Claim Missing Document
Check
Articles

Nyeri Menstruasi Mempengaruhi Kualitas Tidur pada Remaja yang Mengalami Dismenorhoe Hamranani, Sri Sat Titi; Wisesa, Prisca Kikha Candra; Permatasari, Devi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1859

Abstract

Dismenorea merupakan rasa sakit yang terjadi diperut bagian bawah yang terjadi pada saat tidur dan berhubungan dengan kualitas tidur dimana itu terdiri dari seberapa lama seseorang membutuhkan waktu sampai tertidur (latensi), lamanya waktu tidur (durasi), dan komponen lain yang sifatnya variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara nyeri haid (dismenorea) dan kualitas tidur pada remaja perempuan di desa Joton, Jogonalan, Klaten. Dismenorea, nyeri haid yang muncul pada masa remaja, dapat mempengaruhi kualitas tidur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dari 109 responden, ditemukan bahwa remaja dengan kualitas tidur baik cenderung mengalami tingkat nyeri ringan (63.3%). Responden dengan kualitas tidur buruk mayoritas mengalami nyeri sedang (13.3%), dan yang kualitas tidurnya buruk paling banyak mengalami nyeri berat (81.1%). Hasil analisis menunjukkan korelasi kuat antara nyeri dan kualitas tidur dengan nilai korelasi sebesar 0,519 dan p-value 0,000. Angka koefisien positif menandakan bahwa semakin rendah tingkat nyeri, kualitas tidur juga semakin baik. Kesimpulannya penelitian ini nyeri haid mempengaruhi kualitas tidur pada remaja.
Keefektifan Konseling Kelompok Rational Emotive Behavioral Therapy untuk meningkatkan Forgiveness siswa Luthfinuddin, Hafiski; Permatasari, Devi; Rahmawati, Ajeng Intan Nur
Syifaul Qulub: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol 5 No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/syifaulqulub.v5i1.8355

Abstract

The purpose of this research is to determine the effectiveness of Rational Emotive Behavior Therapy group counseling to increase students' Forgiveness. The research design uses Non-Equivalent Control Group Design with Experimental and Control Groups. The sampling technique uses Purposive Sampling with sample criteria that have a low category Forgiveness Score. The scale used is the Heartland Forgiveness Scale (HFS18) which has a validity of r up to 0.569 and reliability α = 0.830. Research results show that Rational Emotive Behavior Therapy group counseling is effective in increasing students' Forgiveness. Apart from that, there are variables belief (belief), emotion regulation (emotion regulation), and self-disclosure (self-disclosure) which influence students' level of forgiveness. The conclusion of this research shows that providing group counseling using the Rational Emotive Behavior Therapy approach is effective in increasing student forgiveness. Suggestions for future researchers are to involve the variables belief (belief), emotion regulation (emotion regulation), and self-disclosure which influence student forgiveness.
Pertanian Hidroponik sebagai Solusi Ketahanan Pangan pada Skala Rumah Tangga Najihah, Naila; Mutoharoh, Mutoharoh; Permatasari, Devi; Ifada, Luluk Muhimatul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i4.866

