Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI PELATIHAN PRODUKSI DETERJEN CAIR DI DESA SUKARAJA LOMBOK TENGAH Hunaepi, Hunaepi; Samsuri, Taufik; Firdaus, Laras; Mirawati, Baiq; Ahmadi, Ahmadi; Muhali, Muhali; Asy’ari, muhammad; Azmi, irham
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.416

Abstract

Kondisi masyarakat yang makin konsumtif menjadikan setiap individu semakintertarik pada hal-hal yang instan, selain itu jika kondisi ini tidak diperbaiki maka akanmembuat masyarakat tidak memiliki kreatifitas dan menghilangkan jati diri. Desa Sukaraja yang terletak di kabupaten Lombok Tengah belum tersentuh sepenuhnya oleh programprogram pemberdayaan dan pembinaan khusunya tentang keterampilan dan kewirausahaan. Perbaikan kesejahteraan sosial dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, seperti pemberdayaan Ibu-ibu PKK di Desa Sukaraja melalui pelatihan produksi deterjen cair. Tujuan dari kegitan ini adalah 1) meningkatkan kesadaran tentang hidup produktif dengan menigkatkan keterampilan, 2) meningkatan motivasi untuk berwirausaha, 3) membekali pengetahuan tentang deterjen cair, 4) meningkatkan keterampilan membuat deterjen cair, dan 4) ibu PKK diberi pengetahauan tentang peluang bisnis rumahan. Kegiatan pemberdayaan ini telah dilakukan dengan hasil adanya penigkatan pemahaman dan keterampilan tentang pembuatan deterjen cair, selain itu ibu PKK telah memulai memproduksi baik dengan cara kelompok dan individu untuk di gunakan sendiri dan di jual. Hasil tersebut menggambarkan bahwa kegiatan pengabdianyang dilakukan dapat dinyatakan berhasil, hal ini ditunjukkan adanya kesadaran Ibu PKK tentang pentingnya hidup produktif dan mandiri memalui berwirausaha.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DAN TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU DI MTs. NW MERTAKNAO Hunaepi, Hunaepi; Prayogi, Saiful; Samsuri, Taufik; Firdaus, Laras; Fitriani, Herdiyana; Asy’ari, Muhammad
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.402

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang dapat diakukan guru daam ragka memperbaiki proses-proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diinginkan.Pelaksanaan PTK sangat relevan dengan fungsi serang guru sebagai pendidik, pegajar,pembimbing, pelatih, dan evaluator ketercapaian hasil belajar siswa. Dalam konteks ini, PTK dipandang sebagai bentuk penelitian peningkatan kualitas pembelajaran yang paling tepat, karena selain sebagai peneliti guru juga bertindak sebagai pelaksana proses pembelajaran, sehingga tahu betul permasalahan yang dihadapi dan kondisi ideal yang ingin dicapai. Metode yang digunakan, yaitu melakukan serangkaian kegiatan In Service Training (IST) dan On Service Training (OST). Hasil kegiatan pengabdian secara umum, yaitu para guru peserta kegiatan telah paham dan terampil dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK), serta para guru telah terampil dalam menyusun karya ilmiah (format artikel). Hal ini terlihat dari produk artikel yang telah dihasilkan guru peserta.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) Sukarma, I Ketut; Prayogi, Saiful; Muliadi, Agus; Firdaus, Laras; Hunaepi, Hunaepi; Asy’ari, Muhammad; Samsuri, Taufik; Mirawati, Baiq; Prasetya, Dwi Sabda Budi; Karmana, I Wayan; Dharmawibawa, Iwan Dody; Fitriani, Herdiyana
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.417

