Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Dampak Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Prespektif Filsafat Konstruktivisme pada Pendidikan Vokasi Suryati, Lili; Nizwardi Jalinus; Rizal Abdullah; Sri Rahmadhani
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v7i2.57408

Abstract

Revolusi industry 4.0 pada era abad 21 sangat banyak mempengaruhi peranan pendidikan, terutama pada pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari implementasi kurikulum mereka dengan menggunakan pespektif filsafat kontruktivisme pada pendidikan vokasi. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode campuran dengan pendekatan penelitian kuatitatif dan didukung secara kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner/ angket. Teknik analisas data dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu dalam memahami pembelajaran sebagai bentuk kebebasan berfikir dengan perolehan 80,25%, pembelajaran yang dilakukan sesuai dengan kondisi perkembangan zaman 78,48%, proses pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan kemandirian dalam berfikir 84,6%, proses pembelajaran meningkatkan kretivitas berfikir 81,7%, kemandiarian dalam kehidupan sehari-hari 75,9%, menggemari melakukan hal-hal baru. Pendidikan Vokasi memiliki asumsi bahwa peserta didik dapat mengkontruksikan pengetahuannya sendiri melalui berbagai media yang ada dan tengah berkembang pada saat sekarang ini. Adapun Implementasi filsafat kontruktivisme dalam pendidikan vokasi  diantara yaitu penerapan model pembelajaran berbasis masalah problem based learning dan Projec Based Learning.
Beyond Price and Prosmotions: Uncovering the Drivers of Guest Choice at V Hotel and Residence Bandung Fenny, Fenny; Suryati, Lili
Greenation International Journal of Tourism and Management Vol. 1 No. 4 (2023): (GIJTM) Greenation International Journal of Tourism and Management (December 20
Publisher : Greenation Research & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/gijtm.v1i4.118

Abstract

The purpose of this study to determine how the price, product, promotion, purchasing decisions, and how much influence the price, the product, and promotions on consumer purchasing decisions This research is a census, the number of objects in a population of 100. The research method used in this research is descriptive analysis method. The data analysis technique used is the technique of correlation analysis and path analysis techniques. Correlation analysis techniques to determine the relationship between variables, while the technique of path analysis to determine how much influence the independent variables on the dependent variable. The software used to process and analyze the data of this study was SPSS version 23. The results showed that the variable conditions of the price, product,promotion and purchasing decisions included in both categories.
Manajemen Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Menghadapi Era Revolusi 4.0 Suryati, Lili; Giatman; Hasan Maksum; Sri Rahmadhani
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i3.56703

Abstract

Kinerja kepemimpinan kepala sekolah dalam mencapai hasil pendidikan yang bermutu baik, berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan zaman menjadi tujuan pendidikan secara efektif, efesien, produktif dan akuntabel, akan tetapi kenyataan dilapangan masih banyak guru-guru yang belum mampu mengusai teknologi dalam membantu proses pembelajaran pada era digitalisasi ini, sehingga hal ini mengakibatkan adanya kendala dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya-upaya manajemen kepemimpinan yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatan kompetensi guru pada era revolusi 4.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek pada penelitian ini adalah beberapa sekolah yang berada di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Data yang diperoleh melalui pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara dan survei. Analisis data bersifat induktif dengan hasil penelitian lebih menekankan makna. Hasil penelitian menyatakan bahwa guru yang memiliki kompetensi pada bidang TIK masih dalam kategori cukup atau diartikan sangat rendah yaitu dengan perolehan 58,25% artinya hanya sebagian guru saja di wilayah pesisir selatan yang memiliki kemampuan dalam menguasai TIK untuk mendukung proses pembelajaran disekolah, angka ini berbading sangat rendah dengan jumlah peserta didik yang mampu menguasai teknologi dibandingkan dengan dapat menggunakan internet mencapai 77.42 % dengan penilaian TPR 78,33% pada kategori baik. Implikasi penelitian ini diharapkan manajemen kepemimpinan kepada sekolah pada era revolusi 4.0 yang secara khusus dilakukan pada daerah Pesisir Selatan memiliki peranan yang sangat diperlukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan disekolah peranan.  
ANALISA KINERJA PROGRAM STUDI DENGAN MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS Suryati, Lili
Jurnal TIMES Vol 11 No 1 (2022): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.11.1.2022676

