Claim Missing Document
Check
Articles

Karakterisasi Instrumen Tes Keterampilan Bepikir Kreatif Berdasarkan Analisis Partial Credit Model Ahmad Zulkarnain Zain; Taufik Ramlan Ramalis; Muslim Muslim
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v6i1.4806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi dan mengarakterisasi instrumen tes Keterampilan Berpikir Kreatif (KBK) menggunakan Teori Respon Butir (TRB) yakni dengan Partial Credit Model (PCM). Metode yang digunakan adalah mixed method menggunakan exploratory sequential design. Pada proses konstruksi dihasilkan instrumen tes uraian yang mengukur aspek fluency, flexibility, originality dan elaboration. Hasil validasi isi menunjukkan 83,3% soal dikatakan sangat valid dan 16,7% valid. Hasil analisis dengan PCM menunjukkan bahwa seluruh butir soal valid. Pada uji reliabilitas, instrumen tes KBK memiliki nilai puncak fungsi informasi sebesar 6,7938 dan SEM  (Standard Error of Measurement) sebesar 0,3837 dengan perpotongan antara kurva menunjukkan instrumen bersifat reliabel. Dari hasil analisis tingkat kesukaran diperoleh butir soal 1-6 memiliki rentang kesulitan mudah-sedang. Seluruh butir soal memiliki nilai daya beda 1 yang artinya dalam kategori baik sekali. Berdasarkan hasil validasi ahli dan karakteristik tes, seluruh butir soal dalam instrumen tes layak digunakan. Instrumen Tes KBK dalam penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif dalam materi alat optik untuk siswa SMA. This research aims to construct and characterize the Creative Thinking test instrument using Item Response Theory, namely the Partial Credit Model (PCM). The method used is a mixed-method using an exploratory sequential design. In the construction process, a description test instrument is produced that measures the aspects of fluency, flexibility, originality and elaboration. The results of content validation show that 83.3% of the questions are said to be very valid, and 16.7% are valid. The results of the analysis with PCM show that all items are valid. In the reliability test, the KBK test instrument has a peak value of the information function of 6.7938 and SEM (Standard Error of Measurement) of 0.3837 with the intersection between the two curves in the range -1.8 to 1.3 so that the question is reliable. From the analysis results of the level of difficulty, items 1-6 have an easy-medium difficulty range. All items have a different power value of 1 which means they are in the very good category. Based on the results of expert validation and test characteristics, all items in the test instrument are suitable for use. 
Penerapan Model Pembelajaran LC 7E Dengan Pendekatan TBCT dan CT untuk Meningkatkan Kemampuan Memahami Siswa Okta Miadi; Ida Kaniawati; Taufik Ramlan Ramalis
Journal of Natural Science and Integration Vol 2, No 1 (2019): JNSI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.037 KB) | DOI: 10.24014/jnsi.v2i1.7116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terkait peningkatan kemampuan memahami siswa pada konsep fluida statis setelah diberikan perlakuan dengan model pembelajaran learning cycle 7E dengan pendekatan Technology Based Constructivist Teaching dan Constructivist Teaching. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain Pretest Posttest Two Equivalent Group Design. Subyek penelitian adalah 29 orang siswa kelas XI IPA 1 dan 27 orang siswa XI IPA 2 di salah satu SMA Negeri di Kab. Kuantan Singingi, Prov. Riau. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan kognitif berbentuk tes tertulis jenis pilihan ganda terkait konsep fluida statis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran learning cycle 7E dengan pendekatan TBCT dan CT, hasil kemampuan memahami siswa secara umum meningkat pada kelas eksperimen sebesar 0,71 dengan kategori tinggi dan kelas kontrol sebesar 0,65 dengan kategori sedang.
Analysis of Pre-Service Teachers' Reflective Thinking Ability Profile on Earth Physics Lectures Rosmiati Rosmiati; Liliasari Liliasari; Bayong Tjasyono; Taufik Ramlan Ramalis; Muhammad Satriawan
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2020): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.762 KB) | DOI: 10.26618/jpf.v8i1.3111

