Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN LEMBAR KERJA HUKUM NEWTON UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Nilna Faizah; Taufik Ramlan Ramalis; Parlindungan Sinaga
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 8, No 1 (2023): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.889 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v8i1.53132

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja hukum Newton yang secara empiris dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RD (Research and Development). Model yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation Evaluation). Sampel penelitian ini sejumlah 75 peserta didik SMA kelas XI semester 1 yang diambil melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah pre-test post-test. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan rasch model dan uji N-Gain. Hasil uji coba lapangan menunjukkan hasil peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik sebesar 0,49 yang masuk pada kategori sedang. 
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR WEB FISIKA SMP BERORIENTASI LITERASI SAINS PADA MATERI KALOR Angga Bagja Nugraha; Taufik Ramlan Ramalis; Purwanto Purwanto
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 2, No 1 (2017): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.594 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v2i1.4850

Abstract

Penelitian ini memaparkan penelitian tentang pengembangan bahan ajar web fisika SMP berorientasi literasi sains yang mengacu pada kurikulum 2013 dan domain literasi sains dalam framework PISA 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar web fisika SMP berorientasi literasi sains yang teruji kualitasnya serta dapat membantu guru dan siswa dalam mempelajari materi kalor. Metode Research and Development (RD) model 4-D yang direduksi menjadi 3-D (Define, Design, dan Develop) digunakan untuk mengembangkan bahan ajar dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan meliputi angket kelayakan konten, angket kelayakan desain visual, dan angket kelayakan navigasi. Untuk mengetahui kualitas bahan ajar web fisika yang dikembangkan kemudian dilakukan uji coba terbatas melalui dua tahapan yakni uji ahli dan uji pengguna. Uji ahli dilakukan oleh enam orang ahli yang terdiri dari tiga ahli materi dan tiga ahli media. Uji pengguna dilakukan oleh lima orang guru mata pelajaran IPA dan 30 orang siswa kelas VIII SMP. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa bahan ajar web fisika yang dikembangkan memiliki karakteristik konten yang terkualifikasi “baik” dengan nilai tingkat ketercapaian kelayakan konten 86,7%, karakteristik desain visual yang terkualifikasi “baik” dengan nilai tingkat ketercapaian kelayakan desain visual 82,7%, dan karakteristik navigasi yang terkualifikasi “baik” dengan nilai tingkat ketercapaian kelayakan navigasi 83,7%.
Karakteristik Tes Keterampilan Berpikir Kreatif pada Mata Pelajaran Fisika SMA Materi Fluida Statis Melalui Analisis Teori Respon Butir M. Qonit Abdullah; Taufik Ramlan Ramalis; Ida Kaniawati
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 1 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.134 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i1.23453

