Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Deepening Learning and Material on Atomic Structure and Periodic Properties of Elements for Teachers in the Pangandaran Region [Pendalaman Pembelajaran serta Materi Struktur Atom dan Sifat Periodik Unsur untuk Guru di Wilayah Pangandaran] Momo Rosbiono; Triannisa Rahmawati; Wiji Adji; Ahmad Mudzakir; Asep Supriatna; Yaya Sonjaya; Saeful Anwar; Harry Firman; Asep B.D. Nandiyanto; Cuyun Suslianti; Fuji Ilyadi
Jurnal Pengabdian Isola Vol 1, No 1 (2022): JPI: VOLUME 1, ISSUE 1, 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v1i1.47296

Abstract

The effectiveness of learning can be increased by strengthening teacher’s competence and pedagogy. The targets of learning chemistry during the industrial revolution 4.0 include understanding the concept of chemistry and its relation to daily life. Based on the results of the 2017-2019 National Examination (UN) study conducted by the madrasa team, it is known that atomic structure and chemical periodicity is one of the materials considered difficult and in teachers and students, so that understanding on these topics needs to be improved. Increasing the understanding of chemical concepts needs to be solved intensively by demanding a variety of problem that is packaged through learning from daily phenomena. One type of learning that can be used is Problem Based Learning (PBL). The selection of PBL learning because it is start with complex daily life problems and also demands High Order Thinking (HOTS) of students and teachers. PBL-based learning can be socialized to teachers through Community Service (PKM) activities using the Community Education method in the form of workshops and assignments including: curriculum, conception, misconception analysis, and preparation of learning tools, so in the future teachers can develop a learning tool based on PBL independently with right conception.Efektivitas pembelajaran dapat ditingkatkan dengan cara menguatkan kompetensi profesional dan pedagogi seorang guru. Target pembelajaran kimia pada masa revolusi industri 4.0 diantaranya pemahaman konsep kimia dan keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil telaah Ujian Nasional (UN) 2017-2019 yang dilakukan oleh tim madrasah, diketahui bahwa materi struktur atom dan sifat periodik unsur adalah salah satu materi yang dianggap sulit dan sering ditemukan miskonsepsi pada guru dan siswa, sehingga pemahaman pada topik tersebut perlu ditingkatkan. Peningkatan pemahaman konsep kimia semacam ini perlu dilakukan secara intensif dengan menuntut ragam penyelesaian masalah yang dikemas melalui pembelajaran dari fenomena keseharian dan penyelesaian masalah. Salah jenis pembelajaran yang dapat digunakan ini adalah pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pemilihan pembelajaran dapat PBL dilakukan karena pembelajaran ini diawali dari masalah kehidupan sehari-hari yang bersifat kompleks dan juga menuntut tuntutan kemampuan High Order Thinkings (HOTS) siswa dan guru. Pembelajaran berbasis PBL dapat disosialisasikan kepada guru melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menggunakan metode Pendikan Masyarakat berupa workshop dan penugasan meliputi: analisis kurikulum, analisis konsepsi, analisis miskonsepsi, dan penyususnan perangkat pembelajaran, sehingga diharapkan kedepannya guru dapat menyusun suatu perangkat pembelajaran berbasis PBL secara mandiri dengan konsepsi kimia yang baik
Science Literacy-Oriented Project Based Learning Development for Chemistry Teachers of High Schools in Sumedang District [Pendalaman Materi dan Perancangan Pembelajaran Project Based Learning Berorientasi Literasi Sains Untuk Guru-Guru Kimia se-Kabupaten Sumedang] Hernani Hernani; Atep Rian Nurhadi; Ahmad Mudzakir; Soja Siti Fatimah; Heli Siti Halimatul; Iqbal Musthapa; Yaya Sonjaya; Asep Supriatna; Cecep Jaenudin
Jurnal Pengabdian Isola Vol 2, No 1 (2023): JPI: VOLUME 2, ISSUE 1, 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpi.v2i1.59332

