Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL USAHA MIKRO AMPLANG DI KELURAHAN SUNGAI ULIN, KECAMATAN BANJARBARU UTARA, KOTA BANJARBARU (STUDI KASUS USAHA AMPLANG RINI) Sri Noorliani; Kamiliah Wilda; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2916

Abstract

Pemerintah Kota Banjarbaru mendorong dan mendukung penuh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berada di Kota Banjarbaru semakin maju sehingga mampu berkembang lebih besar dikarenakan UMKM berperan dalam penopang perekonomian masyarakat dan dapat menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran di kota Banjarbaru. Salah satunya adalah usaha mikro Amplang Rini yang merupakan binaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarbaru memiliki Surat Ijin Usaha 532.2/283/BPPT dan PM/2015 TGL 24 JUNI 2015. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis profil usaha mikro Amplang Rini yaitu aspek usaha, aspek produksi, aspek keuangan, aspek pemasaran dan aspek kelembagaan dan kemitraan, dan menganalisis permasalahan yang dihadapi usaha mikro Amplang Rini. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriftif dan analisis biaya, penerimaan, keuntungan dan BEP. Hasil penelitian profil usaha mikro Amplang Rini proses pengolahan amplang dilakukan dengan 9 tahap dengan bahan baku utama ikan tenggiri dengan biaya tetap sebesar Rp 24.500.000, biaya variabel sebesar Rp 1.180.587.500, penerimaan total sebesar Rp 3.557.075.000. Keuntungan total sebesar Rp 2.351.987.500. Usaha mikro Amplang Rini merupakan usaha yang menguntungkan karena jumlah produksi, jumlah penjualan dan harga yang dijual dalam rupiah perbungkus lebih tinggi dari BEP nya. Saluran pemasaran yang dilakukan usaha mikro Amplang Rini ada 3 yang mana memiliki lembaga dan fungsi masing-masing.
Analisis Finansial Usahatani Padi Sawah Varietas Mekongga di Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong Nor Misbah; Abdurrahman Abdurrahman; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v3i3.1303

Abstract

Abstrak. Padi merupakan tanaman yang paling banyak ditanam di Indonesia termasuk di Kalimantan Selatan. Berusahatani padi memberikan keuntungan yang tinggi, tetapi risikonya jauh lebih tinggi dibandingkan tanaman lain, baik dari harga panen maupun gangguan alam seperti kekeringan serta serangan hama dan penyakit. Lahan yang ada di Kabupaten Tabalong ini rata-rata lahan rawa lebak dan tadah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelenggaraan usahatani padi sawah varietas mekongga, mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan keuntungan usahatani padi varietas mekongga serta mengetahui tingkat kelayakan usahatani padi sawah varietas mekongga di Desa Pugaan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pugaan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2019. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Sampel yang digunakan berjumlah 30 orang petani padi, diambil dengan menggunakanmetode simple random sampling. Luas lahan per usahatani dalam penelitian ini adalah 0,81 hektar. Rata-rata total biaya usahatani padi sawah varietas mekongga sebesar Rp 10.416.997,- per usahatani atau Rp 12.860.492,- per hektar. Rata-rata penerimaan usahatani padi sawah varietas mekongga sebesar Rp 16.620.450,- per usahatani atau  Rp 20.518.850,- per hektar. Rata-rata pendapatan usahatani padi sawah varietas mekongga sebesar Rp 13.813.436,- per usahatani atau Rp 17.053.399,- per hektar. Sedangkan rata-rata keuntungan usahatani padi sawah varietas mekongga sebesar Rp 6.203.453,- per usahatani atau Rp 7.658.358,- per hektar. Berdasarkan hasil penelitian usahatani padi varietas mekongga layak di usahakan, karena nilai rata-rata Revenue Cost Ratio adalah 1,56.Kata kunci: analisis finansial, biaya, keuntungan, kelayakan
Analisis Komparatif Pendapatan Bersih Antara Kelompok Wanita Tani dengan dan Tanpa Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan Raetsa Noviantie; Rifiana Rifiana; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i3.5928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih kelompok wanita tani dengan kegiatan P2L, menganalisis pendapatan bersih kelompok wanita tani tanpa kegiatan P2L dan menganalisis perbandingan rata-rata pendapatan bersih kelompok wanita tani dengan dan tanpa kegiatan P2L di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian ini dilakukan pada Kelompok Wanita Tani Bina Bersama di Desa Karang Jawa Muka dan Kelompok Wanita Tani Melati Putih 1 di Desa Pandulangan Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dilaksanakan mulai Bulan Oktober 2020 sampai dengan Juni 2021.Rata-rata pendapatan bersih yang didapatkan oleh kelompok wanita tani yang melakukan usahatani pekarangan dengan kegiatan P2L sebesar Rp1.202.891,75, sedangkan rata-rata pendapatan bersih yang didapatkan oleh kelompok wanita tani yang melakukan usahatani pekarangan tanpa kegiatan P2L sebesar Rp168.244,05. Terdapat perbedaan pendapatan bersih kelompok wanita tani yang melakukan usahatani pekarangan dengan dan tanpa kegiatan P2L di Kecamatan Padang Batung Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Berdasarkan hasil analisis uji t dengan perhitungan t hitung sebesar 2,46 lebih besar dari t tabel sebesar 2,05 pada taraf nyata 0,05. Karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan H1 diterima.
Analisis Keuntungan Ternak Ayam Broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong Rima Oktavian Marfuah; Yudi Ferrianta; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i1.8266

