Claim Missing Document
Check
Articles

Educational Values in Mepajar Tradition of Kedongan Village, Kuta, Badung: Ethnopedagogics Literature I Wayan Rasna; I Made Sugi Widyantara
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 55 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v55i2.34078

Abstract

There are still many teachers who have not applied the local wisdom-based learning model. It causes students to be less aware of their traditions to the fullest. Whereas through practice, many values ​​can be taught to students. This study aims to analyze the process of implementing the Mepajar tradition in the Kedonganan traditional village and what educational values ​​are contained in the Mepajar tradition in the Kedonganan traditional village. This type of research is qualitative research. The approach used in this research is descriptive. The subject of this research is the Mepajar tradition. The data analysis method used in this research is the data analysis method of the Miles and Huberman model. This data analysis model includes four steps in carrying out data analysis, namely data collection (data collection), data reduction (data reduction), data presentation (data display), and verification. In collecting data, the researchers used documentation and observation methods. The technique used to analyze the data is descriptive qualitative analysis. The result of the research is that the Mepajar tradition in the Kedonganan traditional village begins with the appearance of the Sandar Cenik dance, Sandar Gede, followed by the Barong Ket, Rarung, and Rangda dance performances and takes about three hours. The Mepajar tradition in the Kedonganan traditional village has three educational values, namely, the value of religious education, the value of moral education, and the value of social education.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI PADA IMPLEMENTASI K13 DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X MAN 3 JEMBRANA Rani Larassati; I Wayan Rasna; Made Sri Indriani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i4.58176

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian menggunakan metode pembelajaran inkuiri sebagai metode pembelajaran alternatif dalam pembelajaran menulis puisi. Penerapan metode pembelajaran diharapkan mampu memotivasi siswa dalam pembelajaran hingga mendapat hasil belajar yang baik. Tujuan dilakukannya penelitian ialah (1) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran inkuiri dalam kegiatan pembelajaran menulis puisi siswa, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa terkait penerapan metode pembelajaran inkuiri, dan (3) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan siswa dalam menulis puisi. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas X IPS 1 dan pelaksanaan penelitian dilakukan di MAN 3 Jembrana. Peneliti menggunakan metode observasi dan tes sebagai metode pengumpulan data, kemudian untuk metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil temuan pada penelitian ini berupa (1) metode pembelajaran inkuiri mampu memantik motivasi belajar siswa, sehingga metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif dalam pemilihan metode pembelajaran, (2) pelaksanaan metode pembelajaran ini membuktikan bahwa metode pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan hasil belajar dilihat dari kenaikan nilai skor 73 menjadi skor 92, dan (3) penerapan metode pembelajaran inkuiri mampu mengembangkan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi sumbangsih dalam penelitian selanjutnya yang mengacu pada penerapan metode pembelajaran.
Integrasi Teknologi dan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era New Normal I Putu Mas Dewantara; I Wayan Rasna; Ida Bagus Putrayasa
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 4 (2021): Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Post Pandemi Covid-19 Menuju Indonesia Tangguh
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan pendidikan karakter di era new normal menjadidiskursus belakangan ini. Berbagai kendala dihadapi oleh guru. Kendala ini juga yang dihadapi olehguru-guru Bahasa Indonesia SMA/SMK di Provinsi Bali. Pelatihan kemudian dilakukan untukmeningkatkan kesiapan guru. Peserta pelatihan berasal dari 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Balidengan jumlah 38 orang. Pelatihan melalui 3 tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.Hasil pelatihan menunjukkan bahwa guru telah mampu menyusun rencana pembelajaran yangmengintegrasikan teknologi dan pendidikan karakter. Dilihat dari kesiapan integrasi teknologi terjadipeningkatan kesiapan, yaitu dari 7,9% yang menyatakan ‘tidak siap’ menjadi 100% menyatakan‘siap’. Pada pernyataan ‘kekurangsiapan’ terjadi hal yang serupa, yaitu dari 47,4% menjadi 15,8%.Pada katagori ‘siap’ dan ‘sangat siap’ terjadi peningkatan, yaitu untuk kategori ‘siap’ dari 44,7%menjadi 63,2% dan dari 0,0% untuk kategori ‘sangat siap’ menjadi 21,1%. Kesiapan integrasipendidikan karakter juga menunjukkan terjadi peningkatan kesiapan. Tidak ada guru yangmenyatakan tidak siap. Kategori ‘kurang siap’ mengalami penurunan, yakni dari 52,6% menjadi10,5%. Sebaliknya, terjadi peningkatan ‘kesiapan’, yakni pada kategori ‘siap’ dari 42,1% menjadi63,2% dan pada kategori ‘sangat siap’ dari 5,3% menjadi 21,1%. Jadi, pelatihan berhasilmeningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan pendidikan karakter. Kata Kunci : integrasi teknologi, pendidikan karakter, pembelajaran bahasa Indonesia, era newnormal
Ujaran Kebencian dalam Twitter #Sebelum2024JokowiLengser: Kajian Cyberpragmatics Widyatnyana, Kadek Nara; Rasna, I Wayan; Putrayasa, Ida Bagus
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v5i1.8660

