p-Index From 2021 - 2026
7.864
P-Index
This Author published in this journals
All Journal COPING (Community of Publishing in Nursing) Jurnal Keperawatan Maternitas Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA JURNAL KEPERAWATAN MERSI JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Manuju : Malahayati Nursing Journal Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan Borneo Nursing Journal (BNJ) Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Community Health Nursing Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Language and Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal Keperawatan Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat JPMB Parahita Nanggroe: Journal of Scholarly Service WASATHON Journal Of Health Innovation And Community Services Community Health Nursing Jurnal Inovasi Global Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Medika: Medika Multidisciplinary Indonesian Center Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Mindfulness Based Stress Reduction Pada Penderita Hipertensi Anggraeni, Najwa Sasmita; Rahmawati, Arni Nur; Mariah, Ulfah
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1902

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah baik sistolik maupun diastolik, dan dikenal sebagai the heterogeneous group of disease sekaligus the killer disease. Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2023 prevalensi hipertensi secara global mencapai 33% dari total populasi dunia. Kawasan Asia Tenggara menempati urutan ketiga tertinggi dengan prevalensi sebesar 25%. Hipertensi menjadi salah satu faktor risiko utama penyebab kematian di dunia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman lansia mengenai hipertensi, faktor yang memperburuk kondisinya, serta pentingnya kepatuhan dalam menjaga kesehatan. Selain itu, kegiatan juga memperkenalkan teknik Mindfulness Based Stress Reduction (MBSR) sebagai metode pengendalian dan pengontrolan hipertensi. Pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu pre-test, penyampaian materi edukasi, demonstrasi teknik MBSR, post-test, pemeriksaan tekanan darah, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan April 2025 di Desa Gemuruh, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah, dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang lansia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai hipertensi. Sebelum edukasi, pengetahuan lansia berada pada kategori kurang sebanyak 5 orang (17,85%), cukup sebanyak 21 orang (75%), dan baik sebanyak 2 orang (7,14%). Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan menjadi kategori baik sebanyak 24 orang (85,71%), cukup sebanyak 4 orang (14,2%), dan tidak ada lagi peserta dengan kategori kurang. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai hipertensi dan pengendaliannya. Diharapkan kader serta bidan desa melalui Posyandu lansia dapat melanjutkan upaya edukasi secara berkesinambungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Penerapan Teknik Butterfly Hug Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Lansia Dengan Penyakit Diabetes Melitus Rokhmat, Miftakhur; Rohpiani, Suci; Rahmawati, Arni Nur; Sundari, Ririn Isma
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2025)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v4i1.1390

Abstract

The elderly is the final phase of the individual's developmental process characterized by various physical, emotional, and mental changes that may lead to various health issues, one of which is anxiety. The aim of this community service activity is to enhance the knowledge and skills of the elderly regarding the Butterfly Hug technique as an effort to reduce anxiety levels. This community service method is carried out through lectures and demonstrations held in two meetings on April 12, 2025, and May 10, 2025. The first meeting included a pretest on anxiety levels, counseling, and a demonstration of the Butterfly Hug technique. The second meeting included a posttest and a re-demonstration of the Butterfly Hug technique questionnaire. This activity was conducted at the Sokaraja 1 Health Center and involved 68 elderly participants. The results of the pretest showed an average anxiety score of 48.14, with the highest score being 54 and the lowest score being 38, while the posttest results indicated a decrease in the average anxiety score to 40.32, with the highest score being 51 and the lowest score being 36. This activity aims to empower the elderly with the knowledge and skills about the Butterfly Hug Technique which is needed to reduce anxiety levels.
Penerapan Teknik Relaksasi Genggam Jari untuk Menurunkan Skala Nyeri Pada Tn K dengan Benigna Prostat Hyperplasia (BPH) Post Operasi Turp di RSI Banjarnegara Yunitasari, Dwi Teguh; Sumarni, Tri; Rahmawati, Arni Nur
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2025)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v4i1.1403

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien setelah menjalani operasi Trans Urethal Resection of The Prostate (TURP) akibat Benigna Prostat Hyperplasia (BPH). Penanganan nyeri yang tidak adekuat dapat menimbulkan komplikasi, meningkatkan stres, serta menghambat proses penyembuhan. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah teknik relaksasi genggam jari. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik relaksasi genggam jari dalam menurunkan skala nyeri pada Tn K dengan BPH post operasi TURP di RSI Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi skala nyeri numerik dan vital sign. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 2 setelah diberikan intervensi teknik relaksasi genggam jari selama tiga hari perawatan. Pasien juga melaporkan perbaikan pola tidur, peningkatan nafsu makan, serta tampak lebih rileks. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan teknik relaksasi genggam jari efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien BPH post operasi TURP sehingga dapat digunakan sebagai terapi non farmakologis pendamping dalam manajemen nyeri akut.
Pelatihan Manajemen Nyeri Non Farmakologis pada Kader Kesehatan di Posyandu Bergas Waras Wirakhmi, Ikit Netra; Ningrum, Ema Wahyu; Rahmawati, Arni Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1324

Abstract

Pain is one of the most common complaints experienced by people across various age groups. Unfortunately, pain management is still largely dominated by the use of medications, while safer and simpler non-pharmacological approaches that can be implemented at the family level remain poorly known and underutilized. Posyandu cadres, as the frontline of primary healthcare services, have great potential to educate communities; however, their knowledge of non-pharmacological pain management techniques is still limited. Therefore, this training program is essential to strengthen the cadres’ capacity in helping communities manage pain independently and holistically. This community service activity aims to improve the cadres’ attitudes and self-efficacy toward non-pharmacological pain management. The activities included education on non-pharmacological pain management and hands-on practice. In addition, pre- and post-tests were conducted to measure attitudes and self-efficacy.
Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan di Soerojo Hospital Magelang Wibowo, Prasetyo Laksmana; Apriliyani, Ita; Rahmawati, Arni Nur
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7194

