Articles
IMPLEMENTASI ALGORITMA APRIORI UNTUK MENENTUKAN KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN SIM ONLINE UNIVERSITAS WIDYAGAMA MALANG
Ibnu Mubarok;
Fitri Marisa;
Dwi Purnomo
Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika Vol 3, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (657.818 KB)
|
DOI: 10.26905/jtmi.v3i1.1244
Information system is a medium to accommodate an activity that takes place in an agency or institution, whether it is administrative activities and activities in a non-administration. Therefore, the information system is needed as supporting the publishing or storage database of an agency. A good information system will greatly support the educational activities of an institution or educational institution one of them is academic system information system which includes data processing related data entities, lessons, schedules, and so forth. From the definition of standard website quality, it can be concluded that the quality of website services in university widyagama malang not reach the criteria specified by the standard ISO 8402. So that most of the users among university students Widyagama Malang many who complain to the service website itself, Are: a lot of unpublished student value, delinquent financing arrears, and many other service deficiencies on the website. So that made the system Implementation of Apriori Algorithm To Determine Student Satisfaction Of Online SIM Service Widyagama University of Malang. To find the level of student satisfaction dihadapat wice online service wydiagama unfortunate. DOI: https://doi.org/10.26905/jtmi.v3i1.1244
Implementasi Metode Trend Moment (Peramalan) Mahasiswa Baru Universitas Widyagama Malang
Ilyas Ilyas;
Fitri Marisa;
Dwi Purnomo
JOINTECS (Journal of Information Technology and Computer Science) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Widyagama Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (418.904 KB)
|
DOI: 10.31328/jointecs.v3i2.785
Penerimaan mahasiswa baru merupakan salah satu proses yang ada di instansi pendidikan seperti universitas yang berguna untuk menyaring calon mahasiswa yang terpilih sesuai kriteria yang ditentukan oleh universitas tersebut. Pada umumnya proses penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui tahapan pendaftaran, seleksi berkas, dan pengumuman penerimaan mahasiswa. Tahapan dari proses penerimaan mahasiswa baru ini juga dilakukan oleh Universitas Widyagama Malang. Metode dan strategi promosi yang tepat sasaran sangat dibutuhkan agar jumlah mahasiswa dapat bertambah setiap tahunnya. Metode dan strategi dapat disusun dengan memanfaatkan data mahasiswa baru.Metode Trend Moment menggunakan cara-cara perhitungan statistika dan matematika. Metode Trend Moment merupakan metode analisis yang dapat digunakan untuk keperluan peramalan dengan membentuk persamaan Y= a + bX (Purnomo,2016). Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Implementasi Metode Trend Moment (Peramalan) Mahasiswa Baru di Universitas Widyagama Malang.Aplikasi peramalan menggunakan metode trend moment dapat dipergunakan untuk meramalkan jumlah mahasiswa baru di Universitas Widyagama Malang di periode yang akan datang dan Juga aplikasi peramalan ini dapat mempermudah petugas di Universitas Widyagama Malang untuk menentukan dan mengetahui jumlah mahasiswa baru yang akan datang.
Model Prototyping Pada Pengembangan Sistem Informasi
Dwi Purnomo
J I M P - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.053 KB)
|
DOI: 10.37438/jimp.v2i2.67
Penerapan sistem merupakan hal penting bagi pihak pengembang sistem informasi dalam menilai keberhasilan sistem informasi tersebut apakah berjalan sesuai perencanaan dan apakah telah memenuhi keinginan dari penggunanya. Perencanaan dan Analisa yang tidak jelas sering menimbulkan permasalahan yang akan berdampak pada kegiatan pengembangan. Penelitian ini akan memberikan gambaran penggunaan model prototyping pada kegiatan pengembangan sistem informasi dengan harapan dapat menghasilkan prototype sebagai salah satu langkah awal sebuah kegiatan pengembangan sistem informasi. Protype dibuat dengan tujuan memberikan penyamaan presepsi dan pemahaman awal akan proses dasar dari sistem yang akan dikembangkan, sehingga akan ada komunikasi yang baik antara pengembang dan pengguna sistem. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi ataupun rujukan bagi pengembang sistem informasi yang telah mengikuti langkah-langkah pengembangan secara terstruktur, sehingga memberikan kejelasan proses bagi pengguna dan pemerhati ilmu pengembangan sistem informasi. Kata kunci - Sistem informasi, pengembangan sistem, metode prototyping, Prototype
IMPLEMENTASI DAN KOMPARASI ALGORITMA FUZZY C-MEANS DAN K-MEANS UNTUK MENGELOMPOKKAN SISWA BERDASARKAN NILAI AKADEMIK DAN PERILAKU SISWA (DATA SURVEY)
Hadian Artanto;
Istiadi Istiadi;
Fitri Marisa;
Dwi Purnomo
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.998 KB)
Di dunia pendidikan seringkali nilai akademik selalu dijadikan acuan apakah sudah berhasil atau tidak dalam proses menyelenggarakan pembelajaran dan bimbingan. Akan tetapi prestasi yang diperoleh oleh siswa dipengaruhi oleh banyak faktor seperti tingkat kedisiplinan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan siswa tidak hanya berdasarkan nilai akademik saja tetapi juga perilaku siswa sehari-hari dengan menggunakan algoritma K-Means dan Fuzzy C-Means (FCM). Penelitian ini menghasilkan rata-rata tingkat akurasi dari proses perhitungan algoritma K-Means mencapai 91% dan membutuhkan waktu 4.4105 detik. Sedangkan rata-rata tingkat akurasi dari proses perhitungan algoritma Fuzzy C-Means mencapai 68% dan membutuhkan waktu 5.5416 detik.
PLANNING FOR IMPROVEMENT OF KRIAN ROAD -KEMANGSEN
Purnomo, Dwi;
Oetomo, Wateno;
Muhammadun, Haris
INTERNATIONAL JOURNAL ON ADVANCED TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND INFORMATION SYSTEM Vol. 1 No. 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Transpublika Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55047/ijateis.v1i4.466
Pavement improvement on Kemangsen road is necessary to repair the old concrete pavement, which is corrugated/subside so that it hinders the movement of passengers and goods. Therefore, the improvement of road pavement must comply with predetermined standards. The general objective of the Road Pavement Improvement activity on the Kemangsen road section is to make a technical road plan that follows the heavy vehicle traffic that passes through the road section. The specific objective of the Road Pavement Improvement activity on the Kemangsen road section is to analyze the structure of the old concrete pavement and to plan for field survey-type road pavement improvements to be carried out in this Preliminary Survey is a visual inspection. The Krian–Kemangsen Road was the location where the study took place. Traffic analysis is very decisive in obtaining the optimal corridor and the priority for implementing its development. Land use in the planned alignment area is strongly influenced by the development of the surrounding area, which is expected to develop into a residential area. The consultant will carefully investigate the physical condition of the land because it greatly influences the implementation aspects of Road construction. The selection of construction methods and types of construction is expected to support and follow the natural characteristics around the location of the development plan so that the planning is more economical and environmentally friendly.
Perancangan Oscilloscope dengan Software LabVIEW dengan Penerapan Filter Infinite Impulse Response Untuk Meningkatkan Kualitas Signal Sebagai Dasar Pengembangan Sistem Engine Control Unit
Purnomo, Dwi;
Bagas Ansori, Afif
Borobudur Engineering Review Vol 4 No 01 (2024): Automatic control system
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31603/benr.v4i01.11808
Oscilloscope merupakan alat ukur electronic yang digunakan untuk memeriksa/menguji peralatan elektronik/ komputer yang menghasilkan sinyal. Alat ini dapat dugunakan untuk memproyeksikan bentuk signal, baik signal analog maupun signal digital. Signal- signal yang diamati dapat dilihat, diukur, dihitung dan dianalisis sesuai kebutuhan. Alat ukur oscilloscope merupakan perangkat yang sangat dibutuhkan di bidang electronic, mechatronic, computerize maupun autotronics. Oscilloscope yang digunakan selama ini memiliki harga kepemilikan cukup mahal, kurang praktis dan tidak mampu menganalisis. Melihat permasalahan tersebut, penelitian ini merancang oscilloscope portable yang dilengkapi filter secara matematis. Dengan adanya filter yang diusulkan akan menambah kemampuan dalam mengolah sinyal sehingga mudah dianalisis dalam pembuatan engine control unit (ECU). Metode yang ditemput dengan menggunakan software LabVIEW untuk interface oscilloscope yang dilengkapi dengan filter secara matemats (infinite impulse response). Hasilnya berupa trend sinyal yang telah diolah menjadi sinyal linear yang lebih mudah dipelajari. Penelitian ini belum menghasilkan data yang struktur namun masih dapat digunakan.
