Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Faktor Risiko dan Fisioterapi terhadap Pemulihan Fungsional Pasien Post Stroke: Studi Potong Lintang di Praktek Fisioterapi Karya Suci Yuli Ayunara Napitu; Sondang Sidabutar; Yunardi Yunardi
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i3.6169

Abstract

Functional recovery after stroke is a complex process and is influenced by various factors, both previous health conditions and the quality of rehabilitation interventions. This study aims to analyze the relationship between cardiometabolic risk factors (age, hypertension, diabetes mellitus, and comorbidities) and physiotherapy characteristics on the level of functional recovery of post-stroke patients at Karya Suci Physiotherapy Practice. The study used a cross-sectional design involving 40 post-stroke patients in 2025. Data analysis was performed using the chi-square test and Spearman correlation at a significance level of α = 0.05. The results showed that 20% of patients achieved functional independence. Hypertension (p = 0.003), diabetes mellitus (p = 0.008), and body mass index (p = 0.000) were significantly associated with the level of independence. Frequency (r = 0.820), duration (r = 0.442), and physiotherapy involvement (r = 0.776) had a positive correlation with functional improvement. Multimodal therapy combining Infrared, TENS, active exercise, and the Bobath method was shown to be more effective than therapy without electrotherapy (p = 0.002).
Hubungan Karasteristik, Pengetahuan,Sikap Dan Tindakan Penderita Tuberkulosis Paru Dengan Kepatuhan Minum Obat Dipuskesmas Simpang Dolok Batu Bara Masna Maria Sinambela; Sondang Sidabutar; Yunardi Yunardi
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2025): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i3.6190

Abstract

This study aims to analyze the relationship between characteristics, knowledge, attitudes, and actions of Pulmonary Tuberculosis patients with medication adherence at Simpang Dolok Health Center, Batu Bara Regency. The study design used a quantitative approach with the Spearman correlation method to measure the relationship between variables. The number of respondents was 35 people selected purposively. The results showed that the knowledge variable did not have a significant relationship with medication adherence (r = -0.056; p = 0.748), while the attitude and action variables had a significant and positive relationship with adherence (attitude: r = 0.641; p = 0.000 and action: r = 0.568; p = 0.000). These findings indicate that the formation of positive attitudes and real actions of patients play a key role in the success of Pulmonary TB treatment, while knowledge alone is not enough. Therefore, health promotion interventions should be focused on strengthening attitudes and assisting patient actions so that compliance can be optimally improved.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pengetahuan Antibiotik di Kabupaten Padang Lawas Utara Isma Oktadiana; Meyana Marbun; Maswan Daulay; Sondang Sidabutar; Romauli Pakpahan; Rony Setianto
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v5i1.12716

