Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PERSPEKTIF MASYARAKAT GERBO TERHADAP PENERAPAN PILAR STBM SEBAGAI KATALISATOR KESEHATAN Muzaki, Alfian Nur; Ferhyandika, Ashfa Al A'raffirdaus; Wulan, Cahyaning; Zahro, Afida; Wardah, Arum Alfiah Nur; Fitriyah, Annisa Nur; Jalasakti, Bagus Pribadi; Rahma, Annisa Nadia; Alfansyah, Andreawan; Insani, Nailul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i3.35321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pandangan atau perspektif masyarakat di Desa Gerbo, Purwodadi, Pasuruan terkait dengan penerapan lima pilar dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sebagai cara dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Penelitian ini didasari dari kondisi masyarakat di Desa Gerbo berkegiatan kurang higienis seperti aktivitas mandi, mencuci, buang air besar, dan membuang sampah serta limbah cair di sungai. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan model Miles Hubberman. Pemilihan informan penelitian menggunakan purposive random sampling sebanyak 30 jiwa yang tersebar di enam dusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dari lima pilar STBM di enam dusun Desa Gerbo sudah berjalan akan tetapi belum maksimal. Pilar pertama berupa stop buang air sembarangan sebagian besar sudah diterapkan oleh masyarakat namun mengurangi kebiasaan lama masih menjadi permasalahan. Pilar kedua berupa mencuci tangan menggunakan sabun sudah diterapkan oleh masyarakat walaupun pemakaian sabun kurang diaplikasikan. Pilar ketiga berupa pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga sudah menggunakan air PDAM, meskipun sebagian masyarakat masih menggunakan air sungai. Pilar keempat berupa pengamanan sampah rumah tangga sudah tercermin kesadaran untuk memilah dan membuang sampah ke tempat sampah dan melakukan 3R (reduce, reuse, dan recycle), walaupun ditemukan masyarakat yang membakar sampah, memendam sampah, dan membuang sampah ke sungai. Pilar kelima berupa pengamanan limbah cair rumah tangga dengan mulai membangun penampungan septik tank di rumah masing-masing, walaupun ditemukan masyarakat masih membuang limbah langsung ke sungai. Penelitian ini dapat memberikan andil dalam memperkuat kebijakan sanitasi dan kesehatan masyarakat pada wilayah pedesaan.
Penerapan Media Manipulatif dalam Pengajaran Matematika untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas pada MI Anbaul Ulum, Pakis Malang Sucahyo, Iqbal Rizki; Ai, Kirana; Syaifudin, Muhammad; 'Aini, Eka Putri Nur; Ayu, Marisa Rahma; Ardianto, Raditya Bagus; Isnaini, Khusnia; Fatmawati, Asyifa Ayu; Rahma, Nazwa; Insani, Nailul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di MI Anbaul Ulum, Pakis Malang, dengan menerapkan media manipulatif sebagai solusi untuk mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep abstrak, khususnya unsur-unsur bangun datar. Media manipulatif yang digunakan terdiri dari tusuk sate dan plastisin, dirancang untuk membantu siswa secara visual dan praktis memahami materi melalui kegiatan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, ceramah, dan dokumentasi untuk menganalisis efektivitas penerapan media tersebut. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 yang mempelajari materi bangun datar. Kegiatan diawali dengan persiapan berupa survei kurikulum dan materi pembelajaran, diikuti oleh penyampaian materi, praktik penggunaan media manipulatif, serta evaluasi melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil menunjukkan bahwa penggunaan media manipulatif mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, dengan lebih dari 80% peserta didik mendapatkan nilai di atas 94. Selain itu, metode ini juga mendorong minat dan antusiasme siswa melalui pembelajaran yang lebih menarik dan partisipatif. Media manipulatif tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif, tetapi juga melatih keterampilan motorik siswa dalam memanipulasi objek secara langsung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media manipulatif merupakan pendekatan yang efektif untuk mendukung pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar, serta berpotensi menjadi alternatif yang dapat diterapkan secara luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
ANALISIS PERUBAHAN PEMANFAATAN LAHAN BERDASARKAN MODEL SPASIAL HARGA LAHAN DI KECAMATAN BANDAR KEDUNG MULYO KABUPATEN JOMBANG Kurniawati, Risa Amalia Kurniawati; Kurniawati, Risa Amalia; Irmansyah, Kevin Ian; Insani, Nailul
DEMOS: Journal of Demography, Ethnography and Social Transformation Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Demography, Etnography and Social Transformation
Publisher : LPPM UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/demos.v2i2.1136

