p-Index From 2021 - 2026
9.394
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan MediaTor: Jurnal Komunikasi Mediator Journal of Urban Society´s Arts Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Tanra : Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Edulib Lentera Pustaka Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF PRofesi Humas Bibliotika : Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi Jurnal Belantara Tibanndaru : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Jurnal IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Jurnal Pustaka Ilmiah Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Jurnal Kesehatan Tambusai Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Nusantara Hasana Journal Informatio: Journal of Library and Information Science ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan JPUA: Jurnal Perpustakaan Universitas Airlangga: Media Informasi dan Komunikasi Kepustakawanan LibTech : Library and Information Science Journal Baitul Ulum: jurnal Ilmu Perpustakaan Media Pustakawan Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Jurnal Signal PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Social And Economics Research Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Innovative: Journal Of Social Science Research MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal Global Ilmiah Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Philosophiamundi : Journal of Global Humanistic Studies Comdent: Communication Student Journal BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Al Maktabah Jurnal kajian Ilmu dan Perpustakaan
Claim Missing Document
Check
Articles

RESEARCH MAPPING OF BLUE CARBON AND MANGROVE PLANTS IN INDONESIA : BIBLIOMETRIC ANALYSIS WITH SCOPUS DATABASE 2014-2024 Winoto, Yunus; Rodiah, Saleha; Prijana, Prijana; NurIslaminingsih, Rizki; Diana Saiful Bahry, Farrah; Ijlal Septian, Falih
Jurnal Belantara Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v8i1.1078

Abstract

Indonesia is one of the countries with the largest blue carbon ecosystems in the world. This is due to its long coastline and vast marine areas. Indonesia has the largest mangrove forests in the world, covering approximately 3.3 million hectares, spread across the coasts of Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, and Java. The method used in this research is bibliometric analysis, a quantitative approach to analyzing scientific literature to identify publication patterns, research trends, scientific impact, author collaborations, and relationships between scholarly works. Based on the results, it was found that among the 10 most productive authors, Murdiyanto is the most productive, with 13 publications. In terms of institutional affiliation, authors come from institutions such as Bogor Agricultural University, the National Research Agency, and the Center for International Forestry Research. Bibliometric mapping using Vos-viewer, through co-occurrence analysis for network, overlay, and density visualization, shows that topics related to blue carbon and mangroves, such as organic carbon, carbon storage, carbon emissions, and mangroves, were trending between 2021 and 2024. However, these topics as a whole have not been widely researched.
Pemberdayaan Perempuan Kepala keluarga dengan Komunikasi untuk Sehat Rodiah, Saleha
TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Vol. 7 No. 1 (2024): Temali: Jurnal Pembangunan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jt.v7i1.33745

Abstract

Penelitian ini mengkaji kegiatan pemberdayaan perempuan kepala keluarga dalam menyikapi masalah yang dihadapi setelah kehilangan suami dan terpaksa menjalankan peran sebagai kepala keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu di Kota Cianjur Jawa Barat, Indonesia, khususnya yang dibantu oleh Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). Subyek penelitian adalah beberapa anggota Serikat perempuan kepala keluarga yang mengikuti kegiatan kelompok perempuan, mengikuti pelatihan dan menjadi penerima manfaat program pemberdayaan perempuan dari Yayasan PEKKA dan Pemerintah. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan kepala keluarga telah melakukan kegiatan komunikasi spiritual, intrapersonal, interpersonal dan kelompok untuk tetap sehat jiwa, meskipun beban dan peran yang mereka jalani sangat banyak. Membangun komunikasi, khususnya komunikasi interpersonal yang baik dengan keluarga dan orang-orang di sekitar, terutama mereka yang mendukungnya, terbukti membantu perempuan kepala keluarga mengalihkan beban ke kegiatan produktif dan mengembangkan rasa percaya diri. Mereka juga membuktikan diri sebagai kepala keluarga yang berdaya dengan berpartisipasi dalam kegiatan membangun kekuatan kolektif di masyarakat. Hasilnya dapat memberikan kontribusi bagi berbagai pihak yang memperhatikan kekuatan rumah tangga sebagai kekuatan masyarakat dan negara.
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN POLA HIDUP SEHAT DI PONDOK PESANTREN HILMATUL MADANI Madani, Zukhrufa Aura; Rodiah, Saleha; Rohman, Asep Saeful
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.39113

