Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DAN PHYSICAL DISTANCING DI PEKON PATOMAN DAN PEKON PAGELARAN KECAMATAN PAGELARAN, PRINGSEWU Musiana, Musiana -; ardini, dias; Rahayu, Pudji; Julaiha, Siti; Sariyanto, Iwan; Putri, Nawasari Indah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i3.311

Abstract

Penyakit infeksi pernafasan akut yang disebabkan virus Corona telah dinyatakan WHO sebagai pandemi dunia. Wabah ini mengakibatkan lebih dari 53.900 kematian dan menyebabkan gangguan sosial ekonomi global. Sebagai wujud kepedulian terhadap situasi yang ada, dosen Poltekkes Tanjungkarang melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di pekon Patoman dan Pagelaran kabupaten Pringsewu sebagai desa mitra. Hasil penjajakan didapat penderita covid-19 sebanyak 1 orang, PDP 1 orang dan ODP sebanyak 23 orang. Tujuan kegiatan memberikan edukasi pola hidup sehat dan physical distancing sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid-19. Bahan berupa kuesioner, media edukasi (leaflet dan poster) dan sarana pencegahan covid-19 seperti APD, masker, hand sanitizer, tempat cuci tangan dan sabun. Metode dengan pre test dan post tes, pemberian edukasi dan distribusi sarana pencegahan covid-19. Hasil pre test dan post test menunjukkan ada perbedaan pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah edukasi (p value 0,002). Materi edukasi sebanyak 500 eksemplar leaflet dan 400 eksemplar poster telah disampaikan kepada masyarakat termasuk distribusi tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun cuci tangan, desinfektan, dan pemberian alat pelindung diri seperti baju hazmat, masker medis, handscoen, kepada tenaga Kesehatan di Puskesmas Pagelaran dan satgas di Pekon Pagelaran, dan Pekon Patoman. Kesimpulan, kegiatan terlaksana dan dapat berjalan dengan baik serta hasilnya sesuai dengan indicator yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat, masyarakat memanfaatkan masker, hand sanitizer dan tempat cuci tangan, dan hasil survey kepuasan masyarakat terhadap kegiatan baik. Saran, untuk terus memberikan edukasi tentang bahaya covid-19 dan upaya memutus rantai penyebaran dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu pakai masker, cuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Kata kunci: Pencegahan, Covid-19, Physical Distancing, Edukasi
Penerapan pola Kebersihan Lingkungan yang Baik di Desa Cimanuk Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran Gunawan, Indra; Rahayu, Pudji; Indriyani, Dwi May
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.371

Abstract

Upaya peningkatan kesehatan yang ditujukan kepada Masyarakat di Desa Cimanuk berpedoman pada program Gerakan Masyrakat Sehat (Germas) yang menekankan pada paradigama sehat pada upaya promotif, salah satunya melalui penerapan pola kebersihan lingkungan yang baik dan ketersediaan sarana dan prasarana yang menunjang keberhasilan program. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Tim Dosen Jurusan Farmasi dilakukan berdasarkan skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pengetahuan kelompok masyarakat Desa Cimanuk, tentang pentingnya pola hidup sehat dan lingkungan sehat melalui program pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menghasilkan luaran berupa peningkatan pengetahuan masyarakat Desa Cimanuk terhadap kebersihan diri dan lingkungan dengan nilai delta (δ) sebesar 1,53; dan 2 unit SPAL rumah tangga sebagai proyek percontohan (pilot project). Evaluasi hasil kegiatan adalah masih diperlukannya pembinaan malaui pendampinag penggunaan SPAL dan penambahan unit SPAL melalui yang bersumber dari anggaran desa dan swadaya masyarakat.
Perbandingan Daya Analgetika Infusa Rimpang Temu Kunci (Boesenbergia rotunda L) Dan Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) Pada Mencit Putih (Mus musculus) Rahayu, Pudji
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2015): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Department of Health Analyst, Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v4i2.269

