Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MEDIA SENAM DI DESA SADANG, KECAMATAN JEKULO, KUDUS Kharisma Aprilita Rosyidah; Hasriyani Hasriyani; Dewi Hartinah; Atun Wigati; Khamid Khanafi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 2 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i2.2275

Abstract

According to data released by UNICEF, the highest number of cases of stunting is in Africa and Asia, including Indonesia. Riskesdas Indonesia data shows that more than a third (30.8%) of the toddler population experiences stunting, which must be addressed immediately. This community service activity aims to increase the knowledge of the people of Desa Sadang, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, where the activities carried out include several stages, namely the delivery of material related to what stunting is and its prevalence in Central Java, the characteristics of stunted toddlers and efforts that can be taken. community to prevent stunting, question and answer and evaluation of material with a post-test, joint exercise led by students to form the "ABCDE" movement to help the community remember efforts to prevent stunting, and ending with the provision of additional food (PMT) to stunted toddlers including formula milk and biscuits. The activity was carried out at Balai Desa Sadang, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, with 70 participants.
PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG BAGI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1517

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang penting diperhatikan karena merupakan masa transisi antara masa anak-anak dan dewasa. Gizi seimbang pada masa ini sangat menentukan kematangan mereka di masa depan. Seperti halnya pada remaja perempuan harus memperhatikan asupan makanan karena akan menjadi calon ibu yang akan melahirkan generasi penerus yang lebih baik. Kebutuhan anak laki-laki dan perempuan berbeda. Anak laki-laki banyak melakukan aktivitas fisik sehingga membutuhkan energi. Sedangkan, perempuan mengalami haid sehingga banyak memerlukan protein dan zat gizi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Jekulo Kudus pada remaja putra dan putri kelas XII dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang pada remaja, manfaat gizi seimbang, macam – macam gizi seimbang bagi kesehatan reproduksi remaja. Hasil yang diharapkan pada pengabdian ini adalah remaja dapat merubah perilaku dan pola pikir cara mengkonsumsi makanan dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk persiapan kematangan kesehatan reproduksi, serta menghasilkan luaran modul tentang pentingnya edukasi gizi seimbang bagi remaja.
PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Atun Wigati; Fariza Yulia Kartika Sari; Tri Suwarto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1677

Abstract

Stunting adalah keadaan paling umum dari bentuk kekurangan gizi (PE/mikronutrien), yang mempengaruhi bayi sebelum lahir dan awal setelah lahir, terkait dengan ukuran ibu, gizi selama ibu hamil, dan pertumbuhan janin , stunting pada anak balita merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang dapat memberikan gambaran gangguan keadaan sosial ekonomi secara keseluruhan di masa lampau dan pada 2 tahun awal kehidupan anak dapat memberikan dampak yang sulit diperbaiki. Salah satu faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi stunting yaitu status ekonomi orang tua dan ketahanan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Ngembal Kulon pada kader kesehatan, ibu balita dan batita dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang untuk pencegahan stunting manfaat gizi seimbang, macam – macam gizi seimbang. Hasil yang diharapkan pada pengabdian ini adalah para kader kesehatan, para ibu dan keluarga yang mempunyai balita dapat merubah perilaku dan pola pikir cara memberikan asupan makanan pada anak dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk mencegah stunting sehingga pertumbuhan anak sesuai dengan usianya.
STRATEGI MEMINIMALISASI BULLWHIP EFFECT MENGGUNAKAN METODE CPFR DI MINIMARKET ABC Anna Nita Kusumawati; Atun Wigati; Muadzah Muadzah
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i2.2071

