Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN NEDDLE STICK INJURY DENGAN SIKAP PENCEGAHAN KEJADIAN NEDDLE STICK INJURY PADA MAHASISWA D4 KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA Rahmadani, Dian Ayu; Purnamasari, Vita
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Anesthesiology nursing clinical learning is a basic experience for honing abilities and skills. Students are at high risk of injury if they do not implement work safety procedures correctly. Neddle Stick Injury (NSI) is an accident involving a syringe that is contaminated with the patient's body fluids and can cause work safety problems. Knowledge and attitudes towards preventing NSI are very important things to know and do to reduce the incidence of NSI and the risk of nosocomial infections. Objective: The study aimed to determine the correlation between the level of NSI knowledge and attitudes towards preventing NSI incidents in D4 Anesthesiology Nursing students. Research Method: This research applied a quantitative research with a cross sectional approach to sampling using Simple Random Sampling. The sample consisted of 60 respondents. Results: The results of the test on the relationship between knowledge and attitude towards preventing NSI using the Kendall Tau test showed significant results with a (p) value of 0.000 (p < 0.05) and a strong correlation coefficient value, namely (r) = 0.638**. Conclusion: There is a relationship between the level of NSI knowledge and the attitude towards preventing NSI in D4 Anesthesiology Nursing students at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Suggestion: It would be better to add learning media related to NSI or work safety and to carry out regular supervision of students who are about to undergo clinical practice for the first time.
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN SELF EFFICACY DALAM MENGHADAPI OSCE MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI UNIVERSITAS AISYIYAH YOGYAKARTA Syafira, Alya; Purnamasari, Vita
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/serojahusada.v1i5.3521

Abstract

Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan suatu metode penilaian kompetensi keterampilan klinik mahasiswa Keperawatan Anestesiologi. Kendala dari mahasiswa adalah sulit mengatur waktu untuk belajar, melawan rasa malas, takut melakukan kesalahan saat tindakan, dan cemas yang berlebihan. Dukungan teman sebaya mempengaruhi self efficacy mahasiswa dikarenakan peran teman sebaya memberikan fungsi penting sehingga mahasiswa akan termotivasi dan yakin atas kemampuan dalam menghadapi OSCE. Bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan self efficacy dalam menghadapi OSCE mahasiswa Keperawatan Anestesiologi di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Jenis penelitian kuantitatif Cross Sectional dengan rancangan penelitian korelasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling, berjumlah 142 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online melalui Google Form. Analisa data menggunakan uji statistic Spearman Rank. Berdasarkan hasil analisis statistik, bahwa dukungan teman sebaya pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi dalam menghadapi OSCE termasuk kategori tinggi 56,3%. Sedangkan self efficacy tergolong tinggi 57,0%. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan self efficacy. Nilai P-Value 0,000 < 0,05 dan memiliki hubungan yang kuat dan searah dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,660. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan teman sebaya dengan self efficacy mahasiswa Keperawatan Anestesiologi dalam menghadapi OSCE di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
BAHAN PANGAN UNTUK PEMBELAJARAN BAGI SISWA IPA DI SMP DAN SMA DI KABUPATEN KEEROM, PAPUA Purnamasari, Vita; Sujarta, Puguh; Farmawaty, Farmawaty; Rahayu, Irma; Mantek, Mesak; Daryati, Siti
JURNAL PENGABDIAN PAPUA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Uncen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jpp.v8i3.4301

