Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

TREN RISET TPACK DALAM JURNAL PENDIDIKAN DASAR DI INDONESIA Ananda, Mia Lusy; Ari Metalin Ika Puspita; Andi Kristanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20497

Abstract

Perkembangan Teknologi pada abad 21 telah mempengaruhi segala bidang kehidupan, termasuk pendidikan. Beberapa studi tinjauan telah mendokumentasikan permasalahan dan tren penelitian TPACK selama beberapa dekade terakhir. Namun, penelitian mengenai TPACK yang berfokus di sekolah dasar masih terbatas. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk memahami perkembangan penelitian TPACK pada pengajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menganalisis isi sejumlah artikel terkait TPACK yang diterbitkan dari tahun 2020 hingga 2024 dalam Jurnal Pendidikan Dasar yang terindeks SINTA 1-3. Hasil analisis mengungkapkan bahwa (1) Tren jumlah publikasi terkait TPACK dalam empat tahun terakhir mengalami peningkatan; (2) Desain penelitian yang dominan digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif (3) Subjek penelitian yang banyak digunakan adalah mahasiswa sarjana, guru dan peserta didik sekolah dasar (4) Instrumen penelitian yang paling banyak digunakan adalah kuesioner (5) Metode analisis data yang paling banyak digunakan adalah korelasi dan analisis deskripsi. Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa rekomendasi diusulkan untuk penelitian selanjutnya dengan TPACK sebagai fokus utama. Rekomendasi tersebut antara lain meningkatkan keragaman jenis penelitian khususnya penelitian PTK dan Pengembangan. Peneliti juga disarankan memilih subjek, instrumen dan metode analisis data yang lebih sesuai.
IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH : TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS Dewi, Khristi Rosika; Heru Subrata; Ari Metalin Ika Puspita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.21079

Abstract

Digital literacy is characterized as the competence to understand and utilize information presented in various formats from various sources accessed through computing devices. This research aims to conduct a literature review related to the implementation of school digital literacy. The research method is SLR (Systematic Literature Review). Data collection was done by reviewing the same articles in this study. The articles used in this study were 11 articles from google scholar, national and international indexed journals. This study found that technology can be implemented in school learning, and digital literacy can increase students' interest in reading. Keywords: implementation, digital literacy, school
STUDI LITERATUR : PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PARTISIPASI POLITIK GEN Z (ZOOMERS) Nazah Dwi Putricia; Afifah Intan Febriyanti; Nasywa Dellia Puteri; Alif Rohmatus Syukriya; Ari Metalin Ika Puspita
Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 2 (2024): Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Retorika: Jurnal Komunikasi, Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial dalam partisipasi politik seperti pemilu presiden, pemilu legislative dan pemilihan umum ketua organisasi dapat memberikan pengaruh yang cukup besar. Hal tersebut dikarenakan adanya generasi Z sebagai pengguna media sosial, yang menjadikan generasi tersebut sebagai salah satu generasi yang berpartisipasi aktif dalam partisipasi politik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan gambaran dan menganalisis lebih mendalam mengenai pengaruh media sosial terhadap partisipasi generasi Z dalam dunia politik. Melalui metode literature review, yaitu metode yang meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Salah satu pengaruh dari media sosial terhadap partisipasi politik yaitu dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disebabkan karena generasi Z merupakan kelompok generasi kerja terbaru yang memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Dengan adanya partisipasi aktif dari generasi Z, maka dapat mengubah arah politik serta dapat memilih pemimpin yang mewakili nilai dan kepentingan dari generasi Z.
Upaya Meningkatkan Daya Ingat dan Hasil Belajar Siswa melalui Penggunaan Media Permainan Memory Game dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Sejarah Perumusan Pancasila Kelas IV SD Alifia Yoranika Ramadhani; Ari Metalin Ika Puspita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35451