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin baik dapat meningkatkan pendapatan peternak dalam tatanan ekonomi nasional. Penyediaan pangan berupa daging bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang dapat mencapai sasaran tersebut maka peranan ayam sebagai salah satu sumber protein hewani dapat diandalkan karena ayam merupakan salah satu aset nasional yang turut menunjang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Sehingga usaha ayam pedaging juga merupakan salah satu usaha peternakan yang memiliki prospek yang cukup cerah untuk terus dikembangkan dalam rangka untuk memperbesar penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat luas. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis keuntungan usaha ternak ayam broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. 2) Untuk Mengetahuibesar R/C Ratio usaha ternak ayam broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. 3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam usaha ternak ayam broiler di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong. Jenis data dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Metode pengambilan sampel peternak menggunakan teknik cluster sampling method. Keuntungan usaha ternak ayam ras pedaging di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong sebesar Rp.36.010.416/per tahun untuk skala usaha mikro dan sebesar Rp. 83.422.337/tahun untuk skala usaha menengah. R/C Ratio Usaha ternak ayam ras di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong adalah layak untuk diusahakan yaitu sebesar 1,07 untuk skala usaha mikro dan sebesar 1,08untuk skala usaha menengah. Kendala yang paling banyak dihadapi peternak ayam ras pedaging di Desa Simpung Layung Kecamatan Muara Uya Kabupaten Tabalong ialah serangan penyakit dan cuaca dan iklim tidak menentu.
Analisis Usaha Industri Rumah Tangga Pengolahan Sambal di Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin (Studi Kasus Usaha Sambal Acan Raja Banjar) Ariyati Ariyati; Rifiana Rifiana; Djoko Santoso
Frontier Agribisnis Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v1i2.770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan umum, menganalisa biaya, penerimaan, keuntungan, dan mengetahui permasalahan dari usaha pengolahan sambal acan raja banjar milik ibu Gina. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan tabulasi dengan teknik wawancara dan pengamatan langsung dengan pihak perusahaan. Batasan masalah dalam penelitian ini dispesifikasikan pada usaha pengolahan sambal acan raja banjar milik ibu Gina. Periode penelitian yang digunakan adalah periode satu bulan produksi pada tanggal 1-31 Mei 2017, karena pencatatan keuangannya direkap dalam satu bulan sekali, dan analisis usaha yang dilakukan difokuskan untuk biaya, penerimaan, dan keuntungan. Analisis data yang digunakan adalah biaya tetap dan biaya variabel. Hasil dari penelitian ini yaitu perhitungan biaya-biaya selama 1 bulan adalah biaya tetap sebesar Rp 10.142.621, biaya variabel sebesar Rp 135.765.500 dan biaya total sebesar Rp 145.908.121. Penerimaan yang diperoleh selama 1 bulan adalah sebesar Rp 173.295.000. Keuntungan yang diperoleh selama 1 bulan sebesar Rp. 27.386.829. Permasalahan yang di hadapi usaha ini adalah pada ketersediaan bahan baku cabai rawit, buah ramania dan buah binjai tidak selalu tersedia selama produksi.Kata kunci: biaya tetap, biaya variabel, industri rumah tangga
STRATEGI PEMASARAN INDUSTRI RUMAH TANGGA PENGOLAHAN MIE BASAH MENTAH DI KELURAHAN KARANG MEKAR KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR, KOTA BANJARMASIN (Studi Kasus UD Mie Putra Solo) Annisa Siska Roselianti; Rifiana Rifiana; Yusuf Aziz
Frontier Agribisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i1.2611