Abstract

Teachers as the driving force in implementing the curriculum are expected to be creative, innovative, and skilled in learning and able to use technology to support continuous improvement of quality and improvement of learning practices. The chemical properties of compounds in food ingredients are known to be able to be used as tools or samples in the implementation of science (science) practicums. Introduction to natural resources, including food ingredients, which are in the school environment or students' homes as part of the learning experience from the environment and as objects in learning projects for teachers is considered important to do. The purpose of this activity is to provide teachers with an introduction and experience about the use of food ingredients in science learning, especially in biology and chemistry (science) studies. Teachers are the first party to benefit from this activity. Furthermore, together with teachers as facilitators, students, in the form of learning projects, can learn through their direct experiences using materials around them. The implementation of community service is carried out using two methods, namely the socialization method and the training method. Socialization is carried out to introduce the characteristics of food ingredients, namely butterfly pea flowers, red spinach, bread yeast, pineapple and coconut milk. The training is intended to provide direct experience to teachers so that they can be implemented in science learning in their respective schools. Keywords: pembelajaran IPA; bahan pangan; Kabupaten Keerom
EDUKASI AUDIOVISUAL STRATEGI MEKANISME KOPING TERHADAP GENERALIZED ANXIETY DISORDER (GAD) PADA MAHASISWA KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI Nia Handayani; Vita Purnamasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan: November 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jik.v13i2.6598

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui pengaruh edukasi audiovisual strategi mekanisme koping terhadap kejadian Generalized Anxiety Disorder (GAD) pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi. Metodologi: rancangan penelitian menggunakan metode Pre Experimental Design dengan desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan anestesiologi yang akan menjalani praktik klinik sebanyak 154. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sebanyak 73 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner GAD-7. Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori GAD sebelum dilakukan edukasi mayoritas pada tingkat ringan sebanyak 33 responden (45,2%) dan setelah dilakukan edukasi mekanisme koping tingkat GAD mayoritas pada tingkat minimal sebanyak 31 responden (42,5%) dan 31 (42,5%) responden pada tingkat ringan. Terdapat perbedaan yang signifikan GAD pada mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi mekanisme koping dengan P value 0.00 (P<0.05). Kesimpulan: kesimpulan penelitian adalah edukasi audiovisual strategi mekanisme koping terhadap Generalized Anxiety Disorder (GAD) pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi
Pengaruh Edukasi Self Healing Berbasis Digital Terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Prodi Keperawatan Anestesiologi Purnamasari, Vita; Handayani, Nia; Azizah, Aisyah Nur
Jurnal Studi Keperawatan Vol 6, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v6i1.12558

Abstract

Seorang individu pada usia dewasa awal untuk produktif dituntut harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas perkembangannya baik dalam relasi sosial, komunitas, maupun pekerjaannya. Namun tidak semua individu mampu karena masih banyak yang mengalami kesulitan bahkan kebingungan dalam menghadapi realita kehidupan Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi self healing berbasis digital terhadap quarter life crisis pada mahasiswa Prodi Keperawatan Anestesiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasy experiment dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester akhir (angkatan 2020) Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan jumlah populasi yaitu 150 mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 mahasiswa  yang terbagi menjadi 25 kelompok intervensi dan 25 kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan uji Wilcoxon terdapat perbedaan signifikan Quarter Life Crisis pada kelompok intervensi dengan nilai p 0.001. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan nilai p 0.157,  maka artinya terdapat pengaruh edukasi self healing berbasis digital terhadap quarter life crisis pada mahasiswa Prodi Keperawatan Anestesiologi.
Hubungan Antara Maternal Fetal Attachment (MFA) Dengan Pola Kesehatan Kehamilan Suryaningsih, Endang Koni; Purnamasari, Vita; Kusuma, Nur Intan; Iswati, Nining; Lesdianti, Kiki
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health practices during pregnancy, such as smoking, consuming alcohol, or failing to meet nutritional requirements, can have serious impacts on the health of both the mother and fetus. These risks include premature labor, spontaneous abortion, anemia, and other dangerous complications. Additionally, insufficient ANC (Antenatal Care) visits can hinder the early detection of danger signs or pregnancy complications, such as anemia, preeclampsia, or maternal abnormalities, which could potentially endanger the birthing process. Maternal-fetal attachment (MFA) is an important factor that can significantly influence health practices, subsequently impacting the health and well-being of both pregnant women and their unborn fetuses. This study aimed to determine the relationship between maternal-fetal attachment and health practices during pregnancy at PMB Anisa Mauliddina. The research utilized quantitative descriptive analytical design with cross-sectional approach. The study was conducted at the Amanah Husada Clinic in Gunung Kidul Regency, involving 86 third-trimester pregnant women selected through purposive sampling. The results showed no significant relationship between maternal-fetal attachment and health practices during pregnancy at PMB Anisa Mauliddina, with a p-value of 0,084. In conclusion, this study found no correlation between maternal-fetal attachment and health practices during pregnancy at PMB Anisa Mauliddina.
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN Muhamad Rizky Endanu; Vita Purnamasari; Aisyah Nur Azizah
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.683

