Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Efisiensi Anggaran terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Gloria Christianie Nussy; Westim Ratang; Risky Novan Ngutra
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 6 No 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen (JUIIM)
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/z31exw95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi anggaran terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh aparatur sipil negara pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat sebanyak 67 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus, sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen resmi instansi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Efisiensi anggaran juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja memediasi secara parsial pengaruh efisiensi anggaran terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa efisiensi anggaran dan motivasi kerja mampu menjelaskan 58,72% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya berperan sebagai instrumen pengendalian keuangan, tetapi juga sebagai faktor organisasi yang dapat meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai. Oleh karena itu, kebijakan efisiensi anggaran perlu diikuti dengan strategi penguatan motivasi kerja agar peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai secara lebih optimal.
Optimizing APBD Budget Administration and Expenditure Accountability for Strengthened Accountable Regional Financial Governance in Jayawijaya Regency Lukas Wenda; Arius Kambu; Maylen K. P. Kambuaya; Agustinus Salle; Westim Ratang; Juliana Waromi
Golden Ratio of Finance Management Vol. 6 No. 2 (2026): April - September
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grfm.v6i2.2156

Abstract

Accountable regional financial management is a fundamental prerequisite for achieving good governance, particularly in regions with limited infrastructure and institutional capacity such as Jayawijaya Regency. Although regulations and information systems have been established, the practices of budget administration and expenditure accountability still face various challenges that potentially hinder the effectiveness of budget management. This study aims to analyze the actual condition of budget administration and expenditure accountability of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD), identify the constraints encountered, and formulate optimization strategies for regional financial management in Jayawijaya Regency. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were obtained from informants selected through purposive sampling, consisting of officials and technical staff from the Regional Financial and Asset Management Agency, the Inspectorate, and related Regional Apparatus Organizations in Jayawijaya Regency. The results indicate that budget administration and expenditure accountability have not been optimally implemented, as reflected in administrative delays, inconsistencies in documentation, and uneven utilization of financial information systems. The main constraints include limited human resource capacity, weak inter-unit coordination, and differing interpretations of regulations. The implications of this study highlight the importance of strengthening personnel capacity, standardizing procedures, optimizing information systems, and enhancing the role of internal supervision and leadership in promoting more transparent and accountable regional financial governance.
Edukasi Menabung Bagi Anak Sekolah Minggu Jemaat GKI EL-Elyon Kotaraja, Kota Jayapura Elsyan Rienette Marlissa; Herlina Irianti Mulyono; Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey; Westim Ratang; Nur Asmarani; Gregorius Adista Enrico Astawa; Ferdinant Martinus Djawa; Ulfah Rizky Muslimin
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11744

Abstract

Pengabdian ini berjudul Edukasi menabung bagi Anak Sekolah Minggu pada Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura,  menurut UU BI No, 10 Tahun 1998 yang dimaksud dengan tabungan (saving) adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu, sedangkan tujuan dari menabung adalah mengumpulkan dana dari masyarakat guna membiayai pembangunan dan menanamkan kebiasaan menabung dikalangan masyarakat. Tabungan yang ditawarkan di bank disediakan untuk memenuhi pelayanan masyarakat dalam penyimpanan uang dalam bentuk tabungan maupun dalam bentuk penyediaan dana bagi masyarakat penting di sampaikan pada anak-anak sekolah minggu Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura. Kegiatan menabung di Bank, maka pemilik rekening tabungan atau masyarakat dapat menikmati banyak manfaat yang akan dirasakan saat awal menabung dan di masa yang akan datang. Kegiatan menabung memang sering dirasakan sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang,  padahal jika kita mengetahui manfaat menabung ini adalah; 1. Untuk belajar hidup hemat, akan membuat seseorang menyisakan uangnya/pendapatannya sehingga menghindari jajan-jajan yang kurang berguna.Uang tersebut sudah dialokasikan untuk menabung. 2. Ketersediaan uang disaat mendesak maka uang tabungan ini bisa dipergunakan untuk mengantisipasi keadaan mendadak yang bisa saja datang tiba-tiba, dan 3 mengajarkan anak-anak untuk tidak berhutang, karena dengan menabung kita mempunyai ketersediaan dana, dan pada saat dibutuhkan tidak perlu mengalami kesulitan karena ada uang/dana yang dapat membiayai kesulitan yang di hadapi pada saat yang tidak terduga. Adapun tujuan kegiatan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman pengetahuan  Tabungan (Saving) dan pentingnya menabung dalam kegiatan anak-anak Sekolah Minggu pada Jemaat GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura. Hasil kegiatan pengabdian ini nantinya diharapkan; dapat memberikaan pengetahuan dan pemahaman pentingnya menabung dalam kegiatan anak-anak Sekolah Minggu pada Jemaat Gereja GKI El-Elyon Kotaraja-Kota Jayapura sehngga dapat belajar hidup hemat, ada ketersediaan uang disaat mendesak dan 3 mengajarkan anak-anak untuk tidak berhutang, karena dengan menabung kita mempunyai ketersediaan uang, dan pada saat dibutuhkan tidak perlu mengalami kesulitan karena ada uang yang dapat membiayai kesulitan yang di hadapi pada saat yang tidak terduga pada kegiatan setiap hari, baik untuk kegiatan konsumsi, produksi dan pertukaran (distribusi).
Pengaruh Pengawasan Internal dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan yang Dimediasi oleh Disiplin Kerja: Studi pada Karyawan BLU Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura Muh. Arsal Makkulasse; Ruben Tuhumena; Westim Ratang
Adhigana Papua: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Vol. 2 No. 1 (2024): Periode Januari-Juni
Publisher : Magister Manajemen Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61331/adhiganapapua.v2i1.10

