Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengembangan media pembelajaran komik digital Geografi pada materi persebaran flora dan fauna di Indonesia Mohammad Nur Widarto; Djoko Soelistijo; Nailul Insani
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The current era of modern learning cannot be separated from the use of digital learning media. Teachers must be adaptable to the rapid advancement of information technology. Therefore, researchers in developing digital learning media in the form of digital comics that contain material on geography, especially material on the distribution of flora and fauna. This research aims to innovate learning media products in the form of digital comics, to simplify and increase the attractiveness of students' geography learning. Research and Development is the type of research carried out in this study. This research method uses the ADDIE method; Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data used in this study is a combination of qualitative and quantitative. Written suggestions and comments about learning media were used to collect qualitative data. The amount of data obtained from the evaluation and testing of students' media products. Small groups of 20 students were used for product trials. The research findings are divided into two categories, namely the validation of learning media products which include aspects of the assessment of material, language, and media display, which received a total evaluation of 90 percent and included in the very good predicate. The media validation results. The test results showed that they scored 89 percent on the media aspect and 92% on the material aspect. This study concludes that the learning media is suitable for learning geography, especially in the sub-material distribution of flora and fauna. Era pembelajaran modern saat ini tidak lepas dari penggunaan media pembelajaran digital. Guru harus mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Oleh karena sebab peneliti dalam ini mengembangkan media pembelajaran digital berupa komik digital yang memuat materi geografi, khusunya materi tentang persebaran flora fauna. Tujuan penelitian ini untuk melakukan inovasi produk media pembelajaran berupa komik digital, mempermudah dan meningkatkan daya tarik pembelajaran geografi siswa. Reseach and Development menjadi kategori jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini. Metode penelitian ini menggunakan metode ADDIE; Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu gabungan antara kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari saran dan komentar tertulis terhadap isi media pembelajaran. Data kuantitatif diperoleh dari hasil evaluasi dan tes produk media siswa. Kelompok kecil yang terdiri dari 20 siswa digunakan untuk uji coba produk. Temuan penelitian dibagi menjadi dua kategori yaitu validasi produk media pembelajaran yang meliputi aspek penilaian isi materi, tinjauan bahasa, dan tampilan media, yang mendapat penilaian total 90 persen dan termasuk dalam predikat sangat baik. pada hasil validasi media. Hasil tes siswa menunjukkan bahwa mereka mendapat nilai 89 persen pada aspek media dan 92 persen pada aspek materi. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu media pembelajaran cocok digunakan untuk media pembelajaran geografi, khususnya pada sub materi persebaran flora dan fauna.
Review of Tourism Geography to Preservation of Barong Ider Bumi Cultures in Banyuwangi Regency Indonesia Mochammad Nurfahrul Lukmanul Khakim; Nailul Insani; Restia Minati Anggraeni; Eka Tanti Nur Lailah
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Postgraduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2020.008.03.01

Abstract

Kemiren Village, one of the cultural tourism villages in Banyuwangi, has a unique tradition that is usually held every year. This tradition is often referred to as Ider Bumi or Barong Ider. Barong Ider is the main attraction for tourism. The aims of this study are: (1) knowing the Kemiren Village as the village that owns the culture, (2) knowing the Barong Ider Bumi tradition, (3) knowing the development of Barong Ider Bumi as a tourist attraction based on a Geography Tourism perspective. The method of this research is qualitative descriptive. Research steps start from determining the issues, observation, library research, and interviews. Data analysis was done by using the Geography Tourism perspective. Kemiren cultural tourism village seeks to maintain the authenticity of their ancestral culture and traditions. With the authenticity and wisdom of their culture, it becomes the main attraction for tourists. Although many new cultures are coming in, their culture and traditions are still very awake. The Kemiren Village Community made various improvements in terms of public services for tourists without changing the authenticity of their culture. Tourism Geography Study explained that's the cultural tourism of Barong Ider Bumi, which has attracted tourists by providing tourist facilities properly. Barong Ider Bumi, as cultural tourism, produces various advancements and improvements in terms of economic and social life in Banyuwangi.Keywords: Barong Ider Bumi, cultural tourism, preservation ways.
Pelestarian Budaya Tenun Ikat Bandar Kidul Melalui Kegiatan Kids Fashion Show Competition Nailul Insani; Rizki Yulianingrum P.; Agung Winarno; Cesya Rizkika P.; Fatimah Azzahroh; Yamlikho Roikhatu Roudoh; Margareta Susanti
Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): SATWIKA: Volume 2, Number 2, December 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/satwika.020206