Abstract

The purpose of this research is describe the reflective thinking profile of pre-service physics teacher students in Earth physics lectures about Ocean climate. This research was conducted in the physics education study program in one of the Higher Education Institutions in NTB Province, with a total of 25 respondents who had taken the Earth Physics course. The technique used in data collection is the analysis of the physics course syllabus and two essay tests about climate material that integrated with indicators of reflective thinking ability from Dewey's framework. Based on the analysis of the syllabus, it was found that the syllabus applied to the subject of earth physics had not been oriented to the provision of certain skills including reflective thinking skills. In addition, based on data analysis that the average value for question 1 is 18.75 and question number 2 is 16.75 where the maximum average score is on the understanding aspect of 31 for question number 1 while the minimum average score on critical reflection aspect is 7. It means that pre-service physics teacher students have very low reflective thinking abilities in Earth Physics lectures on ocean climate.Keywords: Reflective thinking skills, Earth Physics Syllabus, Earth Physics Lecture
Karakterisasi Tes Keterampilan Pemecahan Masalah Fisika Berdasarkan Teori Respon Butir Sri Mulyani; Ridwan Efendi; Taufik Ramlan Ramalis
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.499 KB) | DOI: 10.52434/jpif.v1i1.1006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tes keterampilan pemecahan masalah Fisika berdasarkan teori respon butir. Metode dan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan desain penelitian kontruksi dan validasi, instrumen yang dibuat peneliti didasarkan pada lima indikator yang merujuk pada tahapan strategi keterampilan pemecahan masalah pada Robust Assessment Instrument For Student Problem Solving yang dikembangkan oleh Doctor dan Heller. Partisipan dalam penelitian ini yaitu siswa SMA Kelas XI. Hasil analisis dari kurva karakteristik tes dengan menggunakan teori respon butir menunjukkan bahwa tes memiliki parameter tingkat kesukaran (b) yang termasuk dalam kategori sedang, dan daya pembeda (a) dengan kategori tes memiliki parameter daya pembeda (a) yang baik. Secara umum interpretasi dari tes yang dikonstruksi dapat menilai keterampilan pemecahan masalah siswa dengan kemampuan rendah hingga sangat tinggi. Kata kunci: keterampilan pemecahan masalah, kontruksi dan validasi, teori respon butir
PENERAPAN MODEL LEVELS OF INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI TATA SURYA SMP Annisa Nurjanah; Taufik Ramlan Ramalis; Dadi Rusdiana
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 3, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.443 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i1.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep Tata Surya setelah penerapan model Levels of Inquiry. Metode penelitian yang dilakukan adalah quasy experiment dengan one group pretest-posttest design yang dilaksanakan di salah satu SMP di Lembang, Jawa Barat.  Instrumen penguasaan konsep menggunakan soal tes uraian yang terdiri dari aspek kognitif memahami (C2), menerapkan (C3), dan menganalisis (C4) yang saling berkesinambungan pada setiap butir soal. Berdasarkan analisis data uji hipotesis disimpulkan bahwa penerapan model Levels of Inquiry dapat meningkatkan penguasaan konsep pada materi Tata Surya dengan skor N-gain 0.48 yakni dalam kategori sedang. 
EFEKTIVITAS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPEL REPRESENTASI TERHADAP PENGUASAAN KONSEP MATERI GAYA SENTRAL PADA MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA Tri Isti Hartini; Liliasari Liliasari; Agus Setiawan; Taufik Ramlan Ramalis
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 3, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.267 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i1.1376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguasaan konsep dan efektivitas penerapan pembelajaran berbasis multipel representasi terhadap penguasaan konsep materi gaya sentral pada mahasiswa pendidikan fisika. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 yang berjumlah 32 orang. Rancangan penelitian yang dilakukan yaitu pre experimental dalam bentuk one shot case study. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar penguasaan konsep gaya sentral mahasiswa yang sesuai dengan indikator pemahaman konsep menggunakan Anderson and Krathwohl Bloom’s Taxonomy Revised. Data dianalisis melalui teknik analisis deksriptif tentang penguasaan konsep gaya sentral mahasiswa dengan menggunakan kriteria penguasaan konsep dan efektivitas pembelajaran menggunakan multipel representasi (MR). Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata untuk penguasaan konsep gaya sentral, dari seluruh indikator yaitu menjelaskan dan mencontohkan, mengklasifikasi, menganalisis, membandingkan serta mengevaluasi, diperoleh bahwa indikator dengan penguasaan konsep tertinggi terdapat pada indikator mengklasifikasikan dengan kategori sangat baik, sedangkan penguasaan konsep terendah terletak pada indikator membandingkan, dengan kategori cukup. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran mekanika berbasis multipel representasi efektif diterapkan pada materi gaya sentral mahasiswa pendidikan fisika.
DESAIN MODEL STEM-FC PADA PERKULIAHAN GEOSAINS Didit Ardianto; Anna Permanasari; Harry Firman; Taufik Ramlan Ramalis
JSEP (Journal of Science Education and Practice) Vol 3, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.826 KB) | DOI: 10.33751/jsep.v3i1.2738

