p-Index From 2021 - 2026
5.911
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Efikasi Diri dengan Kemampuan Berbicara Siswa Kelas Tinggi SD Inpres 6/75 TA Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Rukayah, Rukayah; Rahmi, Sitti; Dilla, Nadila
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i2.75897

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran hubungan efikasi diri dengan kemampuan berbicara pada siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 TA. Jumlah populasi sebanyak 58 siswa kelas tinggi dengan menggunakan teknik sampel total. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh sebesar 52% siswa berada dalam kategori efikasi diri yang rendah dan sekitar 40% siswa memiliki kemampuan berbicara yang cukup, sebagian besar kemampuan berbicara siswa berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil analisis statistic inferensial menujukkan bahwa nilai signifikan adalah 0,001 yang berarti < 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima dengan koefisien korelasi 0,79 yang berarti memiliki hubungan yang positif pada kategori kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan kemampuan berbicara siswa kelas tinggi SD Inpres 6/75 TA Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.
Efektivitas Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu Terhadap Penguasaan Materi IPA di Kelas IV SDN Inpres Tenete Rukayah, Rukayah; Fauzi, Azra; Yani, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 3, No 01 (2026): Januari 2026
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v3i01.881

Abstract

Jenis penelitian adalah penelitian studi kasus dan penelitian lapangan. Penelitian studi kasus dan peneliti lapangan bermaksud mempelajari secara intensif tentang latar belakang keadaan sekarang, interaksi sosial, induvidu, kelompok, lembaga dan. Lokasi penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Tente Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima. sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 3 macam sumber data, yaitu, Person, merupakan sumber data yang dapat memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: Efektivitas Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu. Penerapan pembelajaran tematik terpadu di kelas IV SD terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan materi IPA siswa. Hasil tes pre-test dan post-test menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerapkan pembelajaran tematik terpadu mengalami peningkatan yang signifikan dalam penguasaan materi IPA dibandingkan dengan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Peningkatan Keterlibatan dan Motivasi Siswa Pembelajaran tematik terpadu juga berpengaruh positif terhadap keterlibatan dan motivasi siswa. Hasil observasi dan angket kuesioner menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran ketika menggunakan pendekatan tematik terpadu dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Geotechnical Analysis of Mining Based on Topography and Geomorphology for Estimation of Limestone Resources and Reserves Rukayah, Rukayah
Journal La Multiapp Vol. 7 No. 1 (2026): Journal La Multiapp
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamultiapp.v7i1.2958

Abstract

Reef limestone is an industrial mineral with high economic value that is widely utilized in construction and cement industries. North Moyo District, Sumbawa Regency, contains tectonically uplifted limestone deposits, yet quantitative assessments of rock mass continuity and resource–reserve estimation remain limited. This study aims to identify geological characteristics, lithology, and fracture structures, and to estimate limestone resources and reserves using digital three-dimensional modeling. The research was conducted using a descriptive, geotechnical, and quantitative approach through the collection of primary data, including outcrop observations, elevation measurements, and fracture mapping, as well as secondary data such as regional geological maps, geomorphological information, and satellite imagery. Surface elevation data were processed using three-dimensional modeling to generate existing and design pit surfaces, and volumetric analysis was performed using the cut and fill method. Resource classification was divided into inferred, indicated, and measured categories, while reserve estimation applied a loss factor correction. The results show that the reef limestone exhibits a massive structure, porous texture, and fossil fragments with an effective thickness exceeding five meters. Fracture patterns are dominated by northwest–southeast and northeast–southwest orientations, consistent with regional tectonics. The estimated measured resource volume is 234,977 cubic meters, while proven reserves reach 226,643 cubic meters after correction. The limestone demonstrates strong lateral and vertical continuity, indicating a stable and homogeneous rock mass suitable for quarry mining. Three-dimensional modeling effectively represents field conditions and confirms the potential of reef limestone as a sustainable industrial material in North Moyo District.
Linking Planning and Implementation with the Realization of the Health Operational Assistance Budget in Kolaka and East Kolaka Rukayah, Rukayah; Sunarsih, Sunarsih; Azizi Jayadipraja, Erwin
Waluya The International Science of Health Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Waluya The International Science of Health Journal
Publisher : Magister Kesehatan Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/xv0s1v21

