Claim Missing Document
Check
Articles

ALAT PENGISI DAN PENIMBANG BUBUK JAMU HERBAL: PENUNJANG KEBERHASILAN USAHA UKM UD. DIPA KUNCARA, GRESIK Tukiran, Tukiran; Setyarsih, Woro; Yunus, Yunus; Hendrawan, Syahrul Lerry; Farkiyah, Lilik; Meilasari, Renita
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i3.59005

Abstract

Jamu merupakan obat tradisional berbahan alami warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi untuk kesehatan. UKM UD. Dipa Kuncara Gresik merupakan usaha mikro yang memproduksi jamu herbal instan lebih dari 10 tahun. Proses produksi jamu herbal secara manual merupakan masalah utama yang dihadapi oleh UKM UD. Dipa Kuncara ini khususnya dalam pengemasan bubuk jamu herbal. Selama ini penimbangan bubuk jamu herbal instan dilakukan secara manual. Saat menimbang, jika berat kurang dari berat bersih (netto), maka akan ditambahkan. Sebaliknya, jika berat melebihi berat bersih, maka produk akan dikurangi. Dengan demikian, tentu akan menambah waktu dalam proses pengemasannya. Selain itu, produk menjadi kurang higienis karena sering bersentuhan langsung dengan tangan mitra dan menjadi rawan lengket. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu UKM tersebut dalam proses produksi khususnya tahap penimbangan, yaitu dengan menciptakan mesin pengisi dan penimbang bubuk jamu herbal instan yang dikenal dengan alat Digital Control Particle Filling Machine. Adapun, metode pelaksanaan PKM meliputi: 1. Tahap desain dan perancangan, 2. Tahap manufaktur dan pendampingan, dan 3. Tahap monitoring dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari penggunaan mesin pengisi dan penimbang bubuk jamu otomatis ini adalah terkait dengan efisiensi waktu hingga 20 detik/sachet dan meningkatnya kapasitas produksi jamu herbal. Hasil ini menunjukkan bahwa mesin pengisi dan penimbang bubuk jamu herbal yang diciptakan dapat digunakan untuk mempercepat proses produksi mitra dan juga meningkatkan higienes produk jamu herbal.
Efektivitas Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi pada Materi Kalor dan Perpindahannya: The Effectiveness of Problem Based Learning in Improving Numeracy Literacy Skills in Heat and Its Movement Materials Maydina Sannyya Qonita; Woro Setyarsih
U-Teach: Journal Education of Young Physics Teacher Vol. 7 No. 1 (2026): June Edition
Publisher : Pendidikan Fisika Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/dfw8f913