Abstract

ABSTRAKBerkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut siswa untuk mengembangkan kemampuannya salah satunya adalah kemampuan berpikir kreatif. Pada kenyataanya, tes yang digunakan di sekolah-sekolah belum dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa. Sehingga dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan tes keterampilan berpikir kreatif dan mengkaraterisasinya. Metode yang digunakan adalah mixed method dengan pengumpulan data yang didapatkan dari validasi ahli dan uji coba. Tes yang dibuat terdiri dari 13 butir soal uraian yang diujikan kepada 156 siswa di salah satu SMA di kota Cirebon. Berdasarkan validasi ahli, aspek materi memiliki indeks Aiken V dengan rerata sebesar 0,92; aspek konstruk sebesar 0,86; dan aspek bahasa sebesar 0,94. Secara keseluruhan, konstruksi tes memenuhi kriteria tes yang valid. Karakteristik tes menggunakan analisis teori respon butir dengan graded response model. Hasil analisis diperoleh nilai b atau parameter tingkat kesukaran sebesar 0,75 atau dalam kategori sedang dan juga nilai a atau daya pembeda dari kemiringan kurva yaitu tan 48o = 1,11 yang artinya parameter daya pembeda tes dalam kategori baik. Perpotongan antar kurva fungsi informasi dengan kesalahan pengukuran terletak pada skala -0,20 yang berarti tes ini dapat mengukur tingkat kemampuan sedang atau rata-rata..Kata kunci : karakteristik tes, keterampilan berpikir kreatif, teori respon butir.   ABSTRACTThe development of science and technology requires students to develop their abilities one of which is the ability to think creatively. In fact, tests used in schools cannot be used to measure students' creative thinking abilities yet. So the research is conducted which aims to produce creative thinking skills tests and characterize them. This research used mixed method as the research design with data collection obtained from expert validation and testing. The test consisted of 13 items which tested to 156 students in one of senior high schools in Cirebon city. Based on expert validation, the material aspect has an Aiken V index with an average of 0.92; construct aspects of 0.86; and language aspects 0.94. Overall, the test construction meets valid test criteria. Characteristics of the test using item response theory analysis with graded response models. The analysis results obtained by the value of b or difficulty level parameters of 0.75 or in the medium category and also the value of a or distinguishing power from the slope of the curve that is tan 48o = 1.11, which means the test distinguishing power parameters in either category. The intersection between the information function curve and the measurement error lies on a scale of -0.20 which means that this test can measure average ability. Keywords : test characteristics, creative thinking skills, item response theory
PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA PADA MATERI LISTRIK DAN MAGNET DENGAN ANALISIS TEORI RESPONS BUTIR Vine Risa Riani; Taufik Ramlan Ramalis
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 2 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/wapfi.v5i2.7567

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengembangkan tes keterampilan proses sains (KPS) pada materi listrik dan magnet untuk siswa SMA. Keterampilan proses yang diukur meliputi keterampilan mengamati, memprediksi, menafsirkan data, menyimpulkan, mengajukan pertanyaan, mengajukan hipotesis, merancang percobaan dan mengomunikasikan. Penelitian ini mengadaptasi metode penelitian campuran (mixed methods) dari Creswell. Instrumen tes KPS yang dikembangkan terdiri dari 20 butir soal pilihan ganda dengan lima pilihan jawaban. Analisis tes dilakukan melalui validasi pakar/ahli untuk melihat kelayakan tes untuk diuji cobakan di sekolah. Uji coba dilakukan terhadap 50 siswa kelas XII jurusan matematika-IPA (MIA) di salah satu SMA Negeri di Karawang. Hasil validasi pakar/ahli menunjukkan bahwa butir tes KPS telah sesuai dengan indikator, konten listrik dan magnet dan aspek KPS. Aspek materi, kontruksi dan bahasa juga telah dinyatakan layak oleh pakar/ahli. Analisis data menggunakan metode teori respons butir model dua parameter logistik (2PL) dengan bantuan program eirt versi 2.0. Sehingga hasil menurut model 2PL yakni parameter daya pembeda (a) dan tingkat kesukaran (b). Untuk daya pembeda (a) hasil penelitian memiliki persentase 65% butir tes pada kategori baik dan 35% dikategori tidak baik, sedangkan tingkat kesukaran  (b) butir tes 60% kategori baik dan 40% kategori tidak baik (mudah/sukar). Selain karakteristik butir, penelitian ini menghasilkan karakteristik peserta tes pada masing-masing aspek keterampilan proses sains.  Kata Kunci:  : Science Process Skills Test; Electricity and Magnetism: Item Responses Theory
Karakteristik Tes Keterampilan Berpikir Kritis Pada Materi Hukum Newton Berdasarkan Teori Respon Butir Liza Yulianti; Taufik Ramlan Ramalis; Purwanto Purwanto
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 1 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.671 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i1.22885