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran media sosial dalam meningkatkan literasi kesehatan santri di Pondok Pesantren Hilmatul Madani melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Tujuan penelitian adalah menganalisis frekuensi penggunaan media sosial, persepsi kepercayaan terhadap informasi kesehatan, dan dampaknya pada perubahan perilaku hidup sehat. Melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan platform seperti Instagram, YouTube, TikTok, dan aplikasi Halodoc menjadi sumber informasi kesehatan yang efektif bagi santri. Media sosial berkontribusi signifikan dalam transformasi pengetahuan kesehatan, memungkinkan santri mengadopsi informasi kesehatan meskipun masih menghadapi kendala verifikasi informasi dan keterbatasan fasilitas. Literasi kesehatan pada era digital menjadi sangat penting karena arus informasi yang tidak terkendali dapat menyebabkan penyebaran informasi yang tidak akurat. Literasi kesehatan mencakup kemampuan untuk menemukan, memahami, dan menggunakan informasi kesehatan secara efektif, yang sangat penting untuk membuat keputusan yang tepat dan menerapkan perilaku sehat. Sosialisasi literasi kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran santri agar memiliki kemampuan dalam menyaring informasi kesehatan sebelum disebarkan kepada orang lain, dengan harapan santri mampu dan mau menyaring informasi kesehatan. Media sosial berpotensi meningkatkan literasi kesehatan dengan mempermudah akses informasi dan memungkinkan interaksi antar pengguna untuk berdiskusi tentang informasi kesehatan. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya media sosial dalam meningkatkan literasi kesehatan santri, namun perlu pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keakuratan dan implementasi informasi kesehatan yang diperoleh.
Peran akun autobase X (twitter) dalam memenuhi kebutuhan informasi followers Arsyanda, Diva; Rodiah, Saleha; Rohman, Asep Saeful
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i1.15927

Abstract

Informasi pada saat ini menjadi hal penting yang dibutuhkan oleh masyarakat. Perkembangan teknologi saat ini telah melahirkan hadirnya media baru atau new media yang dapat membantu dan memudahkan masyarakat dalam proses pencarian informasi yang mereka butuhkan. Media sosial X (Twitter) memiliki keunikan berupa munculnya akun autobase. Akun autobase sendiri memungkinkan penggunanya untuk mencari, membagikan serta berdiskusi terkait sebuah informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan penggunaan akun autobase x (twitter) terhadap pemenuhan kebutuhan informasi followers. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu systematic literature review dengan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan database Google Scholar. Dari 173 artikel yang ditemukan kemudian diseleksi dan di kualifikasi berdasarkan beberapa kriteria dengan hasil akhir artikel yang relevan sebanyak 5 (lima) artikel. Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap lima artikel terkait tujuan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan akun autobase X (Twitter) dengan pemenuhan kebutuhan informasi bagi followers-nya memiliki hubungan yang sangat kuat. Penggunaan akun autobase dapat membantu followers dalam mencari, berdiskusi, serta terlibat dalam kegiatan berbagi informasi terkait topik yang mereka minati kepada khalayak luas. Penggunaan akun autobase yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan informasi mencakup beberapa faktor seperti isi, kecepatan akses, kualitas informasi, proses komunikasi, koneksi, serta kolaborasi komunitas.
Strategi pemasaran informasi Pameran Seabad Sadali Selasar Sunaryo Art Space Fauziyah, Helen Nur; Kurniasih, Nuning; Rodiah, Saleha
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i1.15969

Abstract

Selasar Sunaryo Art Space , salah satu galeri seni terkemuka di Kota Bandung menggelar Pameran Seabad Sadali sebagai bentuk penghormatan pada Ahmad Sadali. Dalam memperkenalkan karya dan koleksi dari Pameran Seabad Sadali diperlukan strategi Pemasaran Informasi untuk menarik pengunjung. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam mengenai strategi Pemasaran Informasi yang dilakukan oleh Selasar Sunaryo Art Space  terhadap Pameran Seabad Sadali. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus serta teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dengan teknik in-depth interview, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pameran Seabad Sadali berhasil menerapkan strategi pemasaran informasi yang meliputi analisis lingkungan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pada Pameran Seabad Sadali. Keempat elemen ini saling melengkapi dan menciptakan sinergi yang kuat dalam menyampaikan pesan kepada target audiens. Dengan pendekatan ini, pameran mampu meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat, sehingga berhasil menarik perhatian luas terhadap seni dan warisan Sadali. Meskipun pameran dihadapkan pada berbagai tantangan dan kendala, pelaksanaan Pemasaran Informasi yang strategis dan efektif memungkinkan pameran tetap mencapai tujuan utamanya. Kesimpulannya, Selasar Sunaryo Art Space  berhasil menerapkan pemasaran informasi yang informatif dan edukatif dengan membuat kebaruan strategi yang terletak pada penggunaan pendekatan multisektor dengan melibatkan bidang seni, edukasi dan media sehingga dapat menjangkau audiens yang luas dalam penyebaran informasi.
Mental Health Information Literacy on the Division of Development UKM Kelompok Jatinangor 21 Cabinet Asaharsa Meigrete, Jean; Rodiah, Saleha; Nurislaminingsih, Rizki
Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol. 16 No. 1 (2025): PALIMPSEST: JURNAL ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pjil.v16i1.67438