Abstract

Telah dilaksanakan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru di SMA Negeri 1 Sukamulya. Metode pelaksanaan yang digunakan, yaitu pelatihan (in service training/IST) dan pendampingan (on service training/OST). Pada proses IST peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan penelitian tindakan kelas, sedangkan pada proses OST peserta didampingi dalam melakukan penulisan naskah PTK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman tentang penulisan karya ilmiah mendapat apresiasi yang baik dari pihak sekolah. Kehadiran guru dalam kegiatan mencapai 80% dari total semua guru yang direncanakan terlibat. Dalam pelaksanaan kegiatan peserta nampak bersemangat, hal ini dapat dilihat dari antusiasnya para guru dalam mengikuti seluruh kegiatan pelatihan, baik dalam pemberian materi maupun pada proses diskusi atau tanya jawab.
PELATIHAN GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG MELATIHKAN KESADARAN METAKOGNISI Muhali Muhali; Muhammad Asy'ari; Hunaepi Hunaepi; Taufik Samsuri; Laras Firdaus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.91 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i2.4380

Abstract

ABSTRAKPermasalahan utama yang dihadapi guru MIPA di MAN 3 Lombok Tengah adalah kurang memahami bagaimana merancang dan menyusun perangkat pembelajaran (silabus, RPP, dan alat evaluasi) untuk melatihkan kesadaran metakognisi siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan secara instensif perancangan dan penyusunan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, dan alat evalusi kesadaran metakognisi bagi guru MIPA di MAN 3 Lombok Tengah. Metode pelatihan yang digunakan dalam kegiatan tersebut dilakukan dengan serangkaian kegiatan IST (in service training) dan OST (on service training) serta implementasi untuk memastikan perangkat yang disusun dapat melatihkan kesadaran metakognisi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) pelatihan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui metode IST dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menganalisis perangkat pembelajaran, memahami penyusunan perangkat pembelajaran, dan memahami model-model pembelajaran yang melatihkan kesadaran metakognisi dengan baik; dan (2) pelatihan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang membelajarkan kesadaran metakognisi siswa melalui metode OST dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun dan melaksanakan perangkat (silabus, dan RPP), merancang dan menyusun alat evaluasi, mengevaluasi hasil belajar siswa, dan mengevaluasi proses dan hasil belajar siswa dengan baik. Kata kunci: Perangkat pembelajaaran; metakognisi; kesadaran metakognisi. ABSTRACTThe main problem faced by Mathematics and Natural Sciences teachers in MAN 3 Central Lombok is not understanding how to design and compile learning tools (syllabus, lesson plans, and evaluation tools) to train students' metacognitive. This community service activity aims to provide intensive training on the design and preparation of learning tools consisting of a syllabus, lesson plans, and metacognition awareness evaluation tools for Mathematics and Natural Sciences teachers in MAN 3, Central Lombok. The training method used in these activities is carried out with a series of IST (in service training) and OST (on service training) activities as well as implementation to ensure that the devices arranged can train students' metacognitive awareness. The results of the activity show that (1) teacher training in arranging learning tools through the IST method can improve the teacher's ability to analyze learning tools, understand the preparation of learning tools, and understand learning models that train metacognitive awareness well; and (2) teacher training in compiling learning tools that teach students 'metacognitive awareness through the OST method can improve teachers' abilities in compiling and implementing tools (syllabus and lesson plans), designing and compiling evaluation tools, evaluating student learning outcomes, and evaluating processes and outcomes. students learn well. Keywords: Learning Media; metacognition; metacognitive awareness.
PANGAN FUNGSIONAL UNTUK PROYEK INDEPENDEN KKN-TEMATIK DI MASA PANDEMI COVID-19 Nova Kurnia; Muhali Muhali; Hunaepi Hunaepi; Muhammad Asy'ari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v5i1.5749

