Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Pandai Besi dan Seni Maranggi Desa Mekarmaju Melalui Pelatihan Manajemen Produksi yang Berorientasi pada Lestari Lingkungan yang Berkelanjutan Tarandhika Tantra; Khairani Ratnasari Siregar; Puspita Kencana Sari
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8492

Abstract

Dalam rangka mendukung kemajuan Desa Mekarmaju, program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi para pengrajin pandai besi dan Seni Maranggi. Mengidentifikasi kebutuhan akan pengelolaan produksi yang lebih modern dan berkelanjutan, program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: pengumpulan informasi awal, pelatihan manajemen produksi, dan pendampingan berkelanjutan. Pelatihan fokus pada optimasi rantai pasok dan prinsip produksi lestari, yang bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga kesadaran terhadap pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab. Program ini mendukung tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-8, 9, dan 12, dengan harapan dapat mendorong inovasi industri, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan yang holistik dan berfokus pada pembangunan kapasitas jangka panjang, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pengrajin tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat luas. Keberhasilan program ini akan menjadi model bagi pengembangan inisiatif serupa di masa depan, yang dapat diadaptasi dan diterapkan di berbagai konteks untuk mendukung berbagai aspek pembangunan berkelanjutan
Pelatihan Story Telling untuk Promosi Produk di Media Sosial Sherly Artadita; Didin Kristinawati; Tarandhika Tantra; Zalfa Qathrunnada
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10345

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi di era modern telah mengubah cara masyarakat dalam menerima dan mencari informasi, termasuk dalam konteks pariwisata. Media sosial kini berperan tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai platform penting untuk pemasaran dan promosi destinasi wisata. Salah satu platform berbasis visual yang populer adalah Instagram, yang menawarkan fitur foto, video, stories, reels, dan hashtags, sehingga memungkinkan pengelola desa wisata untuk mempromosikan produk atau jasa secara lebih interaktif. Desa Wisata Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, dikenal sebagai desa wisata edukasi berbasis agro dan budaya yang menawarkan pengalaman tinggal di homestay, belajar bertani, mengenal kesenian lokal, serta membuat kuliner tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola desa wisata dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial melalui pelatihan storytelling marketing. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, perancangan materi, pelaksanaan pelatihan praktik pembuatan konten storytelling, hingga pengisian kuesioner umpan balik peserta. Antusiasme yang tinggi pada peserta terlihat khususnya ketika sesi praktik terkait artikulasi, intonasi, dan penekanan suara untuk konten storytelling. Umpan balik juga menunjukkan bahwa 65% peserta menilai materi sangat sesuai dengan kebutuhan, dan 60% menilai materi mudah dipahami, sementara sebagian besar menginginkan pelatihan lanjutan terkait hospitality, public speaking, dan manajemen keuangan. Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat strategi pemasaran digital Desa Wisata Lebakmuncang, meningkatkan keterikatan emosional dengan audiens, serta memperkuat daya saing produk dan layanan desa wisata melalui media sosial.
Co-Authors Abdurochman, A Fadlan Abdurrahman Faris Indriya Himawan Agios Gerasimos Bisotwo Purnomo Ahkbar, Muhammad Baariq Ahmad, Mokhtarrudin Ainun, Hasnah Akhmad Yunani Alvian Putra Pamungkas Alvionita, Audy Amelia Oktaviani, Amelia Anita Silvianita Asshidqi, Muhammad Rafli Astri Wulandari ATHAR RISWANDA, MUHAMMAD Azhar, Muhammad Faisal Aziz, Elvira Azura, Tara Diva Bethani Suryawardani Daffa Danendra Dandy Marcelino Darmawan, Muhammad Iqbal Didin Kristinawati Dwi Fauzi, Degista Elfrida Ratnawati Erni Martini Eva Nurhazizah Fadhilah, Dina Fadhlurrahman, Afdhal Fahlevi, Mochamad Ikbal Fahri Muhammad Fasya Fais, Muhamad Gaddy Aushaf Fariza Nurfaida Putri Fat’hah Noor Prawita Fathan, Muhamad Arief Fauzi, Helmi Ismara Fazrin bin Abu Sujak, Aznul Gandeva Bayu Satrya Helni Mutiarsih Jumhur Heppy Millanyani Ilham Meidarlis Yefri Indira Rachmawati Kautsar, Razaqa Naufal Khairani Ratnasari Siregar Khanza Nafira Fitri Kuswandi, Shafira Rahmahwati Latuconsina, Zalfa Maritza Aulia Mahir Pradana Mangsor, Miza Marcelino, Dandy Mizalfi, Tasya Putri Mochamad Yudha Febrianta Muhammad Iqbal Darmawan Muzhoffar, Ghifari Zain Nadhira Alya Zahira Danuwijaya Pamekas, Braja Ageng Prawita, Fat’hah Noor Puspita Kencana Sari Putri, Fariza Nurfaida R. Nurafni Rubiyanti Raja Razali, Raja Razana Ramadhan, Dyas Fikri S, Fakhira Nendrawati Sherly Artadita Siti Sarah Hanifa Apriandhita Steven Dava Rivaldy Yohanes Syachreza, Yuga Raihan Syafirah Syakuraa, Muhammad Abdan Tafiana, Adinda Kalitta Tara Diva Azura Taufiq, Khairi Visvasanti, Fitria Aji Widya Yuhana Astuti Zahid, Azham Zalfa Qathrunnada