Abstract

Minimarket ABC merupakan usaha yang bergerak dalam bisnis ritel yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. Minimarket ABC menerapkan metode pemasaran, yaitu mengadakan promo berupa diskon setiap bulan dengan produk yang beragam. Sehingga, Minimarket ABC perlu membeli produk lebih banyak dari biasanya untuk mendapat harga yang lebih murah dari distributor. Dampak dari promo yang diadakan menyebabkan terjadinya penumpukan barang di gudang apabila permintaan konsumen lebih sedikit dari pemesanan yang dilakukan dan apabila permintaan konsumen lebih banyak dari perkiraan, maka akan terjadi kekurangan barang. Fenomena tersebut dinamakan bullwhip effect. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah meminimalisasi bullwhip effect. Metode penelitian yang digunakan, yaitu peramalan permintaan konsumen dan pengendalian persediaan dengan menggunakan kerangka CPFR. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, nilai bullwhip effect pada kondisi awal adalah 1,936. Kemudian dilakukan peramalan permintaan konsumen dan didapatkan metode peramalan terbaik adalah model ARIMA (0,1,1) dengan nilai RMSE sebesar 11.885 dan nilai MAPE sebesar 37.784%. Kemudian dilakukan perhitungan pengendalian persediaan menggunakan safety stock dengan hasil 7 unit dan reorder point saat produk mencapai 8 unit. Sehingga didapatkan nilai bullwhip effect setelah penerapan CPFR sebesar 0,1. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode CPFR dapat mengurangi bullwhip effect pada level ritel. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah dapat mencoba model peramalan yang lebih baik, sehingga hasil peramalan akan lebih akurat.
Pengaruh Pijat Medic Pediatric sebagai Terapi Konstipasi pada Bayi 6-12 Bulan di PMB Handayani Tahunan Masudah, Siti; Indah Risnawati; Atun Wigati
Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Vol. 5 No. 1 (2026): JMHSA
Publisher : Sultan Agung Islamic University of Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Constipation in babies is a common condition that can be caused by various factors, including diet, lack of fluid intake, and the introduction of solid foods too early. Baby massage as touch therapy has many positive benefits that can support babies and their development and can be a complementary therapy for babies with constipation. Based on the results of a preliminary study conducted by researchers at the 2024 Annual PMB Handayani inJanuary–August 2024 it was found that 85 respondents experienced constipation. Researchers took 10 respondents, of the 10 respondents were given Medic Pediatric Massage therapy the 8 respondents have reduce constipation. Thus, researchers are interested in conducting research on the Effect of Pediatric Medic Massage as Constipation Therapy in Babies 6-12 Months at the Annual PMB Handayani. The aim of the research is to determine the effect of pediatric medical massage as constipation therapy in babies 6-12 months old at the annual PMB Handayani. Method: The research location was carried out at PMB Handayani Tahunan. The research was carried out using a purposive sampling method, obtaining a sample of 36 respondents according to the inclusion and exclusion criteria. Univariate data analysis using descriptive statistics and bivariate analysis using the SPSS Wilcoxon test. The research results showed that most of the respondents who experienced constipation were female (66.7%), the majority of respondents were 7 months old (30.6%), and the majority were still given soft porridge MPASI, namely 55.6% of babies. Before medical massage was carried out to treat constipation, 36 respondents (100%) all experienced prolonged defecation or more than two days. The results of the Wilcoxon test on the effect of medical massage as constipation therapy on babies aged 6-12 months obtained a p value of 0.0001, this value is less than 0.05, so it can be concluded that there is an effect of medical massage as constipation therapy on babies aged 6-12 months.
EDUKASI GIZI SEIMBANG BERBASIS LKPD DIGITAL INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PENGENALAN KONSEP ISI PIRINGKU DI SEKOLAH DASAR Wigati, Atun; Purbowati, Purbowati; Mutiara, Maya Eka; Aulia, Fatimah Nur; Marshanda, Sherina Bella; Nurhaliza, Maysita Anggie; Febrianti, Ria; Ramadhani, Eva Aulia; Nobriantoro, Sefulloh Fajar; Patabi, Wiro; Ekanathan, Ayo Dhiya Ekanathan11 Dhiya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3239

Abstract

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test, dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui video edukasi dilanjut dengan diskusi, kemudian mengerjakan soal LKPD serta diakhiri dengan post-test sebagai bentuk evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 40,56 pada pre-test menjadi 72,22 pada post-test, yang mencerminkan peningkatan pemahaman sebesar 78%. Materi yang disampaikan meliputi konsep Isi Piringku sebagai panduan penerapan gizi seimbang. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga berpotensi mendorong mereka untuk berperan sebagai agen penyebar informasi gizi di lingkungan sekitarnya.