Abstract

Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu masalah keperawatan jiwa yang sering terjadi dan sering kali menjadi alasan utama pasien dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Pasien dengan risiko perilaku kekerasan memerlukan intervensi keperawatan yang tepat untuk mencegah terjadinya tindakan agresif. Teknik relaksasi napas dalam adalah salah satu intervensi non farmakologis yang dapat membantu mengontrol emosi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan teknik relaksasi napas dalam untuk kontrol emosi pada pasien risiko perilaku kekerasan. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang meliputi proses keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Data diambil dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Intervensi yang diberikan adalah cara mengontrol emosi dari melakukan teknik relaksasi napas dalam sampai 5 benar obat. Hasil implementasi menunjukkan adanya penurunan tanda gejala risiko perilaku kekerasan secara signifikan. Teknik relaksasi napas dalam dapat menjadi intervensi yang efektif membantu pasien dengan risiko perilaku kekerasan.
A STUDY ON THE CORRELATION BETWEEN WORK CULTURE AND NURSE PERFORMANCE AT HARAPAN IBU GENERAL HOSPITAL PURBALINGGA Ganjaran, Handayani Woro; Ningrum, Ema Wahyu; Rahmawati, Arni Nur
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 2 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i2.2424

Abstract

Hospitals, as healthcare service institutions, are responsible for providing quality services through the performance of their employees, particularly nurses. Good nursing performance significantly affects service quality and patient satisfaction. One of the factors influencing nurse performance is work culture, which encompasses the methods, attitudes, and behaviors that form the foundation of work and serve as motivation to achieve optimal performance. A preliminary survey at Harapan Ibu General Hospital in Purbalingga revealed that 40.2% of nurses were frequently late, and 23.9% received poor performance evaluations. This study aimed to investigate the correlation between work culture and nurse performance. A descriptive quantitative correlational design with a cross-sectional approach was used. A total of 150 nurses were selected through total sampling. Data collection was conducted via questionnaires, and analysis was performed using Spearman’s Rank test with SPSS version 25. The findings revealed that 98% of the nurses had a strong work culture, while 79.3% demonstrated good performance. Statistical analysis produced a p-value of 0,000 (Sig < 0,05) and a correlation coefficient of 0,734, indicating a strong positive relationship. In conclusion, work culture is significantly associated with nurse performance. with a strong correlation. It is recommended that the hospital incorporate Islamic values into its organizational culture, enhance nurse training programs, establish a Bachelor's in Nursing (Ners) degree as a recruitment standard, and implement policies to restrict cellphone usage during working hours.
Co-Authors Adiratna Sekar Siwi Adita Silvia Fitriana Affandi, Fauzan Afif Agus Riyanto Amin Susanto Anggita Nur Amalina Anggraeni, Najwa Sasmita Anggriani, Elsa Nala anggun hilda, Anggun Hilda Listiana Apriliyan, Ita Apriliyani, Ita Arisandy, Nur Aziz Rosna Atun Raudotul Ma&#039;rifah Aulia, Zahra Ayu, Kamanda Restika Bambang Sjambodo Cahyaningrum, Etika Dewi Deni Yusup Prasetio Dewi Antika Larasati Dian Mardiana Diana Rindriani Dicky Rizal Saputra Dwi Novitasari Elsa Miftadeka Aprilian Erin Nofitasari Esti Saraswati Faizal Dwi Cahyo Febrianti, Sefi Feti Kumala Dewi Fina Milatul Husna, Fina Milatul Husna Fitriana Fitriana Fitrianti, Lolita Ganjaran, Handayani Woro Ghani, Farid Herlisah, Mei Ita Apriliyani Ita Apriliyani Iwan Purnawan Khafidin, Mukhamad Khoirussalim, Moh Kurniawan, Wasis Eko Lathifunnisa, Husna Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Mariah, Ulfah Maryanto - Maya Safitri Maya Sulistiawati Sri Mulyani Mudrikaturobiah, Ika Ningrum, Ema Wahyu Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Nova H, Rahmaya Nur Baety Nuraeni, Eliana Nuri Wulandari, Nuri Nurianti, Novi Nurul Ayuni Nurulistyawan T.P Pintasari, Putri Putri, Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Rahmaya Nova Handayani Ramadani, Kuatin Ria Mardiono Prayogi Rindiani, Arin Ririn Isma Sundari Rizkiana, Nurita Rohpiani, Suci Rokhmat, Miftakhur Roro Lintang Suryani Setiani, Lina Shufah, Imas Siti Haniyah Sofia Putri Romadhoni Sulistiyani, Indah Sumiarsih Sumiarsih, Sumiarsih Sundari , Ririn Isma Sundari, Ririn Isma Suryani, Roro Lintang Susilo Rini, Susilo Syawalina, Mutiara Taono, Anggita Stevania Titi Supriyatin Tondani, Amalina Firda Tri Sumarni Tri Sumarni Triana, Noor Yunida Tyas Febriyanti Utami, Ristanti Dwi Wibowo, Prasetyo Laksmana Widyarini, Aulia Wirakhmi, Ikit Netra Yunitasari, Dwi Teguh Yustika, Dewani