Abstract

Pancasila Education plays a crucial role in shaping national character and strengthening the national identity of students from an early age. However, learning activities in elementary schools remain largely rote-based and monotonous, making it difficult for students to understand and remember important events and figures in the history of Pancasila formulation. This study aims to improve students’ memory retention and learning outcomes through the implementation of the Memory Game as an instructional medium in the topic History of Pancasila Formulation for fourth-grade students. The research employs a Classroom Action Research (CAR) method using a mixed-methods approach, combining both qualitative and quantitative data. Data collection techniques include observation, teacher interviews, documentation, and learning achievement tests (pre-test and post-test). The results of the study show that the use of the Memory Game increased the students’ average scores from 42.6 to 84.4, with 88.9% of students achieving mastery learning. Students appeared more enthusiastic, active, and capable of recalling the names and roles of the Panitia Sembilan (Committee of Nine) members more easily. These findings demonstrate that game-based learning is effective in strengthening visual memory and enhancing students’ learning motivation. The study reinforces the principles of active learning and constructivism, while practically offering an innovative media alternative aligned with the Merdeka Curriculum framework. It is recommended that future research develop an interactive digital version of the Memory Game to enable broader and more sustainable application.
Ethnomathematics of Damar Kurung: A Local Cultural Contextualization Alternative in Mathematics Learning at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Kesamben Wetan Gresik Anggita Pasha; Nadi Suprapto; Ari Metalin Ika Puspita
ATTA`DIB Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Mathematics learning in elementary schools is often perceived as abstract and disconnected from students’ real-life experiences. This study introduces the local art of Damar Kurung from Gresik as an ethnomathematical medium to strengthen students’ understanding of plane geometry. This research employed a qualitative case study design conducted at Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Kesamben Wetan Gresik. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that integrating Damar Kurung into mathematics learning enhances student engagement, spatial reasoning, and appreciation of local culture. Teachers became more creative in linking geometric concepts with cultural artifacts, resulting in a more meaningful and enjoyable learning process. Damar Kurung ethnomathematics serves as an effective alternative to connect mathematics with students’ cultural identity and daily life. This model not only improves cognitive understanding but also fosters cultural values, creativity, and pride in local heritage. Keywords: ethnomathematics, Damar Kurung, plane geometry, local culture, contextual learning Abstrak Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering dianggap abstrak dan jauh dari kehidupan nyata siswa. Penelitian ini berupaya menghadirkan konteks budaya lokal Gresik melalui seni Damar Kurung sebagai media etnomatematika untuk memperkuat pemahaman konsep bangun datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Kesamben Wetan Gresik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Damar Kurung dalam pembelajaran matematika meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir spasial, dan apresiasi terhadap budaya lokal. Guru juga lebih kreatif dalam mengaitkan konsep geometri dengan artefak budaya, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan menyenangkan. Etnomatematika Damar Kurung menjadi alternatif efektif untuk menghubungkan matematika dengan kehidupan dan identitas budaya siswa. Model ini tidak hanya memperkuat pemahaman kognitif, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai budaya, kreativitas, dan rasa memiliki terhadap warisan lokal. Kata Kunci: etnomatematika, Damar Kurung, bangun datar, budaya lokal, pembelajaran kontekstua.
Integrating Nyadran Tirta Wening Cultural Values into IPAS Learning to Develop Elementary Students’ Ecological Intelligence Ella Rahma Nura Aziza; Ari Metalin Ika Puspita; Nadi Suprapto
ATTA`DIB Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to analyze the integration of Nyadran Tirta Wening cultural values into IPAS (Integrated Natural and Social Science) learning to develop elementary students’ ecological intelligence. A qualitative approach with a case study design was employed at SD Negeri 2 Jati from October 2025. The participants included a classroom teacher, third-grade students, the principal, and community members involved in the Nyadran Tirta Wening tradition. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results indicate that cultural values such as gratitude for water sources, cooperation, and environmental care were successfully integrated into IPAS learning through school-based project activities. This process fostered students’ ecological awareness, understanding, and responsible actions toward nature. The combination of local wisdom and scientific learning created meaningful, contextualized learning experiences that enhanced students’ moral and environmental sensitivity. The study concludes that integrating local cultural values into IPAS learning is an effective pedagogical strategy to promote ecological intelligence while preserving Indonesia’s cultural heritage. Keywords: Nyadran Tirta Wening, IPAS, local wisdom, ecological intelligence, school-based project Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai budaya Nyadran Tirta Wening dalam pembelajaran IPAS guna mengembangkan kecerdasan ekologis siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Jati pada bulan Oktober 2025. Subjek penelitian meliputi guru kelas, siswa kelas III, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat yang terlibat dalam tradisi Nyadran Tirta Wening. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya Nyadran Tirta Wening seperti rasa syukur terhadap sumber air, gotong royong, dan kepedulian lingkungan berhasil diintegrasikan dalam pembelajaran IPAS melalui kegiatan proyek berbasis sekolah. Proses ini mampu menumbuhkan kesadaran, pemahaman, dan tindakan ekologis pada siswa. Pembelajaran yang menggabungkan kearifan lokal dengan sains menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran IPAS merupakan strategi efektif untuk mengembangkan kecerdasan ekologis sekaligus melestarikan kearifan budaya bangsa. Kata kunci: Nyadran Tirta Wening, IPAS, kearifan lokal, kecerdasan ekologis, proyek sekolah.
DESIGNING CULTURALLY INTEGRATED PROJECT-BASED LEARNING TO ENHANCE FINANCIAL LITERACY: A STUDY OF THE JIMPITAN TRADITION IN INDONESIAN ELEMENTARY SCHOOLS Ita Kurniawati; Fiena Saadatul Ummah; Ari Metalin Ika Puspita
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6746