Abstract

Currently, Indonesian infections fall into the most prevalent category. Antibiotics are a type of medicine used to treat infections brought on by bacteria. Antibiotics are widely used throughout the entire population as one of the most common types of treatment. There are many situations where people using antibiotics run the risk of developing antibiotic resistance. Antibiotic resistance effects may result from more frequent use of antibacterial soap by health care providers. To achieve the desired level of public awareness and understanding on the use of antibiotics, education about the ethics of using antimicrobial agents is necessary. As a result, there isn't a widespread use of antibiotics among the general population, which helps to prevent the development of antibiotic resistance. Results from the preliminary test are as follows 45 people have the salah category number whereas 5 people have the true category number. This indicates that the general populace does not fully understand the benefits and proper methods for using antibacterial agents. About 47 people who took the test were positive, and 3 people were positive salah. It is possible to understand from this that efforts to promote preventive measures that are intended for the general populace can provide them with education that is both effective and simple to understand. By using the same presentation material, it is possible to infer that the intended audience is already familiar with the material being discussed.Infeksi di Indonesia saat ini masuk dalam kategori paling banyak. Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Sebagai jenis pengobatan yang paling umum, antibiotik banyak digunakan di seluruh masyarakat. Ada banyak kasus di mana pengguna antibiotik berisiko mengalami resistensi antibiotik. Efek resistensi antibiotik dapat disebabkan oleh pemberian pengobatan antibakteri yang lebih sering oleh penyedia layanan kesehatan. Edukasi tentang etika penggunaan antimikroba diperlukan untuk mendapatkan tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan antibiotik yang diinginkan. Jadi tidak ada penggunaan antibiotik yang berlebihan pada masyarakat umum, sehingga mencegah berkembangnya resistensi antibiotik. Hasil yang diperoleh dari pre-test adalah sebagai berikut 5 orang mendapat nilai kategori benar dan 45 orang mendapat nilai kategori salah. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat umum belum sepenuhnya memahami manfaat dan cara penggunaan bahan antibakteri yang tepat. Hasil posttest sebanyak 47 orang tersenyum benar dan 3 orang tersenyum salah. Hal ini dapat dipahami bahwa upaya untuk mempromosikan penyuluhan yang ditujukan kepada masyarakat umum dapat memberikan pendidikan yang baik dan mudah dipahami. Dengan berbedanya materi presentasi yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa target populasi sudah mempunyai pemahaman terhadap materi yang dibicarakan.
Penyuluhan Kesehatan Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Dan Ekonomi Keluarga Di Pusat Rehabilitasi Idaman Pematangsiantar Sondang Sidabutar; Eka S R Sihombing; Nur Masdalifa; Nurvita Ramawati; Jumaidah Wardati Br Saragih; Riada Marenny Pasaribu; Deswidya S Hutauruk; Peterson Yosua Silaen; Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Vitrayani Tarigan; Marintan Saragih; Sri Martina; Wico J Tarigan; Resna Napitu; Dermawan Perangin - angin; Yulita S N Girsang; Risma N Munthe; Alya Hafizah Tambunan; Dara Cahya Amelia; Nabila Imtihani Harahap; Ronta Br Manurung; Zavira Shabrina Ritonga; Lasmariana Zendrato; Rizky Stevension Sagala; Dasman Jaya Zalukhu; Dasmaika Apriani Haloho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6hbksj31

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pusat Rehabilitasi Idaman Pematangsiantar dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi peserta rehabilitasi melalui penyuluhan kesehatan serta pelatihan pembuatan pupuk organik. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat, serta pelatihan praktis mengolah limbah organik menjadi pupuk bernilai guna. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan peserta, keterampilan dalam membuat pupuk organik, kesadaran menjaga lingkungan, serta tumbuhnya motivasi untuk memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai peluang ekonomi. Program ini tidak hanya mendukung aspek fisik dan mental peserta, tetapi juga memberikan bekal kewirausahaan yang berpotensi meningkatkan kemandirian ekonomi setelah masa rehabilitasi. Kolaborasi lintas disiplin antara Fakultas Kesehatan Universitas Efarina dan Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun menciptakan pendekatan holistik yang menyinergikan kesehatan, lingkungan, dan ekonomi. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi individu maupun komunitas
Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Melalui Pelatihan Bertanam Organik Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga Dan Penyuluhan Kesehatan Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Di Pusat Rehabilitasi Idaman Pematangsiantar Eva Sriwiyanti; Djuli Sjafei Purba; Vitrayani Tarigan; Marintan Saragih; Sri Martina; Wico J Tarigan; Resna Napitu; Dermawan Perangin – angin; Yulita S N Girsang; Risma N Munthe; Rizky Stevension Sagala; Dasman Jaya Zalukhu; Sondang Sidabutar; Eka S R Sihombing; Nur Masdalifa; Nurvita Ramawat; Jumaidah Wardati Br Saragih; Riada Marenny Pasaribu; Deswidya S Hutauruk; Peterson Yosua Silaen; Alya Hafizah Tambunan; Dara Cahya Amelia; Nabila Imtihani Harahap; Ronta Br Manurung; Zavira Shabrina Ritonga; Lasmariana Zendrato
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/1cqaeb73

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian ekonomi pasien di Pusat Rehabilitasi IDAMAN Pematangsiantar melalui penyuluhan kesehatan dan pelatihan pembuatan pupuk organik. Kegiatan dilaksanakan di Pusat Rehabilitasi IDAMAN, Jalan Rindung Tanjung Pinggir, Pematangsiantar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan pembuatan pupuk organik, praktik pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan pupuk, serta penanaman bibit sayuran organik menggunakan polibag dan wadah plastik bekas. Peserta dilibatkan secara langsung dalam proses persiapan bahan, pembuatan pupuk organik, pengolahan media tanam, penanaman, dan pemeliharaan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, pemanfaatan limbah organik, serta keterampilan membuat pupuk organik dari bahan sederhana seperti cangkang telur, serabut kelapa, dan limbah ikan. Selain itu, kegiatan ini memberikan bekal keterampilan produktif bagi pasien rehabilitasi agar dapat memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran organik, memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dan berpotensi menambah pendapatan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendukung kemandirian sosial dan ekonomi pasien setelah kembali ke keluarga dan masyarakat
Hubungan Peran Kader Terhadap Kehadiran Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Bahjambi Nagori Senio Kabupaten Simalungun Tahun 2025 Nur Masdalifah; Sondang Sidabutar; Tegar Sasongko; Tasya Fadilah
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15516

