Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn MELALUI TUGAS PROYEK BERBANTUAN WEBSITE DI SDN GEGUNUNG KULON, KAB. REMBANG -, Parlan -
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v1i1.180

Abstract

Abstrakujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pembelajaran, mengetahui peningkatan prestasi siswa, dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 Siklus dengan subjek siswa kelas IV SD Negeri Gegunung Kulon, Kabupaten Rembang, semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif komparatif, membandingkan proses dan hasil belajar antara praSiklus, Siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian yang dilaksanakan 2 Siklus menunjukkan peningkatan aktivitas siswa sampai 86 persen baik. Hasil belajar siswa juga meningkat ditandai Siklus I nilai rata-rata kelas 67,86 dan ketuntasan mencapai 57 persen. Siklus II nilai rata-rata kelas 78,57 dan ketuntasan 86 persen. Kesimpulan penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dalam mengikuti pembelajaran serta ada perubahan perilaku siswa untuk mengikuti pembelajaran PKn melalui tugas proyek berbantuan website yang semula pasif menjadi lebih aktif. Semua siswa berminat dalam melaksakanan tugas dan memperoleh pengalaman yang menyenangkan dalam menjelajah website atau internet. AbstractThe objective of this research was to describe learning process, to know how students’ learning achievement improve, and to describe the change of student behavior on civics learning through website-assisted project task. The research was done through two cycles, with grade IV students in SD Negeri Gegunung Kulon throughout the second semester of school year 2014/2015 as the subject. Research data analysis was done using descriptive comparative method, comparing the learning process and result between pra-cycle, first cycle and second cycle. The result showed positive increase of students’ activities as much as 86 percent. The improvement of students’ learning achievement in cycle I could be seen by the class average grade of 67,86 and mastery learning of 57 percent, while in cycle II the class average grade was 78,57 and mastery learning of 86 percent. The conclusion was that students’ learning activities and achievement improved and there was also a changing in students’ behavior in learning civics through website-assisted project task, from passive learning to active learning. Every student showed interest in doing the project and gaining enjoyable experience browsing the internet.
Draft Analisis Postur Kerja dengan Menggunakan Metode RULA dan ROSA pada Karyawan Bagian Administrasi PT PLN (Persero) UID Jatim Gozali, Ade Justiawan; Martiana, Tri; Parlan, Parlan
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.2.151-164.2024

Abstract

Pekerjaan perkantoran memiliki risiko ergonomi yang tinggi dan dampak tersebut tidak terlihat langsung seperti layaknya kecelakaan kerja namun hal ini lah yang mendasari perusahaan untuk menghiraukan risiko ini dengan beralasan perubahan stasiun kerja membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu penelitian dilakukan bertujuan untuk menilai postur kerja karyawan administrasi pada kantor PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Office Strain Assesment (ROSA). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif observasional dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara langsung yang terstruktur, serta data sekunder dari telaah dokumen. Jumlah sampel sebanyak 7 responden penilaian dengan metode RULA dan 2 responden dengan metode ROSA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 3 dari 7 (42,8%) dengan penilaian RULA memiliki risiko sedang cedera yang diakibatkan posisi tubuh yang salah saat melakukan pekerjaan terutama pada posisi leher, bahu, punggung dan anggota tubuh lainnya pada bagian atas terdampak work-related musculoskeletal disorders. Sedangkan penilaian dengan metode RULA menujukkan hasil 2 responden (100%) memiliki risiko tinggi cedera yang diakibatkan oleh pengaturan tempat kerja duduk pada area kantor. terdampak work-related musculoskeletal disorders. Berdasarkan hasil penelitian rekomendasi jangka pendek yang dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu membuat media promosi dan mensosialisasikan kepada karyawan terkait ergonomi kantor, mengagendakan senam bersama setiap minggunya dan melakukan toolbox meeting per tim saat pagi hari dengan diikuti pemanasan bersama sebelum memulai pekerjaan. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menilai postur kerja karyawan administrasi pada kantor PT PLN (Persero) UID Jawa Timur dengan menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Office Strain Assesment (ROSA). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif observasional dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara langsung yang terstruktur, serta data sekunder dari telaah dokumen. Jumlah sampel yang dilakukan analisis sebanyak 7 responden terhadap penilaian dengan metode RULA dan 2 responden dengan metode ROSA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 3 dari 7 responden atau sebesar 42,8% dengan penilaian RULA memiliki risiko tinggi terdampak work-related musculoskeletal disorders. Sedangkan penilaian dengan metode RULA menujukkan hasil bawah 2 responden atau sebesar 100% responden memiliki risiko tinggi terdampak work-related musculoskeletal disorders. Berdasarkan hasil dari penelitian ini penulis memberikan rekomendasi yang dalam jangka pendek dapat dilakukan oleh perusahaan yaitu, membuat media promosi dan mensosialisasikan kepada karyawan terkait ergonomi kantor, mengagendakan senam bersama setiap minggunya dan melakukan toolbox meeting per tim saat pagi hari dengan diikuti pemanasan bersama sebelum memulai pekerjaan.
Validitas Buku Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Metakognitif Mahasiswa Hidayah, Rusly; Fajaroh, Fauziatul; Parlan, Parlan; Dasna, I Wayan; Nendi, Ikhsan
Journal of Business Social and Technology Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v4i2.163