Abstract

Pentingnya keterampilan berpikir dan bertindak yang melibatkan penguasaan berpikir dan menggunakan cara berpikir saintifik dalam mengenal, menyikapi, dan menyelesaikan permasalahan terkait kehidupan nyata perlu dilatihkan kepada peserta didik, salah satu caranya melalui literasi sains dan pembelajaran berbasis proyek (PjBL). Hal tersebut perlu dilatihkan kepada para guru di sekolah melalui kegiatan kolaborasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dengan para pendidik di Perguruan tinggi, khususnya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Berdasarkan tujuan tersebut, Departemen pendidikan Kimia FPMIPA UPI menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bekerjasama dengan guru-guru MGMP Kimia Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pola 32 Jam Pelajaran (JP) menggunakan metode daring melalui platform zoom dan luring yang dilaksanakan di SMAN 1 Cimalaka. Kegiatan PkM ini terdiri atas pemaparan materi tentang literasi sains dan project based learning, pendalaman konten kimia terkait materi Green Chemistry, serta workshop perancangan perangkat pembelajaran PjBL berorientasi literasi sains. Melalui kegiatan workshop ini, para guru mendapatkan pemahaman yang utuh tentang PjBL dan literasi sains, berhasil merancang pembelajaran dengan model PjBL yang berorientasi literasi sains, serta mendapat kesempatan untuk memaparkan ide dan gagasannya melalui kegiatan seminar. Rancangan pembelajaran yang dibuat sudah siap untuk diterapkan di sekolah, karena telah memperoleh masukan ketepatan konten dan konteksnya secara mendalam pada kegiatan workshop maupun pada kegiatan seminar hasil workshop.
Bioplastic from Jackfruit Seed Starch and It Is Potency for Education for Sustainable Development (ESD) in Chemistry Learning Purba, Ester Yuliati Cristina; Hernani, Hernani; Supriatna, Asep
EduChemia: Jurnal Kimia dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Department of Chemical Education Faculty of Teacher Training and Education Universitas Su

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/educhemia.v9i1.25426

Abstract

Plastic waste is a severe environmental problem. One solution is with bioplastic from jackfruit seed starch (JS). However, this bioplastic has weaknesses, such as not being heat resistant and having low mechanical properties, so adding chitosan (CH) and glycerol is necessary to strengthen it. This study aims to determine the optimum conditions for making bioplastics from jackfruit seed starch (JS) with the addition of chitosan (CH) and its potential in ESD-oriented chemistry learning. The methods used were laboratory experiments to determine the optimum conditions for making bioplastics, and an open-ended questionnaire to determine the potential of bioplastics as an ESD-oriented chemistry learning topic. The results of this study obtained tensile strength A1 (0.904 MPa), A2 (0.669 MPa), A3 (0.541 MPa), A4 (0.618 MPa), A5 (1.357 MPa), and A6 (6.140 MPa). The elongation test resulted in A1 (15.8%), A2 (16.5%), A3 (23.7%), A4 (35.7%), A5 (58.1%), and A6 (40.1%). The addition of chitosan increases the tensile strength and elongation values of bioplastics. The A3 and A4 bioplastics biodegradation tests were optimally decomposed within 5 days with a mass loss of 94%. Questionnaire results from 40 students showed that the topic of bioplastics has the potential to be integrated with project-based ESD lectures. Thus, bioplastic making can be used as one of the chemistry learning topics in project-based ESD lectures.
Management of the Development Character Program for Students in Supporting the Independence of Islamic Boarding Schools Asep Supriatna; Imam Abdullah; Fadli Rais; Mowafg Abrahem Masuwd; Diah Widiawati; Agus, Agus; Neneng Nurhasanah
Bulletin of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bse.v5i2.1849

Abstract

The development of students' character is an important aspect in Islamic boarding school education which aims to form independent, disciplined, and noble individuals. Manbaul Ulum Islamic Boarding School applies various strategies in building students' character through habituation programs, role models, and extracurricular activities. This study aims to analyze the management of the student character development program at Manbaul Ulum Islamic Boarding School, including strategies, challenges, and their impact on students' independence. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the boarding school caretaker, ustadz, and students, direct observation, and documentation. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the management of the character development program at Manbaul Ulum Islamic Boarding School is carried out systematically through careful planning. The role model method and mentoring system are the main strategies in forming students' character. However, there are obstacles such as limited resources, differences in students' backgrounds, and a less than optimal evaluation system. The implications of this study indicate that the success of the character development program for students depends on the synergy between Islamic boarding school managers, educators, and the social environment of this Islamic boarding school. The contribution of this research is to provide an empirical description and theoretical basis for designing an integrative and adaptive Islamic boarding school character development program to the challenges of the times.
Integration of Islamic Values in Educational Management in Optimizing Teacher Competence Neneng Nurhasanah; Asep Supriatna; Dede Ajeng Arini; Imam Abdullah; Agus, Agus
Bulletin of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bse.v5i2.1854