Abstract

This study aims to determine the relationship between the role of cadres and the attendance of elderly people in attending the Elderly Integrated Health Post (Posyandu Lansia) in the Simpang Bahjambi Community Health Center (Puskesmas), Senio Village, Simalungun Regency in 2025. The study design used was cross-sectional. The study population included all elderly people aged 60–70 years who resided in the Simpang Bahjambi Community Health Center (Puskesmas), Senio Village. The study sample consisted of 70 respondents obtained through total sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire, while data analysis was applied using the Spearman's Rho test (α = <0.1), resulting in a p-value of 0.000. This indicates a significant relationship between the role of cadres and the active participation of elderly people in Posyandu Lansia (Lansia Integrated Health Post) in the Simpang Bahjambi Community Health Center (Puskesmas), Senio Village, Simalungun Regency, in 2025. The results of this study are expected to provide information on the importance of the role of cadres in implementing Posyandu Lansia activities. As a recommendation, Posyandu Lansia cadres are encouraged to provide facilities and infrastructure more regularly, provide information regarding the direction and schedule of upcoming Posyandu Lansia activities, and increase the frequency of monitoring elderly people during activities.
Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Sikap Wanita Usia Subur Dalam Pemeriksaan IVA Di Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Sondang Sidabutar; Eka SR Sihombing; Nadya Melina; Nur Anjahaini Azmi Nasution
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15663

Abstract

Cervical cancer is a serious health problem in Indonesia. Data from 2024 shows that cervical cancer is the second leading cause of death among women in Indonesia, with approximately 36,000 new cases and 21,000 deaths each year. At the Singosari Pematangsiantar Community Health Center, only 25 out of 2,629 women of reproductive age (WRA) underwent IVA screening. This study aims to determine the relationship between knowledge and family support with the attitude of WUS towards IVA screening at the Singosari Community Health Center. This study uses an analytical survey method with a cross-sectional approach. The sample in this study consisted of 96 people, which was taken using non-probability accidental sampling technique. The statistical test used was the chi-square test. The results of the study showed that there was no relationship between knowledge and the attitude of WUS towards IVA screening. The significance value was 0.508 > 0.05. There was a relationship between family support and the attitude of WUS towards IVA screening. The significance value was 0.000 < 0.05. The most influential factor was the attitude of WUS towards IVA screening. It is hoped that the Community Health Center can improve routine counseling for the community and screening through IVA examinations as an effort to detect cervical cancer early.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Status Kesehatan Anak Dengan Down Syndrome Dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat Di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Melati WS Sitorus; Sondang Sidabutar; Nesya B Barus; Pernando Tamba; Ibnu Fajar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus; (2) menganalisis status kesehatan anak dengan Down Syndrome ditinjau dari perspektif kesehatan masyarakat; dan (3) menguji pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara satu variabel bebas, yaitu pola asuh orang tua, terhadap satu variabel terikat, yakni status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome tergolong dalam kategori tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 71,20, median 76,00, dan nilai maksimum 84 serta minimum 43. Pola asuh yang dominan adalah pola asuh demokratis, ditandai de ngan komunikasi terbuka, dukungan emosional, dan keterlibatan aktif orang tua dalam perawatan anak; (2) status kesehatan anak berada dalam kategori baik, dengan nilai rata-rata 77,03, median 84,00, modus 84, dan rentang nilai antara 39 hingga 95. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada dalam kondisi kesehatan yang cukup stabil meskipun memiliki kebutuhan khusus secara medis dan perkembangan; dan (3) terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,972 dengan signifikansi p = 0,000, yang berarti hubungan tersebut sangat kuat dan positif. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,945, yang menunjukkan bahwa 94,5% variasi dalam status kesehatan anak dapat dijelaskan oleh pola asuh orang tua, sedangkan sisanya 5,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = –12,289 + 1,255X. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 21,830 dengan p = 0,000, sedangkan uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 476,550 dengan p = 0,000, yang mengonfirmasi bahwa model regresi signifikan secara statistik baik secara parsial maupun simultan
PENGARUH DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) MELALUI MEDIA KALENDER TERHADAP KEPATUHAN PERAWATAN KAKI KLIEN DM TIPE 2 P, Winda Melisa; S, Juwita Kiki; Siboro, Sihat M; Sidabutar, Sondang; Fajar, Ibnu; Wahyanto, Tatin
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12361