Abstract

Program Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai solusi masalah ketahanan pangan skala rumah tangga melalui pemanfaatan lahan yang ada di sekitar rumah. Program ini ditujukan untuk menanggapi permasalahan mitra, yaitu warga di kelurahan bangunharjo, dimana tidak sedikit diantara mereka yang tidak dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga karena keterbatasan pendapatan. Terutama kecukupan pangan dari sisi jumlah dan mutunya. Oleh karena itu, perlu adanya solusi alternatif yang dapat memperbaiki atau meningkatkan konsumsi warga. Solusi yang diberikan dalam pengabdian ini adalah dengan menyediakan bahan pangan secara mandiri melalui pertanian hidroponik. Solusi ini sesuai dengan lokasi pengabdian yang terdapat di perkotaan dengan wilayah padat penduduk. Selain itu, pengelolaan hidroponik juga mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu maupun tenaga. Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yang meliputi persiapan program, sosialisai, pelatihan, sampai dengan pendampingan dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa 100% peserta (30 orang peserta) merasa bahwa melalui pertanian hidroponik ini dapat sebagai sumber bahan pangan dan dapat menghemat pengeluaran belanja rumah tangga. Dari keseluruhan peserta pengabdian ini, sebanyak 80% (24 orang) memiliki minat yang tinggi untuk melanjutkan bertani menggunakan sistem hidroponik di lingkungan rumahnya, dan ingin mengembangkan variasi pertanian pada jenis sayur dan buah yang lain. This community service program is implemented as a solution to home-scale food security problems using land around the house. This program is aimed at responding to the problems of residents in the Bangunharjo, in which quite a few of them are unable to meet their household needs, due to limited income. Especially food sufficiency in terms of quantity and quality. Therefore, there is a need for alternative solutions that can improve or increase consumption. The solution provided in this community service is to provide food independently through hydroponic farming. This solution is suitable for community service locations in urban areas with densely populated areas. Apart from that, hydroponic management is also easy and does not require a lot of time or energy. This program is implemented in several stages, which include preparation, socialization, training, to mentoring and evaluation. The results of this program showed that 100% of participants (30 participants) felt that hydroponic farming could be a source of food and save household expenses. Of the total participants in this program, as many as 80% (24 people) had a high interest in continuing to farm using a hydroponic sistem in their home environment and wanted to develop agricultural variations in other types of vegetables and fruit.
Evaluation of Bioactive Compounds, Antioxidant, and Anti-Diabetic Activities in Hexane and Supercritical Carbon Dioxide Extracts of Sweet Potato (Ipomoea batatas L.) Leaves Nasori, Achmad Sofian; Wiguna, Bangkit; Rahayu, Maya Damayanti; Permatasari, Devi; Kazfia, Hananda; Muhamaludin; Rosyidin, Ahmad Khulafaur; Dewi, Rizna Triana; Fu, Minghai; Atmaji, Priyo; Aji, Galih Kusuma
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 1 (2025): January
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.1.250-261

Abstract

Sweet potato leaves are a rich source of bioactive compounds with potential health benefits. Advanced methods are being explored to harness these beneficial compounds efficiently. Applying the supercritical carbon dioxide (SCO2) technique, as an environmentally friendly extraction technique, offers many advantages over traditional solvent extraction. This study, therefore, aimed to investigate the effect of SCO2 extraction on the bioactive properties of sweet potato leaves, focusing on antioxidant and anti-diabetic activities. Then, the SCO2 extracts were compared with the hexane extract. A completely random design was used, performing 3 pressures (2000, 3000, and 4000 Psi) and 3 temperatures (40, 50, and 60°C) for the SCO2 extraction. In addition, a maceration using hexane solvent was performed in a shaker for 24 hours. Total polyphenol and flavonoid concentrations were quantified, and gas chromatography-mass spectrometry (GCMS) analyses were used to identify the extracted bioactive compounds. Antioxidant and anti-diabetic activities were also assessed. This yield of SCO2 extraction ranged from 0.49% to 0.89%, which was significantly lower in yield, polyphenol, flavonoid concentration, and antioxidant activity compared to hexane extract (P<0.05). Despite the lower yield, this study observed a higher concentration of bioactive terpenoids such as phytol, caryophyllene oxide, and squalene. In terms of anti-diabetic activity, the extracts at SCO2-specific conditions (4000 Psi 40°C, 3000 Psi 60°C, 3000 Psi 40°C, and 60°C, 2000 Psi 60°C) exhibited potent alpha-glucosidase inhibition, with IC50 values comparable to acarbose, and hexane extract. Dipeptidyl peptidase 4 (DPP4) inhibition was the highest in the hexane extract (p < 0.05), followed by SCO2 extracts. Thus, these findings highlight new possibilities for developing anti-diabetic agents derived from sweet potato leaves using the green SCO2 extraction technique.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Menstrual Distress pada Remaja Putri di Klaten Permatasari, Devi; Sina Putriningsih, Rahma; Sat Titi Hamranani, Sri; Elsera, Chori; Dhian, Arlina
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Vol. 15, No. 1 Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v15i1.1285

