Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

AKSI GENZANIA (GENERASI Z SADAR ANEMIA) DENGAN DETEKSI DINI DAN EDUKASI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI MAN PURBALINGGA Opty Prastika, Luvi; Dewi, Pramesti; Safitri, Maya
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i3.231

Abstract

Anemia defisiensi zat besi sering terjadi pada remaja putri akibat kurangnya asupan zat besi, pola makan tidak seimbang, dan rendahnya kepatuhan konsumsi tablet Fe. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengidentifikasi faktor risiko anemia meliputi pola menstruasi, pola makan, konsumsi tablet Fe dan skrining kadar hemoglobin, serta mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan ceramah dan diskusi pada siswi remaja putri yang berjumlah 30 orang. Hasil skrining faktor risiko anemia menunjukan bahwa sebagian besar responden (83%) memiliki pola menstruasi yang normal, dalam hal pola makan sebagian besar remaja putri (53%) memiliki pola makan yang tidak mencukupi, selain itu (57%) responden tidak patuh dalam mengonsumsi tablet Fe secara rutin. Hasil Pemeriksaaan kadar hemoglobin sebagian besar dalam rentang normal. Pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan responden, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata skor nilai 76,66 sebelum dilakukan aksi edukasi menjadi 95,83 setelah dilakukan aksi edukasi. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat ini dapat mengetahui faktor risiko anemia pada remaja putri dan meningkatkan pengetahuan melalui kegiatan pendidikan kesehatan.
Consumption of Dates as an Accompaniment to Iron Tablets for Female Students with Anemia at MAN Purbalingga: Konsumsi Buah Kurma Sebagai Pendamping Tablet Tambah Darah Pada Siswi dengan Anemia di MAN Purbalingga La’ali, Shaimaa Alma; Dewi, Pramesti; Safitri, Maya
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang3787

Abstract

Anemia in adolescent girls and continues into adulthood will complicate pregnancy and childbirth later on. During the pre-survey at MAN Purbalingga, it was suspected that the female students were non-compliant in consuming iron tablets due to side effects such as nausea and a fishy smell, hence the need for non-pharmacological efforts to accompany the iron tablets. The purpose of this activity is to educate about the benefits of dates and provide dates as a companion iron supplements. This activity is conducted in three meetings. The first meeting was an anemia screening, the second meeting included pre and post-tests knowledge, education, and the provision of dates to be consumed for 7 days. The third meeting is a follow-up hemoglobin examination. The result is that out of 26 students in the anemia category, 18 students (69%) improved, 6 students (23%) remained the same, and 2 students (8%) worsened. The pre-test knowledge score of 68.85 increased to 96.15 in the post-test. The conclusion is that there was an increase in knowledge and the category of anemia. However, some still have anemia; on average, they have a history of typhoid fever, and the anemia worsens because they do not consume dates or iron tablets.
Relationship between Social Media Access and Adolescent Reproductive Health Behavior in SMK Banyumas Regency Lestari, Devi Intan; Ningrum , Ema Wahyu; Safitri, Maya
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v7i2.1151

Abstract

Adolescents face poor reproductive health behavior due to low literacy and access to relevant health information even though social media has the potential as a source of information. The study aims to analyze the relationship between social media access and adolescent reproductive health behavior. This research method is quantitative with a cross-sectional approach. Sampling technique with proportionate random sampling as many as 290 students of SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto and SMK Ma'arif NU 2 Ajibarang class X and XI. The research instrument is online through google form. The social media access questionnaire has been tested for validity and reliability with a Pearson value of 0.334 and Cronbach alpha of 0.750. The results of this study showed that the majority of respondents in SMK Kabupaten Banyumas were 16 years old (49%), female (60%), and other sources for accessing reproductive health information used electronic media (22%). Most had less social media access (54%) but good reproductive health behavior (91%). There was a weak relationship between social media access and reproductive health behavior (p-value 0.001, r = 0.188). These findings suggest to further strengthen reproductive health education through social media that is interesting and relevant to adolescents
Karakterisasi FTIR Arang Limbah Sawit untuk Menilai Potensi Prekursor Komposit rGO–Fe₃O₄ pada Aplikasi Sensor Magnetik Geofisika Oktafiansyah, Rahmad; Wianto, Totok; Najmi, M. Ikhwan; Safitri, Maya; Muhaemina, Maulanie; Nugroho, Muhammad
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1213