Abstract

Introduction: Health issues in Indonesia, particularly in Kolaka and East Kolaka Regencies, still face significant challenges in improving access to quality healthcare services. Community Health Centers, as primary health care facilities, rely heavily on Health Operational Assistance Funds for their operations. However, Health Operational Assistance budget realization shows significant variation between the two regencies, caused by factors such as budget management, human resource capacity, and infrastructure challenges. This study aims to analyze Linking Planning and Implementation with the Realization of the Health Operational Assistance Budget in Kolaka and East Kolaka. Method: This research is quantitative and uses a cross-sectional study design. It was conducted in all community health centers within the jurisdiction of the Kolaka and East Kolaka District Health Offices. The population comprised 72 Health center employees involved in policy-making and budget management, resulting in a sample size of 70. The sample size was calculated using the Lameslow formula. Result: This indicates that planning has a strong relationship with the realization of Health Operational Assistance funds, with Pearson Chi-Square values ​​of 20.822 and 15.892, respectively, and a significance of 0.000. Meanwhile, implementation shows a moderately significant relationship with a Pearson Chi-Square value of 15.892 and a significance of 0.000. Conclusion: Planning has a strong relationship with the realization of the Health Operational Assistance budget in Kolaka and East Kolaka Regencies, while implementation has a moderate relationship. The effectiveness of Health Operational Assistance fund use is most influenced by sound planning and guidance.
Pelatihan Siswa Kelas V SD Inp 12/79 Biru II dalam Mengatasi Permasalahan Memahami Konversi Satuan Panjang, Berat dan Waktu Sudarto; Muliadi, Muliadi; St. Jauhar, St. Jauhar; Satriani D H, Satriani D H; Rukayah, Rukayah
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i1.1524

Abstract

Siswa merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pendidikan di sekolah. Kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran sangat mempengaruhi kualitas hasil belajar. Salah satu materi yang sering menimbulkan kesulitan bagi siswa sekolah dasar adalah materi satuan, khususnya satuan panjang, berat, dan waktu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa kelas V SD Inp 12/79 Biru II Watampone dalam memahami konsep dan konversi satuan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 19 siswa kelas V. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 31,58% peserta memperoleh kategori kemampuan “baik sekali”, 63,16% kategori “baik”, dan 5,26% kategori “cukup”. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan peserta mencapai skor 78,84 dengan kategori “baik”. Kegiatan pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai singkatan satuan, kemampuan melakukan konversi satuan, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan satuan.
Faktor Pendukung Siswa Kelas V SD Inp 12/79 Biru II Watampone dalam Memahami Materi Satuan dalam Kegiatan Pelatihan Muliadi; Sudarto, Sudarto; St. Jauhar, St. Jauhar; Rukayah, Rukayah; Satriani D H, Satriani D H
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i1.1525

Abstract

Siswa dan guru SD, menjadi faktor penentu utama keberhasilan pendidikan di sekolah dasar. Kualitas pendidikan di SD sangat bergantung pada kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. Prestasi siswa sebagai indikator mutu pendidikan dipengaruhi oleh kondisi siswa itu sendiri. Oleh karena itu, kondisi dan kemampuan siswa harus selalu diperhatikan dalam proses pembelajaran, termasuk pengetahuan mereka mengenai faktor-faktor pendukung yang membuatnya mudah memahami materi satuan. Peningkatan pengetahuan siswa ini dapat dicapai melalui pelatihan khusus. Tujuan kegiatan ini adalah mengetahui faktor-faktor pendukung yang membuat siswa mudah memahami materi satuan. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan yang didapat ada enam faktor pendukung utama yang membuat siswa mudah memahami materi satuan, yaitu presentasi materi dari pelatih mudah dipahami, suasana pembelajaran yang nyaman, adanya motivasi dari pelatih, bahasa pelatih sederhana, penguasaan materi pelatih yang baik, dan adanya alat bantu. Dari pelatihan ini peserta (siswa) semakin sadar akan pentingya memahami faktor pendukung dalam memahami suatu materi terutama materi satuan dan menjadikan peserta semakin percaya diri dalam mempelajari satuan secara luas karena telah menyadari dengan baik faktor pendukunya.