Claim Missing Document
Check
Articles

KORELASI PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN DIARE PADA BALITA Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.516

Abstract

ABSTRAK          Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setiap jam  50 anak balita di Asia Tenggara meninggal dunia karena diare. Diare dan infeksi pernafasan akut adalah pembunuh anak balita terbesar di Asia Tenggara. Namun pada anak-anak di kawasan Asia Tenggara  bisa sampai 12 kali dalam satu tahun per setiap anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perilaku ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare pada balita. Desain Penelitian menggunakan Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 38 responden (ibu yang memiliki balita) yang telah memenuhi kriteria inklusi. Analisa data statistik dengan menggunakan uji Chi-Square dan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan nilai Chi-Square hitung sebesar ,001-,085. Hasil ini menunjukkan ada hubungan antara perilaku ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare pada balita di desa Prambatan Lor Kabupaten Kudus. Sedangkan untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan antara dua variabel yaitu nilai koefisien kontingensi 0,641 di atas 0,5, sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua variabel tersebut mempunyai hubungan yang kuat. Kesimpulan Ibu yang memiliki perilaku yang kurang baik dalam pencegahan diare sangat berpengaruh terhadap cara pencegahan terhadap kejadian diare, sehingga terdapat hubungan antara perilaku ibu dalam pencegahan diare dengan kejadian diare pada balita.Kata Kunci      : perilaku, pencegahan diare, diare
TINGKAT KECEMASAN IBU MENJELANG PERSALINAN BERDASARKAN PENDAMPING PERSALINAN Atun Wigati; Indah Puspitasari; Ummi Kulsum; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2022

Abstract

factors that influence childbirth or what is often called the 5P (Passage, Power, Passenger, Psychology, Helper). Having a companion during childbirth helps mothers reduce mortality, because pregnancy and childbirth are sad events that can be prevented and should not happen. The purpose of this study was to examine the relationship between the anxiety level of mothers in childbirth and birth attendants at BPM Farikha Prambanan Kudus. Research Methods, this type of correlation analysis research uses a cross-sectional time approach, a sample is determined from the population with a sample selection technique using Total Sampling, namely 33 respondents are obtained. computerized assistance and statistically tested using the Kendal Tau test. Research Results Most of the childbirth assistance was assisted in stage 1 by 16 people (39.4%). The condition of the mother's anxiety before delivery is mostly moderate anxiety as many as 12 people (36.4%). Conclusion There is a relationship between birth attendants and maternal anxiety about labor at BPM Farikha Prambata Kudus. It can be seen from Kendall's tau arithmetic test (0.453) Kendall's tau table (0.344) n: 33 and p value 0.004 0.05.
PENERAPAN NILAI KEISLAMAN MELALUI CARING PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL SHOLAT PASIEN RAWAT INAP Noor Azizah; Muhammad Purnomo; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.886

Abstract

One of the spiritual needs of Muslims is prayer. Prayer must be done in a state of illness with different procedures according to ability. The purpose of this study was to determine the relationship between the ability of patients and the role of nurses in the application of Islamic Caring for Spiritual Needs. Cross Sectional Sample 50 people. Chi-Square data analysis. The results of the ability of patients with the fulfillment of the spiritual needs of prayer (p value 0.006 0.05), the role of nurses in the application of Islamic values through caring with the fulfillment of the spiritual needs of prayer (p value 0.001 0.05). There is a relationship between the ability of patients and the role of nurses in the application of Islamic values through caring with the fulfillment of the spiritual needs of inpatient prayer.
STUDI KORELASI KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN DAN SPOTTING DI DESA NGAMBAKREJO Yanti Yanti; Indah Risnawati; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3001