Abstract

The low level of numeracy literacy among Indonesian students, as reflected in the 2022 PISA report, calls for innovative learning strategies that can improve scientific concept understanding. This study aims to explore the effectiveness of the Problem-Based Learning (PBL) model in enhancing numeracy literacy skills among high school students on the topic of heat and its transfer. The method used was a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design involving two classes with 35 and 36 students each, consisting of an experimental class and a replication class. Data were collected through pre-tests and post-tests using a numeracy literacy test instrument analyzed based on numeracy literacy indicators with the assistance of SPSS statistics software. The results of the study showed a significant increase in numeracy skills, with the average post-test score reaching the proficient category and a shift in the distribution of competency levels from basic to proficient. These findings confirm that PBL is effective in honing students' numeracy literacy skills, including the application of symbols, visual data analysis, and evidence-based reasoning, thereby supporting the requirements of the Merdeka Curriculum
Perbedaan Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik SMA Melalui Problem Based Learning dan Inkuiri Terbimbing Charia Yuniarti; Woro Setyarsih
Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan literasi numerasi siswa melalui PBL dan inkuiri terbimbing. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu dengan Nonequivalent-Control Group Design. Penelitian ini dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen diberikan pretest berupa instrumen tes literasi numerasi. Kemudian untuk kelompok eksperimen akan diberikan perlakuan pembelajaran berbasis masalah dan kelompok kontrol akan diberikan pembelajaran inkuiri terbimbing. Pada tahap akhir, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan diberikan posttest berupa instrumen tes literasi numerasi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perbedaan kemampuan literasi numerasi pada pembelajaran PBL lebih unggul pada kemampuan memprediksi dan mengambil keputusan. Sedangkan, kemampuan literasi numerasi pada pembelajaran inkuiri terbimbing lebih unggul pada kemampuan menganalisis informasi visual.
Pengaruh Model PBL Dengan Strategi Metakognitif Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Sains Dan Self-Regulation Murid SMA Maharanni Eka Larasati; Woro Setyarsih
Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026 in Progres...
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya keterampilan literasi sains dan kemampuan regulasi diri murid menjadi permasalahan yang masih banyak ditemukan dalam pembelajaran fisika di Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh pendekatan pembelajaran yang masih berorientasi hafalan dan berpusat pada guru, sehingga murid kurang mendapat ruang untuk berpikir kritis, mengeksplorasi pengetahuan, dan mengembangkan kesadaran terhadap proses berpikirnya sendiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah yang dipadukan dengan strategi metakognitif terhadap peningkatan keterampilan literasi sains dan self-regulation murid pada materi gerak parabola. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pre-test pos-test control group dengan 59 murid kelas X MA Unggul Sabira sebagai sampel penelitian. Metode penelitian melalui metode observasi dan tes dengan instrumen  yang telah divalidasi secara teoritis dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran memperoleh persentase 94% dengan kategori sangat baik, kelas eksperimen yang menerapkan model PBL dengan strategi metakognitif mengalami peningkatan keterampilan literasi sains dan self-regulation dengan nilai N-gain masing-masing 0,59 dan 0,64 yang termasuk dalam kategori sedang, kelas kontrol memperoleh nilai N-gain 0,41 untuk keterampilan literasi sains dan 0,38 untuk keterampilan self-regulation. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan literasi sains dan self-regulation murid meningkat secara signifikan setelah diberi perlakuan pembelajaran model PBL dengan strategi metakognitif. Dengan demikian penerapan PBL dengan strategi metakognitif terbukti efektif dibandingkan PBL murni dalam meningkatkan keterampilan literasi sains dan self-regulation murid pada materi gerak parabola
PENDAMPINGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PENCUCI EMPON-EMPON DI CV. DIPA KUNCARA, DRIYOREJO GRESIK Tukiran Tukiran; Yunus Yunus; Woro Setyarsih; Rizdana Galih Pambudi; Cindy Ambarwati; Handini Zahrah Firdausi; Anjani Fadia Putri
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v6n2.p68-75

Abstract

The herbal washing process at CV. Dipa Kuncara, Driyorejo, Gresik, is still carried out manually, namely washing fresh and dirty herbal ingredients weighing around 5-6 kg into a basin filled with around 10 L of water, brushing, and rinsing/sprayed with running water up to 3-4 times. One washing session takes around 40-50 minutes to remove dirt and other things. In addition, stirring and washing herbal ingredients that still contain a lot of soil and dirt is often very tiring. On the other hand, manual washing of herbal ingredients also results in very low stability of the quality of herbal medicines. This can cause the resulting herbal products to have a less fresh taste and a slightly unpleasant odor. The solution offered in this PKM activity is the need to prepare a Herbal Washing Machine. The purpose of this community service is to assist MSMEs in the process of washing ingredients/initial materials by building a herbal washing machine. The methods and stages of community service activities include: 1) preparing herbal washing machines and testing them, 2) providing operational assistance for tools/machines to partners, 3) monitoring and evaluating the use of tools/machines, and 4) distributing questionnaires for all PKM implementations. The results: 1) herbal washing tools/machines have been made, 2) partners are able and skilled at using the tools/machines, 3) monitoring and evaluation results report that partners have used the herbal washing tools/machines well, routinely and no longer do it manually, and 4) partners feel satisfied and happy with all the PKM training and assistance provided by the implementation team. By using this tool/machine, the process time can be saved up to 10–15 minutes for one washing-to-rinsing process, herbal products become fresher and odorless, and of course, will produce clean and healthy instant herbal powder products.
Pengembangan Asesmen High Order Thinking Skill (HOTS) Terintegrasi Metakognitif Pada Materi Energi Dan Kekekalan Energi: Development of a Higher Order Thinking Skills (HOTS) Assessment Integrated with Metacognitive on Energy and Energy Conservation Salsa Ayu Fajriyah Fajriyah; Woro Setyarsih
Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026 in Progres...
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) merupakan salah satu kompetensi yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Namun, instrumen asesmen yang digunakan di sekolah umumnya masih berfokus pada hasil akhir dan belum mampu mengungkap proses berpikir siswa selama menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen HOTS terintegrasi prompt metakognitif pada materi energi dan hukum kekekalan energi, serta menganalisis karakteristik psikometri instrumen dan kemampuan HOTS siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi teoritis dilakukan oleh tiga validator ahli, sedangkan uji coba terbatas melibatkan 32 mahasiswa Pendidikan Fisika untuk analisis menggunakan Classical Test Theory. Tahap implementasi melibatkan 82 siswa kelas X SMA yang dianalisis menggunakan Rasch Model berbantuan aplikasi Winsteps. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan validasi ahli dan validitas empiris, serta memiliki reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda yang baik. Analisis Rasch menunjukkan seluruh butir soal memenuhi kriteria fit, nilai item reliability sebesar 0,90 dengan kategori baik, serta person separation sebesar 1,80 yang mampu membedakan kemampuan siswa ke dalam dua strata. Hasil implementasi juga menunjukkan bahwa kemampuan HOTS siswa didominasi pada kategori sedang. Integrasi prompt metakognitif tidak hanya menghasilkan instrumen yang memenuhi karakteristik psikometri yang baik, tetapi juga memberikan informasi mengenai proses berpikir siswa pada aspek awareness, regulation, dan evaluation. Dengan demikian, instrumen yang dikembangkan berpotensi dimanfaatkan sebagai alat asesmen sekaligus sarana diagnostik untuk mendukung perancangan pembelajaran fisika yang lebih efektif.
Pendampingan Asesmen Literasi Numerasi IPA-Fisika SMA Se-Kabupaten Nganjuk: Assistance for Numeracy Literacy Assessment of Science-Physics for Senior High Schools in Nganjuk Regency Woro Setyarsih; Charia Yuniarti; Maydina Sannyya Qonita; Wasis Wasis; Abu Zainnudin; Mukhayyarotin Niswati Rodliyatul Jauhariyah; Titin Sunarti
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.11818