Abstract

Teacher Competence plays a very important role in improving the quality of education, especially in the context of education based on Islamic values. One aspect that can influence teacher competence sis educational management that is integrated with Islamic principles, such as amanah, justice, and responsibility. This study aims to examine the influence of educational management based on Islamic values on improving teacher competence at Integrated Islamic Junior High School (SMPIT) Manbaul Ulum. The method used in this study is a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the principal, teachers, and administrative staff, as well as direct observation of the implementation of educational management based on Islamic values. The results of the study indicate that educational management based on Islamic values at SMPIT Manbaul Ulum has contributed significantly to improving teacher competence. The Islamic principles applied in every aspect of educational management have succeeded in forming the character of teachers who are more professional and responsible. However, several obstacles were found in the implementation process, such as the limited professional development program based on Islamic values. The implication of this study is the importance of strengthening institutional support and increasing continuous training for teachers. This study contributes to the development of educational management based on Islamic values to improve the quality of education in Islamic schools.
Eksplorasi Pemahaman Santri Terhadap Konsep Moderasi Beragama dalam Kehidupan Sosial di Pondok Pesantren Tradisional Dede Kusnadi; Asep Supriatna; Mitra Sasmita; Rahma Dilla Zainuri; Ashhabul Kahfi
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 24 No. 1 (2025): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v24i1.6705

Abstract

Religious moderation is an important issue in social life in the current era of globalization, especially in the Islamic boarding school environment. Al Khoir Tegalwaru Islamic Boarding School as a traditional Islamic educational institution plays a key role in forming students' attitudes of tolerance. This research aims to explore students' understanding of the concept of religious moderation in social life in Islamic boarding schools, as well as identifying the challenges faced in its implementation. The research method used is a qualitative approach with a descriptive design. Data collection was carried out through in-depth interviews with students and caregivers, as well as observations in the Islamic boarding school environment. The research results show that the majority of santri understand religious moderation as a balance between practicing religious teachings and tolerance for differences, but they face difficulties in interacting with other religious groups. Teaching of religious moderation is mostly done informally and is not well structured. Apart from that, the conservative Islamic boarding school environment also limits students' understanding of the wider application of religious moderation. The implication of this research is the need for a more systematic approach in teaching religious moderation, as well as strengthening the role of caregivers in guiding students to apply the values of moderation in everyday life. This research also provides insight for Islamic boarding school managers in improving the quality of education to be more inclusive and tolerant.Understanding santri
Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Terminal Harjamukti Cirebon Luky Lukmanul Hakim; Erdijaya Adisasmita; Asep Supriatna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.8193

Abstract

Terminal adalah salah satu komponen dari sistem transportasi yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan barang hingga sampai ke tujuan akhir suatu perjalanan, juga sebagai tempat pengendalian, pengawasan, pengaturan dan pengoperasian sistem arus angkutan penumpang dan barang, disamping juga berfungsi untuk melancarkan arus angkutan penumpang atau barang. Terminal bus Harjamukti Cirebon merupakan Terminal Tipe A yang berada di jalan Ahmad Yani, Kecapi, Kota Cirebon, Jawa Barat. Terminal bus Harjamukti Cirebon yaitu terminal yang berfungsi melayani kendaraan umum baik secara nasional maupun internasional. Seperti Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi, dan Angkutan Antar Kota Antar Provinsi. Karena Terminal Harjamukti termasuk dalam tipe A maka sarana prasarana yang terdapat di Terminal ini harus memadai agar penumpang merasa nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja serta pelayanan Terminal Harjamukti Cirebon. sehingga tuntutan efisiensi dari suatu perjalanan bisa tercapai. Oleh karena itu, terminal harus mampu menampung, mengendalikan, menata serta melayani kegiatan-kegiatan yang terjadi di kawasan terminal, sehingga semua kegiatan yang ada pada kawasan terminal dapat berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kepuasan Pelanggan dan Importance Performance Analisys.
PENGARUH PEMASARAN HIJAU TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA KONSUMEN MINOMLOK COFFE MEET DAN EATERY Satriadi, Satriadi; Asep Supriatna; Tubel Agusven; Surya Kusuma
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 3 No. 4: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v3i4.7198