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah ujaran kebencian dan kajian cyberpragmatics. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk, jenis, serta makna pragmatik ujaran kebencian dalam Twitter #Sebelum2024JokowiLengser. Terdapat 36 data yang digolongkan ke dalam ujaran kebencian. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknik simak dengan teknik lanjutan bebas libat cakap. Hasil penelitian terdapat bentuk ujaran frasa dan kalimat. Jenis ujaran kebencian yang ditemukan adalah penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, data penyebaran bohong, dan menghasut/ memprovokasi. Terdapat 9 makna pragmatik ujaran kebencian, yaitu makna menyindir, menggambarkan sosok pemimpin, makna mempertanyakan, makna memberikan anjuran, makna membandingkan, makna memerintah, makna membual, makna mengajak, dan makna mengeluh. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pembaca mampu mengetahui ujaran kebencian di media sosial serta makna di balik ujaran.
PENGGUNAAN MEDIA AKUN TIKTOK LISTATSURAYYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR : USING THE MEDIA OF THE TIKTOK ACCOUNT OF LISTATSURAYYA TO IMPROVE THE ABILITY OF WRITING PROCEDURE TEXTS Br Sembiring, Grecia Piorentina; Rasna, I Wayan; Martha, I Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i3.85662

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan media akun TikTok Listatsurayya untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur dan respons siswa dalam pembelajaran.  Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas Vll 3 SMP Negeri 2 Singaraja dan guru Bahasa Indonesia di kelas tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa akun tiktok Listatsurayya dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di kelas VII 3 SMP Negeri 2 Singaraja, penggunaan media akun TikTok Listatsurayya terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII 3 SMP Negeri 2 Singaraja, dan respons siswa terhadap penggunaan TikTok Listatsurayya menunjukkan peningkatan dalam menulis teks prosedur. Sebelum tindakan, nilai rata-rata siswa adalah 69 (cukup). Namun, setelah tindakan dilakukan nilai rata-rata pada siklus 1 meningkat menjadi 72,65 (cukup) dan pada siklus dan pada siklus II meningkat menjadi 83,62 (baik). Peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II adalah 10,97%. Respon siswa pada siklus I, rata-rata skor siswa 34,28 kategori positif, siklus II naik menjadi 34,5 dalam kategori positif
Media Gamification and Learning Evaluation in Indonesian Language MPK Courses at Ganesha University of Education Kadek Wirahyuni; Ida Bagus Putrayasa; I Wayan Rasna; I Nengah Suandi
ASIAN: Indonesian Journal of Learning Development and Innovation Vol. 2 No. 3 (2024): November
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to (1) find out gamification as media and learning evaluation in Indonesian language MPK courses at Ganesha University of Education. The research method used in this research is descriptive analytical method with qualitative approach. The data collection techniques used are observation, interview, and documentation. The location of this research is at Ganesha University of Education. The research subjects were students who took MPK Indonesian Language courses at Ganesha University of Education. The results and discussion there are several applications to support learning in Indonesian language MPK courses, namely, Blooket, Gimkit, Kahoot, Quizwhizzer, Wordwall, and Oodlu. Student grades using gamification increased from an average of 7.5 to 8.5. Gamification with various applications is able to increase the positive attitude of students in learning Indonesian at Undiksha.
Pengaruh Sikap Bahasa, Minat dan Intensitas Bermedsos Terhadap Hasil Belajar Bahasa Bali pada Siswa SMA Werdiatmaja, I Made; Sutama, I Made; Rasna, I Wayan
Journal of Education Technology Vol. 4 No. 1 (2020): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v4i1.23768