Abstract

Tenun Ikat Bandar Kidul memiliki beragam motif dan corak yang tiap motifnya sarat akan makna dan mengandung sejarah yang panjang. Namun, minat generasi muda akan tenun ikat ternyata tidak sejalan dengan berbagai kebijakan pemerintah Kota Kediri dalam melestarikan serta mendukung para pengrajin, maka dari itu perlu adanya upaya dalam menanamkan kecintaan akan tenun Ikat kepada generasi muda sejak dini agar Budaya Tenun Ikat di Bandar Kidul tetap lestari dan terjaga. Dalam mewujudkan hal tersebut, Tim Pengabdian Universitas Negeri Malang Tahun 2022 mengadakan kompetisi fashion show bagi anak-anak yang berusia maksimal 12 tahun. Metode yang Tim Pengabdian Universitas Negeri Malang gunakan yaitu observasi, perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan, partisipasi serta evaluasi. Hasilnya para peserta yang terdiri dari anak-anak terlihat sangat antusias serta bersemangat dalam mengikuti kegiatan tidak hanya itu para orang tua pun juga terlihat antusias akan penampilan anak-anak mereka. Dari adanya kompetisi ini anak-anak sekitar sebagai calon generasi penerus mulai mengetahui keberadaan tenun ikat Bandar Kidul serta nantinya dapat mencintai dan meneruskan usaha tenun ikat tersebut sehingga budaya tenun ikat dapat tetap terjaga.
Pengaruh tingkat pendidikan, beban tanggungan keluarga dan status pernikahan terhadap keputusan lansia masih bekerja pada sektor informal (studi wisata makam Bung Karno Kota Blitar) Febriana Adi Saputro; I Komang Astina; Nailul Insani; Fauzi Ramadhoan A'Rachman
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i5p496-504

Abstract

Expanding life anticipation has an affect on changes within the age structure of the populace, this condition results in an increment within the number of elderly individuals and the reliance proportion. The reason of this think about is to clarify: the impact of instruction level, family burden and conjugal status on the decision of the elderly to still work within the casual segment at Bung Karno's tomb visit, Blitar City. The investigate area is found in Bendogerit Town, Sananwetan Locale, Blitar City. This sort of investigate utilized a quantitative expressive inquire about strategy. The test utilized to conduct the inquire about comprised of 81 casual laborers comprising of 54 dealers, 17 pedicabs, and 10 others. Assurance of the respondent test was carried out by purposive examining strategy which is portion of non-probability inspecting. Information preparing is done with insights utilizing Chi Square. The comes about of the ponder based on factual tests found that the level of instruction and family burden had a sig. rise to to 0.00 both factors impact the choice of the elderly to still work, whereas the variable of conjugal status within the elderly encompasses a sig esteem. 0.09 that does not influence the choice of the elderly to work within the casual division at Bung Karno's tomb visit, Blitar City. Meningkatnya angka harapan hidup berdampak pada perubahan struktur usia penduduk, kondisi tersebut berakibat pada bertambahnya jumlah penduduk lansia dan rasio ketergantungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan: pengaruh tingkat pendidikan, beban tanggungan keluarga dan status pernikahan terhadap keputusan lansia masih bekerja pada sektor informal di wisata makam Bung karno Kota Blitar. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Jenis penelitian yang dipakai menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan untuk melakukan penelitian terdiri dari 81 pekerja informal yang terdiri dari 54 responden pedagang, 17 responden becak wisata dan lain-lain sebanyak 10 responden. Penentuan sampel responden dilakukan dengan metode Purposive sampling yang merupakan bagian dari nonprobability sampling. Pengolahan data dilakukan dengan statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian yang didasarkan uji statistik menemukan bahwa tingkat pendidikan dan beban tanggungan keluarga memiliki nilai sig sebesar 0.00 kedua variabel berpengaruh terhadap keputusan lansia masih bekerja, sedangkan variabel status pernikahan pada lansia memiliki nilai sig sebesar 0.09 bahwa tidak berpengaruh terhadap keputusan lansia bekerja pada sektor informal di wisata makam Bung Karno Kota Blitar.
Analisis Kelayakan Potensi Objek Daya Tarik Wisata Alam di Gunung Baung Desa Cowek Moh. Idzham Furqoni; I Komang Astina; Nailul Insani
Media Komunikasi Geografi Vol. 24 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v24i1.58611