Abstract

ABSTRAKKeterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan untuk melatih kemampuan berpikir siswa dalam proses sains. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis di tingkat SMP masih kurang, hal tersebut ditinjau berdasarkan pengukuran analisis tes sebelumnya terkait dengan tes yang digunakan dalam mengukur keterampilan berpikir kritis adalah alat analisis tes klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tes keterampilan berpikir kritis berdasarkan analisis teori respon butir. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode campuran dengan desain eksploratori sekuensial. Uji coba tes dilakukan kepada 115 siswa di 3 sekolah tingkat SMP di kota Bandung yang kemudian hasilnya dianalisis menggunakan teori respon butir dengan bantuan software eirt versi 2.0.0. Hasil analisis menujukkan bahwa model 3 parameter logistik merupakan model yang sesuai untuk mengkarakteristik tes keterampilan berpikir kritis. Karakteristik tes keterampilan berpikir kritis memiliki daya pembeda (a) sebesar 0,96, tingkat kesukaran (b) sebesar -0,317, tebakan semu (c) sebesar 0,16 dalam kategori baik dan memiliki nilai fungsi informasi sebesar 8,11 dengan nilai Standar Error of Measurement sebesar 0,35. Maka dapat disimpulkan bahwa tes keterampilan berpikir kritis ini akan reliabel jikadiberikan kepada siswa dengan kemampuan rendah sampai dengan kemampuan tinggi.  Kata Kunci        : Keterampilan Berpikir Kritis; Karakteristik Tes; Teori Respon Butir
KARAKTERISTIK TES PENALARAN ILMIAH MATERI MOMENTUM DAN IMPULS BERDASARKAN TEORI RESPON BUTIR Hilda Permata; Taufik Ramlan Ramalis; Ida Kaniawati
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 2 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.977 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i2.27547

Abstract

ABSTRAK Penalaran ilmiah merupakan perangkat keterampilan penalaran dasar yang pada umumnya diperlakukan bagi peserta didik untuk melakukan penyelidikan ilmiah. Berdasarkan studi pendahuluan, pada pelaksaan evaluasi pembelajaran guru belum mengembangkan instrumen tes yang mampu mengukur penalaran peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristik tes penalaran ilmiah. Data dianalisis menggunakan teori respon butir 3PL, model ini dipilih karena memiliki nilai fungsi informasi paling tinggi 6,095. Desain penelitian menggunakan concurrent embedded yaitu metode penelitian yang menggabungkan antara metode kualitatif dengan metode kuantitatif pada materi momentum dan impuls. Partisipan yang terlibat 100 peserta didik dari SMAN 15 Bandung. Instrumen yang digunakan adalah bentuk tes penalaran ilmiah berupa tes tertulis pilihan berganda yang berjumlah 15 butir soal. Hasil analisis tes penalaran ilmiah dapat dikatakan valid baik berdasarkan analisis menggunakan validitas isi Aiken V dan analisis parameter logistik. Hasil analisis kurva karakteristik tes menunjukkan bahwa tes penalaran ilmiah memiliki nilai parameter daya pembeda (a) sebesar 1,19 yang artinya berkategori baik, nilai parameter tingkat kesukaran tes (b) sebesar -0,063 yang artinya berada dikategori sedang, dan nilai parameter faktor tebakan semu (c) sebesar 0,035 yang artinya dalam kategori baik. Tes penalaran ilmiah ini memiliki nilai fungsi informasi 6,095 dan SEM (Standard Error of Measurement) sebesar 0,41 dengan estimasi reliabilitas tes penalaran ilmiah berada pada rentang skala -1,08 sampai 2,22 sehingga tes tersebut reliabel mengukur kemampuan rendah sampai tinggi. Kata Kunci: Penalaran Ilmiah; Karakteristik Tes; Respon Teori Butir ABSTRACT Scientific reasoning is a device of basic reasoning skills that are generally treated for students to carry out scientific investigations. Based on the preliminary study, the teacher learning evaluation has not developed a test instrument capable of measuring students' reasoning. This study aims to characterize scientific reasoning tests. Data were analyzed using the 3PL item response theory, this model was chosen because it has the highest information function value of 6.095. The research design uses concurrent embedded, a research method that combines qualitative methods with quantitative methods on the material of momentum and impulse. Participants involved 100 students from SMAN 15 Bandung. The instrument used was a form of scientific reasoning test in the form of a multiple choice written test, totaling 15 items. The results of the analysis of the scientific reasoning test can be said to be valid both based on the analysis using the content validity of Aiken V and logistic parameter analysis. The results of the test characteristic curve analysis show that the scientific reasoning test has a distinguishing power parameter value (a) of 1.19 which means that it is categorized as good, the parameter value of the difficulty level of the test (b) is -0.063 which means it is in the medium category, and the parameter value of the pseudo guess (c) 0.035 which means in the good category. This scientific reasoning test has an information function value of 6.095 and SEM (Standard Error of Measurement) of 0.41 with the estimated reliability of the scientific reasoning test in the scale range of -1.08 to 2.22 so that the test reliably measures low to high abilities. Keywords: Scientific Reasoning; Test Characteristics; Item Theory Response
Rancang Bangun E-Book Interaktif pada Topik Hukum Gravitasi Newton untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Haura Fauziyyah Halilah; Saeful Karim; Taufik Ramlan Ramalis
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 6, No 1 (2021): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1283.295 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v6i1.32386