Abstract

ABSTRAKPandemi covid-19 telah membuat manusia  banyak menderita penyakit hingga meninggal dunia di berbagai belahan dunia. Konsumsi pangan fungsional dapat memberikan manfaat kesehatan fisiologis dalam melawan dan terlindungi dari covid-19. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengenalkan pangan fungsional untuk proyek independen KKN-Tematik dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui kegiatan proyek independen, mahasiswa dapat merancang pangan fungsional berbasis potensi desa sebagai produk akhir inovatifnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung pada tanggal 9 dan 16 September 2021 secara luring dan daring dengan menggunakan metode knowledge rasfer dan  Community development. Kegiatan ini terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan rubrik penilaian tugas dan angket persepsi mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa 1) mahasiswa telah mampu memetakan potensi sumber daya alam desa; 2) mahasiswa sudah memahami konsep senyawa bioaktif; dan 3) mahasiswa dapat menggunakan referensi ilmiah sebagai dasar proyek. Tanggapan mahasiswa terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat positif. Kata kunci: pangan fungsional; proyek independen; KKN; pandemi covid 19 ABSTRACTThe COVID-19 pandemic has caused many people to suffer from diseases and die in various parts of the world. Consumption of functional foods can provide physiological health benefits in fighting and protecting against COVID-19. The purpose of this community service activity is to introduce functional food for the Thematic-KKN independent project in the Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM) program. Through independent project activities, students can design functional food based on village potential as an innovative final product. Community service activities take place on 9 and 16 September 2021 offline and online using the knowledge transfer and community development methods. This activity consists of the preparation, implementation, and evaluation stages. Evaluation of activities was carried out using the assignment assessment rubric and student perception questionnaires. The results of community service activities show that 1) students have been able to map the potential of village natural resources; 2) students already understand the concept of bioactive compounds; and 3) students can use scientific references as the basis for the project. Student responses to community service activities were very positive. Keywords: functional food; independent project; community service program; covid 19 pandemic
The Impact of Guided-Discovery-Learning Model on Students' Conceptual Understanding and Critical Thinking Skills Muhali Muhali; Binar Kurnia Prahani; Husni Mubarok; Nova Kurnia; Muhammad Asy’ari
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 5 No. 3: November 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/esaintika.v5i3.581

Abstract

The current study describes how the guided-discovery-learning model impacts students' conceptual understanding (SCU) and students’ critical thinking skills (SCTS) on the topic of solubility. The quasi-experimental research with a posttest-only nonequivalent control group design was used in this study. The experimental group (45 students) and the control group (47 students) were selected by the saturated sampling technique. Data on SCU was collected using an objective true false test instrument with correction/proofing, while data on critical thinking skills was collected using an essay test instrument. The research data were analyzed descriptively and statistically (Mann-Whitney U). The research found the SCU (mean= 81.51 vs. mean= 72.81) and SCTS (mean= 70.46 vs. mean= 58.43) in the experimental group was better than the control group, both descriptively and statistically (p < 0.05). These findings indicate that the guided-discovery-learning model significantly impacted SCU and SCTS on the solubility topic.
PEMBERDAYAAN PERANGKAT RUKUN TETANGGA LINGKAR PERMAI MELALUI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DENGAN KOMPOSTER UNTUK MEWUJUDKAN NTB ZERO WASTE Hunaepi Hunaepi; Taufik Samsuri; Muhammad Asy&#039;ari; Muhali Muhali; Herdina Fitriani; Baiq Mirawati; Dedi Sumarsono
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v5i2.2040

Abstract

Tujuan kegitan PkM adalah memberdayakan warga rukun tetangga 06 Lingkar Permai dalam pengolahan sampah organik dengan komposer sederhana untuk mewujudkan NTB zero waste. Kegitan ini bermitra dengan Warga RT 06 Lingkar permai yang melibatkan 10 orang.  Kegiatan PkM ini dilaksanakan dengan metode pendekatan; (1) Model participatory rapid appraisal, (2) Model Technologi transfer, dan (3) Model community development. Hasil kegiatan PkM 1) peningkatan pemahaman mitra tentang pengolahan sampah organik rumah tangga dengan menggunakan metode komposter, 2) terbentuknya keterampilan mitra dalam pembuatan komposter sederhana, 3) mitra memiliki keterampilan dalam pengolahan sampah organik rumah tangga dengan metode komposter, dan 4) adanya kesadaran mitra dalam pemilahan sampah organik dan anorganik. Diharapkan dengan pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat menjadi kontribusi dalam mewujudkan NTB Zero Waste. 
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DAN TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU DI MTs. NW MERTAKNAO Hunaepi Hunaepi; Saiful Prayogi; Taufik Samsuri; Laras Firdaus; Herdiyana Fitriani; Muhammad Asy’ari
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.402