Abstract

Pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit sebagai bahan baku material fungsional berpotensi memberikan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah dan pengembangan teknologi sensor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi gugus fungsi permukaan dari arang cangkang, tandan kosong, dan campuran keduanya melalui spektroskopi FTIR, guna mengevaluasi kelayakannya sebagai prekursor dalam sintesis komposit reduced Graphene Oxide (rGO)–Fe₃O₄ untuk aplikasi sensor magnetik geofisika. Sampel arang diperoleh melalui pirolisis pada suhu 400 °C selama 1 jam, kemudian dianalisis pada rentang spektrum 400–4000 cm⁻¹. Hasil menunjukkan bahwa arang campuran menampilkan struktur aromatik C=C paling dominan (%T 80% pada 1585 cm⁻¹), kandungan gugus karbonil (C=O) yang rendah (%T 90,7%), dan gugus eter/alkohol (C–O) yang cukup sebagai situs ikatan Fe₃O₄. Interaksi termokimia antara lignin dalam cangkang dan selulosa dalam tandan menghasilkan atmosfer reduktif internal yang meningkatkan kualitas rGO tanpa memerlukan perlakuan kimia agresif. Dengan kombinasi tersebut, arang campuran menawarkan kestabilan struktural, konduktivitas, dan kompatibilitas kimiawi yang superior dibandingkan bahan tunggal. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah arang kelapa sawit, khususnya dalam bentuk campuran, sangat potensial sebagai prekursor lokal untuk pengembangan sensor magnetik berbasis nanokomposit yang ramah lingkungan dan efisien.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Anak Tunagrahita Ringan di SLB Negeri Bina Bangsa Syamtalira Aron Aceh Utara Mauliza, Iqlima; Yusnaini, Yusnaini; Safitri, Maya
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 9 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, September 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i9.4436

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in teaching Islamic Religious Education (PAI) to children with mild intellectual disabilities at SLB Negeri Bina Bangsa. Children with mild intellectual disabilities have intellectual limitations that require a more individualized, concrete, and contextual learning approach. Within the context of the Merdeka Curriculum, teachers are expected to design differentiated, enjoyable, and student-centered learning activities. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation, conducted at SLB Negeri Bina Bangsa Syamtalira Aron and an SLB in Lhokseumawe city. The results show that PAI learning is implemented through concrete approaches involving direct practice, storytelling, role-playing, the use of visual media, and habituation of religious values. Evaluation is carried out qualitatively and authentically through observation of students’ religious behavior. The Merdeka Curriculum provides teachers with the creative freedom to adapt content, processes, and assessments to meet the needs of students with mild intellectual disabilities. This implementation also reflects humanistic principles and learning consistent with modern curriculum theories. The findings confirm that the Merdeka Curriculum can be effectively applied in inclusive education, provided there is support from creative teachers, adequate learning facilities, and active involvement of parents and the school environment.
Gambaran kejadian postoperative nausea vomiting (PONV) pada pasien general dan regional anestesi Apriyanti, Meli; Sukmaningtyas, Wilis; Safitri, Maya
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 6 (2025): Volume 19 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i6.1044

