Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Estimasi Kesalahan Pengukuran dalam Penilaian Sidang Skripsi: Generalizability Theory Analysis Safitri, Islamiani; Rosnawati, Raden; Ansyari, Rizli; Abada, Rofia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v5i1.220

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi kesalahan pengukuran dalam penilaian siding skripsi mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk mengurai kesalahan pengukuran pada penilaian siding skripsi mahasiswa. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah lembar penilaian sidang skripsi mahasiswa dan sampel yang digunakan adalah respon jawaban pada lembar penilaian sidang skripsi dari tiga dosen penguji yang menilai sebanyak 10 mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Setiap dosen penguji diberikan lembar penilaian dengan 8 item yang mengukur 8 aspek. Penilaian dari ketiga dosen penguji sidang skripsi akan dianalisis menggunakan Generalizability Theory Two Facet dengan desain i x r x s. Setelah dilakukan analisis, maka hasil dari penelitian ini yaitu varians terbesar berdasarkan G-study adalah pada aspek residual sebesar 75,1%, aspek interaksi student-rater sebesar 13,1%, dan aspek student sebesar 11,6%. Sedangkan ratio of varians-N yang paling besar adalah pada aspek student sebesar 5,12, lalu diikuti oleh aspek student-rater sebesar 0,96, aspek residual sebesar 0,23, dan aspek student-item sebesar 0,0045. Pada penelitian ini juga diperoleh generalizability coefficient awal sebesar 0.5096671, lalu dimodifikasi sehingga menghasilkan dependability coefficient sebesar 0.810694.
Skema Pencapaian Kompetensi Matematika SMK Ekonomi berdasarkan Kurikulum 2013 Hendaryaningsih, Adhiskha; R. Rosnawati
Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika (JPPM) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Pembelajaran Matematika: Volume 4 Nomor 1 Februari 2022
Publisher : Pusat Studi Pengembangan Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jppm.2022.41.74-86

Abstract

Pembelajaran matematika akan lebih efektif apabila mengaplikasikan proses asimilasi dan akomodasi. Pengetahuan dan keterampilan baru terbentuk berdasar pengalaman dan pembelajaran sebelumnya, oleh sebab itu diperlukan pemetaan terhadap sejumlah kompetensi serta keterkaitan antara satu kompetensi dan kompetensi lain yang akan digunakan untuk mencapai kompetensi yang lebih tinggi. Penelitian ini berkaitan dengan penyusunan skema pencapaian kompetensi matematika SMK keahlian yaitu ekonomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah adalah guru mata pelajaran matematika yang berjumlah 4 orang di 2 SMK Ekonomi pada wilayah Kota Yogyakarta dan 2 ahli pada bidang pendidikan matematika. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar penilaian yang berupa angket penilaian mengenai skema pencapaian kompetensi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif yang berisi mengenai kritik, saran dan perbaikan dianalisis menggunakan analisis deskriptif sebagai bahan revisi produk. Data kuantitatif berupa hasil penilaian angket dianalisis menggunakan Aiken’V untuk diketahui kelayakan dari rancangan skema pencapaian kompetensi. Hasil penelitian pengembangan skema menggunakan 34 kompetensi dasar pengetahuan dan keterampilan. Kompetensi dasar tersebut mengandung 19 materi matematika yang terbagi pada 8 materi pada kelas X, 8 materi pada kelas XI, dan 3 materi pada kelas XII. Berdasarkan hasil penilaian skema pencapaian kompetensi matematika SMK ekonomi yang dikembangkan menunjukan skema berada pada rentang 0,818 - 0,862 dengan kriteria sangat tinggi sehingga skema dinyatakan layak.
Mapping research trends in ethnomathematics within mathematics education: A bibliometric study Fauzan, Muh. Ikhwan; Rosnawati, Raden; Salsabila, Azkiya; Sutrimo, Moh. Slamet; Ulwiyah, Sa'adatul; Iqbal, Muhammad
Alifmatika (Jurnal pendidikan dan pembelajaran Matematika) Vol 7 No 1 (2025): Alifmatika - June
Publisher : Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/alifmatika.2025.v7i1.215-232

Abstract

Ethnomathematics integrates cultural values and local knowledge into mathematics education, fostering contextual and inclusive learning. However, a comprehensive mapping of its scholarly development is still lacking, prompting the need for a bibliometric analysis to explore its contributions and future directions. This study analyses the development of ethnomathematics studies in education using a bibliometric approach based on data from Scopus during the period 2009–2024. This study aims to identify publication trends, authors, publishers, and influential journals, including patterns of relationships between keywords, collaboration between authors, and geographical distribution of publications. The identification results are used to see an overview of the contribution and implications of ethnomathematics in mathematics education. A total of 254 selected articles were analysed using the PRISMA model, R software with the biblioshiny package, and the VOSviewer application. The analysis results show growth with Indonesia as the most significant contributor. The dominant keyword is Ethnomathematics, which focuses on cultural integration in mathematics teaching. This study emphasises the importance of the ethnomathematics approach in improving students' understanding and learning outcomes, enriching cultural insights, and strengthening international collaboration in educational research. The results also show that ethnomathematics has received growing attention in mathematics education research, as reflected in the increasing number of publications and thematic focus in recent years. Recommendations for further research include a deeper exploration of the values of ethnomathematics and its effectiveness in learning.
MATHEMATICAL LITERACY-BASED LEARNING: WH AT ARE THE CHALLENGES? Astuti, Furintasari; Mulyatiningsih, Endang; Rosnawati, Raden; Retnawati, Heri
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol. 13 No. 2 (2025): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v13i2.11995