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang membutuhkan manajemen jangka panjang, termasuk perawatan kaki untuk mencegah komplikasi seperti ulkus diabetik dan amputasi. Kepatuhan terhadap perawatan kaki masih menjadi tantangan, terutama karena kurangnya pengetahuan dan pengingat harian. Diabetes Self Management Education (DSME) adalah pendekatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kemampuan pasien dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh DSME melalui media kalender terhadap kepatuhan perawatan kaki pada klien DM tipe 2.Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 60 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: intervensi (DSME dengan kalender) dan kontrol (edukasi verbal standar). Intervensi dilakukan selama 4 minggu. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepatuhan perawatan kaki dan lembar observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dan independent t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan dalam kepatuhan perawatan kaki (p = 0,000), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p = 0,087). Perbandingan antar kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,001). Media kalender terbukti efektif sebagai pengingat visual dan alat edukasi mandiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa DSME melalui media kalender berpengaruh positif terhadap peningkatan kepatuhan perawatan kaki pada klien DM tipe 2. Media ini dapat diintegrasikan dalam praktik keperawatan komunitas sebagai strategi edukatif yang murah, praktis, dan berdampak nyata
PENGARUH PELAYANAN SOSIAL DAN FISIOTERAPI REHABILITASI MEDIK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK PENDERITA CEREBRAL PALSY DI RRABK SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Sondang Sidabutar; Yunardi Yunardi; Erlina Sri H.S; Laili Fadhillah; Angelia H Siburian; Ibnu Fajar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12362