Abstract

TWA Gunung Baung memiliki berbagai potensi kawasan yaitu air terjun coban baung sebagai daya tarik utama, dan keberagaman hayati sebagai daya tarik tambahan. Dibandingkan dengan peringkat keefektifan kawasan konservasi lainnya, peringkat manajemen TWA Gunung Baung tergolong rendah sebab fasilitas informasi yang tidak lengkap mengenai potensinya. Tujuan penelitian yaitu menentukan skala prioritas melalui tingkat kelayakan pengembangan TWA Gunung Baung menggunakan kaidah yang dibuat berdasarkan aturan analisis daerah operasi objek daya tarik wisata alam (ADO-ODTWA). Jenis penelitian merupakan kuantitatif dan memanfaatkan metode survei, dengan analisis menggunakan skoring pada kriteria dalam kaidah ADO-ODTWA. Data primer didapat melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan kuesioner. Data sekunder menggunakan kajian literatur, artikel jurnal, buku, data geospasial. Hasil temuan menunjukkan bahwa TWA Gunung Baung memiliki tingkat kelayakan tinggi dan layak untuk dikembangkan sebagai wisata edukasi. Kriteria yang mendapatkan klasifikasi tinggi terdapat pada kriteria kemudahan menuju lokasi, ketersediaan akomodasi, pangsa pasar, daya tarik kawasan, kondisi sekitar kawasan dan tersedianya air bersih di kawasan, sementara klasifikasi sedang pada kriteria sarana dan prasarana penunjang yang masih kurang dan perlu perbaikan, pemasaran yang masih terbatas, dan pengelolaan serta pelayanan. Pengelolaan dan pengembangan TWA Gunung Baung dapat dilakukan dengan memperhatikan pengelolaan berdasarkan daya tarik potensi kegiatan wisata serta pengelolaan berdasarkan infrastruktur yang dibutuhkan.
Penerapan model discovery learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa pada mata pelajaran Geografi di SMAN 1 Kademangan Rinanda Dwi Cahya; Yusuf Suharto; Nailul Insani
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i7p726-740

Abstract

This study aims to improve analytical thinking skills in geography subjects in class XI IPS 2 SMAN 1 Kademangan Blitar using the Discovery Learning learning. This research is a Class Action Research. This type of research aims to overcome problems that are in the classroom that have been observed before. The students targeted by the study were in class XI IPS 2 with the number of students, namely 34 students, with the number of men 11 and women 23 students. Data collection techniques use primary data obtained from the implementation of actions. Research instruments used in the form of test questions and field records. The data analysis used is to compare the average score of students' analytical thinking skills The average result of the analytical thinking skills test score in cycle I was 64 while in cycle II it was 83 so that it increased the score by 19 with a percentage of 29.6875%. Conclusions from the results of the study reveal that the application of Discovery Learning can improve students' analytical thinking skills. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis pada mata pelajaran geografi di kelas XI IPS 2 SMAN 1 Kademangan Blitar dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Jenis penelitian ini yang bertujuan untuk mengatasi masalah yang berada di dalam kelas yang sudah di observasi sebelumnya. Siswa yang menjadi sasaran penelitian berada di kelas XI IPS 2 dengan jumlah siswa yaitu 34 siswa, dengan jumlah laki-laki 11 dan perempuan 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari pelaksanaan tindakan. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal tes dan catatan lapangan. Analisis data yang digunakan adalah dengan membandingkan skor rata-rata kemampuan berpikir analitis siswa. Hasil rata-rata skor tes kemampuan berpikir analitis pada siklus I adalah 64 sedangkan pada siklus II yaitu 83 sehingga mengalami peningkatan skor sebesar 19 dengan presentase 29.6875%. Kesimpulan dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa.
Hambatan serta upaya guru geografi dalam melaksanakan pembelajaran pada masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri Kota dan Kabupaten Pasuruan M. Syahidan Wahdin Wijaya; Fatiya Rosyida; Nailul Insani; Hadi Soekamto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i8p893-905