Abstract

Artikel ini membahas tentang desian STEM-FC yang dikembangkan pada perkuliahan geosains bagi mahasiswa calon guru. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan metode developmental research. Namun, pada artikel ini tidak membahas secara keseluruhan tahapan pengembangan. Pembahasan difokuskan pada tahap developing yang menitik beratkan pada uji coba model. Partisipan yang terlibat yaitu 25 mahasiswa calon guru SD yang sedang mengikuti perkuliahan ilmu bumi dan antariksa. Desain STEM-FC yang dikembangkan mampu memfasilitasi mahasiswa untuk belajar secara aktif. Selain itu desain perkuliahan yang dikembangkan juga membuat mahasiswa menjai antusias dalam belajar geosains.
Mendeteksi Keajegan Butir Tes Dengan Fungsi Informasi Rahmadhani Mulvia; Taufik Ramlan Ramalis; Ridwan Efendi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.097 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i1.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keajegan butir tes dengan fungsi informasi dari teori respon butir. Keajengan informasi dalam pengukuran dikenal dengan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan dengan desain ADDIE (Analyze, Design, Development, Implement, and Evaluation). Partisipan pada penelitian ini terdiri dari 5 ahli dan 280 peserta didik SMA yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan angket kebiasaan berpikir ilmiah. Lembar validasi digunakan pada tahap development yang terdiri dari 6 aspek mencakup konstruk, konten dan bahasa. Angket kebiasaan berpikir ilmiah digunakan pada tahap implement yang terdiri dari 22 butir tes dan dinyatakan layak untuk diujicobakan oleh ahli. Data yang diperoleh dari lembar validasi dianalisis dengan menggunakan Many Facet Rasch Model berbantuan program Minifac dari Winstep sehingga dinyatakan layak untuk diuji cobakan. Data dari tahap implement dianalisis dengan menggunakan graded response model berbantuan program eirt. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar dari instrumen baik digunakan untuk mengukur kebiasaan berpikir ilmiah dan dapat mengukur tingkat kemampuan dari tingkat yang rendah sampai tingkat yang tinggi. Oleh karena itu, sebagian besar butir tes dapat diimplikasikan dalam pengukuran kemampuan kebiasaan berpikir ilmiah yang dimiliki oleh peserta didik.
Pengembangan dan Karakterisasi Tes Keterampilan Berpikir Kritis Materi Tekanan berdasarkan Teori Respon Butir Revi Novia; Taufik Ramlan Ramalis; Ridwan Efendi
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 4, No 2 (2019): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.487 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v4i2.20181

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan yang harus dimiliki siswa pada abad 21. Dalam dunia pendidikan, keterampilan berpikir kritis siswa dapat diketahui melalui penilaian menggunakan alat ukur keterampilan berpikir kritis. Namun pada kenyataannya masih jarang sekali pendidik menyusun alat ukur yang dapat merangsang siswa untuk berpikir kritis. Alasan utamanya dikarenakan sulitnya mengkonstruksi dan menganalisis alat ukur keterampilan berpikir kritis karena membutuhkan waktunya yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengkarakterisasi tes keterampilan berpikir kritis berdasarkan teori respon butir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan. Tes dikonstruk berdasarkan 16 subskill dari 6 aspek keterampilan berpikir kritis pada materi tekanan. Partisipan dalam penelitian ini yaitu 151 siswa di enam SMP di Lembang. Analisis data dalam peneltian ini berdasarkan teori respon butir dan dibantu dengan software IRTPRO4.2 Student. Hasil analisis dari kurva karakteristik tes menunjukkan bahwa parameter kesukaran ( terentang antara -0,15 sampai 0,92 dengan indeks kesukaran termasuk dalam kategori sedang dan parameter daya pembeda (a) benilai 0,49 yang berarti tes memiliki daya pembeda yang baik. Perpotongan antara total fungsi informasi dan SEM (standard error measurement) berada pada rentang -1,10 sampai 1,7. Hal ini berarti, keseluruhan tes ini dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dari tingkat kemampuan rendah (dibawah rata-rata) sampai kemampuan tinggi (diatas rata-rata). Kata kunci: keterampilan berpikir kritis, pengembangan dan karakterisasi, teori respon butir ABSTRACK Critical thinking skills are the skills students must have in the 21st century. in the world of education, students' critical thinking ability can be seen through assessment use the critical thinking skill test. But in reality it is rare the educators to prepare a measurement tool that can stimulate students to think critically. The main reason because is difficult in building and analyzing critical thinking skills because it takes a long time. This study aims to develop and characterize critical thinking skills tests based on item response theory. The research method used is a method of development. The test is built on the basis of 16 subskill of 6 aspects of critical thinking skills in the pressure material. Participants in this study were 151 students in six middle schools in Lembang. The analysis of the data of this research is based on item response theory and assisted by using software IRTPRO4.2 Student.  The result of analysis from characteristic curve of the tests show that the parameter of level of difficulty (b) between -0.15 to 0.92 with index of level of difficulty included in the medium category and parameter of discriminating power (a) value of 0.49 which means that the test has a good category. The information function amount 18,83 and the intersection between the total information function and SEM (standard measurement error) is in the range -1.10 to 1.7. This means, the test is valid and it can be used to measure the critical thinking ability of low levels (below average) until the high ability levels (above average). Keywords: critical thinking skill, development and characterization, item response theory
KARAKTERISASI TES PENALARAN ILMIAH (TPI) PADA MATERI HUKUM GRAVITASI MENGGUNAKAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY Indri Liani Sartika; Ridwan Efendi; Taufik Ramlan Ramalis
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 5, No 2 (2020): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.712 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v5i2.6923