Abstract

Indonesia's Education Report 2023 provides data showing that students' literacy and numeracy skills met the moderate criteria. The evaluation results indicate a persistent lack of understanding and unsynchronized implementation of numeracy literacy in classroom assessments. This has an impact on the less-than-optimal provision of numeracy literacy to students. This service aims to hone teachers' ability to develop science-physics numeracy literacy assessments and lesson plans. The mentoring method uses 3 meeting sessions, both offline and online, and yields positive responses from participants. The results of the activity evaluation showed a positive change in the understanding of numeracy literacy and the ability to develop assessments. The conclusion of this activity is that the mentoring carried out can contribute significantly to high school science-physics teachers' planning of numeracy and literacy assessments and learning.
Analisis Kualitas (Validitas, Reliabilitas, dan Daya Beda) Instrumen Keterampilan Pemecahan Masalah Berbasis Socio-Scientific Issue Terintegrasi Metakognitif Menggunakan Model Rasch: Quality Analysis (Validity, Reliability, and Discrimination Power) of Socio-Scientific Issue-Based Problem-Solving Skills Instrument Integrated with Metacognitive Using the Rasch Model Vira Veronika; Woro Setyarsih
Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026): Vol. 15 No. 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Tahun 2026 in Progres...
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi esensial yang perlu dimiliki murid untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Meskipun demikian, pengukuran keterampilan tersebut masih didominasi oleh instrumen yang berorientasi pada hasil akhir penyelesaian soal dan belum mampu mengungkap proses berpikir murid secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas empiris instrumen keterampilan pemecahan masalah berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) terintegrasi metakognitif pada materi Usaha dan Energi menggunakan Model Rasch. Penelitian difokuskan pada tahap uji coba luas terhadap instrumen final yang terdiri atas 16 butir soal uraian. Subjek penelitian adalah 103 murid kelas X SMA YPM 2 Sukodono Sidoarjo yang telah mempelajari materi Usaha dan Energi. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Winsteps melalui pengujian validitas empiris, reliabilitas, dan daya beda instrumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh butir soal memenuhi kriteria item fit berdasarkan parameter Outfit Mean Square (MNSQ), Outfit Z-Standard (ZSTD), dan Point Measure Correlation (Pt Measure Corr). Instrumen juga memiliki nilai Cronbach Alpha sebesar 0,95, Person Reliability sebesar 0,94, Item Reliability sebesar 0,96, Person Separation sebesar 4,14, dan Item Separation sebesar 4,74. Temuan tersebut menunjukkan bahwa instrumen memiliki kualitas empiris yang sangat baik, mampu mengukur keterampilan pemecahan masalah secara konsisten, serta memiliki kemampuan daya beda yang tinggi terhadap kemampuan murid. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan sebagai alat ukur keterampilan pemecahan masalah pada pembelajaran fisika tingkat SMA.