Abstract

The emergence of the COVID-19 pandemic in Indonesia has caused changes in the learning system. This creates obstacles for teachers, students, and guardians of students. The study aimed to obtain various information about barriers and the efforts made by teachers in the bold learning process (on the network) or online at SMAN Pasuruan. The method used in this research is a quantitative descriptive method. The population in the study were geography teachers at SMAN Kota and Kabupaten Pasuruan. The data collection technique used a closed questionnaire of 28 items to determine the obstacles experienced by the teacher and an open questionnaire of 28 items to determine the efforts made by the teacher. Data analysis used a descriptive percentage technique. Based on the results of research conducted, it can be seen that 70 percent of teachers are hampered. The obstacles experienced by teachers are divided into three indicators, namely: 1) learning planning, in learning planning, 26.6 percent of teachers are hampered, 2) learning implementation, in the implementation of learning, 63.3 percent are hampered teachers, 3) learning and learning evaluation in the assessment and evaluation of learning, it is known that 59.9 percent of teachers are hampered. Suggestions for further researchers to use data collection with interviews so that the results obtained are more in-depth and detailed. Kemunculan pandemi COVID-19 di Indonesia menyebabkan perubahan sistem pembelajaran. Hal tersebut memunculkan hambatan bagi pengajar, murid, dan wali murid. Tujuan penelitian untuk mendapatkan berbagai informasi tentang hambatan serta upaya yang dilakukan pengajar dalam proses pembelajaran daring (dalam jaringan) atau online di SMAN Pasuruan. Metode yang dipakai dalam penelitian berupa metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah guru geografi SMAN Kota dan Kabupaten Pasuruan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup sejumlah 28 butir soal untuk mengetahui hambatan yang dialami guru dan angket terbuka sejumlah 28 butir soal untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa sebesar 70 persen guru yang terhambat. Hambatan yang dialami guru dibagi menjadi tiga indikator, yaitu: 1) perencanaan pembelajaran, dalam perencanaan pembelajaran diketahui sebesar 26,6 persen guru yang terhambat, 2) pelaksanaan pembelajaran, dalam pelaksanaan pembelajaran diketahui sebesar 63,3 persen guru yang terhambat, 3) penilaian dan evaluasi pembelajaran, dalam penilaian dan evaluasi pembelajaran diketahui sebesar 59,9 persen guru yang terhambat. Saran bagi peneliti selanjutnya agar menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, supaya hasil yang diperoleh lebih mendalam dan detail.
Pengaruh tingkat pendidikan, beban tanggungan keluarga, dan status pernikahan terhadap keputusan lansia masih bekerja pada sektor informal (studi wisata Makam Bungkarno Kota Blitar) Febriana Adi Saputro; I Komang Astina; Nailul Insani; Fauzi Ramadhoan A'Rachman
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Expanding life anticipation has an affect on changes within the age structure of the populace, this condition results in an increment within the number of elderly individuals and the reliance proportion. The reason of this think about is to clarify: the impact of instruction level, family burden and conjugal status on the decision of the elderly to still work within the casual segment at Bung Karno's tomb visit, Blitar City. The investigate area is found in Bendogerit Town, Sananwetan Locale, Blitar City. This sort of investigate utilized a quantitative expressive inquire about strategy. The test utilized to conduct the inquire about comprised of 81 casual laborers comprising of 54 dealers, 17 pedicabs, and 10 others. Assurance of the respondent test was carried out by purposive examining strategy which is portion of non-probability inspecting. Information preparing is done with insights utilizing Chi Square. The comes about of the ponder based on factual tests found that the level of instruction and family burden had a sig. rise to to 0.00 both factors impact the choice of the elderly to still work, whereas the variable of conjugal status within the elderly encompasses a sig esteem. 0.09 that does not influence the choice of the elderly to work within the casual division at Bung Karno's tomb visit, Blitar City. Meningkatnya angka harapan hidup berdampak pada perubahan struktur usia penduduk, kondisi tersebut berakibat pada bertambahnya jumlah penduduk lansia dan rasio ketergantungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan: pengaruh tingkat pendidikan, beban tanggungan keluarga dan status pernikahan terhadap keputusan lansia masih bekerja pada sektor informal di wisata makam Bung karno Kota Blitar. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Jenis penelitian yang dipakai menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan untuk melakukan penelitian terdiri dari 81 pekerja informal yang terdiri dari 54 responden pedagang, 17 responden becak wisata dan lain-lain sebanyak 10 responden. Penentuan sampel responden dilakukan dengan metode Purposive sampling yang merupakan bagian dari nonprobability sampling. Pengolahan data dilakukan dengan statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian yang didasarkan uji statistik menemukan bahwa tingkat pendidikan dan beban tanggungan keluarga memiliki nilai sig sebesar 0.00 kedua variabel berpengaruh terhadap keputusan lansia masih bekerja, sedangkan variabel status pernikahan pada lansia memiliki nilai sig sebesar 0.09 bahwa tidak berpengaruh terhadap keputusan lansia bekerja pada sektor informal di wisata makam Bung Karno Kota Blitar.
Implementasi E-Modul Berbantuan Google Sites dengan Model PBL dalam Pembelajaran IPS untuk Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik Bintang Muhammad Sahara Efendi; Nailul Insani
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024): Januari-April 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i1.1406