Abstract

UD Mie Putra Solo merupakan industri pengolahan mie basah mentah yang masih memiliki potensi untuk dikembangkan dan memiliki daya saing yang cukup diperhitungkan karena kekhasan mie nya yang kenyal, tidak berbau, memiliki warna putih bersih dan tidak keruh. Namun industri pengolahan mie basah mentah UD Mie Putra Solo ini termasuk industri pengolahan mie basah mentah yang masih banyak permasalahan dalam bidang pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal, mengidentifikasi faktor-faktor eksternal, dan merumuskan alternatif strategi UD Mie Putra Solo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis SWOT. Berdasarkan analisis matriks IFE, kekuatan internal UD Mie Putra Solo yaitu memiliki izin usaha, terbuat dari bahan alami, memiliki stok bahan baku dipabrik dan pemasok langganan untuk pembelian bahan baku, memiliki pelanggan tetap, kualitas produk, sedangkan kelemahan internal UD Mie Putra Solo yaitu pembelian bahan baku disesuaikan dengan produksi, produk mudah ditiru, promosi belum optimal, belum menjalankan fungsi manajemen secara keseluruhan, belum ada packaging untuk menjaga kualitas makanan untuk jasa pesan antar, letak kurang strategis untuk pendistribusian produk. Berdasarkan analisis matriks EFE, peluang eksternal UD Mie Putra Solo yaitu mie merupakan makanan yang diterima secara luas oleh masyarakat, cakupan pasar yang luas, memiliki positioning dibenak pembeli, loyalitas konsumen yang tinggi, sedangkan ancaman eksternal UD Mie Putra Solo yaitu banyak pesaing sejenis yang bermunculan. Alternatif strategi yang dapat dipilih berdasarkan matriks IE yang terletak pada sel I (tumbuh dan membangun) yaitu berupa strategi intensif seperti penetresi pasar, pengembangan produk, dan pengembengan pasar. Sedangkan alternatif strategi yang tepat berdasarkan kuadran I (strategi agresif atau strategi SO) yaitu melakukan inovasi produk olahan mie basah mentah, mengoptimalkan saluran distribusi untuk memperluas pemasaran produk, menjaga dan memperkuat citra produk, meningkatkan publikasi produk.Kata kunci: pengolahan mie basah mentah, analisis SWOT, alternatif strategi
ANALISIS PEMASARAN SAWI DI KECAMATAN LABUAN AMAS SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Radiatul Husna; Rifiana Rifiana; Muhammad Fauzi
Frontier Agribisnis Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v4i3.2921

Abstract

Adanya fluktuasi harga, perbedaan margin yang terlalu jauh antara produsen dengan konsumen akhir dan informasi harga adalah beberapa hal penting yang dapat menimbulkan permasalahan pemasaran sawi yang terjadi di Kecamatan Labuan Amas Selatan. Tujuan penelitan ini adalah mengidentifikasi saluran pemasaran sawi, lembaga pemasaran, menganalisis biaya, margin, keuntungan, efisiensi saluran pemasaran sawi serta menganalisis keadaan margin pemasaran apakah menyebar normal antar saluran pemasaran. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Labuan Amas Selatan yang dimulai pada bulan September 2016 - Januari 2018. Jumlah sampel 20 petani sayur sawi dengan menggunakan metode proporsional random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa saluran pemasaran yang ada di Kecamatan Labuan Amas Selatan memiliki empat pola. Besarnya biaya, margin dan keuntungan untuk saluran I adalah  Rp731,61/kg, Rp1.603,8/kg dan Rp872,19/kg. Besarnya biaya, margin dan keuntungan untuk saluran II adalah Rp659,54/kg, Rp1.906,33/kg, dan Rp1.246,79/kg. Besarnya biaya, margin dan keuntungan untuk saluran III (Tanjung) adalah Rp1.289,73/kg, Rp9.900/kg, dan Rp8.610,27/kg, untuk saluran III (Buntok) adalah Rp1.386,39/kg, Rp12.900/kg, Rp11.513,61. Besarnya biaya, margin dan keutungan pada saluran IV (Tanjung) adalah Rp744,78/kg, Rp9.125/kg, dan Rp8.335,22, untuk saluran IV (Buntok) adalah Rp701,44/kg, Rp12.125/kg, dan Rp11.238,56/kg. Saluran pemasaran yang paling efesien yaitu saluran I dan II. Margin total pemasaran pada saluran II, III, dan IV memiliki distribusi margin pemasaran yang terdistribusi secara merata pada setiap lembaga pemasaran.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung Manis di Desa Suka Ramah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut Nur Hidayah; Umi Salawati; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i2.9484

