Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Menurunnya Tekanan Pompa Ballast di Kapal Mutiara Ferindo II Pesik, Andream Pranata; Sarifuddin, Sarifuddin; Irwan, Irwan; Kurniadi, Dedy
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70031/jkb.v6i2.66

Abstract

Selama kapal berlayar atau sedang melaksanakan kegiatan bongkar muat, harus mampu menjaga stabilitas kapal. Stabilitas kapal disebabkan oleh adanya air ballast, dimana air ballast ini disimpan di tangki ballast. System ballast adalah suatu system yang menjaga keseimbangan kapal. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini memiliki beberapa rumusan masalah yaitu faktor yang menyebabkan turunya tekanan pompa ballast, dampak dari faktor menurunnya tekanan pompa ballast dan upaya untuk mencegah terjadinya tekanan pompa ballast yang menurun. Berdasarkan temuan dan hasil penelitian tersebut, didapat simpulan bahwa faktor yang menyebabkan turunnya tekanan pompa ballast pada kapal yaitu kebocoran pada packing, filter sea chest kotor dan logam zinc anode pompa habis. Dampak dari faktor menurunnya tekanan pompa ballast yaitu terganggunya pengoperasian ballast pada kapal, kavitasi pada pompa, dan keroposnya casing pompa. Upaya yang dilakukan untuk mencegah penurunan tekanan pompa ballast yaitu melakukan pergantian parts-parts dan packing pompa, pembersihan filter sea chest dan pergantian pada logam zinc anode pompa.
Development of Operational Level Practical Test Instrument by Using Competency-Based Assessment Model Irwan, Irwan; Sarifuddin, Sarifuddin; Wanda Putra, Riki; Devin, Hasri
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7 No 4 (2024)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v7i4.3665

Abstract

The lack relevance of practical ability assessment with industry needs causes nautical technology graduates to not be fully prepared to work in the field. Therefore, it is necessary to develop a practical test instrument that is in accordance with Graduate Learning Outcomes. The purpose of this study is to produce an operational level practical test instrument with a valid, reliable, and effective competency-based assessment model. This type of research is development research by using the Wilson Model and the Oriondo and Antonio Model. Validity test was content validity. Reliability test was test-retest and inter-rater reliability. Effectiveness test used the N-Gain percentage. The results of the study prove that the developed instrument is valid with a validity value 3.8 and criterion A. The instrument is reliable because the t-count value is smaller than the t-table value, meaning that there is no difference between the average values ​​of the three raters. The instrument is effective because the N-Gain percentage = 74.6%. The limitations of this study lie in the limited testing, only focusing on the operational level, and the variation of raters who only come from within the institution. The recommendation from this study is that the developed instrument should be tested in other maritime educational institutions. Then, it is necessary to develop similar instruments for the management level in the maritime sector.
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning) dalam Mengembangkan Keterampilan Kritis Siswa di SMA Negeri 3 Kota Tebing Tinggi Sarifuddin, Sarifuddin
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 3 Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan keterampilan kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Temuan ini mengindikasikan bahwa PBL merupakan model pembelajaran yang efektif untuk mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi, terutama di tingkat sekolah menengah atas.
Acceptance for a booster dose of COVID-19 vaccine in Indonesia: A follow-up study Harapan, Harapan; Maelani, Imelda; Anwar, Samsul; Latief, Kamaluddin; Mellinia, Sania A.; Nanda, Cut M.; Nainu, Firzan; Nirwana, Aura; Aksa, Rahmad; Sarifuddin, Sarifuddin; Astri, Yesi; Fathima, Raisha; Nalapraya, Widhy Y.; Ikram, Ikram; Mutiara, Suci; Syahraini, Aigia; Mudatsir, Mudatsir
Narra J Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v5i1.803

Abstract

The coronavirus disease 2019 (COVID-19) vaccination program in Indonesia has been implemented as a key strategy to mitigate the spread of the virus within communities. The success of this program depends on public acceptance of COVID-19 vaccines, including booster doses. The aim of this study was to assess the acceptance of the COVID-19 booster dose in Indonesia and to identify factors influencing individuals' acceptance. A cross-sectional study was conducted across 34 provinces in Indonesia on June 2023. Logistic regression analysis was used to identify the factors associated with booster dose uptake. The findings revealed that 88.8% (2,049/2,308) of respondents were willing to receive a booster dose if provided free of charge by the Indonesian government. However, acceptance decreased to 61.7% when respondents were informed of a 20% likelihood of side effects, even with a reported 95% vaccine efficacy. Adjusted logistic regression analysis identified ten significant factors associated with booster dose acceptance: sex, age, religion, history of previous COVID-19 infection, type of primary vaccine received, belief in vaccine-related conspiracy theories, trust in traditional medicine conspiracies, confidence in natural immunity, perceived vaccine efficacy, and perceived vaccine effectiveness. These findings suggest that acceptance of COVID-19 booster doses in Indonesia is influenced by intrinsic and extrinsic factors, including limited knowledge of booster dose benefits and concerns about potential side effects. To enhance public acceptance, targeted health campaigns and educational initiatives should be intensified, emphasizing the safety, efficacy, and importance of booster vaccinations in controlling the COVID-19 pandemic.
Analisis Kendala dalam Proses Tank Cleaning terhadap Kelancaran Loading Cargo di Spob. Seroja II Albani, Muhammad Rezki; Kurniawan, Edi; Sarifuddin, Sarifuddin
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70031/jkb.v6i1.48