Abstract

Rendahnya minat belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan tantangan yang dihadapi oleh pendidik di sekolah. Minat belajar yang rendah ini disebabkan salah satunya dikarenakan oleh kurang kreatifnya guru dalam menyesuaikan kebutuhan dan keinginan peserta didik saat proses pembelajaran di kelas. Mengatasi hal tersebut, maka diperlukannya studi ini yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil implementasi E-Modul berbantuan Google Sites dengan model Problem Based Learning dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik kelas VIII. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan satu kelompok pre-test dan post-test. Data dikumpulkan dari observasi, wawancara, kuesioner, hingga dokumentasi yang dalam hal ini dikhususkan dari peserta didik di kelas VIII-J. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan minat belajar dan hasil belajar peserta didik setelah dilakukannya perlakuan di dalam kelas. Penggunaan E-Modul dan model PBL mempengaruhi positif minat belajar dan hasil belajar peserta didik.
Creativity Workshop Against Bullying: A Means of Counseling and Mental Strengthening Bintang Muhammad Sahara Efendi; Alfiana Rafsanjani; Alifian Sulthon Amrullah; Ayu Nur Kumala; Amilia Stefani; Amilisya Robitoh; Edisty Anindira Patranita; Dewi Fatimah; Dimas Okta Suryanu; Nailul Insani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9352