Abstract

Tujuan penelitian adalah: (1) pengaruh pelayanan sosial terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita Cerebral Palsy di RRABK Siantar, Kabupaten Simalungun; (2) pengaruh fisioterapi rehabilitasi medik terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita cerebral palsy; dan (3) pengaruh pelayanan sosial dan fisioterapi rehabilitasi medik secara simultan terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita cerebral palsy. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak penderita Cerebral Palsy yang mendapatkan pelayanan di RRABK Siantar, Kabupaten Simalungun. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel bebas (pelayanan sosial dan fisioterapi rehabilitasi medik) terhadap variabel terikat (perkembangan motorik kasar anak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara pelayanan sosial terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita Cerebral Palsy dengan nilai t-hitung sebesar 14,412 dan signifikansi 0,000 (< 0,05); (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara fisioterapi rehabilitasi medik terhadap perkembangan motorik kasar dengan nilai t hitung sebesar 12,442 dan signifikansi 0,000; (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pelayanan sosial dan fisioterapi rehabilitasi medik terhadap perkembangan motorik kasar dengan nilai F-hitung sebesar 206,695 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,898 menunjukkan bahwa 89,8% perkembangan motorik kasar anak dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut secara bersama-sama
Co-Authors Adrian K Tarigan Agung Mirasa, Yudied Alya Hafizah Tambunan Amelia, Dara Cahya Amenda Sebayang amenda sebayang Angelia H Siburian Arfyah Sagita Yunanda Arfyah Sagita, Arfyah Sagita Arita Saragi Baju Widjasena Barimbing, Diana Barus, Ari Pebrianto Barus, Nesya B Bina Kurniawan Br Manurung, Ronta Br Saragih, Jumaidah Wardati Candra Johan Waruwu Chatarina Umbul Wahyuni Christian Rayando Butar Butar Dara Cahya Amelia Dasmaika Apriani Haloho Dasman Jaya Zalukhu Denni H. Situmorang Dermawan Perangin - angin Dermawan Perangin – angin Deswidya Hutauruk Deswidya S Hutauruk Diana Lorenta Barimbingan Djuli Sjafei Purba Eka S R Sihombing Eka Saudur Renaldi Sihombing Eka Sihombing Eka SR Sihombing Eka SR Sihombing, Eka SR Sihombing Eka SR. Sihombing Erhan, Keysha Iszmi Erlina Sri H.S Eva Sriwiyanti Fadhillah, Laili Garingging, Hotman Tua Ginting, Ferdinan Immanuel Girsang, Rosenta Girsang, Yulita S N H.S, Erlina Sri Haloho, Dasmaika Apriani Haloho, Ervina Harahap, Nabila Imtihani Harahap, Veryyon Hermawati P. Hermawati Purba Hutagaol, Netty Herawati Hutauruk, Deswidya S Ibnu Fajar Ibnu Fajar Ibnu Jafar Iin Herliani Inri Monika Irhamsyah Afif Tampubolon Irmayani Simanjuntak Isma Oktadiana Jafar, Ibnu Jumadiah Wardati Jumaidah Wardati Br Saragih Keysha Iszmi Erhan Kustoyo, Bambang Laia, Berkatman Laili Fadhillah Lasmariana Zendrato Lestari, Nurmala Dewi Lubis, parianti Lusiana Wardhani, Desi Manalu, Putri Oktavia Manurung, Ronta Br Marintan Saragih Marpaung, Seri Anita Martina, Sri Masdalifa, Nur Masdalifah, Nur Masna Maria Sinambela Maswan Daulay Maswan Daulay Matondang, Vidi TE Mazdalifah, Nur megrina, megrina Mei Karo Karo Melati WS Sitorus Melva Saragi Meyana Marbun Monika, Inri Munthe, Risma N Murni Suryanthi Nabila Imtihani Harahap Nadya Melina Natalina Natalina Nesya B Barus Novita Sinaga Nur Anjahaini Azmi Nasution Nur Masdalifa Nur Masdalifah Nur Masdalifah, Nur Masdalifah Nurmala Nurmala Nurvita Ramawat Nurvita Ramawati P, Winda Melisa Pasaribu, Riada M Pasaribu, Riada Marenny Paul Sirait Paul Sirait Pelawi, Awan Perangin - angin, Dermawan Perangin – angin, Dermawan Pernando Tamba Peterson Yosua Silaen Peterson Yosua Silaen Peterson Yosua Silaen Peterson Yosua Silaen, Peterson Yosua Silaen Pipin Sumantrie Purba, Djuli Sjafei Purba, Marindah Yanti putri, riska wani eka Rachmat Hargono Ramawat, Nurvita RAMAWATI, NURVITA Raovonauli Simbolon Resfiani Rambe Resna Napitu Riada Marenny Pasaribu Riada Marenny Pasaribu Riada Pasaribu Rina Valensia Riska Wani Eka Putri Risma N Munthe Ritonga, Zavira Shabrina Rizky Stevension Sagala Romauli Pakpahan Ronta Br Manurung Rosenta Girsang S, Juwita Kiki Sagala, Rizky Stevension Santi Martini Saragih, Erice Saragih, Marintan Saragih, Tati Adriana sebayang, amenda Sembiring, Nica Setianto, Rony Siboro, Sihat M Siburian, Angelia H Sihombang, Eka Sihombing, Eka Sihombing, Eka S R Sihombing, Eka Saudur Silaen, Peterson Yosua Simanjuntak, Irmayani Simanjuntak, Tresia Sindy Mepita Purba Sirait, Paul Siregar, Dewi Maslina Sitorus, Melati WS Sri Martina Sri Martina Sri Rahma Friani Srirahma Friani Srirahma Friani Sriwiyanti, eva Sumantrie, Pipin Sutan M. Siboro Tamba, Pernando Tambunan, Alya Hafizah Tambunan, Golda Meir Tarigan, Sri Wahyuni Tarigan, Vitrayani Tarigan, Wico J Tarihoran, Respon Tasya Fadilah Tatin Wahyanto Tatin Wahyanto Tegar Sasongko Tionida Siboro Tjipto Suwandi Trio Ernala Manik Veryyon Harahap Veryyon Harahap Vitrayani Tarigan Wahyanto, Tatin Waruwu, candra Johan Wibowo, Namira Aryanti Wico Jontarudi Tarigan winarti, eko Wooton, Ian Yeni Trisna Purba Yohanes Andy Rias Yuli Ayunara Napitu Yulita S N Girsang yunardi yunardi Yunardi Yunardi yunardi, yunardi Zalukhu, Dasman Jaya Zavira Shabrina Ritonga Zendrato, Lasmariana Zhou, Weihuan