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of internal supervision and compensation on employee performance, to examine and analyze the influence of internal supervision and compensation on work discipline, to examine and analyze the direct and indirect influence of internal supervision and compensation on employee performance through work discipline, and to examine and analyze the influence of work discipline on employee performance. The research was conducted at Bhayangkara Hospital Jayapura with a sample size of 161. The data were tested using validity, reliability, normality, and multicollinearity tests, direct hypothesis testing, and indirect hypothesis testing. Data analysis was carried out using inferential statistics, specifically path analysis. The results show that internal supervision directly and indirectly through work discipline has a significant and positive effect on employee performance. Compensation, both directly and indirectly through work discipline, also has a significant and positive effect on employee performance. Internal supervision has a significant and positive effect on work discipline. Compensation has a significant and positive effect on work discipline. Work discipline has a significant and positive effect on employee performance.
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening: Pada Pegawai Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura John Ryan Ardiles Rambet; Jack H. Syauta; Westim Ratang
Adhigana Papua: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Vol. 2 No. 2 (2024): Periode Juli-Desember
Publisher : Magister Manajemen Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61331/adhiganapapua.v2i2.20

Abstract

This study aims to analyze the influence of work discipline and work environment on employee performance, with work motivation as an intervening variable, at the Harbormaster’s Office and Class II Port Authority in Jayapura. A quantitative research approach was employed, utilizing Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) to examine the relationships between variables. Data were collected through questionnaires distributed to employees as research respondents. The findings indicate that both work discipline and work environment have a positive and significant effect on work motivation. Furthermore, work motivation has a positive and significant impact on employee performance. Work discipline also directly influences performance, while the work environment affects performance indirectly through work motivation. These results highlight the role of work motivation as an intervening variable that strengthens the relationship between work discipline and work environment with employee performance. Thus, enhancing work discipline and fostering a supportive work environment can serve as effective strategies to improve employee performance.
Analisis Pengaruh Pelatihan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Melalui Variabel Mediasi Kompetensi Pegawai: Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Jayapura Ni Nengah Vera Puspawati; Jack H. Syauta; Westim Ratang
Adhigana Papua: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Vol. 3 No. 1 (2025): Periode Januari-Juni
Publisher : Magister Manajemen Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61331/adhiganapapua.v3i1.21

Abstract

This study examines the effect of training and work discipline on employee performance, with competency as a mediating variable at the Office of Harbormaster and Port Authority Class II Jayapura. A quantitative approach was employed using Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) with 66 respondents. The findings reveal that training has a positive and significant impact on employee competency, while work discipline also positively and significantly influences competency. Furthermore, employee competency significantly enhances performance. Additionally, both training and work discipline have a direct and indirect positive and significant effect on performance through competency mediation. These results underscore the importance of effective training and work discipline strategies in enhancing employee competency, ultimately contributing to improved organizational performance.
The Influence of Compensation, Leadership, and Organizational Commitment on Employee Job Satisfaction: A Bureaucratic Perspective: at the Village and Traditional Community Empowerment Service of Papua Province Muhajir Suronoto; Westim Ratang; Quincy F. Kambuaya
Adhigana Papua: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Vol. 3 No. 2 (2025): Periode Juli-Desember
Publisher : Magister Manajemen Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61331/adhiganapapua.v3i2.28

