Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBASIS BONEKA DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENUMBUHKAN EMPATI ANAK USIA DINI DI KB MUTIARA BANGSA KABUPATEN POLIWALI MANDAR Yohana Arruan Goa; Riskal Fitri; Nasaruddin
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v3i1.465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode bercerita berbasis boneka digital interaktif dalam menumbuhkan empati anak usia dini di KB Mutiara Bangsa Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan empati sebagai salah satu aspek perkembangan sosial-emosional anak usia dini yang perlu ditanamkan sejak dini melalui kegiatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru serta peserta didik sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode bercerita berbasis boneka digital interaktif mampu meningkatkan keterlibatan anak selama proses pembelajaran, memudahkan anak memahami perasaan tokoh dalam cerita, serta mendorong munculnya perilaku empatik seperti berbagi, membantu teman, dan menunjukkan kepedulian terhadap orang lain. Penggunaan media boneka digital interaktif juga menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan komunikatif sehingga pesan moral yang terkandung dalam cerita lebih mudah dipahami oleh anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita berbasis boneka digital interaktif merupakan alternatif pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan empati anak usia dini. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran inovatif yang mendukung pembentukan karakter dan perkembangan sosial-emosional anak pada pendidikan anak usia dini.
UPAYA MENINGKATKAN KEDISPLINAN ANAK MELALUI METODE PEMBIASAAN BERBARIS DAN PENYAMBUTAN DI KELOMPOK A PADA TK DEWI KOLSA Nova; Riskal Fitri; Mulyadi
Jurnal Manejemen, Akuntansi dan Pendidikan Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : YAPAKAMA (Yayasan Putra Khatulistiwa Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jamapedik.v3i1.466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembiasaan berbaris dan penyambutan dalam meningkatkan kedisiplinan anak serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di Kelompok A TK Dewi Kolsa. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak yang terdiri atas 7 anak laki-laki dan 8 anak perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan berbaris dan penyambutan mampu meningkatkan kedisiplinan anak secara signifikan. Peningkatan terlihat pada ketepatan waktu hadir, kemampuan berbaris tertib, mengikuti instruksi guru, menunggu giliran, dan masuk kelas dengan tertib. Sebagian besar anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (66,7%). Kendala yang ditemukan meliputi perbedaan karakteristik anak, kondisi emosional, keterlambatan hadir, kurangnya dukungan orang tua, faktor cuaca, keterbatasan guru, dan kejenuhan anak. Metode pembiasaan berbaris dan penyambutan terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan anak usia dini.
Learning To Read More Fun: Loose Parts Approach For Children Aged 5–6 Years At Bukit Permai 2 Kindergarten Riskal Fitri; Endang Endang; Nurhafsah Nurhafsah
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 2 No. 1 (2026): 31 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service aims to deeply describe how the loose parts approach can be utilized to support early reading skills in 5–6 year old children at TK Bukit Permai 2. The concept of loose parts refers to various detached objects that do not have a fixed shape or function, such as bottle caps, stones, popsicle sticks, or colorful buttons, which allow children to manipulate, combine, and create according to their imagination. This approach is believed to stimulate creativity, exploration, and early literacy skills in a fun way and in accordance with the developmental stages of early childhood. The method used in this service is descriptive qualitative and classroom action research (CAR) with data collection techniques through direct observation of children's activities in the classroom and visual documentation during the process. The results of the service show that the application of loose parts in reading learning is able to create a more active, interactive, and meaningful learning atmosphere. Children become more enthusiastic in recognizing letters, distinguishing initial sounds, and arranging syllables or simple words through structured free play. In addition, this approach also encourages social involvement, communication, and self-confidence of children during the learning process.
Pola Asuh Orang Tua Terhadap Sosial-Emosional Anak: Studi Deskriptif Di TK Al Ikram Moncongloe Bunga Norma; Ashar Ashar; Riskal Fitri
Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal Vol 3 No 2 (2025): Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal
Publisher : PG PAUD Universitas Islam Makassar | LP2M-UIM | PPJ PAUD (Perhimpunan Pengelola Jurnal PAUD) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ihyaulum.v3i2.643

Abstract

The socio-emotional aspect is a primary determinant of early childhood's adaptability and long-term academic success. This study aims to comprehensively describe the implementation of parenting styles and their impact on the socio-emotional development profile of children aged 5–6 years at TK Al Ikram Moncongloe, Maros Regency. This location was selected purposively as it represents a sociological transition area from traditional values to a digital lifestyle (suburban). Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through moderate participant observation, in-depth interviews with parents and teachers, and documentation studies. The results indicated that parenting styles in this area are concentrated in two dominant poles: authoritative/democratic (55%) and permissive (30%), with a residue of authoritarian parenting (15%). Authoritative parenting is proven to be the best catalyst for shaping stable emotional regulation and strong prosocial independence in children. Conversely, digital-permissive parenting, characterized by the provision of gadgets as a digital pacifier, negatively correlates with children's self-control, thereby triggering focus distortion and low collaborative abilities in the classroom. Meanwhile, authoritarian parenting triggers reactive aggression or extreme passivity due to repressive control. The novelty of this research reveals that in suburban areas, parents' digital literacy becomes a crucial variable in parenting. The implications of the study emphasize the urgency of harmonization between teacher guidance and authoritative parenting at home through structured educational parenting programs.
Penerapan Finger Painting dalam Melatih Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Ayu Rubiana; Riskal Fitri; Ashar Ashar
Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal Vol 3 No 2 (2025): Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal
Publisher : PG PAUD Universitas Islam Makassar | LP2M-UIM | PPJ PAUD (Perhimpunan Pengelola Jurnal PAUD) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ihyaulum.v3i2.720