Abstract

Setiap perguruan tinggi tentu berupaya untuk mencapai tujuan dan visi perguruan tinggi, maka untuk mencapai hal ini diperlukan upaya untuk mengevaluasi kinerja dari program studi. Salah satu metode untuk mengevaluasi kinerja ini adalah menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). DEA menggunakan pendekatan frontier non parametik, yaitu pendekatan yang tidak menetapkan syarat tertentu pada parameter populasi sampel penelitian. DEA adalah teknik berbasis pemrograman linear untuk mengevaluasi efisiensi relatif dari unit pengambilan keputusan, dengan cara membandingkan antara Decision Making Unit (DMU) satu dengan DMU lain yang memanfaatkan sumber daya yang sama untuk menghasilkan output yang sama. Di dalam penelitian ini yang menjadi DMU adalah program studi. Adapun input untuk masing-masing DMU adalah jumlah dosen tetap dan jumlah mahasiswa aktif. Output untuk masing-masing DMU adalah IPK rata-rata dan jumlah penelitian dosen. Adapun melalui analisis dengan DEA ini diharapkan dapat mengetahui program studi yang efisien dan tidak efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DEA dapat melakukan benchmarking dan sekaligus memberikan rekomendasi nilai input yang perlu diturunkan dan nilai output yang perlu ditambah bagi DMU yang tidak efisien.
Realization of vocational high school curriculum based on work culture Ahyanuardi, Ahyanuardi; Rahmadhani, Sri; Suryati, Lili; Zuryana, Zuryana
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 12 No. 1 (2022): February
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v12i1.44243

Abstract

This research aims to find out the implementation of work attitudes based on the business world, the industry, and the world of work in the curriculum used by vocational high schools, where the work culture is a work attitude that prospective workers must own in entering the workforce. The realization of this work culture is seen from several indicators such as the application of work culture needed in schools, the existence of Links and Matches with the needs of the world of work, interpersonal skills owned by students, and intrapersonal abilities possessed by students who are realized in the 5R work culture (Concise, Neat, Resik, Care and Rajin) that apply to the school curriculum. The method used in this research is the Mixed Methode method, combining quantitative research and qualitative research. The study was conducted using instrument questionnaires and structured and open interviews involving respondents from educational institutions and the world of work under the auspices of the Indonesian Electrical and Mechanical Contractors Association. The data analysis technique used is the Milles and Huberman model Likert scale by looking at the percentage generated on the indicator of the competence of the world of work in the good category of 63.73%. But this must remain a thing that needs to be considered and maintained by vocational high schools to produce graduates of good character and a good working culture.
Sosialisasi Pemanfaatan IoT Berbasis Machine Learning pada Deteksi Penyakit Tanaman Sawit untuk Pertanian Berkelanjutan di Dusun I Bukit Gantung Desa Sumber Mulyo Hartono; Zuhanda, M. Khahfi; Rahman, Sayuti; Kuswardani, Retna Astuti; Suswati; Zen, Muhammad; Ongko, Erianto; Suryati, Lili
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i2.7148

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi digital petani sawit di Dusun I Bukit Gantung, Desa Sumber Mulyo, melalui sosialisasi pemanfaatan Internet of Things (IoT) berbasis machine learning untuk smart agriculture dalam deteksi dini penyakit tanaman sawit. Pelatihan dirancang dalam empat tahapan, yaitu persiapan perangkat, penyampaian materi konseptual, praktik instalasi IoT, penerapan machine learning, serta pendampingan lapangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan kompetensi peserta terhadap konsep IoT, machine learning, instalasi sensor, dan interpretasi hasil deteksi. Berdasarkan analisis, evaluasi hasil pelatihan menunjukkan peningkatan sebesar 47%, dengan kenaikan tertinggi pada keterampilan instalasi sensor dan membaca hasil aplikasi (+54%). Penerapan teknologi ini membantu petani melakukan deteksi penyakit lebih cepat dan akurat sehingga penggunaan pestisida dapat ditekan melalui penyemprotan selektif. Selain menghasilkan peningkatan kompetensi teknis, kegiatan ini meningkatkan keberterimaan teknologi di kalangan petani, terbukti dari 14 dari 15 kelompok yang secara konsisten menggunakan perangkat IoT pascapelatihan. Secara sosial, program ini mendorong perubahan perilaku kolektif menuju praktik budidaya yang lebih aman, efisien, dan berbasis data. Implementasi ini menunjukkan bahwa integrasi IoT–machine learning mampu memperkuat keberlanjutan pertanian sawit sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan kebun masyarakat, serta memberikan dasar penting bagi pengembangan sistem monitoring kesehatan tanaman yang lebih komprehensif dan adaptif pada skala komunitas.
Impact of Shopee Promotions on Spontaneous Buying in Pematangsiantar Julyanthry, Julyanthry; Suryati, Lili; Mamadiyarov, Zokir; Silalahi, Marto; Judijanto, Loso; Simanjuntak, Markus Doddy; Baxtishodovich, Sobirov Bobur
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 3 (2025): November
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i3.619

