Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA HIPERTENSI PADA MASYARAKAT Saragih, Tati Adriana; Natalina, Natalina; Haloho, Ervina; Yunardi, Yunardi; Lestari, Nurmala Dewi; Fajar, Ibnu; Sidabutar, Sondang
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.187

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab tingginya angka kematian indonesia. Hipertensi adalah faktor utama untuk penyakit kardiovaskular.Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi pada masyarakat diwilayah kerja puskesmas singosari tahun 2024.Metode : penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Total responden sebanyak 58 masyarakat hipertensi yang didapatkan melalui teknik probability sampling. Data hipertensi didapat melalui pengukuran tekanan darah menggunakan tensi meter digital, data pengetahuan gizi, pola tidur dan aktivitas fisik didapat melalui kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square dengan p-value = 0,026.Hasil : berdasarkan hasil penelitian didapatkan sebanyak 45 responden (77,5%) pengetahuan gizi baik memiliki tekanan darah hipertensi tahap 2, sebanyak 48 responden (82,7%) pola tidur baik memiliki tekanan darah hipertensi tahap 2 dan sebanyak 48 responden (82,7%) aktivitas fisik baik memiliki tekanan darah hipertensi tahap 2 sebanyak 56 responden (96.6%). Berdasarkan uji Chi-square didapatkan nilai p=0,026 pada variabel pengetahuan gizi, p=0,827 pada variabel pola tidur dan p=0,996 pada variabel aktivitas fisik. Penelitian ini menyimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pola tidur dan aktivitas fisik dengan terjadinya hipertensi (0,1).Kesimpulan : adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan terjadinya hipertensi (P 0,1).  Kata Kunci      : Hipertensi. Pengetahuan Gizi, Pola Tidur, Aktivitas Fisik.  
EFEKTIVITAS EDUKASI DIET TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERAL KABUPATEN KARIMUN KEPULAUAN RIAU Wibowo, Namira Aryanti; Sidabutar, Sondang; Yunardi, Yunardi; Fajar, Ibnu
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.180

Abstract

ABSTRAKPendahuluan. Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia, terutama karena komplikasi terkait hiperglikemia yang tidak terkontrol. Edukasi terkait diet diabetes memiliki peran penting dalam membantu pasien DM meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan asupan makanan yang sehat, sehingga dapat mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas edukasi diet diabetes terhadap tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien DM di Puskesmas Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.Metode. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan Pre-test-Post-test Control Group, yang melibatkan 56 responden, terdiri dari 28 responden di kelompok perlakuan dan 28 di kelompok kontrol, yang dipilih melalui metode sampling aksidental. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Knowledge of Diabetic Diet Questionnaire (KDDQ) untuk mengukur pengetahuan, sedangkan data kepatuhan diukur melalui wawancara.Hasil Penelitian. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p 0,05) dan kepatuhan (p 0,05) kelompok perlakuan setelah diberikan edukasi diet diabetes. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan dalam kedua variabel.Kesimpulan. Berdasarkan hasil ini, edukasi diet diabetes terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap pengaturan diet diabetes.Kata Kunci: Edukasi Diet, Diabetes Melitus, Pemahaman, Kepatuhan.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI UNIT RAWAT INAP RSUD PARAPAT Sidabutar, Sondang; Yunardi, Yunardi; Tambunan, Golda Meir; Saragih, Erice; Tarihoran, Respon
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.188