Abstract

Rendahnya produksi jagung manis disebabkan berbagai faktor, diantaranya teknologi. Untuk meningkatkan produksi jagung manis petani menggunakan pilihan faktor produksi. Kalimantan Selatan daerah yang banyak produksi jagung manis, dimana, produksi terbesar ada di Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi dan elastisitas terhadap produksi jagung manis di Desa Suka Ramah Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut. Metode pengumpulan data menggunakan metode sensus, karena semua populasi petani jagung manis menjadi responden dengan jumlah 49 orang. Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu: luas lahan (X1), jumlah benih (X2), jumlah pupuk (X3), jumlah pestisida (X4), dan jumlah tenaga kerja (X5). Berdasarkan hasil analisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas didapat bahwa pengujian secara bersama-sama (uji F), semua variabel faktor produksi berpengaruh nyata, sedangkan pengujian secara parsial (uji t), hanya variabel jumlah benih dan jumlah pupuk yang berpengaruh nyata, sedangkan variabel luas lahan, jumlah pestisida dan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Elastisitas produksi menunjukkan bahwa luas lahan, jumlah benih berada pada daerah I, dimana pada daerah ini bersifat inelastis/ belum efisien artinya belum mencapai produksi maksimum. Sedangkan untuk jumlah pupuk berada pada daerah II, dimana, pada daerah ini bersifat elastis/ efisien. Dan untuk jumlah pestisida dan jumlah tenaga kerja berada pada daerah III, dimana, pada daerah ini bersifat elastis/ efisien yang artinya mencapai produksi maksimum.
Analisis Usaha Berkat Motekar di Kabupaten Tanah Laut Nevia Amanda Bahri; Luki Anjardiani; Rifiana Rifiana
Frontier Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v7i3.10328