Abstract

ABSTRAK Penalaran ilmiah merupakan keterampilan penting yang seharusnya dimiliki siswa pada abad ke-21. Namun, kemampuan ini di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari hasil tes PISA dimana peringkat Indonesia berada di posisi 64 dari total 72 negara. Salah satu bentuk penanggulangan permasalahan tersebut, peneliti melakukan karakteristik Tes Penalaran Ilmiah (TPI) pada materi hukum gravitasi dengan menggunakan item response theory. Tes dilakukan pada siswa SMA kelas X dan XI MIA di lima sekolah negeri di kota Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain konstruksi dan validasi. Data dianalisis menggunakan partial credit model, 15 dari soal 14 yang dikonstruksi  soal memiliki indeks kesukaran antara -2b2 artinya tergolong dalam kategori baik. Soal reliabel untuk kemampuan siswa rendah, sedang, dan tinggi karena bernilai -0,12.  Kata Kunci:  Penalaran Ilmiah; Item Response Theory; Partial Credit Model ABSTRACT Scientific reasoning is an important skill that students should have in the 21st century. However, this ability in Indonesia is still relatively low. This is evident from the results of the PISA test where Indonesia ranked in position 64 of a total of 72 countries. One form of overcoming these problems, researchers do characteristic of Scientific Reasoning Test (TPI) on gravity law material by using item response theory. The test was conducted on high school students of class X and XI MIA in five public schools in Bandung. The method used in this research is quantitative method with construction design and validation. Data were analyzed using a partial credit model, 15 of which 14 constructed about having an index of difficulty between -2≤b≤2 means belonging to either category. Reliable problem for low, medium, and high student ability because it is worth -0,1-2. Keywords: Scientific Reasoning Test; Item Response Theory; Partial Credit Models       
Co-Authors A. Suhandi Achmad Samsudin Agus Setiawan Ahmad Zulkarnain Zain Alif Yanuar Zukmadini Angga Bagja Nugraha Anna Permanasari Annisa Nurjanah Ayubi, Yuyu Rachmat Bayong Tjasyono Chandra, Didi Teguh Della Apriyani Kusuma Putri Desi Ratna Ningsih Destiani, Rinta Dewi, Fanny Herliyana Didit Ardianto Diki Rukmana Duden Saepuzaman, Duden Efendi, Ridwan Eko Sujarwanto Elisa Tri Wiguna Erlina Megawati Fanni Zulaiha Fauziyyah, Asri Nur Lathifah Fitriani, Dian Nonik Fratiwi, Nuzulira Janeusse Harry Firman Hasbi, Julia Edwina Haura Fauziyyah Halilah HERNANI - Heryani, Tiastuti Putri Hilda Permata I. Ismail, I. Ida Kaniawati Ika Alfianti Ika Mustika Sari Indri Liani Sartika Iyon Suyana Khairul Amri Laurenty, Fretycia Liliasari , Liza Yulianti M. Qonit Abdullah Mahmudah, Ifa Rifatul Muhammad Iid Mujtahiddin, Muhammad Iid Muhammad Lukman Hakim Muliandi, arief Mulvia, Rahmadhani Muslim Muslim Nilna Faizah Nurdini Nurdini, Nurdini Nurul Fadilla Nuryani Rustaman Okta Miadi Parlindungan Sinaga Perdani, Anggie Siti Purwanto, Purwanto Puspitasari Tri Puspitasari Putra, Apriza Hongko Putri, Della Apriyani Kusuma Rahmah Hidayati, Rahmah Rahmat Hidayat Revi Novia Ridwan, Irwan Muhammad Rizky Ihsan Zuhrial, Rizky Ihsan Rochman, Syaiful Rosmiati Rosmiati Rukmana, Diki Saeful Karim Satriawan, Muhammad Selly Feranie Sri Mulyani Sri Mulyani Sulsilah, Hani Susilawati Susilawati Suwarna, Irma Rahma Tasya Fitria Alifa Tri Isti Hartini, Tri Isti Tumpal B Nainggolan Tumpal Bernhard, Tumpal Unang Purwana Utami, Dea Annisa Vilmala, Berry Kurnia Vine Risa Riani Winny Liliawati