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan RSUD Parapat berdasarkan karakteristik ( jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, kelas perawatan ) orang tua pasien yang dirawat di ruang tersebut, alasan memilih RSUD Parapat dan asal rujukan pasien, menganalisis hubungannya dengan kepuasan pasien, serta menemukan faktor dominan dari kualitas pelayanan yang mempengaruhi kepuasan pasien. Penelitian dilakukan di Unit Rawat Inap RSUD Parapat. Adapun metode yang digunakan adalah metode survei berupa pengamatan sesaat dengan pendekatan kuantitatif dan telaah dokumen, dengan jumlah sampel 145 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepuasan pasien dan data yang terkumpul bersifat kategorikal dan numerikal. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan Analisis Univariat, Bivariat Uji Chi-Square dan Multivariat Uji Regresi Linier Berganda dengan menggunakan pemodelan Uji T- Test ( Independent – Sample T-Test).Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara persepsi pasien terhadap kualitas pelayanan di RSUD Parapat dengan tingkat kepuasan pasien. Kualitas pelayanan yang diteliti secara keseluruhan terdiri dari 7 ( tujuh ) dimensi. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan responden dapat dikatakan tinggi. Alasan pasien memilih RSUD Parapat yang terbanyak adalah karena dekat rumah. Berdasarkan hasil analisis bivariat, dari berbagai karakteristik responden hanya variabel pendidikan yang muncul sebagai faktor pengganggu ( confounding ) hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan pasien. Dari analisis multivariat terbukti bahwa dimensi kualitas pelayanan emphaty dalam hal kepedulian, perhatian secara individual kepada pasien dari para petugas RSUD Parapat dalam memberikan pelayanan merupakan variabel yang paling dominan atau paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pasien. Untuk meningkatkan kepuasan pasien berdasarkan hasil penelitian ini maka disarankan kepada manajemen RSUD Parapat, dalam pengembangan kebijakan mutu pelayanannya harus diperhatikan perbedaan demand pasien yang disebabkan adanya perbedaan tingkat pendidikan. Meningkatkan jejaring dan promosi juga akan meningkatkan permintaan.  Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Kepuasan pasien  
PERSEPSI PASIEN TENTANG MUTU PELAYANAN RAWAT INAP TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT EFARINA PEMATANG SIANTAR Barus, Ari Pebrianto; Matondang, Vidi TE; Ginting, Ferdinan Immanuel; Sidabutar, Sondang; Yunardi, Yunardi; Jafar, Ibnu
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.182

Abstract

ABSTRAK          Mengingat fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat, pemerintah dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada bidang kesehatan yakni rumah sakit. RS Efarina sebagai salah satu unit pelayanan instansi senantiasa mengharuskan pihak manajemen meningkatkan mutu pelayanannya agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada publik. Kemampuan rumah sakit dalam memenuhi kebutuhan pasien dapat diukur dari tingkat kepuasan pasien. Kepuasan dimulai dari penerimaan terhadap pasien dari pertama kali datang, sampai pasien meninggalkan rumah sakit. Kepuasan diukur melalui intrepretasi pasien dengan membandingkan kenyaatan pelayanan yang diterima dengan harapan pasien.          Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien di instalasi rawat inap RS Efarina dengan menggunakan pendekatan ServQual yang terdiri dari Bukti fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati. Populasi adalah seluruh pasien yang dirawat inap di RS Efarina. Sampel penelitian sebesar 106 pasien yang sedang dirawat inap di   RS Efarina secara one shot measurement dengan tekhnik purposive sampling. Pengumpulan data observasi, penyebaran angket, wawancara dan telaah dokumen. Analisa data menggunakan analisis univariat.           Berdasarkan analisis hasil menunjukan bahwa kepuasan pasien di instalasi rawat inap RS Efarina tahun 2023 sudah sangat memuaskan (100,68%). Pada bukti fisik sebesar 101,37%; kehandalan sebesar100,08%; daya tanggap sebesar 100,36%, jaminan sebesar 100,47%, dan pada Empati sebesar 100,72%.  Kata Kunci: Persepsi, Mutu Layanan, Kepuasan
ANALISIS PELAYANAN KESEHATAN TENTANG KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BPJS DI PUSKESMAS BANE KOTA PEMATANG SIANTAR Monika, Inri; Nur Masdalifah, Nur Masdalifah; Eka SR Sihombing, Eka SR Sihombing; Sondang Sidabutar, Sondang Sidabutar; Peterson Yosua Silaen, Peterson Yosua Silaen; Arfyah Sagita, Arfyah Sagita
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.201

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Puskesmas adalah salah satu yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan adalah kegiatan yang diberikan Puskesmas kepada pasien untuk meningkatkan kepuasan pasien penggunaq BPJS. Pelayanan kesehatan dinilai dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas terhadap pasien dengan parameter pengukuran kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterima dengan yang diharapkan baik pasien rawat jalan maupun rawat inap.Tujuan: untuk mengetahui pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien pengguna BPJS di Puskesmas Bane Pematang Siantar.Metode: yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 98 responden yang dilaksanakan di Puskesmas Bane Pematang Siantar kota Pematang Siantar pada bulan Agusutus 2024.Hasil: berdasarkan uji analisa statistic melalui uji chi-square didapatkan p-value (sig) 0.000 (0.05) yang berarti adanya kepuasaan pasien pada BPJS terhadap pelayanan di Puskesmas Bane Pematangsiantar Tahun 2024.Kesimpulan: adanya kepuasaan pasien pada BPJS terhadap pelayanan di Puskesmas Bane Pematangsiantar Tahun 2024.Kata Kunci : Pelayanan, pasien BPJS, Puskesmas
Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Ibu Tentang Pencegahan Stunting di Dolok Tomuan Wilayah Kerja Puskesmas Tiga Dolok Silaen, Peterson Yosua; Sidabutar, Sondang; Pasaribu, Riada M; Simanjuntak, Tresia; Manalu, Putri Oktavia; Marpaung, Seri Anita; Barimbing, Diana
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 13, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48134/jurkessutra.v13i1.190