Abstract

The purpose of this study was to analyze the influence of compensation, leadership, and organizational commitment, both partially and simultaneously, on employee job satisfaction at the Village and Traditional Community Empowerment Service of Papua Province. This research employed a quantitative approach with a descriptive correlational design. The study population consisted of all Civil Servants (PNS) in the service, with a sample of 111 respondents selected using the census method. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the aid of statistical software. The results showed that, partially, the variables of compensation and organizational commitment had a positive and significant influence on job satisfaction. In contrast, the leadership variable was found to have a negative and significant influence on job satisfaction. Simultaneously, compensation, leadership, and organizational commitment together had a significant influence on employee job satisfaction. These findings confirm that factors such as fair compensation, supportive leadership, and emotional attachment to the organization are crucial pillars in shaping job satisfaction. However, the different result for the leadership variable indicates complex dynamics within the bureaucratic work environment, where the leadership style implemented is not always aligned with employees' expectations for increasing satisfaction. The coefficient of determination (R^2) value of 0.885 indicates that 88.5% of the variation in job satisfaction can be explained by the three independent variables, while the remaining 11.5% is explained by other factors outside the research model.
Work Discipline as the Strongest Determinant of Employee Performance: Evidence from Local Government in a Developing Region of Indonesia Isak Heluka; Yohanis Rante; Westim Ratang
Adhigana Papua: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen Vol. 3 No. 2 (2025): Periode Juli-Desember
Publisher : Magister Manajemen Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61331/adhiganapapua.v3i2.32

Abstract

Human resources are a critical determinant of organizational success, particularly in the public sector. Employee performance is influenced by several factors, including leadership, work motivation, and work discipline, which remain challenges in regional government institutions such as the Department of Industry, Trade, Cooperatives, and SMEs in Yahukimo Regency, Indonesia. This study aims to examine the influence of leadership, work motivation, and work discipline on employee performance, both partially and simultaneously. A causal-comparative research design with a quantitative approach was employed. The population consisted of all 37 employees of the department, who were included as a saturated sample. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation, and analyzed using multiple linear regression with classical assumption tests, t-tests, and F-tests. The findings reveal that leadership, work motivation, and work discipline each have a significant positive effect on employee performance. Simultaneously, the three variables explain 51.1% of the variance in performance, with work discipline contributing the strongest effect, followed by motivation and leadership. The results highlight the importance of strengthening leadership practices, implementing effective motivational strategies, and enforcing consistent work discipline to improve organizational performance in the public sector. This study contributes empirical evidence to the human resource management literature in developing regions and provides practical recommendations for local governments to enhance civil servant performance.
Pengaruh Anggaran dan Realisasi terhadap Efisiensi Keuangan Daerah Kabupaten Jayapura Petrus Marthen Jaroseray; Elsyan R. Marlissa; Westim Ratang
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/y89vrc17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh anggaran dan realisasi anggaran terhadap efisiensi keuangan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara target anggaran yang ditetapkan dan realisasi pendapatan yang dicapai, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas, efisiensi, dan kemandirian keuangan daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa laporan anggaran dan realisasi keuangan Kabupaten Jayapura periode 2017–2023. Analisis data dilakukan melalui perhitungan rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio kemandirian, serta regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah sebesar 82,42% dan termasuk dalam kategori cukup efektif. Rata-rata rasio efisiensi keuangan daerah sebesar 91,70% dan termasuk dalam kategori kurang efisien. Sementara itu, rata-rata rasio kemandirian sebesar 10,06% menunjukkan bahwa Kabupaten Jayapura masih memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Secara parsial, anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan, dengan nilai t hitung sebesar ?0,458 dan signifikansi 0,6782. Realisasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan, dengan nilai t hitung sebesar 3,186 dan signifikansi 0,0499. Secara simultan, anggaran dan realisasi anggaran tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi keuangan, dengan nilai F hitung sebesar 5,074 dan signifikansi 0,109. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas realisasi pendapatan dan pengendalian belanja untuk memperbaiki efisiensi keuangan daerah.
Analisis Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Anggaran Belanja Daerah di Kabupaten Jayapura Ester Ester; Agustinus Salle; Yundy Hafizrianda; Elsyan Rienette Marlissa; Westim Ratang; Ida Ayu Purba Riani
Bata Ilyas Educational Management Review Vol. 6 No. 2 (2026): July - December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/biemr.v6i2.4088