Abstract

Financial literacy is a crucial 21st-century competency that must be developed from an early age to prepare students for real-world financial decision-making. However, learning in many Indonesian elementary schools remains conventional and has not yet integrated meaningful, contextual, and culturally relevant learning experiences. This study aims to design and analyze project-based learning (PjBL) activities integrated with the local Jimpitan tradition to enhance fifth-grade students’ financial literacy at SDN 2 Kloposepuluh, Sukodono District. Using a design-research approach with a qualitative descriptive method, data were collected through observations, interviews, and document analysis involving students, teachers, and school leaders. The learning design guided students to engage in projects related to the Jimpitan practice, including reporting on fundraising processes, management mechanisms, and their financial implications. The findings show that culturally contextualized PjBL activities effectively improved students’ financial literacy, particularly in understanding needs versus wants, money management, and simple economic concepts. Students also demonstrated increased engagement, creativity, and collaboration compared to conventional learning. Challenges such as limited time and resources indicate the need for stronger collaboration between schools, teachers, and researchers. This study contributes to the development of innovative, practical learning models that integrate local cultural wisdom into elementary economics education.
Co-Authors Achmad Khoirun Ni’am Aljunaidi Afif Rifa’i Alfatan Afifah Intan Febriyanti Aldiva Luckytasari Alif Rohmatus Syukriya Alifia Yoranika Ramadhani Alika Atha Amani Alleanda Ria Paramitha Amanda Dwi Kurnia Ananda, Mia Lusy ANDI KRISTANTO Anggita Pasha Anis Nurrahmah Anisa Dwi Rahmadhani Annisa Tri Puji Rahayu Annisatun Nur Farida Aprilia Early Al Ghony Arif Nur Hidayat, Arif Nur Arina Candra Febriyanti Artika Iesa karunia illahi Bintang Purnama Putra Budi Purwoko Dessy Mega Harumawati Devi Ristyana Puji Lestari Dewi, Khristi Rosika Dhilla Adhika Prawesti Dian Intan Khairiah Ditya Elsabela P Ella Rahma Nura Aziza Evan Rasyid Nandana Evi Trinur Aisyah Evie Dwi Ervanti Feila Salasya Ramadila Fiena Saadatul Ummah Fini Nur Aini Fitri Romadhona Frischa Amalia Imanda Ganes Gunansyah Gladistha Putri Dwi Gumilar Gunawan Santoso Haria Nansa Rahmadhany HENDRATNO Hendrik Pandu Paksi Heru Subrata Hildan Deswari Ikhsaniyah, Salsabella Nur Ita Kurniawati Jessy Nora Sandy Kenyo Wangsa Euanggelion Lidia Catraliya Hikmawati Livia Agustin M. Ahlul ‘Ilmi Yuliantono Maharani Zuroida Mahdiyah Nur Fauziyyah Mariska Dwi Amanda Marky Cavalera Prasetya Mei Dwi Purwanti Mei Riska Indriana Merida Rahma Paramita Michaelia Alriviany Putri MIFTAHUL JANNAH Mochammad Alfian Prima Utama Mochammad Ja’far Sodiq Moh. Fairus Heriawan Muafi Abdus Syakur Muhammad Falah Avicena Alamsyah Muhammad Guntur Himawan Muhammed Nabil Ghulam Marzouk Nour El Ein MULYANI Mutiara Nora Ayu Nadi Suprapto Nadia Dewi Firdaus Najwa Dafa A Najwa Meisya Albahri Narulita Diva Saraswati Nasywa Dellia Puteri Nazah Dwi Putricia Nazwa Mirza Sabrina Niken Salsavita Nur Farida Nur Fariha Ulfiati Putri Sa'adah Rahul Ubaidillah Refida Muflichuna Suliyono Refina Faisyatul Adzkiya Rena Nur Aliya Yunilafaiza Revalina Aulia Sabrina Rida Wulandari Rindy Septia Ningsih Rizky Ainur Ridho Roihana Lathifatunnabila Rosa Nilla Nurjannah Rufika, Vivin Salsa Cintiya Putri Utami Satria Al Fauzi Ramadhan Serlianti Putri Asyaroh Sheilatul Aulia Shelly Avrista Sheyla Nanda Azizah Silvia Devi Meitasari Siti Nabila Indah Sofinatuz Zuhro Sri Ayu Endang Setyoningrum Tasnim Mahhmudatur Riza Tasya Crisanti Manalu Ulfiatul Muizzah Vicky Dwi Wicaksono Vivi Pratiwi Yobel Kriszaida Ebensher Ziadatul Nur Lailiyah