Abstract

Latar belakang: Kesehatan mental menjadi isu global yang semakin diperhatikan, terutama di kalangan mahasiswa yang memiliki tekanan akademik, sosial, dan pribadi yang tinggi. Di Indonesia, prevalensi gangguan mental seperti depresi dan kecemasan terus meningkat, sehingga literasi informasi kesehatan mental sangat penting untuk mendukung kesejahteraan individu. Mahasiswa, terutama yang terlibat dalam organisasi sosial seperti UKM KJ21, membutuhkan pengetahuan yang tepat tentang kesehatan mental agar dapat mengenali gejala gangguan mental pada diri sendiri maupun orang lain. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengurus Divisi Pembinaan UKM KJ21 memahami dan menggunakan literasi informasi kesehatan mental dalam perannya sebagai kakak asuh, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat informan yang merupakan pengurus Divisi Pembinaan UKM KJ21 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih informan yang terlibat langsung dengan topik penelitian. Hasil: Hasil wawancara menunjukkan bahwa meskipun pengurus divisi pembinaan memiliki pemahaman dasar mengenai kesehatan mental, mereka masih kesulitan dalam membedakan informasi yang valid, terutama dengan maraknya informasi yang tersebar di media sosial. Selain itu, terdapat tantangan dalam menerapkan literasi kesehatan mental secara langsung dalam interaksi dengan adik asuh, terutama dalam konteks hubungan yang tidak terlalu dekat. Kesimpulan: Literasi informasi kesehatan mental sangat penting bagi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab sosial. Meskipun ada kesadaran tentang pentingnya literasi ini, tantangan besar seperti kesulitan dalam mencari informasi yang kredibel dan membedakan misinformasi perlu diatasi. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pendidikan literasi kesehatan mental agar mahasiswa dapat mengakses dan menggunakan informasi yang tepat dengan lebih efektif.   Background: Mental health has become a global issue that is increasingly being addressed, particularly among students who face high academic, social, and personal pressures. In Indonesia, the prevalence of mental health disorders such as depression and anxiety continues to rise, making mental health literacy essential for supporting individual well-being. Students, especially those involved in social organizations like UKM KJ21, need accurate knowledge about mental health to recognize the signs of mental disorders in themselves and others. Purpose: This study aims to explore how the management team of the Pembinaan division of UKM KJ21 understands and applies mental health information literacy in their role as mentors, as well as the challenges they face in its application. Methods: This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with four informants, who are members of the Pembinaan division of UKM KJ21, Faculty of Communication, Padjadjaran University. Purposive sampling was used to select informants directly involved with the research topic. Results: The interview results show that while the Pembinaan division management has a basic understanding of mental health, they still struggle to distinguish valid information, especially with the proliferation of information spread across social media. Furthermore, there are challenges in applying mental health literacy directly in interactions with mentees, particularly in contexts where the relationship is not very close. Conclusion: Mental health information literacy is crucial for students with social responsibilities. Although there is awareness of its importance, significant challenges, such as difficulty finding credible information and distinguishing misinformation, need to be addressed. Therefore, improving mental health literacy education is essential so that students can access and use the right information more effectively.
Pengembangan Koleksi Perpustakaan Desa Kadujaya Jatidege Sumedang Jawa Barat sebagai Sumber Informasi Lingkungan Rodiah, Saleha; Erwina, Wina; Prijana, Prijana; Nurislaminingsih, Rizki; Rahma , Silkvi Kheir
Media Pustakawan Vol. 32 No. 1 (2025): April
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v32i1.5352