Abstract

This study aims to describe in depth the effectiveness and contribution of implementing finger painting activities in training and stimulating the fine motor skills of children aged 5–6 years. The main underlying problem of this study is the stiffness of finger muscles and weak hand-eye coordination in children during the preschool transition phase, which impacts their mechanical writing readiness. The research method employed is qualitative with a descriptive approach. Data collection was conducted through structured observation techniques, semi-structured interviews with the classroom teacher, and documentation of children's artwork portfolios. The research subjects involved 10 children from Group B at Tumbuh Kembang Kindergarten. The results indicated that tactile stimulation through finger painting significantly succeeded in transforming children's physical motor skills through seven planned pedagogical steps. Improvement in children's fine motor performance was consistently achieved across four main indicators, namely the ability to draw according to visual concepts, flexibility in executing intricate finger movements, maturity in hand-eye coordination synchronization, and tactile sensitivity in controlling the color paste medium. Aside from optimizing the strength of the digital hand muscles, this meaningful art activity also yielded collateral impacts in the form of enhanced creative imagination and the expansion of children's expressive language skills when narrating their artwork. This study concludes that finger painting is worthy of being systematically integrated into the early childhood education curriculum as a primary strategy for fine motor stimulation.
Empowerment of MSME Activities of the Pallemba Bolangi Community, Gowa Regency Petrus Petrus; Nurmillah Nurmillah; Riskal Fitri
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 2 No. 2 (2026): 31 Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66968/k9qa5h14

Abstract

This community service activity aims to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Pallemba Bolangi Hamlet, Gowa Regency, South Sulawesi, by strengthening business management, digital marketing, and product packaging capacities. The Pallemba Bolangi area has considerable local economic potential, particularly in processed local food, woven handicrafts, and highland agricultural products, yet management practices remain traditional and are not yet oriented toward wider markets. The method used is a participatory approach through socialization, training, and direct mentoring conducted over two days, on 26–27 April 2026, involving the village government, community leaders, and academics. The results show that participants experienced increased understanding of digital marketing strategies, more attractive product packaging techniques, and basic business financial record-keeping. This activity also encouraged a growing spirit of collaboration among MSME actors in jointly marketing the hamlet's flagship products. This program is expected to be an initial step in strengthening the local economy based on local potential in Gowa Regency and to encourage the emergence of MSMEs that are more independent, well-organized, and competitive.  
Co-Authors A. Nurul Alifda Abd. Hakim Naba Abdul Wahid Abu Bakar, Sofiyah Laila Ainun Afrianti Fajri Andi Rezky Nurhidayah Andriani Sahari Putri Anisa Anisa Arga, Arga Ashar Ashar Ashar Ashar Ayu Rubiana Badar, Muhammad Bugis, Nurhayati Bunga Norma Dewi, Nirmala Egi Mawarni Endang Endang Endang Endang, Endang G, Muhammad Tahir Haan, Haryawati Hakim Naba Hasan, Masita Hasra Hasra Hastati, Sri Herlinah B Hery Widijanto Imran, Muhammad Chairil Indahyanti, Rizka Irma Rahmayani irviana, ira Jumrah, Abrina Maulidnawati Junaeda, Junaeda Kaddas, Badruddin Karlina, Gabrila karmila karmila Kasim, Andi Irwan Khalik , Muh. Fihris Mimin, Rasmiati Muhammad Nasir Mulyadi Mulyadi Munirah Munirah Mursidin, Mutmainnah Musbaing, Musbaing Mutmainnah Mursidin N, NORMIYATI Nasaruddin Nasaruddin Nasaruddin R Nasarudin Nensi, Nensi Nirwana, Nirwana Nistiyasa, Annisa Nova Novi Auliah Novi Auliah Nur Afni Nur Tinri, Muh. Darwis Nurekawati Nurhafsah Nurhafsah Nurhafsah, Siti Nurhani Nurhani Nurhidaya, Andi Rezki Nurhidayah Nurhidayah Nurmillah Nurmillah Nurul Izza Petrus Petrus Qisthi Ainan Tajriani Qonita, Nadia Muna R, Nasaruddin Rahayu, Titah Sukma Rahma Ashari Hamzah Raodah Kusumawaty Ramli Reni Indriani Rezki Rezki Rezki Rezki Rusli, Nurintan Sadaruddin, Sadaruddin Sidrah Afriani Rachman Sri Hastati SRI RAHAYU ST Yuliayani A Sunarti Sunarti Susi Susanti Syahlan Syarifuddin Ondeng Tinri, Muh. Darwis Nur Wahyulla Alannasir Wahyullah Alannasir Widayanti, Rekha Ardillah Yohana Arruan Goa Yusri, Auliya Rizkyani