Abstract

Crew kapal melaksanakan tank cleaning muatan CPKO (Crude Palm Kernel Oil) akan diganti dengan RBD PALM OLEIN dengan target tank cleaning selama 10 jam, namun kenyataan yang terjadi dilapangan crew kapal tidak dapat menyelesaikan tank cleaning dengan tempo waktu 10 jam dikarenakan beberapa faktor yang ditemukan: jumlah alat kebersihan yang minim, APD yang tidak memadai, kondisi cuaca yang buruk. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan tipe penelitian induktif. Dengan cara peneliti menganalisis hasil dari observasi, wawancara serta dokumentasi tentang pelaksanaan pembersihan ruang muat (tank cleaning) yang baik. Hasil yang diperoleh dari penelitian di kapal SPOB. SEROJA II, yaitu: (1) Pelaksanaan pembersihan ruang muat dapat berjalan baik tergantung pada perencanaan, kegiatannya, pengorganisasian tugas serta tanggung jawab yang baik oleh crew kapal, (2) Crew kapal mengabaikan prosedur dan keselamatan kerja saat melaksanakan pembersihan ruang muat seperti mengabaikan kadar oksigen di ruang muat, tidak menyiapkan peralatan dengan baik, dan tidak memakai alat pelindung diri dengan benar.
Analisa Turunnya Kinerja Pompa Air Laut pada Proses Pendinginan Mesin Induk di Kapal KM Surya Pioneer Illahi, Rahman; Sarifuddin, Sarifuddin; Erlinda, Nelfi
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70031/jkb.v6i1.53

Abstract

Menjaga kinerja pompa air laut sebagai pendingin mesin di kapal KM Surya Pioneer sangat penting dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pompa air laut dan upaya untuk menjaga kinerja pompa air laut tetap dalam kondisi yang baik dan tidak mengalami masalah di kapal KM. Surya Pioneer. Praktek berlayar dilaksanakan di KM. Surya Pioneer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pompa air laut di kapal adalah tersumbatnya strainer oleh lumpur atau sampah, dan tidak lurusnya poros pompa, bocornya mechanical seal. Dampaknya pada mesin yaitu bisa membuat mesin menjadi overheat karena pendingin tidak jalan dan cara mencegahnya dengan membersihkan sea chest strainer, memperbaiki poros yang tidak lurus , dan mengganti mechanical seal yang rusak
POLA DAN SEBARAN UMKM BERDASARKAN JENISNYA DI PERKOTAAN AMPANA KABUPATEN TOJO UNA-UNA Fajar Maghfirah, Fitriah; Sarifuddin, Sarifuddin; Oksan, Fergiawan
Jurnal Ekonomi Trend Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/trend.v13i1.521

Abstract

UMKM memainkan peran penting dalam menopang perekonomian nasional Indonesia.Menurut data dari Kementerian Koperasi, terdapat sekitar 64,2 juta UMKM yangmenyumbang sekitar 61,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai lebihdari 8.500 triliun rupiah. UMKM juga terbukti tangguh saat krisis, seperti saat pandemi.Dalam konteks tata ruang, Pasal 44 ayat 2 dan Pasal 57 ayat 7 RTRW menyebut Ampanasebagai pusat kegiatan lokal yang fokus pada pengembangan UMKM. Penelitian inimenganalisis pola sebaran UMKM berdasarkan jenisnya menggunakan metodedeskriptif dan analisis Nearest Neighbor. Hasil penelitian bahwa Ampana memiliki 915UMKM yang didominasi oleh usaha mikro. Kata kunci: Usaha Mikro Kecil Menengah, Pola Spasial, Sebaran UMKM
Pengembangan Pariwisata Dengan Pendekatan Community Based Tourism (CBT) Di Desa Wera, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso Kaliey, Ricky Yohanes; Eisenring, Deltri Dikwardi; Lutfi, Lutfi; Sarifuddin, Sarifuddin; Burhanuddin, Burhanuddin
JURNAL RUANG / ISSN : 2085-6962 Vol 19 No 1 (2025): JURNAL RUANG
Publisher : Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 94118 e-mail :Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Tadulako Kampus Bumi Tadulako Tondo Jl. Sukarno-Hatta Km.9, Palu 941

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ruang.v19i1.224

Abstract

This research aims to formulate a sustainable tourism development strategy involving the community of Wera Village. The research employed a mixed-methods approach to understand the village's potential and tourist needs. The research results are outlined in four main strategies: (1) optimizing natural potential as the main attraction, (2) improving the quality and quantity of supporting tourism facilities, (3) utilizing digital technology for more effective promotion, and (4) empowering the community through training and active participation in management. Based on the research results, several strategic steps are recommended. First, the local government needs to allocate sufficient funds for the development of tourism infrastructure and facilities. Second, continuous training programs must be implemented to enhance the community's capacity in managing the tourism sector. Third, comprehensive regulations are needed to regulate tourism activities and protect the environment. Finally, increasing public awareness of the importance of environmental sustainability and culture, as well as their active participation in tourism management, is essential.
Peningkatan Produktivitas TKBM Pelayaran Dengan Penerapan Sistem Manajemen K3 di Pelabuhan Boom Baru Sopriono, Miko; Safrina, Merry; Sarifuddin, Sarifuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap peningkatan produktivitas Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Boom Baru Palembang. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dengan sepuluh responden dari berbagai jabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas TKBM sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor risiko K3 seperti ketidakdisiplinan penggunaan APD, tekanan kerja, kurangnya pelatihan berbasis simulasi, keterbatasan fasilitas keselamatan, serta lemahnya pengawasan. Penerapan sistem K3 secara terstruktur, melalui pelatihan rutin, pengawasan internal, dan komunikasi manajemen-pekerja, terbukti mampu menurunkan angka kecelakaan kerja dan meningkatkan efisiensi kerja. Namun demikian, efektivitas sistem ini masih dihadapkan pada tantangan seperti rendahnya budaya keselamatan, keterbatasan tenaga pengawas, fasilitas yang belum memadai, serta hambatan komunikasi. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan anggaran K3, pelatihan berbasis kompetensi, digitalisasi sistem pengawasan, serta penguatan budaya keselamatan di lingkungan kerja. Penerapan K3 yang efektif dan partisipatif dapat menjadi strategi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif bagi TKBM pelayaran di pelabuhan
PROJEK KEPEMIMPINAN LITERASI BUDAYA BERBASIS EDUTECH UNTUK MENCEGAH KEKERASAN DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 GOWA Amar, Muh.; Sarifuddin, Sarifuddin; Nugraha, Egit; Magvira, Inda; Aminarwati, Dian; Hajar, Nurfahmi; Mukhsin, Nurul Khazanah; Birowalidain, Wa Ode; Rismawati, Rismawati; Paida, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2160

Abstract

Environmental violence in schools is a crucial issue that requires structured and sustainable intervention. The aim of this project is to foster critical awareness and leadership among students in promoting the values of peaceful culture, tolerance, and anti-violence through the use of educational technology (Edutech). The activities were carried out using a participatory approach through training, socialization, and the implementation of edutech media based on the cultural values of Sipakatau, Sipakalebbi, and Sipakainge to build an anti-violence school culture. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure improvements in students' cultural literacy and anti-violence attitudes. The main results of this activity show a significant increase in students' cultural literacy and their skills in using digital platforms to spread anti-violence campaigns and positive environmental education. This project has succeeded in creating change agents among students who actively advocate for a safe and inclusive school environment, proving that the integration of cultural literacy and Edutech is an effective strategy in preventing environmental violence.ABSTRAKKekerasan lingkungan di sekolah menjadi isu krusial yang memerlukan intervensi terstruktur dan berkelanjutan. Tujuan dari projek ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran kritis dan kepemimpinan siswa dalam mempromosikan nilai-nilai budaya damai, toleransi, dan anti-kekerasan melalui pemanfaatan teknologi edukasi (Edutech). Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, sosialisasi, dan implementasi media edutech berbasis nilai budaya Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge guna membangun budaya sekolah anti-kekerasan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi budaya dan sikap antikekerasan siswa. Hasil utama dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi budaya siswa serta keterampilan mereka dalam menggunakan platform digital untuk menyebarkan kampanye anti-kekerasan dan edukasi lingkungan yang positif. Projek ini berhasil menciptakan agen perubahan di kalangan siswa yang aktif mengadvokasi lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, membuktikan bahwa integrasi literasi budaya dan Edutech merupakan strategi efektif dalam pencegahan kekerasan lingkungan.