Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Aquascape pada Siswa PKBM Baiturahman  Desa Api api Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan Mardiana, Tri Yusufi; Linayati, Linayati; Oktaviani, Nila; Madusari, Benny Diah; Yahya, M. Zulham; Wiradana, Bahtiar Hanafi; Asyari, Hasanudin; Pamungkas, Muhammad Aji Bagus
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Multi Disiplin Vol. 1 No. 1 (2024): JUPENGEN - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/jupengen.v1i1.8

Abstract

Aquascape merupakan metode pemanfaatan air, udara, dan elemen lain untuk menciptakan akuarium yang estetis. Ada berbagai gaya, seperti gaya belanda, iwagumi, alam, biotope, jerman, dan hutan. Setiap gaya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tujuan utama aquascape adalah menciptakan akuarium yang estetis dengan memadukan karakteristik udara, air, dan elemen lainnya. Gaya yang berbeda dapat memberikan manfaat yang berbeda pula bagi penggunanya. Tujuan utamanya adalah mencapai keseimbangan antara komponen biologis dan abiotik dalam aquascape. Tantangan utama dalam menciptakan aquascape adalah memastikan keseimbangan ekosistem antara udara dan komponen biologis. Hal ini dapat dicapai melalui fotosintesis, yang melibatkan penggunaan energi cahaya untuk menciptakan organisme hidup, karbon dioksida, dan air. Banyak masyarakat yang masih kurang berminat dengan proyek aquascape, dengan berbagai aspek seperti penyediaan udara, penyediaan air, pemeliharaan, dan pembangunan aquascape. Informasi dan pelatihan tentang aquascape sangat penting untuk mempromosikan akuakultur. Program edukasi masyarakat dilakukan untuk memberikan pendidikan dan pelatihan aquascape kepada pelajar di PKBM Baiturahman Desa Api-api Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Program ini meliputi pemberian informasi dan pelatihan tentang desain dan konstruksi aquascape. Program ini melibatkan 23 siswa Paket B dan Paket C yang ditanyai minat dan kesukaannya. Program ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi siswa untuk berdiskusi dan belajar tentang desain dan konstruksi aquascape. Program ini juga mencakup lokakarya bagi siswa, di mana mereka belajar tentang pentingnya desain dan konstruksi aquascape. Lokakarya ini memberikan wawasan berharga mengenai pentingnya desain dan konstruksi aquascape.
SEDIAAN KRIM PELEMBAB EKSTRAK AIR BUAH SEMANGKA (CIRULLUS LANATUS) Safitri, Nadia Indah; Ermawati, Nur; Oktaviani, Nila
BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal Vol 1 No 01 (2022): BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/benzena.v1i01.2101

Abstract

Buah semangka (Citrullus lanatus) merupakan salah satu buah-buahan yangdapat digunakan sebagai pelembab untuk kulit karena mengandung zatkarbohidrat jenis gula-gulaan yaitu sukrosa, glukosa dan fruktosa. Ekstrak airbuah semangka efektif sebagai pelembab pada konsentrasi 30%. Emulgatornonionik (tween 80 dan span 80) dipilih karena sifatnya yang tidak toksiksehingga aman terutama untuk kulit sensitif dan tidak mengiritasi kulit sertadapat menyeimbangkan kerja molekul hidrofil dan lipofil sehingga dapatmenghasilkan sistem emulsi yang stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui karakteristik fisik sediaan krim pelembab eksrak air buah semangka (Citrulllus lanatus) dengan emulgator tween 80 dan span 80. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan bahan utama buahsemangka. Bahan kemudian disari dan diuapakan di thermostat waterbath pada suhu 80°C hingga diperoleh ekstrak kental. Sediaan krim dibuat menjadi 3formula dengan konsentrasi Tween 80-Span 80 yaitu F1 2%, F2 3%, F3 4%. Dilakukan uji sifat fisik pada sediaan (uji organoleptis, iritasi, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas) dan uji stabilitas fisik digunakan denganmetode sentrifugasi. Data hasil uji sifat fisik dan uji stabilitas fisik krimdikumpulkan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula II dengan kombinasi emulgator tween 80 dan span 80 3% memenuhi persyaratan karakterisasi fisik sediaan krim yang baik sedangkan formula I tidak memenuhi syarat daya sebar yang baik yaitu diperoleh hasil 4,63 cm dan formulaIII tidak memenuhi persyaratan uji viskositas yang baik yaitu diperoleh hasil 49,33 dPa.s. Krim formula II merupakan formula terbaik dilihat dari hasil uji sifatfisikokimia dan iritasi yang memenuhi kriteria sediaan krim.
ANALISIS PERMASALAHAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN METODE PHARMACEUTICAL CARE NETWORK EUROPE DI PUSKESMAS X KOTA PEKALONGAN Kurniawan, Andre; Fatkhiya, Musa Fitri; Oktaviani, Nila; Izzul Haq, M Fahmi; Widyaningrum, Widyaningrum; Zahra, Ani Matuz
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1505

