Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF ISLAMIC EDUCATION CURRICULUM MANAGEMENT BASED ON PESANTREN LOCAL WISDOM IN THE ERA OF DISRUPTION Effendy, Moh Hafid; Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad; Rizam, Masyithah Maghfirah
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/re-jiem.v7i1.10607

Abstract

This research is motivated by the development of Islamic religious education at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, where the curriculum patterns have become increasingly diverse over time. The purpose of this study is to describe the implementation of Islamic education curriculum management based on the local wisdom of the pesantren. A qualitative approach with a phenomenological type is used. Data was collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted through the stages of reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study show that the curriculum is implemented through the stages of planning, curriculum implementation, structured program arrangements, assignment of teaching duties, and curriculum evaluation or assessment. Meanwhile, the subjects programmed by the pesantren are integrated into the learning process at Madrasah Aliyah, consisting of two majors: Science and Social Studies, including Science, Taruna, Research, Regular, and Intensive classes.
Analisis Penggunaan Bahasa Vulgar Kalangan Anak Milenial pada Game Mobile Legends di Desa Larangan Luar Larangan Pamekasan As Syawaliyah, St. Suhaimah; Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad; Efendi, Agik Nur; Effendy, Moh. Hafid
Lingua Skolastika Vol 2 No 1 (2023): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v2i1.38675

Abstract

Vulgar merupakan variasi sosial yang ciri-cirinya berupa pemakaian bahasa oleh kalangan yang kurang terpelajar atau dari kalangan yang tidak berpendidikan sesuai tingkat intelektual penuturnya. Oleh karena itu bahasa yang digunakan adalah bahasa dengan kata-kata kasar. Kata kasar inilah yang menjadi ciri khas bahasa vulgar. Penelitian mengenai penggunaan bahasa vulgar terjadi pada kalangan anak milenial pada game mobile legends ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan jenis bahasa vulgar yang dituturkan anak milenial Larangan Luar, Larangan, Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data diperoleh melalui data primer yaitu kalangan anak milenial pemain game mobile legends dan data sekunder bisa berupa jurnal, buku, foto maupun internet yang terkait dengan penelitian. Prosedur pengumpulan data melalui metode simak dengan beberapa teknik dasar berupa teknik sadap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik catat serta dokumentasi. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas dengan teknik triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan. Pertama, adanya bentuk-bentuk bahasa vulgar yang biasa digunakan dalam permainan game mobile legends, bentuknya diklasifikasikan pada dua bentuk bahasa vulgar berupa bentuk vulgar bahasa Indonesia dan bentuk vulgar bahasa Daerah atau bahasa Madura. Kedua, jenis bahasa vulgar yang sering digunakan anak milenial dalam permainan game terdapat 8 penggunaan jenis yang berbeda ketika bertutur kata, meliputi keadaan, binatang, makhluk halus, benda-benda, bagian tubuh, kekerabatan, aktivitas, profesi. Namun dari 8 jenis tersebut hanya 1 yang tidak digunakan yaitu jenis kekerabatan.
Multilingualisme dan Kesetiaan Berbahasa Indonesia: Studi Lanskap Linguistik di Ruang Publik Pamekasan, Madura Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto; M. Arifin Alatas; Albaburrahim Albaburrahim; Mochammad Ilyas Junjunan
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 13, No 1 (2024): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v13i1.4584

Abstract

This study aims to describe the types of languages used and the loyalty to the Indonesian language in public spaces in Pamekasan. The research data consists of 704 linguistic objects in public spaces in Pamekasan such as street names, brand names, and business establishments, names of places of worship, names of trade complexes, names of offices, names of educational institutions, names of hospitals, building names, organization names, names of public facilities, road signs, and banners and product service advertisements. The results revealed the use of multiple languages in public spaces in Pamekasan, with eight language variations, including Indonesian, Indonesian and English, Indonesian and Arabic, English, Indonesian and Javanese, Indonesian and Madurese, Madurese, and other languages. Language loyalty to Indonesian in public spaces in Pamekasan was found to be relatively high, with pure Indonesian language use at 63%, Indonesian and other languages at 28%, and the use of regional and foreign languages at 9%. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis bahasa dan bagaimana kesetiaan berbahasa Indonesia di ruang publik Pamekasan. Data penelitian ini sejumlah 704 objek linguistik di ruang publik Pamekasan seperti nama jalan, merk dagang & lembaga usaha, nama tempat ibadah, nama kompleks perdagangan, nama perkantoran, nama lembaga pendidikan, nama rumah sakit, nama gedung, nama organisasi, nama fasilitas umum, nama rambu umum & penunjuk jalan, dan nama spanduk dan iklan layanan produk. Hasilnya ditemukan multilingualisme penggunaan bahasa di ruang publik Pamekasan dengan 8 jenis variasi bahasa yakni bahasa Indonesia, bahasa Indonesia & Inggris, bahasa Indonesia & Arab, bahasa Inggris, bahasa Indonesia & Jawa, bahasa Indonesia & Madura, bahasa Madura, dan bahasa lainnya. Kesetiaan berbahasa Indonesia di ruang publik Pamekasan ditemukan masih cukup tinggi. Penggunaan bahasa Indonesia murni ditemukan sebanyak 63%, bahasa Indonesia dan bahasa lain 28%, dan bahasa daerah dan bahasa asing sebanyak 9%.
Implementasi Penilaian Berdiferensiasi dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Era Kurikulum Merdeka pada Siswa Kelas XII di SMK Negeri 3 Pamekasan Hamlatus Sa’adah; Agik Nur Efendi; Liana Rochmatul Wachidah; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91656

Abstract

Penilaian menjadi aspek penting dalam pembelajaran, upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang ada di Indonesia salah satunya dengan pembelajaran berdiferensiasi yang menjadi salah satu upaya pengembangan konsep merdeka. Oleh karena itu, ingin dikaji lebih lanjut bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi serta pelaksanaan penilaian sumatif dan formatif dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia era kurikulum merdeka pada kelas XII di SMK Negeri 3 Pamekasan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data interaktif terdiri dari tiga kegiatan yang saling berkaitan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan pemaparan analisis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa tahapan yang harus terpenuhi dalam pembelajaran berdiferensiasi yaitu mengetahui terlebih dahulu terkait gaya belajar yang siswa sukai, minat dan bakat peserta didik agar jenis pembelajaran berdiferensiasi dapat bekerja secara efektif dan optimal. Selain tentang pembelajaran berdiferensiasi, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian sumatif dan formatif dalam kelas, sudah dipasrahkan penuh kepada guru pengajar.
Budaya Literasi Membaca pada Siswa SMKN 3 Pamekasan Farida Herlina; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto; Liana Rochmatul Wachidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91630

Abstract

Literasi membaca merupakan salah satu keterampilan yang harus dibudayakan. Membaca adalah Langkah awal untuk menguasai semua keterampilan berbahasa. Melalui membaca individu lebih mudah mendapatkan informasi dan bisa berpikir kritis, sehingga meningkatkan kualitas dirinya. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan e-book dan e-learning serta pelaksanaan budaya literasi membaca pada siswa di SMKN 3 Pamekasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif digunakan untuk menemukan data atau fonomena terkait budaya literasi membaca pada siswa SMKN 3 Pamekasan, dengan cara mewawancarai guru bahasa indonesia. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa SMKN 3 Pamekasan merapkan e-book dan e-learning untuk memudahkan siswa dalam belajar serta membudayakan literasi membaca selama 10 menit  untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Sehingga siswa dapat membuat karangan kata-kata maupun kalimat yang indah dan membuat cerpen.
Analisis Tes Subjektif sebagai Evaluasi Pembelajaran Menulis Teks Cerita Inspiratif pada Siswa Kelas IX MTs Hidayatut Thalibin Siti Romlah El Busthami; Liana Rochmatul Wachidah; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92275

Abstract

Dalam proses pembelajaran guru harus mampu menentukan tes yang cocok untuk digunakan dalam menilai kemampuan siswa dalam memahami materi yang diajarkan. Dimana, instrumen penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil dari penggunaan tes subjektif dalam evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis teks cerita isnpiratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif berupa penjelasan mengenai penggunaan tes subjektif sebagai evaluasi keterampilan menulis teks cerita isnpiratif. Sumber data utama dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IX MTs Hidayatut Thalibin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan proses tes dan wawancara singkat. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan tes subjektif merupakan penilaian utama dalam pembelajaran cerita inspiratif, guna mengetahui kemampuan menuulis teks cerita inspiratif mulai dari kesesuaian isi dengan tema, pengorganisasian struktur, dan penggunaan diksi. Data yang didapat akan dianalisis, secara kualitatif melalui proses menulis, pengamatan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi cerita inspiratif dengan penggunaan tes subjektif ini hasil yang di dapat mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya.
Model Pembelajaran Berdiferensiasi pada Materi Transformasi Cerpen Menjadi Puisi Siswa Kelas XI-TKJ di SMKN 1 Tlanakan Maulinda Safitri; Moh. Hafid Effendy; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92403

Abstract

Keunikan dan perbedaan gaya belajar siswa menuntut guru untuk memiliki kemampuan dalam memilih secara tepat model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan tujuan yang hendak dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berdiferensiasi pada materi transformasi cerpen menjadi puisi yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dari penerapan model pembelajaran berdiferensiasi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang berperan dalam proses pengumpulan data adalah peneliti sendiri. Sampel dalam penelitian ini yaitu guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XI-TKJ. Informasi yang diperlukan diperoleh secara langsung dari informan tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data yang dilakukan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berdiferensiasi pada materi transformasi cerpen menjadi puisi efektif digunakan, namun pada indikator keberhasilan belum sepenuhnya menyeluruh. Penerapan model pembelajaran berdiferensiasi pada materi transformasi teks cerpen menjadi puisi mencakup beberapa aspek, yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk. Simpulan dari penelitian ini yaitu dengan penerapan model pembelajaran berdiferensiasi maka peserta didik merasa senang dan merasa mendapatkan perhatian yang lebih dengan dipenuhinya kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran.
Fostering 21st-Century Skills for Sustainable Education through Language Learning Beliefs and Practices: A Narrative Inquiry Rahmawati, Fithriyah; Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad; Efendi, Agik Nur
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Special Edition: Renaisans 1st International Conference of Social Studies
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v1i.19130

Abstract

Moving further to the 21st century, education needs to provide students with essential knowledge and the abilities required for succeeding in a global interconnection and sustainable environment. The role of foreign language education is crucial in this transformation, but the perceptions of teachers and students regarding language learning are just as significant. Through narrative inquiry, this study explored the foreign language teachers' beliefs toward language learning and a story of how the beliefs foster 21st-century skills- like critical thinking, communication, and global awareness- within a sustainable education context. The analysis revealed two topics of discussion: 1) the influence of personal beliefs on teaching practices and 2) the emphasis on 21st-century skills in classroom practice for sustainable education. The study provides implications for teachers, practitioners, educational institutions, and stakeholders.
EcoEduLitera SDGs: Pendidikan Lingkungan dalam Karya Sastra Cerita Rakyat Madura Ki Ageng Tarub Firnanda, Aldi; Alatas, Mochamad Arifin; Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Special Edition: Renaisans 1st International Conference of Social Studies
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v1i.19137

Abstract

Pendidikan lingkungan masih sering terabaikan dalam pembelajaran sastra, padahal karya sastra dapat menjadi media efektif untuk menyampaikan nilai ekologis. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pendidikan lingkungan, sastra lingkungan dan SDGs dalam cerita rakyat Madura Ki Ageng Tarub. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data utama cerita rakyat Madura Ki Ageng Tarub, dikumpulkan melalui teknik simak catat. Analisis menggunakan teori sistem terbuka, organisasi selalu berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Hasil penelitian cerita ini mengandung pesan konservasi lingkungan dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui penghijauan. Selain itu, mencerminkan sastra lingkungan hubungan manusia dengan alam disimbolkan melalui reboisasi, perlindungan flora dan fauna, serta kelestarian air. Cerita ini memiliki tujuan berkelanjutan seperti SDG 3, SDG 6, SDG 8, SDG 13, dan SDG 15..
Program Makan Bergizi Gratis: Analisis Kritis Transformasi Pendidikan Indonesia Menuju Generasi Emas 2045 Albaburrahim, Albaburrahim; Putikadyanto, Agus Purnomo Ahmad; Efendi, Agik Nur; Alatas, Mochamad Arifin; Romadhon, Sahrul; Wachidah, Liana Rochmatul
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Special Edition: Renaisans 1st International Conference of Social Studies
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v1i.19191

Abstract

This research analyzes the Free Nutritious Meal Program (MBG) which is one of Prabowo Subianto's programs as a strategic effort to accelerate the transformation of Indonesian education to achieve the vision of the Golden Generation 2045. This research used a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews with principals, parents, teachers, and students in schools that received the program. Analysis of policy documents and evaluation reports, as well as direct observation of program implementation, were used to gain a thorough understanding. This research shows that the program can generally improve health, academic achievement, and the golden generation of 2045. However, there are various challenges to the program, namely: First, the distribution of logistics in remote areas. Secondly, the lack of health standardization, sustainable financing, and changes in the behavior of the Indonesian people.