Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERKEMBANGAN HUKUM INVESTASI DALAM MEMBANGUN PEREKONOMIAN INDONESIA Fadilah, Mochamad; Rahmawati, Novi
Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/yurisprudentia.v10i2.12934

Abstract

Perkembangan hukum investasi memainkan peran krusial dalam menggalang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sejak beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia terus berupaya memperbaiki regulasi investasi guna menarik lebih banyak investor domestik maupun asing. Reformasi ini mencakup penyederhanaan prosedur, peningkatan kepastian hukum, dan insentif fiskal yang menarik. Adanya Undang-Undang Cipta Kerja menjadi langkah signifikan, memotong birokrasi dan meningkatkan daya tarik investasi. Pasar modal juga menjadi fokus, dengan adopsi teknologi untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan transparansi. Penegakan hukum terhadap pelanggaran investasi semakin diperketat untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar. Selain itu, Indonesia mengembangkan sektor infrastruktur sebagai daya tarik investasi, terlihat dari proyek-proyek besar yang melibatkan sektor transportasi dan energi. Meskipun tantangan masih ada, seperti birokrasi yang masih kompleks, langkah-langkah ini menciptakan lingkungan investasi yang lebih kondusif. Seiring dengan itu, Indonesia diharapkan dapat menarik investasi yang berkelanjutan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja. Sinergi antara pembaharuan hukum dan kebijakan ekonomi akan terus menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi investasi untuk membangun perekonomian yang kokoh.
Analisis Penggunaan Standar Akuntansi Internasional dalam Perusahaan Multinasional pada PT Unilever Indonesia Tbk Batubara, Efrida Handayani; Rahmawati, Novi; Syaprya, Widya Dwi
Journal of Management, Economic and Accounting (JMEA) Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 Issue 1 February 2025
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/(jmea).v4i1.3100

Abstract

Penerapan standar akuntansi internasional sangat penting untuk mendukung perkembangan perusahaan di masa depan dengan menerapkan IFRS. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan standar akuntansi internasional dalam perusahaan multinasional pada PT Unilever Indonesia Tbk. Pada penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan memperoleh data dengan data sekunder. Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung atau sudah tersaji. Data diolah dengan melakukan analisis dari laporan keuangan PT Unilever Indonesia pada tahun 2020-2021 yang disandingkan dengan standar dalam IFRS. Hasil menunjukkan penggunaan IAS pada PT Unilever Tbk, sudah dilakukan bersamaan dengan Indonesia mengadopsi IFRS dalam Standar Akuntansi Indonesia. Dengan tantangan yang dihadapi PT Unilever Tbk, menjadi perusahaan multinasional terkemuka di Indonesia.
Sosialisasi Dan Pelatihan Metode Pemasaran Digital Produk Lokal Pliek U Geutanyoe Di Desa Lung Gayo Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Muhajir, Muhajir; Sugiharto, Puja; Rahmawati, Novi; Fatma, Ida; Sartika, Dewi; Nurmanita , Gina; Amani, Safira; Adria, Adria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.847

Abstract

Pemasaran digital sangat dibutuhkan dalam setiap usaha salah satu nya usaha produk lokal Pliek U Geutanyoe yang belum tersentuh dengan promosi digital. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan pemasaran digital dalam memperrluas jangkauan pasar pada produk lokal Pliek U Geutanyoe. Metode pelaksanaan nya menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal melalui pemetaan masalah, diskusi partisipatif dan pelatihan praktik pemasaran digital. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peserta yang sebelum nya tidak memiliki akun bisnis dan tidak memahami digital marketing, setelah pelatihan mampu mengunakan media sosial sebagai tempat promosi produk, membuat konten, menggunakan logo produk, dan mengelola pemesanan melalui akun bisnis sehingga jangkauan promosi meningkat dan penjualan mulai berkembang hingga ke luar wilayah kecamatan. Kesimpulan dari program ini bahwa sosialisasi dan pelatihan berbasis kebutuhan desa efektif memberdayakan pelaku UMKM memahami pemasaran digital secara mandiri,membangun merek lokal yang lebih dikenali dan membuka peluang peningkatan penjualan yang berkelanjutan
The hidden grip: A case of secondary hypertension entwined with renal artery stenosis Rahmawati, Novi; Handari, Saskia Dyah; Hargiyanto, Erlangga Diasmara
Heart Science Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Accelerating Clinical Breakthroughs: The Journey from Molecular Discovery to Pa
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hsj.2026.007.01.20