Abstract

Temu kunci (Boesenbergia rotunda L) dan Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) adalah dua  dari banyak tanaman yang dapat dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dengan kandungan kimia antara lain saponin,  alkaloid, dan flavonoid. Kandungan flavonoid berperan untuk melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah, antiinflamasi dan analgetik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui daya analgetika Infusa Temu kunci (Boesenbergia rotunda L) dan Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)  dan membandingkannya dengan  asam mefenamat. Jenis penelitian adalah eksperimen. Variabel bebas adalah Infusa rimpang temu kunci dan infusa daun mahkota dewa dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 50%  dan variable terikatnya  lama waktu reaksi mencit memberikan respon.  Jumlah perlakuan 8 dengan pengulangan 4 kali. Data dianalisis dengan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji Benferroni. Hasil uji diketahui bahwa semua konsentrasi infusa rimpang temu kunci dan daun mahkota dewa mempunyai efek analgetika. Efek analgetika rata-rata Infusa Rimpang temu kunci lebih tinggi dari Infusa daun mahkota dewa.  Konsentrasi Infusa 50% mempunyai kemampuan analgetika lebih tinggi dibanding asam mefenamat. 
PROFIL DAN POTENSI INTERAKSI OBAT DALAM SWAMEDIKASI PADA PASIEN HIPERTENSI Isnenia, Isnenia; Rahayu, Pudji
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v8i1.3789

Abstract

Latar Belakang: Keluhan/gejala penyakit lain dapat saja muncul ketika seseorang menderita penyakit hipertensi. Swamedikasi sebagai upaya yang cepat, singkat dalam mengatasi hal tersebut. Akan tetapi, potensi bahaya dapat saja muncul ketika swamedikasi dilakukan pada pasien hipertensi. Tujuan: mengetahui profil obat dan potensi interaksinya dalam swamedikasi oleh pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental, bersifat cross-sectional. Data diperoleh dengan melakukan wawancara terhadap pasien hipertensi. Sampel adalah pasien yang berobat pada bulan Oktober-Desember 2024. Data kemudian disajikans ecara deskriptif meliputi karakteristik pasien, Zat aktif yang digunakan pasien, serta potensi interaksi yang dapat muncul. Hasil : Sampel berjumlah 158 orang, dengan didominasi perempuan (77,8%). Keluhan yang banyak diderita adalah nyeri (63,3%), dengan zat aktif yang paling banyak digunakan adalah parasetamol (68%). Potensi interaksi yang terjadi adalah zat aktif pseudoefedrin, fenilpropanolamin, fenilefrin yang dapat meningkatkan tekanan darah. Interaksi obat-obat yang terjadi yaitu dengan NSAID dengan antihipertensi golongan ACEi. Kesimpulan : Terdapat potensi interaksi obat dengan penyakit dan obat terhadap obat dalam swamedikasi yang dilakukan oleh pasien hipertensi.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ANAK USIA SEKOLAH DI ERA GLOBALISASI Kania, Gina; Pertiwi, Rita; Sutrisnowati, Sutrisnowati; Rahayu, Pudji; Lestari, Nunung
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian bulan April-Juni 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i1.4755

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak usia sekolah dalam mengembangkan karakter yang baik dan siap menghadapi era globalisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru, orang tua, dan anak-anak sekolah dalam proses pembelajaran karakter. Pengabdian ini dilaksanakan di sekolah dasar yang terletak di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian ini meliputi: 1) Pengembangan kurikulum karakter yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan Nilai-Nilai Karakter (NNK), 2) Pelatihan guru dalam mengembangkan metode pembelajaran karakter yang efektif dan interaktif, 3) Kegiatan pembelajaran karakter, seperti pendidikan karakter, pengembangan kemampuan sosial, dan pengembangan kemampuan emosional, serta 4) Evaluasi dan monitoring kemampuan anak-anak dalam mengembangkan karakter. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa anak-anak sekolah yang mengikuti program pendidikan karakter memiliki peningkatan kemampuan dalam mengembangkan karakter yang baik dan siap menghadapi era globalisasi.