Abstract

Being a teenager is like being in the middle of a big transformation from being a kid to becoming a grown-up. Lots of stuff happens during this time, including hormonal, social, psychological, and behavioral adaptations to internal pressures (stressors). Family support is the most effective support system that can help alleviate psychological pressure. In this study, the instruments used were. Family support and MEDI-Q. the research population was selected using the spearman rank. Out of 70 respondents, 18 (25,7%) had strong family support, 50 (71,45) had moderate family support, and 2 (2,9%) had weak family support. Respondents with mild menstrual distress numbered 37 (52,9%), while 31 (44,3%) experienced moderate menstrual distress, and 2 (2,9%) had severe menstrual distress. When we looked at the spearman test results, we found that there was a strong connection between how much support a girl gets from her family and how much she struggles with her period. This means that having a supportive family can make a big difference in how hard it is for a girl to deal with her period Keyword: Family support, distress symptoms, menstrual distress
Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Masyarakat Melalui Pengolahan Minyak Jelantah Najihah, Naila; Mutoharoh, Mutoharoh; Permatasari, Devi
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17123

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu masalah yang perlu diperhatikan. Hal ini karena banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan dalam skala nasional. Limbah minyak jelantah masih menjadi salah satu sampah yang diabaikan pengelolaannya. Padahal limbah ini dapat menyebabkan pencemaran air maupun tanah yang berakibat pada penurunan kualitas air maupun kesuburan tanah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat kelurahan Bangunharjo dalam mengelola dan mengolah limbah minyak jelantah, sehingga dapat menjadi barang yang lebih bermanfaat atau bahkan bernilai jual seperti lilin aroma terapi. Pengabdian dilaksanakan di keluarahan Bangunharjo dengan mengundang beberapa warga masyarakat, terutama ibu-ibu yang merupakan pengguna minyak goreng. Pengabdian dilaksanakan dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada warga mitra pengabdian. Sosialisasi berfokus untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang dampak negatif limbah minyak jelantah terhadap lingkungan sekitar, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan. Pelatihan pengolahan minyak jelantah berfokus pada produksi lilin aroma terapi, untuk membekali masyarakat mitra tentang potensi usaha melalui pengolahan minyak jelantah. Melalui pengabdian ini masyarakat mitra dapat lebih memahami tentang manfaat minyak jelantah, serta berkomitmen untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengolah limbah minyak menjadi barang yang lebih bermanfaat dan bernilai jual.
PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, LEVERAGE, UKURAN PERUSAHAAN DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP MANAJEMEN LABA Ishmah, Nurul Faridatul; Permatasari, Devi
Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Jurnal Ilmiah Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen laba merupakan praktik yang dilakukan manajemen untuk mengatur laba perusahaan dengan berbagai kebijakan akuntansi yang dapat memengaruhi kualitas laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, leverage, ukuran perusahaan dan kebijakan dividen. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan indeks LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2023. Dengan menggunakan teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 164. Teknik analisis data yang digunakan adalah Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap manajemen laba, kebijakan dividen berpengaruh positif terhadap manajemen laba, sedangkan leverage dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.Kata Kunci: Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Leverage, Ukuran Perusahaan, Kebijakan Dividen, Manajemen Laba.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan secara Demonstrasi: Memandikan Bayi terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Post Partum Hamranani, Sri Sat Titi; Anggraini, Retno; Permatasari, Devi
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6939