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah banyak dimanfaatkan dalam sistem pendidikan. Perubahan terjadi baik dalam praktik pembelajaran maupun dalam media pembelajaran. E-Book Interaktif merupakan bentuk digital dari buku fisik yang diperkaya oleh media dan fitur-fitur spesifik. Penelitian ini menyusun rancang bangun e-book interaktif pada topik Hukum Gravitasi Newton. Dalam proses penelitiannya digunakan Mixed Method Exploratory Sequential. Studi kualitatif dilakukan untuk melakukan analisis terhadap kebutuhan pengembangan, analisis kurikulum, dan juga analisis buku pelajaran. Produk hasil pengembangan kemudian divalidasi untuk mengukur kualitas pada aspek materi dan media oleh dua orang validator, serta diriviu oleh 13 orang peserta didik sebagai pengguna awal. Hasil validasi yang dianalisis menggunakan Rasch Model menunjukkan bahwa e-book interaktif yang dikembangkan terkualifikasi layak digunakan dan memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dapat difasilitasi oleh e-book konvensional, di antaranya adalah fitur umpan balik dan pengadaan jenis media yang lebih beragam. Pada penelitian ini dilakukan juga uji keterbacaan dengan hasil 62,7% atau termasuk dalam kategori "tinggi" yang berarti e-book dapat digunakan oleh peserta didik secara mandiri. Kata kunci : E-Book, Gravitasi, Interaktif, Newton  ABSTRACT ICT development has been widely used to strengthen the education system. Changes occur both in learning practices and in learning media. An interactive E-Book is a digital form of a physical book that is enriched by media and specific features. This study analyzes an interactive e-book design on Newton's Law of Gravitation. To answer this question, the Mixed-Method Exploratory Sequential was used. Qualitative exploration studies are carried out by distributing questionnaires, analyzing syllabi, and analyzing material from textbooks. Then the product is validated to measure the quality of the material and media aspects by two validators, then 13 students become initial users to provide reviews. The validation results analyzed using the Rasch Model show that the interactive e-book developed is qualified feasible and has many advantages that conventional e-book does not have, among them are feed-back feature and the availability of various types of the media. The students also carried out a readability test with a readability level of 62.7% or included in the "high" category, which means that e-books can be used independently. Kata kunci : E-Book, Interactive, Newton's Law of Gravitation
PENGEMBANGAN TES KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS BERDASARKAN ANALISIS TEORI RESPON BUTIR Desi Ratna Ningsih; Taufik Ramlan Ramalis; Unang Purwana
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 3, No 2 (2018): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.847 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v3i2.13730