Abstract

This study aims to determine the impulse buying behavior influenced by the Shopee marketplace sales promotion in the Sibatu-batu Block 9 community, Sitalasari, Pematangsiantar city. This study uses a library research design and field research. The sample of this study was 38 people. The types of data used in this study are qualitative and quantitative data, while the data sources consist of primary data and secondary data. Data collection was carried out through interviews, questionnaires, and documentation. The analysis techniques used include normality tests, qualitative descriptive analysis, and quantitative descriptive analysis. The results of this study show that sales promotion is good and impulse buying is high, and there is a strong and positive relationship between the two variables. The findings also indicate that variations in impulse buying can be explained by sales promotion, and the hypothesis test confirms that H0 is rejected, meaning that sales promotion significantly affects impulse buying on the Shopee marketplace. Based on these findings, the study suggests that Shopee should consider re-adjusting the minimum purchase requirements to obtain shipping discounts, especially for areas outside Sumatra, in order to improve the effectiveness of sales promotion. Furthermore, to increase impulse buying, Shopee is advised to add time and quantity limits combined with tiered discounts.
PENERAPAN TEKNOLOGI (INFORMASI) UNTUK PERAN GURU DALAM MENGHADAPI MASA PANDEMI COVID–19 PADA SMA METHODIST – 7 MEDAN Petrus Gani; Lili Suryati; Sukiman Sukiman; Andriasan Sudarso; Mipo Mipo
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel pengabdian Volume 1 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki era new normal maka proses belajar mengajar harus dapat berjalan dengan lancar bagi para siswa SMA, aktivitas pembelajaran dapat dilakukan secara daring. Metode pembelajaran daring adalah metode yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS), seperti platform Zoom, Google Meet, dan lainnya. Kelemahan dari pembelajaran daring adalah harus adanya tersedia perangkat teknologi seperti smartphone atau laptop serta jaringan internet, mahalnya biaya kuota internet juga peran pengawasan orang agar proses belajar daring berjalan lancar, disamping itu pembelajaran secara daring juga menimbulkan masalah baru karena orang tua hampir tidak mampu mengontrol kegiatan anak yang justru mengakses aplikasi lainnya, oleh karena itu perlu adanya pembekalan teknologi bagi para guru sehingga mempunyai teknik atau cara yang tepat supaya dapat mengontrol pembelajaran para siswa untuk menghasilkan pembelajaran yang optimal. Untuk itu peran seorang guru sangat penting agar dapat mengarahkan dan mengontrol proses belajar siswa sehingga dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang sukses dan mampu melakukan penguasaan diri. Kegiatan pengabdian yang ditujukan bagi para guru disekolah SMA swasta Methodish-7 telah berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sekaligus praktik pemberian informasi secara webinar agar para guru dapat berperan aktif menggunakan teknologi dalam mengasuh anak didik agar dapat meningkatkan pembelajaran yang baik, meningkatkan semangat belajar dan membentuk para siswa menjadi pribadi yang mandiri. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi pengabdian adalah ceramah dan tanya jawab secara webinar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berlangsung dengan baik, peserta dapat menerima dan berantusias mempelajari materi yang disampaikan.
CHILD-FRIENDLY SCHOOLS IN BUILDING GENERATIONS POSITIVE CHARACTER THROUGH CHARACTER TEACHERS Elvie Maria; Brilliant Handyman Manalu; Lili Suryati; Andriasan Sudarso; Hendra Soewarno
Jurnal Abdisci Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No 2 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v2i2.563

Abstract

By having a positive character, a person will feel his presence in the family, work, and community environment. Students who are the next generation of the nation are formed through the learning process from their families and the surrounding environment, including schools and educators with all their facilities. As educators, teachers are individuals who are sued and imitated, and they play an essential role in building the positive character of students. Child-friendly schools are the government's efforts to support the overall development of children to facilitate the achievement of educational goals and emphasize the importance of a conducive and supportive learning environment to build students' character values so that they have a positive character because they have a positive character is an advantage that is reflected in good nature and attitude, the ability to interact well with anyone, having strong morals, empathy, honesty, kindness, discipline, optimism, resilience, and good self-control. In supporting the government's efforts to create child-friendly schools, the Medan Catholic Education Council-Keusukan Agung has equipped teachers at the kindergarten, elementary, and junior high school levels, participated in child-friendly school seminars, with the theme "building a generation with the positive character through teachers with character", so that teachers realize that they must have a positive character. They can build their students with positive character Because a person's character will be formed through the learning process throughout his life, including in the school environment.
Building Personal Integrity and Positive Character toward an Outstanding Generation. Elvie Maria; Amril Amril; Andriasan Sudarso; Lili Suryati
Jurnal Abdisci Vol 3 No 7 (2026): Vol 3 No 7 Tahun 2026
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v3i7.1178

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance young people's understanding of the importance of personal integrity and positive character as fundamental pillars in developing an outstanding generation in the modern era. Challenges in the VUCA era (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) require young people not only to possess intellectual intelligence but also strong character, adaptability, responsibility, and sound social ethics. The program was implemented through educational seminars, material presentations, interactive discussions, and participant reflections. The topics covered included personal integrity, positive character development, challenges in the digital era, soft skills development, and the role of young people as agents of change. The results indicated an increased understanding among participants regarding the importance of integrity, discipline, responsibility, empathy, teamwork, and critical thinking as essential characteristics of an outstanding generation. Participants also demonstrated high enthusiasm during discussions and a strong commitment to applying positive values in their daily lives. This program contributed positively to raising awareness that success is determined not only by academic competence but also by the quality of character and personal integrity as important assets for national developme