Abstract

Background: Postoperative nausea and vomiting (PONV) is a common complication after anesthetic procedures, both general and regional. This condition can cause discomfort, prolong recovery time, and increase healthcare costs. Purpose: To determine the incidence of postoperative nausea and vomiting (PONV) in patients undergoing surgery under general and regional anesthesia. Method: This was a quantitative descriptive study with a cross-sectional approach. The sample consisted of 75 patients undergoing surgery under general or regional anesthesia. Data were collected through observation and questionnaires regarding patient characteristics and the incidence of PONV within 24 hours after surgery. Results: Most respondents were aged 26–45 years (34.7%), predominantly female (62.7%), undergoing major surgery (77.3%) lasting 30–60 minutes (89.3%), and were non-smokers (73.3%). PONV occurred in 39 respondents (52.0%). Regional anesthesia was the most commonly used type of anesthesia (50.7%). Conclusion: PONV occurs more frequently in patients undergoing surgery under general anesthesia compared to patients undergoing regional anesthesia. This may be due to various factors, such as age, gender, type of surgery, duration of surgery, smoking history, and type of anesthesia. Suggestion: More effective prevention and management of PONV is needed, especially in patients undergoing general anesthesia, through the administration of prophylactic antiemetics and preoperative education.   Keywords: Anesthesia; General; Postoperative Nausea and Vomiting (PONV); Regional.   Pendahuluan: Postoperative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan komplikasi umum setelah prosedur anestesi, baik general maupun regional. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, memperpanjang waktu pemulihan, dan meningkatkan biaya perawatan. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian postoperative nausea and vomiting (PONV) pada pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi dan regional anestesi. Metode: Penelitian desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 75 pasien yang menjalani operasi dengan general atau regional anestesi. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner mengenai karakteristik pasien serta kejadian PONV dalam 24 jam pascaoperasi. Hasil: Sebagian besar responden berusia 26–45 tahun (34.7%), mayoritas berjenis kelamin perempuan (62.7%), menjalani bedah mayor (77.3%) dengan durasi operasi 30–60 menit (89.3%), dan tidak merokok (73.3%). Kejadian PONV terjadi pada 39 responden (52.0%). Regional anestesi merupakan jenis anestesi yang paling banyak digunakan (50.7%). Simpulan: Kejadian PONV lebih banyak terjadi pada pasien yang menjalani operasi dengan general anestesi dibandingkan regional anestesi. Hal ini dapat disebabkan karena berbagai faktor, seperti faktor usia, jenis kelamin, jenis operasi, lama pembedahan, riwayat perokok, dan jenis anestesi. Saran: Diperlukan upaya pencegahan dan penanganan PONV yang lebih efektif, terutama bagi pasien dengan general anestesi, melalui pemberian antiemetik profilaksis dan edukasi praoperatif.   Kata Kunci: Anestesi; General; Post Operative Nausea and Vomiting (PONV); Regional.
Gambaran Kualitas Tidur Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Kemawi Kabupaten Banyumas Rahmadani, Arzalia Dwi; Safitri, Maya; Apriliyani, Ita
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah berada di atas normal. Penderita hipertensi sering terjadi pada usia yang rentan, terutama pada lansia. Pada lansia sering mengalami gejala nokturia yang beresiko mengalami gangguan hipertensi yang dapat mengganggu tidur dan mempengaruhi kualitas tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia Desa Kemawi. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia penderita hipertensi di Posyandu Lansia Desa Kemawi yang berjumlah 184 lansia dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 65 lansia. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pittsburg Sleep Quality Index (PQSI) dan dianalisis dengan menggunakan skor total, jika skor < 5 adalah baik dan skor > 5 adalah buruk. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa 80% responden memiliki kualitas tidur yang buruk di Posyandu Lansia Desa Kemawi Kabupaten Banyumas. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar lansia berusia 60-74 tahun sebanyak 60% dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 72% dengan hipertensi level 1 dan hipertensi level 2 berimbang sebanyak 41% dan sebanyak 80% lansia mengalami kualitas tidur yang buruk.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TENTANG TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RSU WIRADADI HUSADA BANYUMAS Darsiti, Darsiti; safitri, Maya; Murniati, Murniati
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 10 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i10.1873

Abstract

The Emergency Department (ED) is a vital healthcare unit that requires rapid and accurate decision-making to ensure patient safety and deliver effective care. Triage, the process of prioritizing patients based on the severity of their conditions, is crucial in preventing overcrowding and optimizing resource allocation. The effectiveness of triage implementation is closely linked to the knowledge and attitudes of healthcare workers. This study aimed to examine the relationship between healthcare workers’ knowledge and attitudes regarding triage in the Emergency Department of RSU Wiradadi Husada Banyumas. A quantitative research design with a cross-sectional approach was employed. The study population included 27 healthcare workers assigned to the ED. Primary data were collected using a structured questionnaire assessing knowledge and attitudes toward triage. Data analysis was performed using the Spearman Rho correlation test. Results showed that most respondents demonstrated good knowledge (51.9%) and a positive attitude (92.6%) regarding triage. However, statistical analysis indicated no significant relationship between knowledge and attitudes, with a significance value of 0.176 (p > 0.05) and a correlation coefficient (r) of 0.268. These findings suggest that while knowledge and attitudes toward triage were generally high, knowledge alone may not be the determining factor influencing attitudes. Further research is recommended to explore other factors, such as training, clinical experience, and organizational support, that may contribute to the development of healthcare workers’ attitudes and competencies in triage implementation.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN NEONATUS Safitri, Maya; Lathifah, Neneng Siti; Iqmy, Ledy Octaviani
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3343