Pelatihan Dasar Keterampilan Tukang Di Desa Buntuna Kabupaten Tolitoli
Ilmuddin, Ilmuddin;
Latjemma, Sudirman;
Melda, Melda;
Nasril, Moh.;
Pahude, Mansur S.;
Purnomo, Dwi;
Halid, Abd.;
Aldiansyah, Rizky;
Syafitri, Euis
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 2 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Madako Tolitoli
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56630/jenaka.v4i1.530
Keterampilan dasar seorang tukang sangat dibutuhkan dalam pembangunan, kemampuan dalam membaca gambar, pemahaman tentang bahan, kemampuan dalam menggunakan alat, kemampuan mengukur merupakan kemampuan dasar seorang tukang. Kurangnya pengetahuan dasar yang dimiliki tukang bisa mengakibatkan seorang tukang tidak dapat bekerja secara maksimal, minimnya pengetahun tukang bisa menjadi penghambat seorang tukang untuk berkembang menjadi tukang yang professional, dengan kemapuan yang cukup, diharapkan dapat menjadikan tukang sebagai profesi yang menjanjikan, tentunya harus didukung dengan pengetahuan tentang pertukangan yang lebih. Untuk meningkatkan kemampuan tukang di Desa Buntuna salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan pelatihan dasar keterampilan tukang. Kegiatan ini di Balai Pertemun desa Buntuna Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Prosedur pelaksanaan kegiatan berupa pertemuan langsung untuk menyampaikan materi oleh narasumber kepada para tukang, anak-anak mudah dan aparat desa. Hasil pelatihan memperlihatkan para peserta telah memahami pentingnya menjadi tukang yang memiliki keterampilan dan diharapkan setelah kegiatan ini akan ada lagi pelatihan keterampilan tukang lanjutan, sehingga profesi tukang di Kabupaten Tolitoli mendapatkan peluang untuk menerima poyek yang lebih besar dan lebih kompleks.Kata kunci : Â Keterampilan, proyek, Â tukang
Pemberdayaan UMKM Melalui Pelatihan E-Commerce Dan Digital Marketing Di Desa Sidamukti Kabupaten Majalengka
Purnomo, Dwi;
Lesmana, Jepi;
Ovtiani, Amelia Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v2i3.848
Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sudah 22 juta UMKM masuk ke ekosistem digital per Juni 2023. Artinya, masih kurang delapan juta dari target akhir. Sementara Kementerian Informasi dan Komunikasi pada akhir 2022 mempublikasikan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) di mana dari empat pilar yang menjadi landasan pengukuran IMDI, pilar pemberdayaan yang menunjukkan literasi dan kapasitas masyarakat (khususnya UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital dalam aspek ekonomi mendapatkan skor terendah (22,06 dari 100). Hal ini merupakan permasalahan yang penting bagi UMKM dalam mengembangkan usahanya. Tujuan Kegiatan Pelatihan digitalisasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta pembuatan akun E-Commerce adalah membantu masyarakat UMKM di Desa Sidamukti Kabupaten Majalengka dalam menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya dalam upaya mengembangkan usaha, mulai dari aspek produksi maupun manajemen usaha hingga yang terutama adalah dalam segi pemasaran berbasis digitalisasi UMKM yang diharapkan akan tercipta kemandirian secara ekonomi dan meningkatnya pendapatan usaha mereka. Target Khusus dalam kegiatan Pelatihan digitalisasi UMKN serta Pembuatan akun E-Commerce ini adalah dihasilkannya: 1) Progaram dalam produksi; 2) Program dalam pengelolaan Keuangan; dan 3) Program dalam pemasaran. Pelatihan digitalisasi UMKM dan pembuatan akun E-Commerce dilaksanakan pada tanggal 23 Febuari dan 28 Februari 2024. Pelatihan dan pembuatan akun E-Commerce ini ditujukan untuk UMKM di Desa Sidamukti Kabupaten Majalengka yang terkenal dengan penghasil Mangga Khas dari Majalengka yaitu Mangga Gincu. Diharapkan dengan adanya Pelatihan digitalisasi UMKM serta Pembuatan akun E-Commerce ini akan terbentuk masyarakat yang berwirausaha secara inovatif dalam proses pemasaran, Mandiri dan tanggap terhadap permintaan pasar sehingga akan memberikan kontribusi yang positif terhadap masyarakat dan lingkungannya.