Abstract

Pembangunan gerbang TOL Jombang di Kecamatan Bandar Kedung Mulyo, harga lahan menjadi lebih mahal dan terjadi pergeseran pemanfaatan lahan. Dengan menggunakan tiga model spasial harga lahan, kita dapat menentukan pergantian pemanfaatan lahan. (1) Analisis Delphi mengidentifikasi komponen apa yang memastikan harga lahan; (2) Analisis regresi spasial menghasilkan model spasial harga lahan. Hasil analisis Delphi menunjukkan dua belas aspek penentu harga lahan. Rencana jaringan jalur, sarana perdagangan dan jasa, jalan angkutan universal, dan sarana peribadatan, pendidikan, sarana kesehatan, sarana perkantoran, sungai, jalur kolektor, rencana kawasan industri, kawasan permukiman, serta interchange, merupakan komponen yang berpengaruh negatif dalam model tersebut.  
Review of Tourism Geography to Preservation of Barong Ider Bumi Cultures in Banyuwangi Regency Indonesia Khakim, Mochammad Nurfahrul Lukmanul; Insani, Nailul; Anggraeni, Restia Minati; Lailah, Eka Tanti Nur
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 8 No. 3 (2020)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2020.008.03.01

Abstract

Kemiren Village, one of the cultural tourism villages in Banyuwangi, has a unique tradition that is usually held every year. This tradition is often referred to as Ider Bumi or Barong Ider. Barong Ider is the main attraction for tourism. The aims of this study are: (1) knowing the Kemiren Village as the village that owns the culture, (2) knowing the Barong Ider Bumi tradition, (3) knowing the development of Barong Ider Bumi as a tourist attraction based on a Geography Tourism perspective. The method of this research is qualitative descriptive. Research steps start from determining the issues, observation, library research, and interviews. Data analysis was done by using the Geography Tourism perspective. Kemiren cultural tourism village seeks to maintain the authenticity of their ancestral culture and traditions. With the authenticity and wisdom of their culture, it becomes the main attraction for tourists. Although many new cultures are coming in, their culture and traditions are still very awake. The Kemiren Village Community made various improvements in terms of public services for tourists without changing the authenticity of their culture. Tourism Geography Study explained that's the cultural tourism of Barong Ider Bumi, which has attracted tourists by providing tourist facilities properly. Barong Ider Bumi, as cultural tourism, produces various advancements and improvements in terms of economic and social life in Banyuwangi.Keywords: Barong Ider Bumi, cultural tourism, preservation ways.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) KEPARIWISATAAN KABUPATEN SIDOARJO Insani, Nailul; A’Rachma, Fauzi Ramadhoan; Ningsih, Henny Kurnia; Rachmawati, Auliya Putri
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kowisata kini tumbuh menjadi suatu tren yang menarik di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dimana alam menjadi salah satu sumber penghidupan bagi masyaraktnya. Bahkan desa terkaya di Indonesia saat ini, yaitu Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah memiliki perputaran ekonomi yang sangat tinggi dikarenakan baiknya manajemen ekowisata yang dikelola oleh segenap masyarakatnya. Satu dekade yang lalu terjadi bencana luapan lumpur panas di Sidoarjo, namun kini luapan lumpur yang di alirkan melalui Sungai Porong tersebut telah mengendap di muara sehingga membentuk suatu pulau baru yang mempunyai keunikan dan daya tarik wisata tersendiri. Pulau tersebut bernama Pulau Lusi yang merupakan akronim dari Lumpur Sidoarjo. Pulau Lusi berkembang menjadi objek wisata yang lebih dikenal sebagai “Ekowisata Bahari Tlocor. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia yang tinggal disekitar obejek wisata, khususnyas dibidang kepariwisataan. Peserta kegiatan ini adalah masyarakat yang terdiri dari PKK, POKDARWIS dan Karang Taruna Dusun Tlocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi terkait strategi pengembangan desa wisata di kawasan ekowisata bahari Tlocor berbasis masyarakat dan pelatihan pembuatan souvenir. Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat yang baik, dapat dilihat dari antusiasme dan keaktifan peserta. Selain itu keberhasilan kegiatan ini dapat di lihat dari produk souvenir yang dihasilkan oleh peserta dengan cukup banyak dan siap untuk dipasarkan kepada para pelancong.
Pemetaan jalur pendakian Gunung Lawu via Babar berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) sebagai upaya mendukung wisata minat khusus Hidayat, Septian Nur; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Astina, I Komang; Insani, Nailul
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um022v8i12025p19-30