Abstract

Latar Belakang: Kompleksitas terapi diabetes melitus meningkatkan risiko drug related problems (DRPs) yang dapat mempengaruhi keamanan dan efektivitas terapi. Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis DRPs pada pasien diabetes melitus menggunakan metode PCNE V9.1 di Puskesmas X Kota Pekalongan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif cross-sectional dengan data rekam medik pasien diabetes melitus di Puskesmas X Kota Pekalongan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu pasien diabetes melitus periode Januari-Maret 2024. Sampel yang didapatkan adalah 140 yang telah memenuuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase untuk mengidentifikasi drug related problems. Hasil: Mayoritas pasien perempuan (68,57%), usia 50-60 tahun (57,14%), dengan 21,43% memiliki penyakit penyerta. Metformin HCl merupakan antidiabetik yang paling banyak diresepkan (63,57%), menunjukkan kepatuhan baik terhadap pedoman PERKENI 2021, sementara Glimipride hanya 0,71%. Namun, dokumentasi komorbiditas sangat rendah (10% memiliki komorbiditas spesifik yang tercatat) dengan peripheral circulatory sebagai yang tersering (4,29%). Penggunaan obat kardiovaskular sangat terbatas (<1%) meskipun prevalensi komorbiditas seharusnya lebih tinggi. Penggunaan NSAID ditemukan pada 2,85% kasus yang perlu mendapat perhatian terkait risiko keamanan. Saran: Puskesmas X perlu meningkatkan skrining dan dokumentasi komorbiditas serta peran apoteker dalam medication review.Kata kunci : Diabetes Melitus, Metformin, PCNE, Pharmaceutical Care, Puskesmas
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DI TINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 SUNGAI RAYA Oktaviani, Nila
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran Prospektif
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpp.v11i1.99786

Abstract

This study aims to describe students' mathematical reasoning abilities in terms of their learning styles in Grade VIII. This research is a qualitative study with a descriptive approach. The instruments used in this study are a learning style questionnaire, a mathematical reasoning test, and interview guidelines. The subjects of this study consisted of 9 students selected from class VIII G at SMP Negeri 3 Sungai Raya. Based on the learning style questionnaire, 3 students with a dominant visual learning style, 3 with a dominant auditory learning style, and 3 with a dominant kinesthetic learning style were selected. The results of the study show that students with a dominant visual learning style tend to be better at making conjectures and performing mathematical manipulations. However, students with a dominant auditory learning style demonstrated the ability to provide logical reasoning for a given problem, while students with a dominant kinesthetic learning style were able to both make conjectures and provide logical reasoning. The conclusion of this study is that there are differences in the characteristics of mathematical reasoning abilities based on students' dominant learning styles. Therefore, teachers need to consider learning styles when designing effective learning strategies.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan Terhadap Swamedikasi Acne Vulgaris (Jerawat) Dewi Rahma Febriyanti; Nila Oktaviani
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v2i2.1319

Abstract

Acne is a skin condition that can be treated with self-medication using over-the-counter drugs (non-prescription drugs). The purpose of this study was to determine the level of knowledge of students of the Faculty of Pharmacy, University of Pekalongan about acne self-medication. This type of research is descriptive with a cross-sectional design. The research subjects were selected by stratified random sampling. Collecting data through a questionnaire that has been tested for validation by previous researchers. Respondents answered a questionnaire containing 16 questions online using the google form. Based on the results of the study, respondents had good to sufficient information on acne self-medication. Based on the results of the analysis, 52.29% of respondents had "good" knowledge and 47.05% of respondents had "adequate" knowledge about acne self-medication. Thus it can be seen that most students of the Faculty of Pharmacy, University of Pekalongan have good knowledge about acne self-medication as indicated by the proportion in the "good" category.
Co-Authors Abi Ardana Achada, Dina ADITYA DIMAS WAHYU SASONGKO Ain, Khoerunnisa Nurkhimatul Alaina, Fitria Andre Kurniawan Andung Maheswara Anita Mursiany Ashari Fahrurrozi Asyari, Hasanudin Awaliyah Feni Furoidah Azhari Fahrurrozi Davina Afra Azizah Deby Aninta Desi Ida Risqiyana Dewi Rahma Febriyanti Diah Madusari, Benny Dika, Ika Vina Dinna Firstiany Dwi Edi Wibowo Dwi Hariyanti Fadhilah, Wafa Khanza Faiz Tyas Hanifah Farhat, Yusna Felia Fatchul Huda Fatkhiya, Musa Fitri Fitri Nurul Hidayanti Hanifah, Faiz Tyas Hayati Soeprapto Ilmaknun, Luluk Izzul Haq, M Fahmi Julian, Rixzal Aziz Lailatul Chasanah Linayati Maghfiroh * Maghfiroh Maghfiroh Maghfiroh Maghfiroh Maharani, Kayla Mahfur, Mahfur Metha Anung Anindhita Mohammad Bahrus Syakirin Muhammad Ulil Abab Muhammad Walid Muhammad Zulkham Yahya Nadia Indah Safitri Naili Alfi Karimah Nailis Sa&#039;adatin Nafiah Nisa, Silvianita Khoirun Nugraha, Mada Widi Nur Ermawati Nur Susanti Pamungkas, Muhammad Aji Bagus Pamungkas1, Muhammad Aji Bagus Permana, Rukmi Ayu Pratama, Hildan Qothrun Nada Rahmanisa Pramudita Retno Anisa Ristiawati Rochmalia, Ika Sabrina Rohmah, Salis Alyatur Rukmi Ayu Permana Safitri, Nadia Indah Safitri, Nadia Indah Shella Pratama Siska Rusmalina Slamet Suharto Slamet Suharto, Slamet Sri Mumpuni Yuniarsih Syafiyya Hanifah Putri Tri Yusufi Mardiana Tyas Putri Utami Wafa Khanza Fadhilah Wenti Ayu Sunarjo Widyaningrum Widyaningrum Wijianto * Wijianto Wijianto Wiradana, Bahtiar Hanafi Wiwik Dian Cahyani Yahya, M. Zulham Yahya, Muhammad Zulham Yahya, Muhammad Zulkham Zahra, Ani Matuz