PEMANFAATAN HAMA KEONG MAS SEBAGAI BIO ZPT AUKSIN UNTUK MEMATAHKAN MASA DORMANSI UMBI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)
Nafiroh, Alun;
Sawitri, Budi;
Purnomo, Dwi
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 3 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, AGUSTUS 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jat.v12i3.6130
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu pelengkap hidangan masakan yang berkontribusi tinggi di Indonesia. Tingginya kontribusi tersebut perlu dilakukannya peningkatan produktivitas. Rendahnya produktivitas bawang merah salah satunya disebabkan oleh penggunaan bibit yang kurang bermutu. Bibit yang digunakan harus pecah masa dormansi ditandai apabila dilakukan pemotongan 1/3 ujung umbi tunas hijau sudah terlihat. Apabila belum terlihat umbi tersebut perlu dilakukannya penyimpanan lebih lama lagi yang berdampak pada penyusutan kadar air didalam umbi. Pemanfaatan hama keong mas sebagai bio ZPT auksin ini dapat digunakan untuk mematahkan masa dormansi umbi. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pemanfaatan hama keong mas sebagai bio ZPT auksin untuk mematahkan masa dormansi umbi bawang merah dengan umur simpan yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan 6 ulangan yaitu umbi umur simpan 2 bulan tanpa perendaman bio ZPT auksin keong mas (P0), umbi umur simpan 1 bulan dengan perendaman (P1), umbi umur simpan 2 bulan dengan perendaman (P2), umbi umur simpan 3 bulan dengan perendaman (P3). Proses perendaman dilakukan sebelum penanaman yaitu, ujung umbi dipotong 1/3 ujung umbi kemudian direndam dengan bio ZPT auksin keong mas:air (500 ml:500 ml) selama 3 jam. Analisis data dilakukan menggunakan Software SPSS 24 pada taraf 5%. Umbi umur simpan 2 bulan dengan perendaman bio ZPT auksin keong mas memberikan pengaruh nyata terhadap awal tumbuh tunas (cm), tinggi tanaman(cm), jumlah anakan (rumpun), jumlah daun (helai) dan berat basah umbi (g).
PERENCANAAN GEDUNG RUMAH SUSUN DI KABUPATEN TOLITOLI PROVINSI SULAWESI TENGAH
Asmillah, Abd;
Purnomo, Dwi;
Rosid, Mohammad
ANALOGI : Arsitektur, Lingkungan Binaan & Planologi Vol 1 No 1 (2023): Desember
Publisher : Architecture Study Program, Faculty of Engineering, Madako University Tolitoli
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56630/algi.v1i1.344
Perumahaan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Hak rakyat atas perumahan dalam disiplin hak asasi manusia (HAM) seringkali dipersamakan dengan hak rakyat atas tempat untuk hidup.karna hak ini berkaitan dengan hidup seseorang, maka rumah dalam pengertian ini mencakup makna perumahan yang memadai, makna kata memadai ini sangat penting untuk membedakan pendefinisian kata ‘rumah’ menjadi tidak sekedar bentuk bangunan persegi empat yang memiliki atap, yakni ketersediaan pelayanan, material, fasilitas dan insfrastruktur. Kabupaten Tolitoli merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam peta pulau Sulawesi terletak memanjang dari timur kebarat, sebelah utara garis khatulistiwa dalam koordinat di antara 0.35° - 1.20° lintang utara dan 120° - 122.09° bujur timur, luas Kabupaten Tolitoli 4.079.77 km², secara administrasi Kabupaten Tolitoli dibagi kedalam 10 Kecamatan dengan 91 Desa definitif serta 7 Kelurahan.