Abstract

Mapping the Mount Lawu hiking trail via Babar using a Geographic Information System (GIS) to support special interest tourism The popularity of Mount Lawu hiking as a special interest tourism has increased. Mount Lawu is a popular destination for hikers because of its natural beauty, history, and culture. Popular hiking trails are via Candi Cetho and via Cemoro Sewu. However, in 2019, a new alternative hiking trail was available, namely the Babar hiking trail, managed by the Wono Tirto Forest Village Community Organization (LMDH). The Babar hiking trail has the advantage of a lower slope than other trails, and there are several relic sites of the Majapahit kingdom along the hiking trail. The Babar hiking trail has not had an appropriate map of the hiking trail since its opening. This research aims to produce a Geographic Information System (GIS)-based digital map that provides information on special interest tourism hiking trails (Mount Lawu hiking) in supporting mountaineering management. The method used in this research is Participatory GIS (P-GIS) with an LMDH officer. Data was collected through ground surveys with the Avenza Maps application, and analyzed using Quantum Geographic Information System (QGIS) to produce digital maps. The resulting hiking trail map is equipped with necessary information, including Basecamp, post, shelter, water point, site point along the trail, peak, distance, and estimated travel time. The map can be accessed offline for navigation and location tracking. This digital map makes it easier for hikers to navigate and plan, reducing the risk of accidents during mountain hiking activities. Popularitas wisata minat khusus pendakian Gunung Lawu mengalami peningkatan. Gunung Lawu merupakan destinasi populer bagi pendaki berkat keindahan alam, sejarah, dan budaya. Jalur pendakian yang terkenal antara lain Jalur Pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho dan via Cemoro Sewu, namun pada tahun 2019 tersedia jalur pendakian alternatif baru yaitu jalur pendakian via Babar yang dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Tirto. Jalur pendakian via Babar memiliki keunggulan yaitu kemiringan lereng lebih rendah dibandingkan jalur lain dan terdapat beberapa situs peninggalan kerajaan majapahit di sepanjang jalur pendakian. Jalur Pendakian Babar belum memiliki peta jalur pendakian yang memadai sejak dibuka. Penelitian ini bertujuan menghasilkan peta digital berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang memiliki manfaat untuk menyediakan informasi jalur pendakian wisata minat khusus (pendakian Gunung Lawu) dalam mendukung manajemen pendakian gunung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan implementasi SIG Partisipatif (SIG-P) bersama pengurus LMDH Wono Tirto. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dengan aplikasi Avenza Maps, dan dianalisis menggunakan Quantum Geographic Information System (QGIS) untuk menghasilkan peta digital. Peta jalur pendakian yang dihasilkan dilengkapi dengan informasi penting antara lain Basecamp, pos, shelter, titik mata air, titik situs di sepanjang jalur, puncak, jarak, dan estimasi waktu tempuh. Peta tersebut dapat diakses secara offline untuk navigasi dan pelacakan lokasi. Peta digital ini memudahkan pendaki dalam navigasi dan perencanaan, mengurangi risiko kecelakaan selama kegiatan mendaki gunung.
Pengembangan E-Magazine Dengan Video untuk Pembelajaran Materi Dasar-Dasar Pemetaan dan Penginderaan Jauh Mata Pelajaran Geografi Kelas X Meliana Sasi Madyaningtyas; Nailul Insani; Dwiyono Hari Utomo; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v14i2.100601