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran belanja daerah Kabupaten Jayapura periode 2020–2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran dengan desain sekuensial eksplanatori. Data kuantitatif bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Kabupaten Jayapura, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan lima informan yang terlibat dalam perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, dan akuntansi daerah. Data dianalisis menggunakan rasio efektivitas dan efisiensi serta analisis tematik untuk menjelaskan hasil pengukuran kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas belanja daerah meningkat dari 78% pada 2020 menjadi 96% pada 2022, kemudian tetap berada dalam kategori efektif pada 2023 sebesar 95% dan 2024 sebesar 91%. Tingkat efisiensi berada pada kisaran 59%–69%, sehingga tergolong efisien hingga sangat efisien berdasarkan kriteria yang digunakan. Capaian tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam kesesuaian antara anggaran dan realisasi belanja. Namun, pengelolaan anggaran masih dipengaruhi oleh perubahan prioritas akibat dinamika politik dan kondisi lapangan, keterlambatan pelaksanaan dan pengendalian belanja, kapasitas sumber daya manusia yang belum merata, serta koordinasi antarperangkat daerah yang belum optimal. Peningkatan kinerja anggaran memerlukan penguatan perencanaan terintegrasi, pengendalian pelaksanaan, peningkatan kompetensi aparatur, koordinasi antar-OPD, serta optimalisasi sistem informasi keuangan daerah.
Co-Authors Adolf Z. D. Siahay Aedah, Nur Agustina Ivonne Poli Agustina Sanggrangbano Agustinus Salle Agustinus Salle Agustinus Salle, Agustinus Andarias Kuddy Andarias Kuddy Antoh, Agustina Ester Arius Kambu Arnold Sino Palangka Balthazar Kambuaya Bonifasia Elitha Bharanti Cornelia Matani Djawa, Ferdinant Martinus Due G. B. Sihombing Elimelek Ramandey Elsyan R. Marlissa Elsyan Rienette Marlissa Enrico A, Gregorius A. Ester Ester Fatma Yunus Ferdinant Martinus Djawa Gabriel Yusuf Gabriel Yusuf Gloria Christianie Nussy Gregorius Adista Enrico Astawa Halomoan Hutajulu Halomoan Hutajulu Henderina Morin, Henderina Herlina Irianti Mulyono Herlina Irianti Mulyono Hesty T. Salle Hesty T. Salle Hesty Theresia Salle Ida Ayu Purba Riani Ilham Ilham Isak Heluka Ivana K. Wamafma Jack H. Syauta Jhon U. Blesia Jhon Urasti Blesia, Jhon Urasti John Ryan Ardiles Rambet Juliana Waromi, Juliana Kambuaya, Quincy F. Kristin Sawen KURUWAY, MAGDALENA Layuk, Paulus K Allo Layuk, Paulus K. Allo Lenny M. Manali Lukas Wenda Manalip, Lenny M. Maranatha Siregar Marcelinus A. Salle Martino Wibowo Maylen K. P. Kambuaya Maylen K.P. Kambuaya Meinarni Asnawi, Meinarni Mery Pegome Mery Pigome Mollet, Julius Ary Muh. Arsal Makkulasse Muhajir Suronoto Mulyono, Herlina Irianti Munte, Perawati Ni Nengah Vera Puspawati Nickanor Kaladius Reumi Wonatorey Nickanor Wonatorey Novi Trihadi Nur Aedah Nur Asmarani Nur Asmarani Nur Asmarani, Nur Orpaniati Rantepulung Paliman, Felisia Asri Pamfilia Ferdinanda Montayop Pascalina Sesa Paulus K. Allo Layuk Paulus K. Allo Layuk Perakwati Munte Permana, Insan Petrus Marthen Jaroseray Poli, Agustina Ivonne Quincy F. Kambuaya Risanti, Dwi Risky Novan Ngutra Rizal, Fathu Rosalin Ledi Diana Anauw Rosihan Rosihan Ruben Tuhumena Sara Marlyn Paru Sarlota Arang Ratang Sihombing, Due G. B. Siti Rofingatun Stevanus Thane SULTAN, ZULKIFLI Syaikhul Falah Tamba, Delima Tangka, Etni Tupamahu, Shanthy Shinta Ulfah Rizky Muslimin Vince Tebay Wandimbo, Rosita Wonar, Klara Wonatorey, Nickanor Kaladius Reumi Yeperson Narek Yeperson Narek Yohanis Rante Yosephina Ohoiwutun Yuli Antikasari Yundy Hafizrianda