Abstract

This research aims to develop the library collection according to the needs of the community to empower the community in information management. This research uses the Participatory Action Research method, which involves four research stages to identify the information needs of the village community. The stages are 1) Planning, 2) Action, 3) Observation, 4) Reflection. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and literature review. The research results show that at the planning stage, the people of Kadujaya village want an information centre in the form of a village library. Based on the discussion results, the researchers conducted an information mapping to determine the types of collections needed. The action stage was then carried out by procuring library collections through purchases and submitting proposals to relevant institutions, such as the National Library, BRIN, Taman Baca Arcamanik, and individuals. At the observation and reflection stage, the researchers found that the collection of the Kadujaya village library needs further development to ensure the diversity of information accessible to the community. The results of this study indicate that the development of the village library collection must be adjusted to the dynamics and evolving information needs of the community.
MENTAL HEALTH COMMUNICATION PATTERNS BETWEEN CADRES OF PEKKA (WOMEN HEADED FAMILY EMPOWERMENT) AND CLIENTS (FEMALE HEADS OF HOUSEHOLDS) IN CIANJUR, WEST JAVA Rodiah, Saleha; Dida, Susanne; Nurfalah, Farida; Nursari, Tita
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 1 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The female head of the household has a double obligation as a mother who takes care of the children. They are also responsible for meeting the financial needs of family members. Single parent status not only makes them feel tired physically but also psychologically. The burden they feel is getting heavier when they face stereotypes from society that still considers widows as a negative status. This heavy burden of life makes them experience mental problems such as being moody, lamenting their fate, often crying and even being anti-social. They need communication partners to maintain peace of mind. PEKKA (Women Headed Family Empowerment) cadres are here to provide them with solutions. Cadres position themselves as friends to share problems with clients (female heads of households) until clients feel enthusiastic about living life again. This study used qualitative research with a case study approach to determine the pattern of mental health communication between cadres and clients to motivate clients to ascend from adversity. The results show that they communicate by opening chit-chat, persuasive talking, casual chat, paraphrasing, summarizing, and closing chit-chat. In these activities they also showed nonverbal communication, use electronic communication media, and leave messages to cadre friends or clients.
KEGIATAN PUBLIC RELATIONS SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKSISTENSI PERPUSTAKAAN Komariah, Neneng; Rodiah, Saleha; Zaky Rakhmat, M.
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 39 No. 2 (2018): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Desember)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.baca.v39i2.431

Abstract

Library is an institution which provides selected information sources and services for people. The information sources available in library are selected and provided systematically makes people easy to find the needed information. However, some libraries suffer of lack of user so must be done library management for existance empowerment. This paper discuss implementation of “pencils” of public relations, it is a strategy in library empowerment conducted in Telkom University Open Library. Pencils of public relations is a strategy based on creating good relationship with relevant stakeholders which consists of publications, events, news, community involvement, identity tools, lobbying, and social investment. The research method used is descriptive qualitative and data collected by interview and focus group discussion. The results shows that the Telkom University Open Library has implemented “pencils” of public relations in strengthening its existence.
A bibliometric analysis of the Jamasan Pusaka tradition in cultural documentation Azzahra, Azizah; Khadijah, Ute Lies Siti; Rodiah, Saleha
Jurnal Informatio Vol 5, No 3 (2025): 2025
Publisher : Faculty of Communication, Padjadjaran University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/inf.v5i3.65063