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berperan sebagai pondasi perekonomian Indonesia, yang mempengaruhi roda perekonomian. Oleh karena itu keberadaan UMKM harus disokong dan didukung dengan beragam program yang bertujuan mengembangkannya, baik dari pemerintah maupun sektor swasta. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya, penerimaan dan keuntungan, menganalisis kelayakan usaha dan rentabilitas dari bulan Januari sampai dengan Maret 2023. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa biaya total yang dikeluarkan oleh UMKM Berkat Motekar selama bulan Januari sampai dengan Maret 2023 sebesar Rp26.102.927,- dengan jumlah penerimaan sebesar Rp31.654.000,- dan keuntungan Rp5.551.073,- . Kelayakan UMKM Berkat Motekar selama bulan Januari sampai dengan Maret 2023 sebesar 1,21. Sehingga dapat disimpulkan bahwa UMKM Berkat Motekar dinyatakan layak untuk dijalankan karena RCR > 1. Hal ini menunjukkan bahwa setiap Rp1 yang dikeluarkan akan memperoleh penerimaan sebesar Rp1,21. Sedangkan, rentabilitas ekonomi pada UMKM Berkat Motekar selama bulan Januari sampai dengan Maret 2023 sebesar 26,6%. Artinya, nilai rentabilitas termasuk dalam kategori rendah , hal ini menunjukkan bahwa rentabilitas ekonomi yang dimiliki UMKM Berkat Motekar tergolong rendah dalam menghasilkan laba.
Analisis Finansial dan Strategi Pengembangan Industri Rumah Tangga Pengolahan Kerupuk Udang di Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin (Studi Kasus Usaha Kerupuk Udang “Zakiah”) Azzahra Luthfiah; Rifiana Rifiana; Nurmelati Septiana
Frontier Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v5i1.6024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan dan mengetahui strategi pengembangan usaha kerupuk udang “ZAKIAH”. Penelitian ini dimulai pada bulan Februari 2020 sampai dengan Agustus 2020. Data yang dikumpulkan adalah data selama satu bulan produksi kerupuk udang “ZAKIAH” yaitu pada bulan Juli tahun 2020. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi kasus dan teknik accidental sampling untuk pemilihan responden. Responden yang digunakan berjumlah 21 orang terdiri dari responden internal yaitu pemilik usaha dan responden eksternal terdiri dari 1 orang dari Dinas Perindustian Kabupaten Tapin selaku pembina usaha, 4 orang tukang sayur keliling, 3 orang pemilik warung, 2 orang pemilik toko dan 10 orang konsumen yang mengkonsumsi kerupuk udang “ZAKIAH”. Hasil penelitian menunjukkan biaya total yang dikeluarkan oleh usaha kerupuk udang “ZAKIAH” selama bulan Juli 2020 sebesar Rp 4.556.915, penerimaan sebesar Rp 10.481.000, sehingga keuntungan yang diperoleh Rp 5.924.085. Pada hasil analisis faktor internal dan eksternal terhadap usaha kerupuk udang “ZAKIAH” diperoleh faktor internal strategis yang menjadi kekuatan bagi usaha ini adalah tidak menggunakan bahan pengawet, memiliki PIRT dan label halal serta upah tenaga kerja yang murah, sedangkan kelemahan terbesar adalah distribusi yang tidak luas dan kurangnya promosi. Peluang terbesar adalah dukungan pemerintah serta ancaman terbesar adalah kenaikan harga BBM dan faktor cuaca. Total score IFAS sebesar 3.08 dan score EFAS sebesar 2.80. Berdasarkan hasil penggabungan dari total score matriks IFAS dan EFAS dapat diketahui posisi usaha kerupuk udang “ZAKIAH” berada di sel IV yaitu tumbuh dan berkembang (growth and built) seperti strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk). Hasil perumusan alternatif strategi pada matriks SWOT yang dapat diterapkan yaitu strategi S-O (memperluas daerah pemasaran serta mempertahankan dan meningkatkan  kualitas produk).
Co-Authors Abdullah Dja'far Abdur Rohim Abdurrahman Abdurrahman Abdussamad Abdussamad Alfina Hidayah Amalia Safitri Anggi Setiawan Annisa Siska Roselianti Ariyani, Herda Ariyati Ariyati Azzahra Luthfiah Binti Mukaromah Borneo Ayu Apriyani Choirunnisa, Zuyyina Danu Prasetiyo Desy Issana Sari Djoko Santoso Djoko Santoso Dwi Fitri Winda Sari Dwi Oktaviani, Annisa Ervinna Febri Widyasari Ferrianta, Yudi Fitri Syahrida, Anisa Fitria, Aziza Gusti Dina Aryanti Imanah Habibah, Aina Hairi Firmansyah Hairin Fajeri Hamadani Hamdani Hamdani Hanafi Hanafi Hendrik Fahrudin Husnil Yusra Indri Anggraini Kamiliah Wilda Khairul Amin Kiptiah Kiptiah Linda Putri Dewi Luki Anjardiani Lutfi Arianto, Ach Luwis Wulandari Mardiani, Vivi Mariani Mariani Masyhudah Rosni Maulidi Ripani Miftahul Jannah Mira Yulianti Muhamad Ridani Firdaus Muhammad Arif Abdillah Muhammad Fauzi Muhammad Guntur Akbar Muhammad Husaini Muhammad Sayyid Muhammad Syaifuddin Mustafizurrahman Mustafizurrahman Muzdalifah Muzdalifah Nadila Satifa Nopiyanti Naily Zulfia Naufal Rismana, Muhammad Nevia Amanda Bahri Nia Octaviani Nina Budiwati Nopri Adiansyah Nor Misbah Norhasanah Norhasanah Normasari Normasari Nur Hidayah Nur Pramudyas Primia Setyaningrum, Maulinda Nurmelati Septiana Puteri Fathimathuz Zhahra Radiatul Husna Raetsa Noviantie Rahmat Hidayat Ratna Ratna Redhani Pamungkas Dwi Suryo Rezky Fauji Riky Devi Saputra Rima Oktavian Marfuah Rita Puspitasari Rivaldo Rivaldo Romannus Kleden Ryad Reynadie Sadik Ikhsan Sarianah Sarianah Selvi Selvi Shafriani, Karimal Arum Siti Khadijah Siti Normilahayani Sri Noorliani Syafiq Nurfahuda Syahida Rakhmah Apasha Syahrina, Wanda Syahrul Fadhilah Syarifah Syarifah Umi Salawati Usamah Hanafie Wika Vidya Yanti, Nuri Dewi Yulianti Yulianti Yusuf Azis Yusuf Aziz Zahra, Fatimatul Zulfa Dhiya Ulhaq