Abstract

Workshop Kreativitas Melawan Bullying merupakan bentuk pengembangan kreativitas peserta didik dalam hal mencegah dan mengatasi bullying dengan cara pembuatan dan penyebaran video kampanye. Workshop ini diadakan atas dasar pernyataan bahwa bullying merupakan sebuah fenomena yang merajalela tak terkecuali di ranah pendidikan yang secara khusus sering ditemukan di sekolah. Kegiatan workshop dengan tema Sarana Penyuluhan dan Penguatan Mental bertujuan untuk menjawab urgensi bahwa perlunya upaya untuk mengatasi dan mengurangi masalah bullying di sekolah tingkat menengah pertama dan menganggap karya video sebagai bentuk kampanye anti bullying. Kegiatan workshop dilakukan di sekolah mitra yaitu SMP Negeri 24 Malang dengan jumlah peserta sebanyak 35 siswa yang kemudian akan dijadikan kader anti bullying di sekolah. Program pengabdian akan dilakukan dengan metode interaktif dan kolaboratif, melibatkan peserta didik secara aktif dalam diskusi, simulasi, dan kegiatan kreatif lainnya. Materi yang diberikan pada workshop mencakup pemahaman tentang jenis bullying, dampaknya, dan strategi efektif untuk melawan bullying. Melalui workshop ini, peserta workshop diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam melawan bullying di lingkungan sekolah.
Co-Authors 'Aini, Eka Putri Nur Addeny, Tirta Langgam Aditama, Delta Affandi Aldin Ai, Kirana Alfansyah, Andreawan Alfiana Rafsanjani Alfyananda Kurnia Putra Alifian Sulthon Amrullah Amalinda, Rizkyta Amelia, Adinda Mella Amilia Stefani Amilisya Robitoh Anas, Zaki Nur Anditya Bagus Krisna Mukti Anggraini, Rima Trisna Aprilia, Silviana Nendy Aprillaili, Rara Vellanieka Ardianto, Raditya Bagus Auliya Putri Rachmawati Ayu Nur Kumala Ayu, Marisa Rahma Bintang Muhammad Sahara Efendi Bintang Muhammad Sahara Efendi Budijanto Cesya Rizkika P. Dani Irawan Desilafia Sukma Arum Dewi Fatimah Dian Adhetya Arif Dian Nofita Sari Didin Zakariya Lubis Dimas Okta Suryanu Dyah Rina Edisty Anindira Patranita Efendi, Bintang Muhammad Sahara Eka Tanti Nur Lailah Erwin Komara Mindarta Fatimah Azzahroh Fatiya Rosyida, Fatiya Fatmawati, Asyifa Ayu Fauzi Ramadhoan A'Rachman Febriana Adi Saputro Febrianto, Akbar Mahfiroh Ferhyandika, Ashfa Al A'raffirdaus Firdyan, Lingga Zuama Firnanda, Benediktus Janis Fitriyah, Annisa Nur Frisco Imamuddin Hadi Soekamto Hartono, Selamat Budi Henny Kurnia Ningsih I Komang Astina Ifan Deffinika Ika, Erwinda Irmansyah, Kevin Ian Isnaini, Khusnia Jalasakti, Bagus Pribadi K, Jacinda Luby Belvana Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kurniawati, Risa Amalia Kurniawati, Risa Amalia Kurniawati Kusuma Sanjiwani, Putri M. Syahidan Wahdin Wijaya Mahmudin, Mokhamad Ali Margareta Susanti Marhadi Slamet Kistiyanto Masruroh, Heni Mifdal Zusron Al-Faqi Moh. Idzham Furqoni Mohammad Nur Widarto Muhammad Naufal Islam Muhammad Rafi' Attamimi Muhammad Syaifudin Muliasari, Zully Intan Muzaki, Alfian Nur Najib, Muh. Fatkhul Noviandari, Tika Nurhijjah, Suci Rahma, Annisa Nadia Rahma, Nazwa Rahmad Fajar Mauliddy Rahmadiny, Yuan Septya Rakhman Priyatmoko Restia Minati Anggraeni Rifkiyanto, Muhammad Naufal Rinanda Dwi Cahya Rizki Yulianingrum P. Rosyada, Alfina Rudi Hartono Sabilau, Oldheva Genisa Sahara Efendi, Bintang Muhammad Sahrina, Alfi Salsabila, Pramoedya Regina Saputra, Muhammad Rizky Wahyu Simanjutak, Inni Rahmi Singgih Susilo Siti Hamidah Soelistijo, Djoko Sri Wulandari Sucahyo, Iqbal Rizki Sulistia, Nita Syarah Dahlia Wardah, Arum Alfiah Nur Wulan, Cahyaning Yamlikho Roikhatu Roudoh Yani, Ni Luh Sinta Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zahro, Afida Zakaria, Muhammad Sya’roni Zulfa Mukhlisul Habibiyah