Abstract

In the educational context, success in the 21st century increasingly depends on students’ mathematical literacy, as it equips them with the ability to reason, solve problems, and make informed decisions based on quantitative information. According to PISA 2018, Indonesian students’ performance in mathematical literacy is significantly below the OECD average, indicating persistent gaps in students’ ability to apply mathematical concepts in real-world contexts. In response, the Indonesian government launched the National Assessment program, which includes the Minimum Competency Assessment consisting of reading literacy and mathematical literacy (numeracy) subtests.  This study aims to analyze how middle school mathematics teachers in Indonesia implement numeracy literacy in their classroom practices, with a focus on identifying the challenges they encounter and the practical solutions they employ. This research adopts a phenomenological approach to explore teachers’ lived experiences in implementing numeracy-based learning. This research is phenomenology research. This study involved 42 mathematics teachers from junior and senior high schools, selected to represent the regions of West Indonesia, Central Indonesia, and East Indonesia. Data was collected using a questionnaire and interviews were conducted through online media. The data were analyzed using Bogdan and Biklen. The results indicate that teachers face several challenges in implementing mathematical literacy–based learning. These include limited socialization and training related to mathematical literacy, insufficient teacher competence, low student interest, restricted instructional time, the need for pedagogical adjustments during the COVID-19 pandemic, and a lack of adequate resources, books, and references on literacy.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT DITINJAU DARI PEMECAHAN MASALAH DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP Nada Fajar Pertiwi; Rosnawati Rosnawati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i2.16480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) efektivitas model pembelajaran missouri mathematics project pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa; 2) efektivitas model pembelajaran konvensional pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa; 3) model pembelajaran yang lebih efektif diantara model pembelajaran missouri mathematics project dan model pembelajaran konvensional pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau terhadap kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini kuasi eksperimen yang didesain dalam bentuk pre-post test control group design, dilakukan pada siswa kelas VIII A dan VIII DSMPN 1 Berbah. Terdapat 3 hipotesis pada penelitian ini, uji hipotesis menggunakan uji manova dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini yaitu 1) model pembelajaran missouri mathematics project efektif pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa; 2) model pembelajaran konvensional efektif pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa; 3) model pembelajaran missouri mathematics project lebih efektif daripada model pembelajaran konvensional pada materi bangun ruang sisi datar ditinjau terhadap kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa. Kata kunci: missouri mathematics project, pemecahan masalah, motivasi belajar Abstract: This study aimed to determine: 1) the effectiveness of the missouri mathematics project learning model on polyhedron material of the problem solving abilities and student learning motivation; 2) the effectiveness of the conventional learning model on polyhedron material of the problem solving abilities and student learning motivation; 3) a more effective learning model between the missouri mathematics project learning model and the conventional learning model on polyhedron material of problem solving abilities and student learning motivation. This type of research is a quasi-experimental design in the form of pre-postest control group design, carried out on class VIII A and VIII D SMPN 1 Berbah students. There are 3 hypotheses in this study, hypothesis testing using manova with a significance level of 0,05. The results of this study is 1) the missouri mathematics project learning model is effective on polyhedron material of the problem solving abilities and student learning motivation; 2) the conventional learning model is effective on polyhedron material of the problem solving abilities and student learning motivation; 3) the missouri mathematics project learning model is more effective than the conventional learning model on polyhedron material of the problem solving abilities and student learning motivation. Keywords: missouri mathematics project, problem solving, learning motivation.
Pelatihan Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbantuan Teknologi Digital pada Pembelajaran Matematika: Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Indonesia Cairo Wijaya, Ariyadi; Setyaningrum, Wahyu; Rosnawati, Raden; Caturiyati; Nugroho, Hery
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v10i1.91118

Abstract

Pembelajaran mendalam merupakan salah satu kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembelajaran mendalam menekankan pada proses belajar yang bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan bagi murid. Untuk mencapai tujuan tersebut proses belajar meliputi aktivitas memahami, mengaplikas, dan merefleksi. Selain itu proses pembelajaran perlu didukung beberapa aspek penunjang, salah satunya adalah pemanfaatan teknologi digital. Sebagai kebijakan baru, sebagian guru masih belum sepenuhnya memahami pembelajaran mendalam apalagi bagi guru di sekolah yang berada di luar negeri, salah satunya adalah Sekolah Indonesia Cairo. Oleh karena itu, pada artikel ini dibahas tentang pelatihan mengenai apa pembelajaran mendalam dan bagaimana implementasinya bagi guru Sekolah Indonesia Cairo. Lebih lanjut lagi ditekankan pula bagaimana pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran mendalam. Hasil pelatihan menunjukkan bukan hanya animo tinggi dari peserta tetapi juga pemahaman peserta tentang pembelajaran mendalam yang semakin bagus. Kata kunci: pembelajaran matematika, pembelajaran mendalam, Sekolah Indonesia Cairo, teknologi digital
Integrating mathematical literacy and self-regulated learning through PBL-based linear programming worksheets for culinary vocational students Cinthia Kurnia Dewi; R. Rosnawati; Mohamad Basri Nadzeri
Bulletin of Educational Management and Innovation Vol. 4 No. 1 (2026): Bulletin of Educational Management and Innovation
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56587/bemi.v4i1.149

Abstract

Background: Culinary vocational education requires students to make various decisions related to menu planning, ingredient allocation, production scheduling, cost efficiency, and profit optimization. These decision-making processes involve quantitative reasoning and problem-solving skills that are closely associated with mathematical concepts, particularly linear programming. However, many vocational students struggle to connect abstract mathematical concepts with authentic culinary contexts. In addition, mathematical literacy and self-regulated learning remain significant challenges, as mathematics instruction is often dominated by teacher-centered approaches and lacks contextual relevance. Consequently, students tend to demonstrate limited engagement, inadequate problem-solving skills, and low levels of learning autonomy. Therefore, innovative learning media that integrate authentic culinary contexts with active learning approaches are needed to foster these essential 21st-century competencies. Purpose: This study aims to develop problem-based learning (PBL) worksheets on linear programming that are valid, practical, and effective in enhancing mathematical literacy and self-regulated learning among culinary vocational high school students. Method: This study employed a Research and Development (R&D) approach based on the ADDIE model, comprising five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were tenth-grade students enrolled in the culinary vocational program at SMK Negeri 6 Yogyakarta. Data were collected through observations, questionnaires, mathematical literacy tests, and self-regulated learning scales. The data were analyzed using descriptive statistics, paired-samples t-tests, and N-gain analysis to assess the effectiveness of the developed worksheets. Findings: The findings revealed that the developed PBL-based worksheets met the validity and practicality criteria, as demonstrated by expert validation and positive student responses. Furthermore, the implementation of the worksheets significantly improved students’ mathematical literacy and self-regulated learning, as evidenced by the paired-samples t-test results (p < 0.05) and moderate N-gain scores. These findings suggest that contextualized, problem-based worksheets can promote more meaningful and self-directed mathematics learning among culinary vocational students.
A thematic mapping study of mathematical creativity: Bridging creative thinking and attitude toward mathematics Adinda Salshabilla Yudha; Raden Rosnawati
Jurnal Elemen Vol 11 No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i4.30727

Abstract

Creativity is a key 21st-century competence, especially vital in mathematics education. This study presents a systematic literature review and thematic mapping analysis of mathematical creativity from 2016 to 2025, using data from the Scopus database analyzed via RStudio Biblioshiny and the PRISMA framework. It explores three core questions: the evolution of research themes in mathematical creativity, the thematic linkage between creative thinking and attitudes toward mathematics, and pedagogical approaches that connect both constructs. Bibliometric analysis reveals mathematical creativity as a central and evolving theme, prominently positioned in co-occurrence networks and thematic quadrants. Creative thinking and attitudes toward mathematics appear within the same thematic cluster, indicating a strong cognitive-affective connection. Emerging research also identifies ethnic factors and environmental literacy as potential mediators in this relationship. These findings suggest that Realistic Mathematics Education (RME), particularly models incorporating ethnic contexts and environmental themes, may serve as effective pedagogical strategies. Such approaches have the potential to enhance both creative thinking and positive attitudes toward mathematics, contributing meaningfully to the broader discourse on mathematical creativity.
Pengaruh Penggunaan Mind Mapping dalam Model Problem Based Learning terhadap Pemahaman Konsep Murid SMP Muftichatun Nur Fitriyani; Raden Rosnawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4953

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis murid menjadikan kesulitan dalam menghubungkan konsep, menentukan strategi penyelesaian masalah, serta menerapkan konsep dalam kehidupan sehari-hari. Diperlukan upaya dalam proses pembelajaran yang dapat memfasilitasi pemahaman konsep murid dan membantu murid mengingat lebih lama konsep yang telah dipelajari yaitu melalui mind mapping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mind mapping dalam model Problem Based Learning (PBL) terhadap pemahaman konsep murid SMP pada materi lingkaran. Desain penelitian ini yaitu quasi experimental dengan non-equivalent pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan sebagai penelitian yaitu kelas VIII C SMP Negeri 4 Ngaglik sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D SMP Negeri 4 Ngaglik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian berupa tes pemahaman konsep yang terbagi menjadi pretest dan posttest. Data yang diperoleh setelah penelitian, dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan mind mapping dalam model PBL terhadap pemahaman konsep murid SMP pada materi lingkaran, hal ini didasarkan hasil Mann-Whitney U menunjukkan bahwa p - value sebesar 0,025 < 0,05. Perhitungan effect size menunjukkan nilai Cohen’s d = 1,053 yang termasuk dalam kategori efek besar.