Abstract

Background: Jamasan Pusaka is a traditional Indonesian ritual involving the ceremonial cleansing of sacred heirlooms such as keris, spears, and gamelan to preserve spiritual and historical heritage. In the era of globalization, this practice faces challenges in maintaining its relevance and authenticity, underscoring the importance of systematic documentation and scholarly attention. Purpose: This study aims to comprehensively the intellectual landscape of Jamasan Pusaka studies by identifying key trends, collaboration patterns, and dominant themes, while also examining imbalances in scholarly voices and perspectives within the discourse.Methods: A bibliometric analysis was conducted using data from the Scopus database spanning 2010 to 2025. The analysis examined publication outputs, citation metrics, keyword co-occurrence, and author collaboration networks to visualize the conceptual and social structure of the field.Results: The study identified only 10 relevant documents authored by 40 researchers, indicating that Jamasan Pusaka remains a niche but emerging research area. Common keywords included “historic preservation” and “cultural heritage,” suggesting a strong focus on material conservation and symbolic meaning. The tradition’s future is challenged by declining youth engagement, despite its potential in cultural tourism. Author networks showed some collaboration, but interdisciplinary engagement remains limited. Conclusion: Jamasan Pusaka represents a vital intersection of tangible artifacts and intangible cultural values. Despite the existence of impactful core literature, limited scholarly output highlights the need for broader academic involvement. Future research should prioritize qualitative and community-based studies to explore its socio-cultural dimensions. Interdisciplinary collaboration and comprehensive documentation are key to ensuring the tradition’s continuity for future generations.
Co-Authors Abdullah, Siti Nurul Maryam Adikancana, Hamzah Syarif Agung Budiono Agung Budiono Agus Rusmana Agus Rusmana Agus Rusmana Agustine, Merryam Aini, Qurratu Alam, Pandu Watu Andri Yanto Andri Yanto Anggun Rismawanti Angie Poetri Febrina Azzahra Anindya, Talitha Apriyana, Fina Aqila Ramadhiani Ariani, Andi Kamila Arsyanda, Diva Asep Saeful Rohman Asep Saeful Rohman Asep Zainal Abidin Atsilah Sofy Aliah Aulia, Zelin Nur Azzahra, Azizah Balqis Annisa Ramdhani Baok, Simson P. E Berliana, Naresh Aurelia Chelsea Maharani Alkautsar D, Ninis Agustini Dani, Ocxiela Imel Debora Sitorus Debora, Situmorang Dian Pertiwi Diana Saiful Bahry, Farrah Edwin Rizal Elnovani Lusiana Encang Saepudin Encang Saepudin Encang Saepudin Evi Novianti Evi Nursanti R Evi Nursanti Rukmana Evi Rosfiantika Fachri Rizky Pratama Fajri Hakim Nurliansyah Falih Ijlal Septian Farabi, Muhammad Nabiel Farida Nurfalah, Farida Fauziyah, Helen Nur Fitri Perdana Fitri Perdana, Fitri Gabriella Hadjar Utami Graceline Esterini Mulyana Haq, Mohammad Adinul Henny Sri Mulyani Rohayati Ihat Mufliha Jean Meigrete Rosmini Jevon Joenesty Mauladhy Kartika H, Ainun Katherine Rahelina Khoerunnisa, Lutfi Lutfi Khaerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa Lutfi Khoerunnisa M. Zaky Rakhmat Madani, Zukhrufa Aura Maliha, Ilma Malik, Rifki Rizkia Maryani, Eni Mauladhy, Jevon Joenesty Mawaddah, Roudhotul Meigrete, Jean Merryam Agustine Moh Faidol Juddi Mufliha, Ihat Muhammad Daffa Hafidzan Mustaffa, Normah Nabhilla Adzra Suwandi Nabila Mar-atus Sholihah Nalurita Ihsaninnisa Nasha Nur Zhafarina Nasution, Nona Astri Nathania Yustira Nazar, M Azis Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Neneng Komariah Ninis Agustini Ninis Agustini d Ninis Agustini Damayani Nissa, Ervina Nur Noviani, Resti Nuning Kurniasih Nuning Kurniasih Nurcahyani, Hestianna Nurfadillah, Shalsa Nurmustafha, Nida Nursari, Tita Pandu Watu Alam Pawit M Yusup Prijana Prijana Putri, Salsa Amalia Rafif Ramdhani Rahma , Silkvi Kheir Rahman Muhammad Yusuf Rahmi, Syahla Nurlaeli Ramdhani, Rafif Ratna Anggraeni Ratna Anggraeni Resti Noviani Rizal , Edwin Rizki Nurislaminingsih Rizki Nurislaminingsih, Rizki Rohanda Rohanda Rohayani, Henny Sri Mulyani Romadona, Rizki Rostika Yuliani Rozaanah Khoerunnisa Rully Khairul Anwar Saepuddin, Encang Sahlia, Malva Salsa Amalia Putri Samson CMS Shalsa Nurfadillah Silvia Fitriani Simson P. E Baok Siti Khodijah, Ute Lies Sri Maryanti Sukaesih, - Sulaiman, Kabir Alabi Susanne Dida Syarif, Najlaa Teguh laksana Thalia Rizky Augustine Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Tine Silvana Rachmawati Tita Nursari Trie Damayanti Tyas, Zahra Wenning Ute Lies Siti Khadijah Wina Erwina Yunus Winoto Zaky Rakhmat, M. Zhafira kenes Yurialvita Zulfikar Akbar, Zulfikar Zulisih Maryani