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang dapat diakukan guru daam ragka memperbaiki proses-proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diinginkan.Pelaksanaan PTK sangat relevan dengan fungsi serang guru sebagai pendidik, pegajar,pembimbing, pelatih, dan evaluator ketercapaian hasil belajar siswa. Dalam konteks ini, PTK dipandang sebagai bentuk penelitian peningkatan kualitas pembelajaran yang paling tepat, karena selain sebagai peneliti guru juga bertindak sebagai pelaksana proses pembelajaran, sehingga tahu betul permasalahan yang dihadapi dan kondisi ideal yang ingin dicapai. Metode yang digunakan, yaitu melakukan serangkaian kegiatan In Service Training (IST) dan On Service Training (OST). Hasil kegiatan pengabdian secara umum, yaitu para guru peserta kegiatan telah paham dan terampil dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas (PTK), serta para guru telah terampil dalam menyusun karya ilmiah (format artikel). Hal ini terlihat dari produk artikel yang telah dihasilkan guru peserta.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK MELALUI PELATIHAN PRODUKSI DETERJEN CAIR DI DESA SUKARAJA LOMBOK TENGAH Hunaepi Hunaepi; Taufik Samsuri; Laras Firdaus; Baiq Mirawati; Ahmadi Ahmadi; Muhali Muhali; muhammad Asy’ari; irham Azmi
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.416

Abstract

Kondisi masyarakat yang makin konsumtif menjadikan setiap individu semakintertarik pada hal-hal yang instan, selain itu jika kondisi ini tidak diperbaiki maka akanmembuat masyarakat tidak memiliki kreatifitas dan menghilangkan jati diri. Desa Sukaraja yang terletak di kabupaten Lombok Tengah belum tersentuh sepenuhnya oleh programprogram pemberdayaan dan pembinaan khusunya tentang keterampilan dan kewirausahaan. Perbaikan kesejahteraan sosial dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, seperti pemberdayaan Ibu-ibu PKK di Desa Sukaraja melalui pelatihan produksi deterjen cair. Tujuan dari kegitan ini adalah 1) meningkatkan kesadaran tentang hidup produktif dengan menigkatkan keterampilan, 2) meningkatan motivasi untuk berwirausaha, 3) membekali pengetahuan tentang deterjen cair, 4) meningkatkan keterampilan membuat deterjen cair, dan 4) ibu PKK diberi pengetahauan tentang peluang bisnis rumahan. Kegiatan pemberdayaan ini telah dilakukan dengan hasil adanya penigkatan pemahaman dan keterampilan tentang pembuatan deterjen cair, selain itu ibu PKK telah memulai memproduksi baik dengan cara kelompok dan individu untuk di gunakan sendiri dan di jual. Hasil tersebut menggambarkan bahwa kegiatan pengabdianyang dilakukan dapat dinyatakan berhasil, hal ini ditunjukkan adanya kesadaran Ibu PKK tentang pentingnya hidup produktif dan mandiri memalui berwirausaha.
PELATIHAN PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) I Ketut Sukarma; Saiful Prayogi; Agus Muliadi; Laras Firdaus; Hunaepi Hunaepi; Muhammad Asy’ari; Taufik Samsuri; Baiq Mirawati; Dwi Sabda Budi Prasetya; I Wayan Karmana; Iwan Dody Dharmawibawa; Herdiyana Fitriani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: October 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v2i1.417

Abstract

Telah dilaksanakan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru di SMA Negeri 1 Sukamulya. Metode pelaksanaan yang digunakan, yaitu pelatihan (in service training/IST) dan pendampingan (on service training/OST). Pada proses IST peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan penelitian tindakan kelas, sedangkan pada proses OST peserta didampingi dalam melakukan penulisan naskah PTK. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman tentang penulisan karya ilmiah mendapat apresiasi yang baik dari pihak sekolah. Kehadiran guru dalam kegiatan mencapai 80% dari total semua guru yang direncanakan terlibat. Dalam pelaksanaan kegiatan peserta nampak bersemangat, hal ini dapat dilihat dari antusiasnya para guru dalam mengikuti seluruh kegiatan pelatihan, baik dalam pemberian materi maupun pada proses diskusi atau tanya jawab.