Abstract

Tinggi rendahnya suatu hasil belajar sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah sikap bahasa, minat, intensitas bermedsos dan beberapa faktor lainnya, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sikap bahasa, minat dan intensitas bermedsos terhadap hasil belajar bahasa Bali pada siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 4 Singaraja. Rancangan penelitian ini adalah ex-post facto dengan sampel sebanyak 72 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dan metode tes. Data sikap bahasa, minat, dan intensitas bermedsos dikumpulkan dengan metode kuesioner, sedangkan hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap bahasa, minat belajar, serta intensitas bermedsos berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Bali siswa di SMA Negeri 4 Singaraja. Hal tersebut dapat terlihat dari hasil uji parsial variabel sikap bahasa diperoleh thitung 3,752 dengan nilai signifikansi 0,000, variabel minat belajar diperoleh thitung 3,351 dengan nilai signifikansi 0,001, serta variabel intensitas bermedsos diperoleh thitung 4,541 dengan nilai signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi variabel sikap bahasa, minat dan intensitas bermedsos < level of signifikan maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial sikap bahasa, minat dan intensitas bermedsos berpengaruh terhadap hasil belajar bahasa Bali. Secara bersama-sama ketiga variabel bebas tersebut memeliki pengaruh sebesar 90,9% terhadap variabel terikat. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengaruh ketiga variabel baik itu sikap bahasa, minat belajar, serta intesitas bermedsos, memberi pengaruh yang sangat besar terhadap hasil belajar bahasa Bali. Simpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan sikap bahasa, minat dan intensitas bermedsos terhadap hasil belajar bahasa Bali pada siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 4 Singaraja. Dengan adanya penelitian ini diharapkan penanaman sikap bahasa yang positif, pendekatan yang inovatif dan penggunaan media sosial lebih ditingkatkan agar hasil belajar bahasa Bali siswa juga meningkat.
Membangun Sikap Bahasa Positif terhadap Bahasa Indonesia Dewantara, I Putu Mas; Suandi, I Nengah; Putrayasa, Ida Bagus; Rasna, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.238 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v2i2.15974

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tujuan penelitian adalah mengembangkan perangkat pembelajaran bahasa Indonesia untuk membangun sikap bahasa positif terhadap bahasa Indonesia. Pada makalah ini pembahasan lebih difokuskan pada pola insersi nilai-nilai untuk membangun sikap bahasa terhadap bahasa Indonesia dan efektifitas perangkat yang dikembangkan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, studi dokumen, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola insersi penanaman sikap bahasa positif dapat dilakukan dengan menganalisis pembelajaran dan menanamkan nilai pada materi pembelajaran. Uji efektifitas menunjukkan bahwa insersi sikap bahasa dalam bahan ajar efektif menumbuhkan sikap bahasa positif terhadap bahasa Indonesia.
THE USE OF INDONESIAN LANGUAGE AS THE FIRST LANGUAGE BY CHILDREN OF THE BALINESE FAMILY (SENTENCE ANALYSIS IN TERMS OF CONTENTS AND STRUCTURE) Liniati, Ni Wayan; Rasna, I Wayan; Sudiana, I Nyoman
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.192 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v3i1.17358