Abstract

Spinal anestesi adalah teknik melakukan anestesi blok neuroaksial dengan menyuntikkan anestesi lokal atau obat adjuvan ke dalam ruang subaraknoid. Tindakan spinal anestesi memiliki komplikasi yang akan terjadi seperti hal nya kejadian penurunan hemodinamik berupa tekanan darah dan nadi. sehingga pasien akan merasakan terjadinya mual dan muntah di fase intra anestesi maupun pasca anestesi. Intra Operative Nausea and Vomiting (IONV) ini sering terjadi pada berbagai operasi. Namun, kondisi tersebut juga umum dialami pada tindakan operasi dengan menggunakan anestesi spinal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan hemodinamik intraoperatif terhadap kejadian Intra Operative Nausea and Vomiting (IONV) pada pasien spinal anestesi di RSUD Bendan. Metode yang digunakan pada Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain penelitian Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 55 responden, populasi pada penelitian ini adalah pasien yang akan operasi dengan teknik spinal anestesi. Penelitian ini menggunakan teknik sampling Consecutive Sampling. Pengumpulan data diambil secara langsung oleh peneliti. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi dan juga lembar monitoring. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa Hemodinamik terhadap kejadian Intra Nausea and Vomiting (IONV) yang dibuktikan dengan uji Spearman Rank dengan hasil p value 0,000 (p < 0,05). Sehingga hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa terdapat Hubungan Hemodinamik Terhadap Kejadian Intra Operative Nausea and Vomiting (IONV) Pada Pasien Spinal Anestesi di RSUD Bendan.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN SIKAP KESIAPSIAGAAN TENAGA KESEHATAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI RSUD ANUTAPURA PALU Wafiq Azizah M. Sanua; Ellyda Septiani Pramita; Vita Purnamasari
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.686

Abstract

Gempa bumi merupakan ancaman serius yang dapat berdampak besar pada masyarakat, termasuk sektor kesehatan. Salah satu faktor penting dalam menghadapi bencana gempa bumi adalah sikap kesiapsiagaan tenaga kesehatan yang dipengaruhi oleh keyakinan diri (self efficacy). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan sikap kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam menghadapi bencana gempa bumi di RSUD Anutapura Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, berjumlah 42 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur tingkat self efficacy dan sikap kesiapsiagaan. Analisis data menggunakan spearman rank. Penelitian ini menunjukan mayoritas responden memiliki self efficacy dalam kategori cukup (76,2%) dan kesiapsiagaan dalam kategori baik (93,2%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self efficacy dan sikap kesiapsiagaan (p = 0,001) dengan kekuatan hubungan sedang (r = 0,488).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT MENULAR DENGAN PENERAPAN KEWASPADAAN STANDAR PADA MAHASISWA PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN ANESTESIOLOGI DI RUANG OPERASI Intania Kusuma Wardhani; Ellyda Septiani Pramita; Vita Purnamasari
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.694

Abstract

Penyakit menular merupakan salah satu tantangan serius dalam dunia kesehatan, khususnya di ruang operasi yang memiliki risiko tinggi terhadap penularan infeksi. Mahasiswa praktik klinik keperawatan anestesiologi yang bertugas di ruang operasi harus memiliki pengetahuan yang memadai guna menerapkan kewaspadaan standar secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang penyakit menular dengan penerapan kewaspadaan standar. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 61 mahasiswa semester 5 Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik (80,3%) dan penerapan kewaspadaan standar yang tinggi (73,8%). Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan penerapan kewaspadaan standar (χ² = 22,367; p = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang baik berperan penting dalam penerapan kewaspadaan standar oleh mahasiswa. Oleh karena itu, peningkatan pendidikan dan pelatihan secara rutin melalui kurikulum dan praktik klinik sangat diperlukan.
PERBANDINGAN TINGKAT KECEMASAN ANTARA PASIEN PEMBEDAHAN MINOR DAN MAYOR DENGAN MENGGUNAKAN HARS DI IBS RSUD SLEMAN Dian Antama Putra; Vita Purnamasari; Elfi Etikasari
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.700