Abstract

Memandikan bayi merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga agar tubuh bayi bersih, terasa segar, dan mencegah kemungkinan infeksi. Namun, banyak ibu post partum yang belum mengerti tentang cara memandikan bayi dikarenakan kurangnya pengetahuan. Memandikan bayi memiliki tantangan tersendiri bagi orang tua, rasa khawatir dan takut karena belum mempunyai pengalaman dalam memandikan bayi baru lahir. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan secara demonstrasi memandikan bayi terhadap tingkat pengetahuan pada ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari. Desain Penelitian Quasi eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 30 orang ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari. Analisis bivariat menggunakan uji statistik dengan uji Paired T Test dan Independen Sample T Test. Rata-rata umur responden pada kelompok intervensi 25,13 ± 4,98 dan kelompok kontrol 26,4 ± 4,92. Mayoritas responden memiliki berpendidikan tingkat SMA (53,3%), multipara (63,3%), cara persalinan SC (66,7%), dan tidak bekerja (80%). Rerata peningkatan pengetahuan pada kelompok intervensi sebesar 8,45 dan pada kelompok kontrol sebesar 5,72. Hasil analisa melalui uji Paired T Test data pengetahuan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok intervensi didapatkan p-value 0,000 dan pada kelompok kontrol didapatkan p-value 0,000. Hasil analisa pengaruh pendidikan kesehatan didapatkan hasil p-value 0,001 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengaruh pemberian pendidikan kesehatan secara demonstrasi terhadap tingkat pengetahuan ibu post partum di Ruang Kana RSUD Wonosari.
Steps to Success: the Dynamics of Career Self-Efficacy in Working Students Ramadlan, Raynal Fira; Rahmawati, Ajeng Intan Nur; Permatasari, Devi
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v6i2.1176

Abstract

Career Self-Efficacy is an individual's belief in their ability to plan and achieve career goals, which is crucial as it can influence students' academic achievement and future planning. This study aims to gain an in-depth understanding of the dynamics of Career Self-Efficacy in a student who maintains academic achievement while also working. The research employs a qualitative approach with an intrinsic case study design, and the sampling technique used is purposive sampling, with the subject identified as D.Z or N. The research was conducted at N's home in Banyuanyar Tengah Village and at SMPN 2 Gending. Data were collected through semi-structured interviews, participant observation, and documentation, and analyzed using Miles & Huberman’s interactive analysis model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the subject’s Career Self-Efficacy is shaped through the interaction of various factors such as interest, motivation, self-regulation, environmental support, personal aspirations, self-determination, and habits, all of which serve as learning experiences. The subject is able to maintain academic performance and has a clear career direction thanks to high self-efficacy, adaptive strategies in facing challenges, and strong support from family and school. This study recommends further exploration of Career Self-Efficacy dynamics in students from diverse economic backgrounds and types of employment
TRANSFORMASI MINDSET WIRAUSAHA MELALUI BIMBINGAN KARIR ENTREPRENEUR BAGI PELAKU UMKM JEMBER Azis, Akhmad Rifqi; Permatasari, Devi; Suharmawan, Wahid
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v4i2.1922

Abstract

This community service program aims to transform the entrepreneurial mindset of micro-enterprises in Jember Regency through the Entrepreneurial Career Guidance approach. The background lies in the fact that many micro-entrepreneurs operate without planning, long-term vision, or growth motivation. The method involved counselling sessions, reflective discussions, career mapping, and evaluation through pre- and post-tests. The activity was conducted at CV. Serba Murah Mitra Sukses Jember with 30 micro-entrepreneurs participating. Results showed a 41.3% increase in participants’ understanding of the growth mindset concept, and 86.6% successfully developed a structured entrepreneurial career map. The program also fostered collaborative networking among participants who continued communication beyond the program. This approach proved effective in enhancing self-awareness, motivation, and strategic business planning skills. The model is recommended for replication in other community empowerment programs on a sustainable basis.