Abstract

With advanced technology, teachers are no longer the primary source of information in the learning process. This rapid development requires teachers to use technology as a supporting tool in the teaching process. Based on the needs analysis carried out at SMAN 1 Kepanjen, a learning media in the form of an e-magazine equipped with videos for the material of the basics of mapping and remote sensing in class X geography subject was developed. This research aimed to develop and produce an e-magazine that is suitable for the geography learning process. The development process used the ADDIE model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data collection using questionnaires and interviews. The product validation through data analysis techniques utilising qualitative and quantitative approaches through percentage analysis. The e-magazine product was tested for feasibility at SMAN 1 Kepanjen class X-7 with 33 students. Based on the validation results by media experts, material experts, and the trial run, the e-magazine was found to be very feasible for the geography learning media on the basics of mapping and remote sensing material.
Co-Authors 'Aini, Eka Putri Nur Aditama, Delta Affandi Aldin Ai, Kirana Alfansyah, Andreawan Alfiana Rafsanjani Alfyananda Kurnia Putra Alifian Sulthon Amrullah Amalinda, Rizkyta Amilia Stefani Amilisya Robitoh Anas, Zaki Nur Anditya Bagus Krisna Mukti Anggraeni, Restia Minati Anggraini, Rima Trisna Aprilia, Silviana Nendy Aprillaili, Rara Vellanieka Ardianto, Raditya Bagus Auliya Putri Rachmawati Ayu Nur Kumala Ayu, Marisa Rahma A’Rachma, Fauzi Ramadhoan Bintang Muhammad Sahara Efendi Bintang Muhammad Sahara Efendi Budijanto Cesya Rizkika P. Dani Irawan Desilafia Sukma Arum Dewi Fatimah Dian Adhetya Arif Dian Nofita Sari Didin Zakariya Lubis Dimas Okta Suryanu Dwiyono Hari Utomo Dyah Rina Edisty Anindira Patranita Efendi, Bintang Muhammad Sahara Eka Tanti Nur Lailah Erwin Komara Mindarta Fatimah Azzahroh Fatiya Rosyida, Fatiya Fatmawati, Asyifa Ayu Fauzi Ramadhoan A'Rachman Febriana Adi Saputro Febrianto, Akbar Mahfiroh Ferhyandika, Ashfa Al A'raffirdaus Firdyan, Lingga Zuama Firnanda, Benediktus Janis Fitriyah, Annisa Nur Frisco Imamuddin Hadi Soekamto Hartono, Selamat Budi Henny Kurnia Ningsih Hidayat, Septian Nur I Komang Astina Ifan Deffinika Ika, Erwinda Irmansyah, Kevin Ian Isnaini, Khusnia Jalasakti, Bagus Pribadi Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul Kurniawati, Risa Amalia Kurniawati, Risa Amalia Kurniawati Kusuma Sanjiwani, Putri Lailah, Eka Tanti Nur Listyo Yudha Irawan M. Syahidan Wahdin Wijaya Mahmudin, Mokhamad Ali Margareta Susanti Marhadi Slamet Kistiyanto Masruroh, Heni Meliana Sasi Madyaningtyas Mifdal Zusron Al-Faqi Moh. Idzham Furqoni Mohammad Nur Widarto Muhammad Naufal Islam Muhammad Rafi' Attamimi Muhammad Syaifudin Muzaki, Alfian Nur Najib, Muh. Fatkhul Ningsih, Henny Kurnia Noviandari, Tika Nurhijjah, Suci Rachmawati, Auliya Putri Rahma, Annisa Nadia Rahma, Nazwa Rahmad Fajar Mauliddy Rakhman Priyatmoko Restia Minati Anggraeni Rinanda Dwi Cahya Rizki Yulianingrum P. Rudi Hartono Sabilau, Oldheva Genisa Sahrina, Alfi Salsabila, Pramoedya Regina Simanjutak, Inni Rahmi Singgih Susilo Siti Hamidah Soelistijo, Djoko Sri Wulandari Sucahyo, Iqbal Rizki Sulistia, Nita Syarah Dahlia Wardah, Arum Alfiah Nur Wulan, Cahyaning Yamlikho Roikhatu Roudoh Yani, Ni Luh Sinta Yusuf Suharto Yuswanti Ariani Wirahayu Zahro, Afida Zakaria, Muhammad Sya’roni Zulfa Mukhlisul Habibiyah