Abstract

This research aimed to describe (1) the use of Indonesian language as the first language in terms of sentence based on the content and structure of children in the Balinese ethnic families and (2) the constraints faced by the Balinese ethnic families in Banjar Bernasi in using the Indonesian language as the first language of their children. The subject of this research was the Balinese family in Banjar Bernasi who used the Indonesian language as the first language of their children. The object of this research was the use of Indonesian language as the first language of children in the Balinese family ethnic in Banjar Bernasi and the constraints faced by the family in Banjar Bernasi in using the Indonesian language as the first language of their children. The data collection methods used were observation method, interview, and recording. There were several steps in analyzing the data, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that (1) the use of Indonesian language as the first language of children in the Balinese ethnic families in Banjar Bernasi in terms of sentence based on the content and structure could be declared that children on the primary school were able to use the sentence well. (2) There was no constraint felt by parents in teaching the Indonesian language to their children. That was because the children had already been using the Indonesian language as a mother language start from the baby. Based on the results of research and discussion, it can be concluded that children were able to use the Indonesian language well in terms of sentences based on the content and structure. Therefore, it is suggested to parents to always teach their children to speak well so that children are able to communicate by using the Indonesian language effectively.
THE IMPLICATION OF ETHNOMEDICAL UNDERSTANDING ON THE CONSERVATION OF MEDICINAL PLANTS VOCABULARY IN THE SOUTH KUTA COMMUNITY Andiani, Dyah; Rasna, I Wayan; Suandi, I Nengah
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.133 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v3i1.17360

Abstract

This study aimed to find out (1) ethnomedical understanding on the conservation of medicinal plants vocabulary in the South Kuta community, (2) the implication of ethnomedical understanding on the conservation of medicinal plants vocabulary in the South Kuta community. The design of this study was descriptive research design. The subjects in this study were 200 people. The objects in this study were in the form of understanding of the ethnomedical vocabulary, medicinal plants, and the implications of ethnomedical understanding on the preservation of vocabulary on traditional medicinal plants. Data collection were conducted by distributing questionnaires, interviews, document recording, and observation. Data analyses were conducted by the descriptive method of quantitative and qualitative. The presentation was done formally and informally. The results showed that the percentage of understanding which was very dominant or above 50%are aloe vera, turmeric, ginger, and kencur. The implications of ethnomedical understanding on vocabulary preservation of medicinal plants for the people of South Kuta include vocabulary linkages, the making of traditional medicines, the making and utilization of them, such as the manufacture and use of herbs for traditional medicine made from turmeric, dadap, aloe vera, ginger, and kencur. Making vegetables, from Moringa leaves, and dadap which is mashed and pasted/smeared, andong, dadap, kelor, turmeric, ginger, kencur. In addition, the manufacture of scrubs from turmeric, and kencur. Words of traditional medicinal plants which were not listed in implication mean the community just understood or knew but the implementation related to ethnomedical had not been done. In short, the percentage of public understanding which is dominant or above 50% is the understanding of the word of aloe vera, turmeric, ginger, and kencur. The implications of the ethnomedical understanding of vocabulary preservation of medicinal plants of the people of South Kuta include the linkage of vocabulary to the manufacture of traditional medicines and their utilization, such as the manufacture and use of herbs for traditional medicine made from turmeric, dadap, aloe vera, ginger, and kencur.
Co-Authors ., Dewa Ayu Wijayanti Kusuma Dewi ., Dwi Indah Yuliana Ni Made ., I A Putu Nikke Widhi Ariani ., I KADEK DARMADI ADIYASA ., I KADEK MUSTIKA ., KOMANG SUJANA ., NI KADEK OKTAVIANA ., NI KADEK SANTYA PRATIWI ., Ni Kadek Widiastini ., NI KOMANG SRIYANI ., Ni Made Anggun Purwati ., Ni Made Sauca Yukti ., Ni Nyoman Dewi Narayukti ., NI WAYAN DESI BIDRAWATI ., SITI HAJAR A. A. Sg. M. Indrawati Abdul Rohman Abdul Rohman Adiyasa, I Kd. Darmadi AG, Sukalima Agustina, I Wayan Ajmadewi, Ni Putu Khrisna Ali Manshur Anak Agung Sri Darmawati Andiani, Dyah Artini, Ni Nyoman Mei Asih, Sang Ayu Putu Sri Ayu Puspitawat Ni Luh Br Sembiring, Grecia Piorentina Cahyani, Kadek Dwi Christina Purwanti Dewa Ayu Anggun Sudewi . Dewa Ayu Wijayanti Kusuma Dewi . Dewa Komang Tantra Dewa Putu Astawan Ariputra . Dewa Putu Astawan Ariputra ., Dewa Putu Astawan Ariputra Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd . Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Dwi Indah Yuliana Ni Made . Elly, Kadek Ermina Nurjaya Erwin . G. Artawan Gde Artawan Gosong, I Made Guna, I Gusti Putu Satia Gusti Ayu Nyoman Juliartini . Gusti Ayu Putu Pentas Dewianti . I A Putu Nikke Widhi Ariani . I Dewa Gede Budi Utama I Gde Artawan I Gede Gita Wiastra I Gede Nurjaya I GEDE PUTRA ARIAWAN . I Gede Yogi Eriawan . I Gusti Ayu Diah Citra Rasmi I Gusti Ayu Putu Pradnyani I Gusti Made Sutjaja I Gusti Putu Satia Guna I Gusti Putu Suastika . I Kadek Agus Sujiwo I Kadek Agus Sujiwo I Kadek Agus Sujiwo, I Kadek Agus Sujiwo I KADEK DARMADI ADIYASA . I Kadek Sudarsana . I Kadek Sudarsana ., I Kadek Sudarsana I Kd. Darmadi Adiyasa I Ketut Darma Laksana I Ketut Paramarta I M. Gosong I Made Astika I Made Suastra I Made Sugi Widyantara I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Yasa I Pt Agus Phebi r . I Putu Eka Indra Praja . I Putu Mas Dewantara I Wayan Artika I Wayan Budi Setiawan . I Wayan Endriana . I Wayan Endriana ., I Wayan Endriana I Wayan Gede Mega Saputra . I Wayan Sudiasa . I Wayan Wendra I.B. Suwana I.G.A.Md.Gd. Mudana IB, Putryasa Ida Ayu Made Wedasuwari Ida Bagus Herry Yudha Prawira . Ida Bagus Herry Yudha Prawira ., Ida Bagus Herry Yudha Prawira Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Putrayasa Indrawati, A. A. Sg. M. Juniartini, Ni Made Emy K.Theresia Laksmi Savitri Kadek Adi Wira Permata . KADEK ARY KUNTI PUTRI . Kadek Wirahyuni Kusumaningrum, Ni Ketut Veri Kusumayanthi, Made Yeni Liniati, Ni Wayan M. Sutama M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Dr. Arifin . M.Pd Drs. I Nyoman Merdhana . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Indriani Made Sutama Made Yeni Kusumayanthi Mardani, Ni Komang N. Suandi Narayukti, Ni Nyoman Dewi Ni Kadek Widiastini . Ni Komang Ayu Sartika Dewi . Ni Komang Mardani Ni Made Anggun Purwati . Ni Made Emy Juniartini NI MADE MARTINI . Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sauca Yukti . Ni Made Suaca Yukti Ni Made Yuliani Warlina . Ni Nyoman Dewi Narayukti Ni Nyoman Dewi Narayukti . Ni Nyoman Mei Artini Ni Putu Ari Krisnayanthi Subyanto Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Khrisna Ajmadewi Ni Putu Pande Tresnayani Ni Putu Sintya Winata . Ni Wayan S. Binawati Ni Wayan Sariani Numertayasa, I Wayan Nurjaya, Ermina Nurul Humairah Pande Putu Edi Harnata . Pande Tresnayani, Ni Putu Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Suwid Nyana Rani Larassati S.S. M.Pd Ida Ayu Sukma Wirani . Sang Ayu Putu Sri Asih Sang Ayu Putu Sriasih SRI RAHAYU Suandi, Nengah Suindratini, Dewa Ayu Nyoman Sujiwo, I Kadek Agus W.S. Binawati Werdiatmaja, I Made Widyantara, I Made Sugi Widyatnyana, Kadek Nara