Abstract

Berpikir kreatif dan metakognitif termasuk dalam ranah berpikir tingkat tinggi yang melibatkan kontrol aktif dalam proses kognitif untuk memecahkan suatu masalah. Berbagai upaya untuk meningkatkan penguasaan berpikir kreatif dan keterampilan metakognitif sangat diperlukan, salah satunya melalui penggunaan buku model pembelajaran kolaboratif berdasarkan masalah yang merangsang kemampuan berpikir kreatif dan metakognitif siswa. Riset ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) ini bertujuan untuk menguji validitas buku model pembelajaran kolaboratif berbasis masalah. Sedangkan pengumpulan data menggunakan metode angket. Pengembangan buku menggunakan model Plomp, sehingg penggunaan buku perlu divalidasi, dalam hal ini buku divalidasi oleh tiga orang ahli menggunakan V Aiken, hasil validasi menunjukkan validitas isi 0,919 oleh pakar, validitas konstruk 0,903 oleh pakar dengan kategori valid dan dapat digunakan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan metakognitif siswa. Disarankan kepada dosen untuk menerapkan model buku pembelajaran berbasis masalah kolaboratif dan menekankan berpikir kreatif dan keterampilan metakognitif dalam proses pembelajaran.
Validity and reliability of a four-tier diagnostic test on the periodicity of the elements Parlan, Parlan; Rahmawati, Indah
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 8 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/dtwn3246

Abstract

This research aims to develop and validate a four-tier diagnostic test to identify high school students’ misconceptions on periodicity of the elements (FTDT-PE). The six-stage development models applied in this process include: (1) mapping concept;  (2) testing and interviewing; (3) defining students' unscientific ideas; (4) developing the prototype FTDT-PE; (5) validating the prototype; and (6) refining the final FTDT-PE. Two chemistry education experts validated the prototype to assess its content, language, and applicability aspects. A pilot project was conducted to assess the test's validity and reliability. The test's content validity is very high, with an average score of 81.58%. Meanwhile, the pilot project results showed that the difficulty level items are in the moderate range, while the discrimination index and distractor effectiveness are good. The reliabilities of answer (A), reason (R), and both tiers (B) are 0.824, 0.841, and 0.875, respectively, all of which are very high. Overall, the FTDT-PE is valid and reliable and is used to diagnose students' misconceptions. Its implication is that the FTDT-PE can serve as a diagnostic tool that strengthens instructional decision-making and enhances the effectiveness of chemistry learning.