Abstract

Background : A pre-survey result conducted by the researcher in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic showed that physiotherapists often conducted neonatal massage both for normal and abnormal neonates. This neonate’s massage was conducted when mothers bring their babies to visit for weighing and health examination in every Monday and Saturday. Purpose : The objective of this research was to find out the influence of neonate’s massage to neonate’s body weight improvement in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic in Panjang of Bandar Lampung in 2020.   Method : This was a quantitative research by using quasi-experiment approach and one group pretest and posttest design. Population was all neonates in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic from July 2020. 16 respondent samples were taken by using purposive sampling and this belongs to non-random sampling technique.Result : The research result showed that the averages (mean) of neonate’s body weights before and after neonate’s massage treatment were 3143.75 and 3425.00 respectively. Statistic test result derived derived p-value 0.000 < 0.05. Conclusion : It indicated that there was an influence of neonate’s massage to neonate’s body weight improvement in Wirahayu, ST.r., Keb private midwifery clinic in Panjang of Bandar Lampung in 2020. Suggestion : The researcher expects this research result to be additional health information concerning neonate’s massage for improving neonate’s body weight.      Keywords : neonate’s massage and body weight improvement ABSTRAK Latar belakang : Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang peneliti lakukan di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb, peneliti mendapatkan informasi dari petugas fisioterapi bahwa pijat bayi sudah sering dilakukan pada bayi yang lahir BBLR maupun yang lahir normal. pijat bayi dilakukan pada bayi yang dibawa ibunya untuk ditimbang dan diperiksa kesehatannya dan pijat bayi ini dilakukan setiap hari senin sampai sabtu.Tujuan : Diketahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus Di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen one group Pre-test – Post-test. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh bayi yang ada Di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung terhitung sejak bulan Juli 2020 yang berjumlah 16 responden. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling yaitu salah satu teknik sampling non random sampling.Hasil : Diketahui bahwa rata-rata (mean) berat badan neonates sebelum diberikan pijat bayi adalah 3143,75 dan sesudah diberikan pijat bayi adalah 3425,00. Berdasarkan uji statistic diketahui p-value 0,000 atau p-value < 0,05 .Kesimpulan : Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus Di BPS Wirahayu, S.Tr.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Saran : Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi kesehatan tentang Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Neonatus, sehingga berat badan dapat mengalami peningkatan. Kata Kunci : Pijat Bayi & Peningkatan Berat Badan 
HUBUNGAN PENGETAHUAN TANDA BAHAYA KEHAMILAN TERHADAP MOTIVASI UNTUK MELAKUKAN ANC DI KLINIK BIDAN  NY. I KOTA SUKABUMI Tri Nurjanah, Lina; Safitri, Maya
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/hvcvxc55

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologis dan alamiah, dimana setiap perempuan yang memiliki sistem reproduksi sehat, telah mengalami menstruasi, dan melakukan hubungan seksual dengan seorang pria yang sehat, maka besar kemungkinan akan mengalami kehamilan. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama masa kehamilan, yang apabila tidak dilaporkan atau terdeteksi dini bisa menyebabkan kematian pada ibu dan janin. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pegetahuan tanda bahaya kehamilan terhadap motivasi untuk melakukan ANC di Klinik Bidan Ny. I kota, sukabumi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 ibu hamil yang memeriksakan diri ke klinik bidan Ny.I Kota sukabumi. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat dengan menggunakan uji statistic Chi Square. Hasil: Diperoleh hasil p-value sebesar (0,003) < α (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikiancmenunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Pegetahuan terhadap motivasi untuk melakukan ANC. Kesimpulan : Terdapat Hubungan antara pengetahuan tanda bahaya kehamilan terhadap motivasi Untuk Melakukan antenatal care. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang tanda bahaya kehamilan terhadap motivasi untuk melakukan antenatal care bagi ibu hamil agar lebih memperhatikan kehamilannya dan dorongan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan