Laurensius Salem
Program Studi Pendidikan Bahasa IndonesiaFKIP Untan, Pontianak

Published : 53 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

SAPAAN DALAM BAHASA DAYAK IBAN DI DESA KUMANG JAYA KECAMATAN EMPANANG KABUPATEN KAPUAS HULU Ningkan, Fransiskus; Susilo, Firman; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan sapaan dalam bahasa Dayak Iban didesa Kumang Jaya Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu, baik dalam hubungan kekerabatan berdasarkan hubungan sedarah maupun hubungan kekerabatan karena perkawinan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan langsung masyarakat Dayak Iban di desa Kumang Jaya yang mengandung sapaan kekerabatan, baik kekerabatan karena hubungan sedarah maupun kekerabatan karena hubungan perkawinan. Data dikumpulkan menggunakan teknik catat dan teknik rekam. Berdasarkan hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem sapaan dalam bahasa Dayak Iban terbagi menjadi, (1) sapaan kekerabatan karena hubungan darah; (2) sapaan kekerabatan berdasarkan hubungan perkawinan; (3) sistem sapaan dalam masyarakat Dayak Iban.   Kata Kunci: Sistem Sapaan, Kekerabatan, Dayak Iban   Abstract: The objective of this research is to describe the use of  greeting system in Dayak Iban language at Kumang Jaya, Empanang sub-district, Kapuas Hulu regency, either in bloodline relationship kinship or in marriage relationship kinship. The method of this research used descriptive by qualitative approach. The source of the data in this research is the direct speech of Dayak Iban society at Kumang  Jaya, containing greeting kinship, not only in bloodline relationship kinship  but also in marriage relationship kinship. The technique of the data collecting in this research is used note taking and recorded. Based on the result of the analisys, it could be concluded the greeting in Dayak Iban language, divided into: 1). greeting kinship because of bloodline relationship, 2). greeting kinship because of marriage relationship kinship, 3). greeting kinship system in Dayak Iban society.   Key Words: Greeting System, Kinship, Dayak Iban
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK Kriswibowo, Boby; Priyadi, Antonius Totok; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 5 (2016): Mei 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fakta di lapangan yang menunjukkan hasil pembelajaran menulis teks berita pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 9 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 belum mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini dikarenakan guru belum menggunakan metode pembelajaran yang tepat dalam menulis teks berita. Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita melalui pembelajaran model investigasi kelompok pada peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Sungai Raya?. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelakasanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes hasil belajar. Sumber data penelitian ini adalah guru dan peserta didik. Data penelitian berupa temuan hasil observasi dan hasil evaluasi peserta didik, diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran investigasi kelompok dapat meningkatkan hasil belajar menulis teks berita peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya semester 2 tahun pelajaran 2014/2015. Kata Kunci: Menulis Teks Berita, Model Pembelajaran Investigasi Kelompok   Abstract: This research is motivated their facts on the ground that shows the results of learning to write a text message in class VIII students at SMPN 9 Kubu Raya Sungai Raya Semester 2 2014/2015 school year has not achieved the expected results. This is because teachers do not use appropriate learning methods in writing the text. The problem this research is how the planning, execution, and learning to improve the ability to write a text message with model Group Investigation in class VIII students SMP Negeri 9 Sungai Raya ?. This study was conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, exercising, observation and reflecting. This research method used is descriptive method with a form of qualitative research. This research is a classroom action research (CAR). The data used is the observation sheet and achievement test. The data source of this research is the teachers and learners. Research data findings on observations and results of the evaluation of learners, processed qualitatively and quantitatively. The results showed investigative learning model group investigation can improve learning outcomes news text writing class VIII students SMP Negeri 9 Kubu Raya Sungai Raya second half of the school year 2014/2015.Keywords : Writing News Text, Learning Model Group Investigation   
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS DRAMA MENGGUNAKAN METODE JIGSAW DI SMP Safitri, Darna; Salem, Laurensius; Ramdani, Deden
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Latar belakang dilakukannya penelitian ini kerena ditemukannya problematika pada pembelajaran membaca teks drama. Masalah pada penelitian ini tentang peningkatan keterampilan membaca teks drama menggunakan metode Jigsaw pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Sungai Kakap Tahun Pembelajaran 2015/2016.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan pada keterampilan membaca teks drama menggunakan metode Jigsaw di kelas VIII SMP Negeri 3 Sungai KakapTahun Pembelajaran 2015/2016.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dan prosedur penelitian ini menggunakan peneltian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Data dalam penelitian ini merupakan proses pembelajaran serta hasil pembelajaran membaca menggunakan metode Jigsaw. Hasil analisis data, disimpulkan bahwa pembelajaran membaca teks drama siswa meningkat pada tiap siklus. Siklus pertama rata-rata nilai yang diperoleh siswa 65,81 dengan persentase ketuntasan sebesar 33,3 %. Siklus kedua rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 75,46 atau meningkat sebanyak 9,65 angka dari siklus sebelumnya.   Kata Kunci: Membaca Teks Drama, Metode Jigsaw Abstract:This research is based on the findings of the problem in learning process of drama text reading. The problems of this research is the implementation in order to improve the reading skill by using Jigsaw method to the students of 7th year grade in SMP Negeri 3 Sungai Kakap in academic year 2015/2016. The achievement of this research are to describe enhancement from implementation to the reading skill by using Jigsaw method to the students of 7th year grade in SMP Negeri 3 Sungai Kakap in academic year 2015/2016. The method of this research is using descriptive method and the procedure of this research is using Classroom Action Research (CAR) that is conducted in two cycles. The data of this research is the process of learning and also the result of reading by using jigsaw method. The result of data analysis, it can be concluded that the learning process of students reading in drama text improves in every cycles. In the first cycle, the students average score is 65,81 with the percentage of passed score is 33,3%. In the second cycle, the students average score is 75,46 or it improves as much as 9,65 score from the previous cycle. Keyword: Reading of Drama Text, Jigsaw Method
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL KITAB CINTA YUSUF ZULAIKHA KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY Mahmuda, Rifaatul; Salem, Laurensius; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe title of this research is Directive Speech Acts in the Novel Cinta Yusuf Zulaikha by Taufiqurrahman Al - Azizy. The problem in this study is What is the form of the requestive directive speech,directive quentions,requirement’s directive say,directive speech acts of prohibitive,permissive directive speech acts and directive speech acts of advisories in the Novel Cinta Yusuf Zulaikha? The purpose of this study is Describing the form of the requestive directive speech acts,directive quentions,directive speech acts,directive prohibitive speech acts,directive speech acts permissive,directive advisories in Yusuf Zulaikha’s Book of Love? The research method used is a descriptive research method, with the form of research being qualitative. Subject of Research: Novel Cinta Yusuf Zulaikha by Taufiqurrahman Al - Azizy.Data collection techniques in this study used a Documentary Study, while the data collection tools used were researchers as a key instrument Data analysis techniques used descriptive qualitative techniques. Based on the results of the research data processing, it can be concluded that The directive requestives’ The most dominant act of speech requestives used is asking, which consists of eighteen discourses. quentions of speech act, The author uses the most questions asked consisting of forty-five discourses. requirements The author uses a lot of requirements that consist of three discourses. prohibitives The author presents a bit of forbidding discourse consisting of only two contexts. permissives’ speech acts, The most common discourse used is the context of agreeing sentences.advisiories. The most widely used context is the sentence suggested.Suggestion Researchers hope that the results of this study can be used as inspiration for language or literary researchers.Keywords: Pragmatics, Imperatives, Outdoor Media
KOSAKATA MAKANAN TRADISIONAL MELAYU SAMBAS Rahmadhanti, Jumiatin Asri; Salem, Laurensius; Amir, Amriani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kosakata makanan tradisional Melayu Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan BMDS (Bahasa Melayu dialek Sambas) yang dituturkan oleh penutur asli masyarakat desa Mekar Sekuntum, desa Trimandayan, dan desa Semata. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang mengandung kosakata dalam makanan tradisional Melayu Sambas berupa bahan, alat, cara membuat, bentuk, warna dan hasil. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan cakap yang memiliki teknik dasar berupa pemancingan terhadap narasumber yang merupakan penutur asli BMDS. Berdasarkan hasil analisis data yang ada, dapat disimpulkan bahwa dalam BMDS terdapat 33 kosakata makanan tradisional berupa bahan, 19 kosakata makanan tradisonal berupa alat, 9 kosakata makanan tradisional berupa cara membuat, 11 kosakata makanan tradisional berupa bentuk, 12 kosakata makanan tradisional berupa warna dan 35 hasil kosakata makanan tradisional Melayu Sambas. Kata Kunci : Kosakata, Makanan Tradisional, Makna Abstract: This research aims to descripsion vocabulary in Malay Sambas traditional food. The methods this research used is descriptive method in the form of qualitative research. Data resources in this research is native language BMDS (Sambas Malay a dialect) by native speakers of Mekar Sekuntum Village, Trimandayan village, and Semata village. Data in this research is words containing vocabulary in Malay Sambas traditional food. Such as material, tool, manner of making, form, color, and results. The techniques used is this research are listening and speaking techniques basic form of fishing grounds against speakers BMDS. Based on the data the analysis can be deduced in BMDS there are 33 vocabularies such as materials, 19 vocabularies such as tools, 9 vocabularies such as manner of making, 11 vocabularies such as form, 12 vocabularies such as colors and 35 vocabularies of the Malay Sambas traditional food. Keywords: Vocabulary, Food Traditional, Meaning
KAJIAN FEMINIS TEHADAP NOVEL HUJAN DI AKHIR KEMARAU KARYA MARIA A. SARDJONO Wendi, Raymundus; ., Martono; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 3 (2014): Maret 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reseach was aimd to describe image of women power that are reflected in the position and the struggle of the image of women main character and form of kotrafeminis and profeminis in Hujan di Akhir Kemarau novel written by Maria A. Sardjono The method used is a form of qualitative descriptive method. The approach used is a feminist literary criticism approach to analyzing each research problem. The results of the data analysis is the position of woman character in case of education and to have a carrier is equal to man except her position as a wife. The struggle done by women in order to release themselves from patriarchal domination was delivered by arguing and by physical resistance. The form of contrafeminist was pictured on men underestimated thinking toward women prestige, women underestimate attitude toward women and sexual flattering of men toward women and physical hardness done by women to women. The form of profeminist was pictured on some actions of appreciating, caring and supporting womens way of thinking. Keywords: image of power woaman, feminist, novel Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra perempuan kuasa yang tercermin dalam kedudukan dan perjuangan yang dilakukan tokoh utama perempuan serta bentuk kotrafeminis dan profeminis dalam novel Hujan di Akhir Kemarau Karya Maria A. Sardjono. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif berbentuk kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kritik sastra feminis untuk menganalisis setiap masalah penelitian. Hasil analisis data yaitu kedudukan tokoh utama perempuan dalam hal mengenyam pendidikan dan berkarier setara dengan laki-laki, kecuali kedudukan perempuan sebagai istri. Perjuangan yang dilakukan perempuan dalam melepaskan diri dari dominasi partiarkhat dilakukan dengan beradu argumen dan perlawanan secara fisik. Bentuk kontrafeminis tergambar melalui sikap merendahkan martabat perempuan oleh kaum lelaki, sikap merendahkan martabat perempuan oleh kaum perempuan serta tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh kaum lelaki terhadap perempuan dan kekerasan fisik yang dilakukan kaum perempuan terhadap sesamanya. Bentuk profeminis tergambar dalam tindakan menghargai, peduli dan mendukung pola pikir perempuan. Kata kunci : citra perempuan kuasa, feminis, novel
REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM MASYARAKAT DAYAK KANAYATN Devi, Septiana Anjela; Saman, Sisilya; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian adalah Realisasi Kesantunan Berbahasa dalam Masyarakat Dayak Kanayatn di Desa Saham, Kec. Sengah Temila, Kab. Landak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah realisasi kesantunan berbahasa dalam MDK di Desa Saham, Kec. Sengah Temila, Kab. Landak. Bentuk penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik langsung yaitu dengan teknik observasi, teknik catat dan teknik rekam. Data dalam penelitian ini yaitu kalimat yang mengandung Realisasi Kesantunan Berbahasa yang digunakan oleh masyarakat di desa Saham, dan cerita rakyat yang ada di desa Saham. Sumber data yaitu segala bentuk tuturan masyarakat yang ada di desa Saham. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang ada di desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak masih banyak menggunakan bahasa yang tidak sepantasnya diucapakan , seperti kata binatang, bodoh, sial setan, dan gila. Masyarakat di desa Saham juga melanggar prinsip kesantunan berbahasa Leech dan prinsip kerjasama Grace yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufaktan, dan maksim kesimpatisan. Adapun saran penelitian ini adalah agar masyarakat santun dalam bertutur, jangan menggunakan bahasa yang kasar karena dapat meyakiti hati mitra tutur. Kata kunci : Realisasi, Kesantunan, Berbahasa Abstract: The title of this study is The Make Use of Language Politennes by Dayak Kanayatn People. This research was intended to find out the realization of the make use of language politeness in Saham village, Sub district of Sengah Temila, Landak Regency. The research was conducted by using qualitative method and well explained descriptively. The data were collected exclusively from observation, audiovisual recorded and written report. The data was focused to the make use of language politeness provided by all societies of Saham village both in daily activities and folklore. Based on the research investigation, the researcher found that there would be a conclusion that states too many inappropriate expressions used by the villagers over Saham societies such as beast, fool, nuts, idiot, and imp. Another finding showed us that the villagers broke the principal politeness of language Leech and Grace such as prudence maxim, generosity maxim, achievement maxim, simplicity maxim, conciliation maxim, and sympathy maxim. Therefore, the conclusions said that they should be a change in a way of villager to make a good and polite accepted language and avoid any other impoliteness expression of language. Key words: realization, politeness, language
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VI SDS KRISTEN KANAAN KABUPATEN KUBU RAYA Kurniawati, Dewi; Salem, Laurensius; Syahrani, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas VI SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Data dalam penelitian ini adalah daftar nilai hasil belajar siswa kelas VI SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. Hasil analisis data menunjukkan keterampilan berbicara siswa meningkat dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif tipe bercerita berpasangan.Kata kunci : keterampilan berbicara, pembelajaran kooperatif, bercerita berpasangaanAbstract : The purposes of this research are to investigate and describe the enhancement of students speaking skill on 6th grade students of SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. The method in form of qualitative. The data source of this research is the score list of students learning outcome or result on 6th grade students of SDS Kristen Kanaan Kubu Raya. The finding of data analysis shows that students speaking skill improves with the implementation of storytelling in pair type of cooperative learning.Keywords : speaking skill, cooperative learning, storytelling in pair
MEDAN MAKNA VERBA BERJALAN DALAM BAHASA DAYAK KANAYATN Yanto, Edi; Hanye, Paternus; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kata kerja yang memiliki makna verba berjalan dalam bahasa Dayak Kanayatn, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Sumber data diperoleh dari bahasa daerah yang digunakan informan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat 46 verba yang mengandung makna berjalan. Setiap kata kerja/vera memiliki komponen makna, jenis makna, dan fungsi semantis tersendiri. 46 verba yang mengandung makna berjalan ini ada berupa kata dasar dan kata turunan/afiksasi. Fokus pada verba dikarenakan verba adalah unsur yang utama dalam suatu kalimat. Kata kunci: verba berjalan, bahasa Dayak Kanayatn Abctract: This research aim to know the verbs that have walking verb meaning in Dayak Kanayatn language in Kubu Raya regency, West Borneo. Method to be used in this research was descriptive with qualitative form. The source of data were informan’s language. The result of data analysis showed that there were 46 verbs that contained of walking verb. Each verb had component meaning, kind of meaning and semantic fungtion by itself. 46 verbs that contained of walking verb were bare infinitive and affixation. This research fokus on ver because verbs were the main dement in a sentence. Key word: walking verb, Dayak Kanayatn language
KOHESI LEKSIKAL DALAM EDITORIAL SURAT KABAR PONTIANAK POST EDISI JANUARI-MARET 2012 Afriani, Winda; Hanye, Paternus; Salem, Laurensius
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepaduan wacana selain didukung oleh aspek gramatikal atau kohesi gramatikal juga didukung oleh aspek leksikal atau kohesi leksikal. Dalam wacana, kohesi leksikal merupakan aspek formal bahasa dan pemahaman wacana tentu memerlukan pengetahuan dan penguasaan kohesi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kohesi leksikal dalam editorial surat kabar Pontianak Post edisi Januari Maret 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat bentuk-bentuk kohesi leksikal yang meliputi 1) kesinoniman, 2) antonimi dan oposisi, 3) kehiponiman, 4) kemeroniman, 5) keparoniman, 6) kolokasi, dan 7) repetisi. Kata kunci : kohesi, leksikal, surat kabar. Abstract. Cohesiveness of the discourse not only supported by grammatical aspect or grammatical cohession but also by lexical aspect or lexical cohession. In a discourse, lexical cohession is language formal aspect and an understating of a certain discourse needs knowledge and fine mastery of lexical cohession. This research intent on describing lexical cohession forms in editorial neswspaper Pontianak Post January March 2012 edition. Research method being used in this research is qualitative descriptive method. The result of this research shows that lexical cohession cohession forms contained here are 1) synonymy, 2) antonymy, 3) hyponymy, 4) meronymy, 5) paronymy, 6) callocation, 7) repetition. Keywords: cohesion, lexical, newspaper.