Abstract

ABSTRAKKeterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh siswa sebagai standar kompetensi lulusan. Namun, keterampilan ini masih jarang dinilai karena belum banyaknya instrumen untuk mengukur keterampilan tersebut. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan instrumen tes keterampilan berpikir kritis yang berbentuk pilihan ganda dengan menggunakan metode Research and Development (RD) yang melibatkan tiga ahli. Hasil validasi isi oleh tiga ahli yang dianalisis menggunakan Aiken V menunjukkan bahwa instrumen tes ini valid dan layak diuji coba. Instrumen tes diuji coba kepada siswa SMA dan hasilnya dianalisis menggunakan teori respon butir dengan bantuan program eirt versi 2.0.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa model 3PL merupakan model yang sesuai untuk mengkarakteristik instrumen tes keterampilan berpikir kritis. Instrumen tes ini memiliki fungsi informasi sebesar 30,14 dengan Standard Error of Measurement (SEM) sebesar -0.83, daya pembeda, tingkat kesukaran, dan tebakan semu dengan kategori “baik”.Kata Kunci: keterampilan berpikir kritis, teori respon butir, model parameter logistikABSTRACTCritical thinking skill is one of the skills that must be possessed by students as the graduate competency standards. However, this skill is rarely rated as not many instruments to measure the skill. This research was conducted to develop critical thinking skills test instruments in the form of multiple choice with Research and Development (RD) as the method that involving three experts. The results of the content validation by three experts who analyzed using Aiken V indicates that the test instrument is valid and worthy of being tested. The instrument tests to high school students tested and the results were analyzed using item response theory program of eirt version 2.0.0. The results show that the model 3PL is an appropriate model to characterize critical thinking skills test instruments. The test instrument has the function of information at 30.14 with the Standard Error of Measurement (SEM) of -0.83, distinguishing, level of difficulty, and guess pseudo with the "good" category.Keywords: critical thinking skills; item response theory; parameter logistic models
Karakteristik Instrumen Tes Keterampilan Proses Sains Siswa SMA pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Nurul Fadilla; Taufik Ramlan Ramalis; Achmad Samsudin
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 8, No 1 (2023): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Februari 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1329.625 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v8i1.54960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik instrumen tes keterampilan proses sains pada materi elastisitas dan hukum Hooke pada siswa sekolah menengah atas (SMA) menggunakan analisis teori respon butir. Karakteristik instrumen yang dianalisis adalah model parameter logistik yang sesuai, validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran dan faktor tebakan semu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain one-shot design. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 121 siswa SMA di Kota Bandung, Kota Tasik Malaya, dan Kota Padang Panjang yang telah mempelajari materi elastisitas dan hukum Hooke. Instrumen yang digunakan berupa 20 butir soal dalam bentuk pilihan ganda dengan lima pilihan jawaban. Hasil analisis validitas menggunakan indeks Aiken V menunjukkan bahwa instrumen tes ini dinyatakan valid. Berdasarkan identifikasi model parameter logistik, model yang paling cocok untuk instrumen ini adalah model 3-PL dengan fungsi informasi sebesar 21,02. Reliabilitas instrumen menunjukkan instrumen reliabel untuk diberikan kepada siswa dengan kemampuan rendah hingga sangat tinggi dengan nilai kemampuan -1,33 sampai 2,73. Parameter daya pembeda instrumen ini secara keseluruhan adalah baik dengan nilai a = 1,43 dengan tingkat kesukaran pada kategori sedang dengan nilai b = 0,9, dan faktor tebakan semu yang baik dengan nilai c = 0,17. Hasil analisis karakteristik instrumen menunjukkan bahwa instrumen tes keterampilan proses sains pada materi elastisitas dan hukum Hooke dinyatakan valid dan reliabel.
Profil Pertanyaan Siswa SMP Berdasarkan Klasifikasi The Question Category System for Science (QCSS) dan Penguasaan Konsep Pada Artikel Ilmiah Tema Pemanasan Global Ika Alfianti; Didi Teguh Chandra; Taufik Ramlan Ramalis
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 2 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.689 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i2.9204

Abstract

Pertanyaan siswa mempunyai peran penting dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai sumber potensial dalam mempelajari sains dan mengajar dengan memberikan umpan balik yang berguna untuk guru tentang pemahaman siswa. Studi ini dilakukan untuk menganalisis pertanyaan yang diajukan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) berdasarkan klasifikasi The Question Category System for Science (QCSS) serta menganalisis pertanyaan siswa berdasarkan kelompok penguasaan konsep dengan menggunakan media artikel ilmiah pada tema pemanasan global. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan tertulis siswa dengan menggunakan empat artikel ilmiah dan mengelompokkan siswa menjadi tiga kelompok yaitu kelompok penguasaan konsep “tinggi”, “sedang”, dan “rendah” dengan menggunakan soal tes penguasaan konsep pemanasan global. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis data deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh siswa mampu untuk mengajukan pertanyaan dan sebagian besar adalah jenis pertanyaan ingatan kognitif (57,02%) dan pertanyaan konvergen (33,56%), keduanya merupakan pertanyaan level kognitif rendah. Namun demikian, pertanyaan divergen paling banyak ditanyakan oleh kelompok penguasaan konsep “tinggi” dengan rata-rata 2,75 pertanyaan tiap siswa. Kata Kunci : Pertanyaan Siswa, QCSS, Penguasaan Konsep, Pemanasan Global
Co-Authors A. Suhandi Achmad Samsudin Agus Setiawan Ahmad Zulkarnain Zain Alif Yanuar Zukmadini Angga Bagja Nugraha Anna Permanasari Annisa Nurjanah Ayubi, Yuyu Rachmat Bayong Tjasyono Chandra, Didi Teguh Della Apriyani Kusuma Putri Desi Ratna Ningsih Destiani, Rinta Dewi, Fanny Herliyana Didit Ardianto Diki Rukmana Duden Saepuzaman, Duden Efendi, Ridwan Eko Sujarwanto Elisa Tri Wiguna Erlina Megawati Fanni Zulaiha Fauziyyah, Asri Nur Lathifah Fitriani, Dian Nonik Fratiwi, Nuzulira Janeusse Harry Firman Hasbi, Julia Edwina Haura Fauziyyah Halilah HERNANI - Heryani, Tiastuti Putri Hilda Permata I. Ismail, I. Ida Kaniawati Ika Alfianti Ika Mustika Sari Indri Liani Sartika Iyon Suyana Khairul Amri Laurenty, Fretycia Liliasari , Liza Yulianti M. Qonit Abdullah Muhammad Iid Mujtahiddin, Muhammad Iid Muhammad Lukman Hakim Muliandi, arief Mulvia, Rahmadhani Muslim Muslim Nilna Faizah Nurdini Nurdini, Nurdini Nurul Fadilla Nuryani Rustaman Okta Miadi Parlindungan Sinaga Perdani, Anggie Siti Purwanto, Purwanto Puspitasari Tri Puspitasari Putra, Apriza Hongko Putri, Della Apriyani Kusuma Rahmah Hidayati, Rahmah Rahmat Hidayat Revi Novia Ridwan, Irwan Muhammad Rizky Ihsan Zuhrial, Rizky Ihsan Rochman, Syaiful Rosmiati Rosmiati Rukmana, Diki Saeful Karim Satriawan, Muhammad Selly Feranie Sri Mulyani Sri Mulyani Sulsilah, Hani Susilawati Susilawati Suwarna, Irma Rahma Tasya Fitria Alifa Tri Isti Hartini, Tri Isti Tumpal B Nainggolan Tumpal Bernhard, Tumpal Unang Purwana Utami, Dea Annisa Vine Risa Riani Winny Liliawati