Abstract

Kecemasan merupakan respons psikologis umum yang dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan, baik mayor maupun minor. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik dan proses penyembuhan pasien. Oleh karena itu, diperlukan metode penilaian yang objektif, salah satunya menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan tingkat kecemasan pasien pembedahan mayor dan minor di IBS RSUD Sleman dengan menggunakan instrumen HARS.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 50 responden dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri dari 25 pasien pembedahan mayor dan 25 pasien pembedahan minor. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner HARS dan dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien pembedahan mayor memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pasien pembedahan minor, dengan nilai signifikansi p-value sebesar 0.000.Kesimpulannya, jenis pembedahan berpengaruh terhadap tingkat kecemasan pasien. Pembedahan mayor cenderung menimbulkan kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan pembedahan minor.Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya perawat dan penata anestesi, untuk melakukan pengkajian kecemasan secara sistematis sebelum operasi dan memberikan intervensi psikologis yang sesuai untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien.
Co-Authors Ade Putri Regina, Ade Putri Regina AGAMAWAN, LALU P.I. Alatubir, Rosalinda Alpredo Diaz Agapi L. Aris Setyawan Aris Setyawan Azizah, Aisyah Nur Azizah, Nur Mauludia Bayu Irawan Cakranegara, Pandu Adi Daniel ZK. Wambrauw Desi Maulia Dian Antama Putra Elfi Etikasari Ellyda Septiani Pramita Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Evie Lilly Warikar Fabianus Batlayeri Farmawaty, Farmawaty Fauzi, Ach Khoiri Andriyan Geofani A. Lobo Hasbi Ikhsanuddin Henderina J. Keiluhu, Henderina J. Hesti Yuni Ayu Lestari I Made Budi Ign. Joko Suyono Intania Kusuma Wardhani Irma Rahayu, Irma Iswati, Nining Jepron W. Wenda Jonathan k. Wororomi Kholifah Hasnah Kusuma, Nur Intan Lesdianti, Kiki Lestari, Hesti Yuni Ayu Lisye I. Zebua LISYE IRIANA ZEBUA livana ph Lolita Tuhumena Mahpolah Mahpolah, Mahpolah Mantek, Mesak Mariana Ondikeleuw Meiland A. Ronsumbre Muhamad Rizky Endanu Nadia Risha Fabiola Sakhi Ngamelubun, Gerardinalia Nia Handayani Nicea Roona Paranoan Niken Anggraini Sri Saputri Nilan, Tarsisiyanti J.A. Nugraheni, Cahaya Nurdini, Yaqutin Evi Olivia, Shara Sthella Pallo, Aryanti S. Prasetya, Oktafian Aldi Pratiwi, Nesa Anggun Puguh Sujarta R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahmadani, Dian Ayu RAMANDEY, EUNICHE R.P.F Ramandey, Euniche RPF. Ririn Zuhairini Rismawati, Alfadillah Eka Riyadi Riyadi Riyadi, Raden Sugeng Sakhi, Nadia Risha Fabiola Sarah Yigibalom Sari, Armenia Diah SIMBIAK, IRJA T. Siti Daryati, Siti Siti Kamsiyati Siti Kamsiyati Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Soakakone, Hanna Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Supeni Sufaati Suryandari, Galuh Suwito Suwito Suyono, Ignatius Joko Syafira, Alya TJ, Aisyah Ruby Endima Triwiyono - Wafiq Azizah M. Sanua Wambrauw, Daniel Z.K. Wandik, Mesak Wattilete, Jeirel Widiastuty Widiastuty Yuliana , Yuliana