Abstract

Kontrasepsi Suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak diminati oleh akseptor. Kelebihan dari kontrasepsi Suntik diantaranya sangat efektif, tidak berpengaruh pada hubungan suami istri, tidak berpengaruh terhadap ASI dan tidak perlu menyimpan obat ditempat khusus. Semua jenis kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan. Kekurangan dari kontrasepsi suntik adalah terganggunya pola haid diantaranya adalah amenorrhea, menoragia dan muncul bercak (spotting), kembalinya kesuburan setelah penghentian pemakaian mengalami keterlambatan, dan peningkatan berat badan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Korelasi KB Suntik 3 Bulan Terhadap Kenaikan Berat Badan Dan Spotting " Di Desa Ngambakrejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain analitik korelasional dan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 52 orang. Adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi ibu yang menggunakan alat kontrasepsi suntik 3 bulan, telah menjadi akseptor KB suntik selama minimal 6 bulan hingga 1 tahun, serta bersedia menjadi responden. Sementara itu, kriteria eksklusi ditetapkan untuk ibu yang memiliki gangguan metabolisme, seperti Diabetes Mellitus, Hipotiroidisme, Hipertiroidisme, Fenilketonuria (PKU), Galaktosemia, Gout (asam urat), serta penyakit jantung. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunkan intrumen ceklis berupa melihat rekam medis kb suntik pasien serta berat badan dan alat timbangan dan riwayat spotting pasien,  Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian statistik uji chi square diperoleh berat badan p value = 0.000 dan spotting p value = 0.000 lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ɑ 0,05. maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan, hasil penelitian bahwa ada Korelasi antara KB Suntik 3 Bulan dengan berat badan dan spotting di Desa Ngambakrejo 
RIWAYAT KEHAMILAN DAN PERSALINAN DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU NIFAS DI KUDUS Dwi Astuti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Nasriyah Nasriyah; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2020

Abstract

Giving birth is a woman's greatest gift and a very happy moment. Labor can also be a frightening state. Women who give birth often experience sadness and anxiety that affect their emotions. Postpartum blues is a mental disorder that occurs on day 1 after birth. Internal factors that influence postpartum blues are hormonal, psychological and personal fluctuations, previous depression, complications of pregnancy and childbirth. External factors are: caesarean section, unwanted pregnancies, low birth weight babies and mothers who have difficulty breastfeeding and caring for the baby. The prevalence of postpartum blues varies from 10 to 34 percent of all births in various countries. The incidence of postpartum blues in Japan ranges from 26 to 85%. About 20% of women who have recently given birth worldwide suffer from postpartum blues. Explanation of the relationship between pregnancy and childbirth with postpartum blues. Method: Correlation Analysis Study. using a cross-sectional approach. A sample of 64 postpartum mothers used a random sampling technique. Data were analyzed using the chi-square statistical test. Score: There is a relationship between previous pregnancies and postpartum blues with a P-value of 0.002 danlt; 0.05 and the probability is 5.682. There is a relationship between history of childbirth and postpartum blues, with a P-value of 0.023 danlt; 0.05 and the probability is 3,600. Diploma: There is a relationship between social support and the child's condition with the onset of postpartum blues.
PERAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN YANG MEMPENGARUHI WANITA DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SEVIKS Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Dwi Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1581

Abstract

Deteksi dini kanker serviks di Indonesia menjadi masalah karena beberapa kendala yaitu meliputi luas wilayah demografi, kesinambungan, kekurangan sumber daya manusia sebagai pelaku skrining, sehingga harapan untuk menemukan kanker leher rahim setadium dini masih jauh. Tujuan penelitian untuk menganalisis peran dukungan tenaga kesehatan dengan pengambilan keputusan wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks. Jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain case control, sampel terdiri dari kelompok control dan kelompok kasus, masing-masing kelompok terdiri dari 43 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan pada semua wanita, baik yang sudah melakukan deteksi dini maupun yang belum melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode. Analisa data bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara peran dukungan tenaga kesehatan dengan pengambilan keputusan melakukan deteksi dini kanker serviks. Manfaat penelitian untuk mengetahui bahwa peran dukungan tenaga kesehatan dapat mempengaruhi wanita dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka dari itu disarankan pada petugas kesehatan untuk memperluas sasaran promosi kesehatan. Sehingga kanker serviks dapat terdeteksi sedini mungkin. Keyword : dukungan tenaga kesehatan, pengambilan keputusan, kanker serviks Abstract Early detection of cervical cancer in Indonesia is a problem because of several obstacles, including the demographic area, sustainability, lack of human resources as screening actors, so that the hope of finding cervical cancer at an early stage is still far away. The purpose of the study was to analyze the role of health workers' support in women's decision-making in early detection of cervical cancer. This type of research uses a quantitative case-control design, the sample consists of a control group and a case group, each group consists of 43 respondents, the sampling technique uses purposive sampling. The data collection technique used a questionnaire that was distributed to all women, both those who had done early detection and those who had not done early detection of cervical cancer using the method. Bivariate data analysis using chi-square test. The results showed that there was a significant relationship between the support role of health workers and decision-making for early detection of cervical cancer. The benefit of the research is to find out that the role of supporting health workers can influence women in carrying out early detection of cervical cancer, therefore it is recommended for health workers to expand health promotion targets. So that cervical cancer can be detected as early as possible.Keyword : support for health workers, decision making, cervical cancer
MINYAK AROMATERAPI LAVENDER SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN PRODUKSI ASI Nor Asiyah; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI  eksklusif  di Indonesia masih sangat memprihatinkan dan perlu  banyak mendapat perhatian dari semua pihak. Kesadaran ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif masih sangat rendah dan menunjukkan penurunan dari tahun ketahun, tahun 2008 cakupan ASI Eksklusif hanya 24,3%, pada tahun 2009 adalah 34,3% , sedangkan pada tahun 2010 adalah 15,3%, adapun  target yang  ingin dicapai adalah 80%. Rendahnya pemberian ASI eksklusif ini  menjadi pemicu rendahnya status gizi pada bayi dan balita.(Litbangkes. RI. 2010)Tindakan operasi sectio caesaria merupakan salah stau factor penghambat ibu untuk memberikan ASI eksklusif.  Nyeri yang ditimbulkan akibat operasi sectio caesarea akan berpengaruh pada ibu dalam memberikan perawatan pada bayi, sehingga terjadi penundaan menyusui yang berdampak pada ketidaklancaran dalam produksi ASI.( Pace, B. 2001 dan Pratiwi, R. 2011)Minyak merupakan salah satu media untuk mempermudah  metode-metode dalam memperlancar produksi ASI. Metode pijat menggunakan minyak aromaterapi merupakan cara yang popular dalam penggunaan minyak aromaterapi. Karena bisa bekerja dalam beberapa cara pada waktu yang sama. Dimana kulit akan menyerap minyak dan aromaterapi akan masuk melalui pernapasan, ditambah terapi fisik dari pijat itu sendiri.(___. 2009, Fikawati. 2007 dan Mardiyaningsih, E. At al. 2007)Penelitian pijat oksitosin bertujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu post sectio caesarea. Penambahan minyak aromaterapi lavender, diharapkan bisa membantu  mempermudah dalam proses pemijatan dan memberikan  relaksasi pada ibu post sectio caesarea , dan dapat memproduksi hormon yang berperan besar pada proses laktasi dan menyusui secara maksimalTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pijat oksitosin menggunakan minyak aromaterapi lavender terhadap produksi ASI pada ibu post sectio caesarea.. Rancangan Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen design dengan rancangan yang digunakan adalah post test only design with control group yaitu suatu pengukuran hanya dilakukan pada saat terakhir penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum dengan section caesarea yang termasuk dalam criteria inklusi dan ekslusi di Rumah Sakit yang akan dijadikan tempat penelitian.Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu bersalin sectio caesareadi RSU AsiyahKudus, RS Mardi Rahayu, RSUD Kudus, RSI Sunan Kudus dan RB Harapan Bunda, tehnik pengambilan sampel menggunakan consecutive sample diperoleh sampel 24 responden. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Analisa data yang digunakan  adalah Chi-Square(Sugiono, 2012)
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BERDASARKAN MOTIVASI IBU MENYUSUI Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Dwi Astuti
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1479

Abstract

AbstrakMenyusui merupakan suatu proses alamiah, berjuta-juta ibu diseluruh dunia menyusui bayinya tanpa pernah membaca buku tentang ASI bahkan ibu yang buta huruf pun dapat menyusui anak-anaknya yang baik, walau demikian dalam lingkungan kebudayaan kita saat ini dilakukan hal yang alamiah tidaklah selalu mudah. Masalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi patut menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat, mengingat bahwa ASI sangat penting bagi bayi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Metode yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan didesa Batealit Kabupaten Jepara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 110 ibu. Sampel diambil dengan cara random sampling yaitu sebanyak 90 orang. Analisa yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada Hubungan Antara Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif  Pada Bayi Usia 6-12 Bulan dengan nilai p value 0.000 0,05. Kesimpulan Ada Hubungan Antara Motivasi Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di Desa Batealit Kabupaten Jepara. Saran bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan kepada ibu-ibu yang baru melahirkan. 
KEJADIAN ANEMIA BERDASARKAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM KONSUMSI TABLET FE Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Noor Azizah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.928

Abstract

Konsekuensi anemia pada ibu hamil dapat membawa pengaruh buruk bagi kesehatan ibu maupun janinnya, keadaan ini dapat meningkatkan morbiditas maupun mortalitas ibu dan anak. Namun masih sedikit wanita hamil yang dapat memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan melalui makanan sehari-hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengrtahui korelasi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi terhadap tingkat kejadian anemia di Desa Potroyudan Kabupaten Jepara. Desain penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di trimester III yang berjumlah 33 orang. Tehnik pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling, didapatkan sample sebanyak 33 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian ditemukan dari 33 responden 14 orang (42,4 %) yang patuh mengkonsumsi Tablet Fe,sedangkan 19 orang( 57,6 %) yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe. Dimana chi-square hitung adalah  15,896   chi-square tabel df : 1 taraf signifikan 5%  adalah 3,84. Sedangkan berdasarkan probabilitas, terlihat bahwa pada kolom Asymp. Sig adalah 0,000, atau probabilitas di bawah 0,05. Jadi ada korelasi kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III
STATUS KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM Ana Zumrotun Nisak; Atun Wigati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.566

Abstract

AbstrakAnemia merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi tertinggi pada wanita hamil. Hiperemesis gravidarum yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi pada penderita.Tujuan Mengetahui pengaruh status kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dengan hyperemesis gravidarum di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelatif  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu hamil TM I di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara sebanyak 31 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 31 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji regresi linear. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar ibu hamil trimester I mengalami hiperemesis gravidarum grade 1 yaitu sebanyak 16 orang (51,6%) sebagian besar ibu hamil trimester I mengalami anemia ringan sebanyak 17 orang (54,8%). Ada pengaruh status kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dengan hiperemesis gravidarum di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara tahun 2012 (p value = 0,002). Simpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh status kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester I dengan hiperemesis gravidarum di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Kata kunci       : Kadar hemoglobin, ibu hamil, hiperemesis gravidarum AbstractAnemia is a health problem with the highest prevalence in pregnant women. Continuous hyperemesis gravidarum may cause dehydration in the patient. Purpose To know the effect of status of hemoglobin level on first trimester pregnant women with hyperemesis gravidarum in Kedung Leper village, Bangsri sub-district, Jepara regency. The design used in this research is analytic correlative cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women TM I in Kedung Leper village, Bangsri sub-district, Jepara regency as many as 31 people. The sample in this study were 31 people. Data analysis used is univariate and bivariate analysis with linear regression test. The result of the research is that most of first trimester women have grade 1 hyperemesis gravidarum that is 16 people (51,6%) most of trimester pregnant women have mild anemia as much 17 people (54,8%). There is influence status of hemoglobin level in first trimester pregnant women with hyperemesis gravidarum in Kedung Leper village, Bangsri sub-district, Jepara regency in 2012 (p value = 0,002). The conclusion of this research is there is influence of status of hemoglobin level in pregnant mother of trimester I with hyperemesis gravidarum in Kedung Leper Village, Bangsri Sub-district, Jepara Regency. Keywords               : Hemoglobin level, pregnant mother, hyperemesis gravidarum