Abstract

Background: Renal artery stenosis (RAS) is a vascular disorder characterized by narrowing of the renal artery. It often leads to renovascular hypertension (RVH) and, if untreated, progression to end-stage renal disease. Atherosclerosis and fibromuscular dysplasia (FMD) are the most common etiologies, with clinical manifestations ranging from asymptomatic to resistant hypertension. Diagnosis involves imaging modalities such as Doppler ultrasound (DUS), CT angiography (CTA), and confirmation by digital subtraction angiography (DSA). We report a case to emphasize the diagnostic and therapeutic challenges of RAS in young patients. Case Illustration: A 17-year-old male presented with persistent grade 2 hypertension unresponsive to dual antihypertensive therapy and a history of repeated hospitalizations. Imaging revealed significant stenosis with post-stenotic dilatation in the right renal artery. CTA and DSA confirmed the diagnosis of RVH secondary to RAS, with Fibromuscular Dysplasia (FMD) as the suspected etiology. The patient underwent successful angioplasty and stenting, resulting in improved blood pressure control and reduced medication requirements. Upon follow-up, the patient’s symptoms have resolved, and their blood pressure is under control. RAS remains a challenging and underdiagnosed cause of secondary hypertension, particularly in younger patients. While optimal medical therapy is the first-line approach, it may be insufficient in high-risk individuals. Non-invasive modalities provide valuable initial assessment, but DSA remains the gold standard for diagnosis and intervention. Revascularization, especially via stenting, is recommended in selected cases with significant stenosis, viable renal tissue, and resistant hypertension. Guidelines emphasize tailored therapy and careful post-procedure monitoring to detect restenosis or symptom recurrence. This case underscores the importance of early recognition and individualized intervention to improve outcomes.. Conclusions: RAS should be considered in young patients with grade 2 hypertension. Early diagnosis and appropriate intervention are critical to preventing long-term renal and cardiovascular complications.
Tingkat Pemahaman Guru Mengenai Konsep Dasar STEAM Di Sekolah Dasar Aprindhiya, Bunga; Rosdiana, Nazwa; Rahmawati, Novi; Bayuni, Tia Citra
Jurnal Sains Natural Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v4i1.950

Abstract

Pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) merupakan pendekatan yang menekankan keterpaduan antar disiplin ilmu untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah pada siswa. Namun, di Indonesia masih banyak sekolah dasar yang belum menerapkan pembelajaran STEAM karena pemahaman guru terhadap konsep ini masih terbatas dan rendah, terutama disebabkan oleh kurangnya pelatihan profesional yang memadai, keterbatasan sumber daya pendidikan seperti bahan ajar dan teknologi, serta minimnya akses terhadap program pengembangan guru yang spesifik untuk STEAM. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan instrumen yang berbasis pada skala Likert. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa mayoritas guru memberikan respon positif terhadap pembelajaran STEAM, karena dianggap menarik, menyenangkan, dan mampu meningkatkan minat belajar siswa. Namun demikian, banyak guru yang belum memahami secara mendalam mengenai konsep, tujuan, dan cara menggabungkan elemen sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika dalam proses belajar mengajar. Temuan kuantitatif yang signifikan menunjukkan bahwa 65% guru memiliki pemahaman konseptual yang baik (misalnya, 33% sangat setuju dan 67% setuju pada indikator pemahaman STEAM sebagai penggabungan lima disiplin ilmu; 87% sangat setuju dan 13% setuju pada indikator pemahaman tujuan utama STEAM; serta 73% sangat setuju dan 27% setuju pada indikator pemahaman hubungan antara sains dan teknologi), tetapi hanya 40% yang dapat secara praktis mengintegrasikan aspek seni, dengan tantangan terbesar adalah kesulitan dalam mengaitkan elemen seni dengan matematika (misalnya, 55% responden melaporkan kurangnya contoh kegiatan integratif, dan 73% sangat setuju serta 27% setuju pada indikator kebingungan dalam penerapan aspek seni). Oleh karena itu, pengembangan pengetahuan serta pemahaman para pendidik menjadi sangat penting agar metode pembelajaran STEAM dapat diterapkan lebih efektif di sekolah dasar dan memberikan hasil yang unggul bagi proses pendidikan siswa.