis consisted of data reduction by focusing on relevant information, data display by organizing data into categories of discipline and responsibility, and verification through triangulation across sources to ensure validity. The findings reveal that routine Friday istighosah activities effectively foster the values of discipline and responsibility. Students exhibited punctuality and adherence to schedules, indicating internalized discipline. Additionally, habituation of participation in these activities increased students’ sense of responsibility, as they actively engaged and completed the activities conscientiously. Routine Friday istighosah activities at MA Baniy Kholiel play a significant role in developing students’ discipline and responsibility, highlighting the potential of habitual religious activities to support character education in schools.
Digital Innovation in Islamic Character Education: An H5P Media Development Analysis at Elementary School Mudlofar, Muhammad; Sahlan, Moh; Sutomo, Moh
ATTA`DIB Vol. 9 No. 2 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Religious Education and Character Development plays a vital role in shaping students’ moral foundations. Traditional teaching methods often fall short in fostering engagement and deep internalization of values. This study aims to analyze the development and implementation of H5P-based interactive media in Islamic Education at SDN 1 Sukorejo.This qualitative research employed a case study approach. Data were collected through classroom observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of learning artifacts. The data were analyzed using descriptive qualitative methods with triangulation of sources and techniques.The findings indicate that H5P interactive media including interactive videos, drag-and-drop tasks, and branching scenarios enhanced student engagement, supported moral reflection, and facilitated internalization of core Islamic values such as honesty and empathy. Teachers responded positively, although technical limitations and time constraints were noted during media development. Offline implementation proved effective in low-infrastructure settings.These results align with recent studies demonstrating the effectiveness of digital media in supporting Islamic character education. H5P emerges as an adaptable and engaging tool suitable for primary education, provided that teacher training, linguistic adaptation, and institutional support are in place. It represents a viable solution for modernizing Islamic moral education in the digital era.
Design and Implementation of the Four Pillars of Learning: A Solution for Developing Students' Religious Moderation Khasanah, Nur Rifki Alvin; Sahlan, Moh.; Farihah, Umi
International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education Vol 8 No 3 (2025): (July) STEM, Education, Religion Studies, Social Sciences and Economic Developmen
Publisher : Islamic Studies and Development Center in Collaboration With Students' Research Center Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijmurhica.v8i3.359

Abstract

The formation of the characteristics of the nation's young generation can be realized through the realm of education so as to produce a generation that is inclusive, tolerant and able to live a diverse life. Cultural diversity in Indonesia emphasizes the balance of attitudes and behaviors of each citizen so that they are able to respect each other within the scope of Bhinneka Tunggal Ika and as an anticipatory step against extremism, communism and radicalism which are challenges to life globally. This study aims to analyze the design and implementation of the four pillars of learning as a solution to foster students' religious moderation. The research method implements a qualitative method with a case study approach. The informants in this study amounted to eight people, namely the principal, two Islamic Religious Education teachers, two general subject teachers, one extracurricular coach and two students. Data validity checking was carried out through triangulation techniques, member checks and forum class discussion group focus discussions. Data analysis was carried out using the Miles, Huberman and Saldana technique theory which consists of data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing or verification. The findings of this study found that the four pillars of religious moderation learning are interrelated in shaping students' attitudes. The learning to know pillar is implemented through classroom learning, interfaith discussions, and reflections to foster insight and tolerance. The learning to do pillar is realized through activities such as futsal, scouts, and Young Indonesia red cross society (PMR) to train cooperation and skills. The learning to be pillar is carried out through habituation such as muroja'ah, congregational prayers, clean Friday, and 5S culture to form discipline and responsibility. Meanwhile, learning to live together can be seen from appreciation activities, social services, and rewards that foster caring, tolerant, religious attitudes, and keep students away from radicalism.
Analysis of Al-Qur'an Memorization Ability based on STIFIn Intuiting and Feeling Test Results on Tahfidz Program Students of MTs Unggulan Nuris Jember Salafiyah, Binti Risalatus; Sahlan, Moh.; Wahyuni, Indah
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Science and Education (JSE)
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v5i2.475

Abstract

Memorizing the Qur'an is a highly valued activity in Islam, but this process is not always easy and can be affected by various factors, both internal and external. The STIFIn test, which is a tool for mapping individual potential based on basic brain functions, was used to identify students' learning styles that can support the memorization process. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method, which involves collecting data through observation, interviews, and documentation in the field. The data analysis used in the research is interactive analysis, namely through data collection, data presentation and conclusion drawing. The results show that students with intuiting intelligence type rely more on semantic memory and imagination to understand the context and translation, they start the memorization process by reading and understanding the translation which serves as a memory booster, while feeling type students emphasize more on a conducive learning atmosphere and meticulous repetition where they prefer to memorize gradually with a focus on deep understanding of each lafaz and its meaning. These findings provide important insights into effective strategies in memorizing the Qur'an, as well as the importance of understanding each student's potential to improve learning effectiveness.