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of green marketing on purchasing decisions at Minomlok Coffee Meet and Eatery. This study uses a quantitative research type. Data collection techniques in this study were questionnaires, literature and documentation. Population and employee samples at the Center for Information Technology and Communication The population in this study were visitors to the Minomlok Coffee Meet and Eatery, which was estimated to be 1,000 people per month. The sample for this study were 258 visitors to Minomlok Coffee Meet and Eatery with an error rate of 5%. Data analysis techniques in this study used validity tests, reliability tests, classical assumption tests, simple linear regression analysis tests and hypothesis testing. From the results of the data analysis of the independent variable, namely green marketing, has an effect on the dependent variable, namely purchasing decisions, indicated by the t-count value of green marketing of 11,605 > the t-table value of 1.9692. The magnitude of the influence of green marketing variables is 34,2% on purchasing decisions. While the remaining 65,8% is influenced by other variables. Based on the results of this study, it is concluded that partially green marketing variables have a significant effect on purchasing decisions at Minomlok Coffee Meet and Eatery.
Pengelolaan Konflik Dalam Dunia Pendidikan: Studi Fenomenologis Terhadap Kepemimpinan Kepala Sekolah Dasar Rahman Tanjung; Asep Supriatna; Jiana Yuaningrum
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 3 No 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik dalam dunia pendidikan merupakan realitas sosial yang tidak dapat dihindari dan perlu dikelola secara bijak, termasuk salah satunya di Sekolah Dasar. Kepala Sekolah memiliki peran dalam menanganinya. Penelitian ini bertujuan memahami strategi kepala sekolah dalam mengelola konflik di sekolah dasar di Kecamatan Klari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis, dimana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa kepala sekolah menggunakan mediasi, dialog terbuka, dan pendekatan kekeluargaan untuk meredakan konflik, dengan penekanan pada nilai-nilai keadilan, empati, dan tanggung jawab. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan kepemimpinan berbasis kecerdasan emosional, yang diharapkan dapat berimplikasi terhadap penguatan kapasitas emosional dan sosial kepala sekolah sebagai kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan inklusif.
Analisis Implementasi Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung Berbasis Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat Salamuddin Ginting, Bersama; Asep Supriatna
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 24 No 2 (2025): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55893/jt.vol24no2.774

Abstract

Regulasi nasional mengamanatkan bangunan yang andal dan aman melalui Sertifikat Laik Fungsi (SLF), namun implementasinya di Kabupaten Bogor menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja implementasi SLF berbasis aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), mengidentifikasi faktor yang memengaruhinya, dan merumuskan strategi perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-method) yaitu menggabungkan analisis kuantitatif terhadap 2.440 data Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan 197 permohonan SLF dari basis data SIMBG dengan analisis kualitatif melalui studi kasus, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan kinerja implementasi belum optimal, ditandai oleh kesenjangan kepatuhan sebesar 24,6% untuk bangunan skala signifikan dan kegagalan fungsi jalur cepat (fast track) 3 hari. Faktor utama penyebab rendahnya kepatuhan adalah kurangnya sosialisasi dan kesadaran pemilik bangunan, serta kendala prosedural dalam SIMBG. Sementara itu, keterlambatan pada proses jalur standar (standard track) 28 hari disebabkan oleh ketidaklengkapan dokumen pemohon dan kapasitas teknis internal pemerintah daerah yang terbatas. Meskipun demikian, analisis SWOT menempatkan implementasi SLF pada kuadran pertumbuhan agresif, mengindikasikan potensi perbaikan yang sangat besar. Rekomendasi strategis difokuskan pada sosialisasi terstruktur, penguatan regulasi daerah melalui Peraturan Bupati, peningkatan efisiensi, pengembangan ekosistem jasa konstruksi lokal, dan advokasi kebijakan di tingkat nasional.