Abstract

ABSTRACT Stunting is one of the significant health issues in Indonesia, especially among toddlers. Stunting is a condition of impaired growth in children due to chronic malnutrition, leading to delayed physical growth and cognitive development. This study aims to analyze the influence of mothers' knowledge and attitudes on stunting prevention behaviors in the Dolok Tomuan area, Dolok Panribuan District, Simalungun Regency. This research employed a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The study population comprised mothers with toddlers, with a sample size of 42 participants selected using simple random sampling. Data were collected through a questionnaire covering mothers' knowledge, attitudes, and behaviors related to stunting prevention.The results showed that the majority of mothers had good knowledge (85.7%) and positive attitudes toward stunting prevention (76.2%). Statistical tests using Chi-Square revealed a significant influence of mothers' knowledge and attitudes on their stunting prevention behaviors (p 0.01). This confirms that good knowledge and positive attitudes among mothers play a crucial role in improving stunting prevention behaviors in toddlers.This study recommends that health centers and the community should actively educate and raise mothers' awareness of the importance of child nutrition and health to prevent stunting. Further efforts in enhancing health education and facilities are essential to achieve better outcomes in stunting prevention in the future.Keywords: stunting, knowledge, attitude, behavior, prevention, toddlers
Perilaku Merokok Sebagai Faktor Risiko Hipertensi pada Usia 30-65 Tahun Sondang Sidabutar; Nur Masdalifah; Peterson Yosua Silaen; Arita Saragi; Resfiani Rambe; Sindy Mepita Purba
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15417

Abstract

Currently, the number of hypertension sufferers is always increasing every year. There are many risk factors for hypertension, one of which is smoking behavior in certain age groups. Therefore, a study is needed that aims to analyze the significance of smoking behavior as a risk factor for hypertension at the age of 30-65 years at the Bane Health Center, Pematang Siantar. This study was an analytical survey study with a cross-sectional design. The sampling technique used was systematic random sampling, so that 83 respondents were obtained. Smoking behavior was measured by filling out a questionnaire, while the incidence of hypertension was measured with a digital tensiometer. Data analysis was carried out descriptively and continued with the Chi-square test. The results of the study showed that the p value obtained from the hypothesis test was 0.000, so it was interpreted that there was a correlation between smoking behavior and the incidence of hypertension. Furthermore, it was concluded that at the Bane Health Center, Pematang Siantar.Keywords: hypertension; smoking; age 30-65 years ABSTRAK Saat ini, angka penderita hipertensi selalu meningkat setiap tahun. Ada banyak faktor risiko hipertensi, salah satunya yaitu perilaku merokok pada berbagai kelompok umur tertentu. Oleh karena itu diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis signifikansi perilaku merokok sebagai faktor risiko hipertensi pada usia 30-65 tahun di Puskesmas Bane, Pematang Siantar. Penelitian ini merupakan studi survei analitik dengan rancangan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu systematic random sampling, sehingga didapatkan 83 responden. Perilaku merokok diukur dengan pengisian kuesioner, sedangkan kejadian hipertensi diukur dengan tensimeter digital. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p yang diperoleh dari uji hipotesis adalah 0,000, sehingga dtafsirkan bahwa ada korelasi antara perilaku merokok dengan kejadian hipertensi. Selanjutnya disimpulkan bahwa di Puskesmas Bane, Pematang Siantar.Kata kunci: hipertensi; merokok; usia 30-65 tahun
Kualitas Pelatihan Profesional Bagi Perawat Setelah Pandemi Covid-19 Paul Sirait; Sondang Sidabutar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14315

Abstract

The drastic decline in Covid-19 cases since the beginning of 2022 does not necessarily follow the restoration of the quality of training for professional nursing. The implementation of training for updating skills is not fully satisfactory. Objectives : to find out how far the changes in training quality after Covid-19 are for the nursing profession. The implication is that improvements can be made to which aspects of training need to be prioritized for the sustainability of the quality of the profession and its services. Methods : Qualitative with a descriptive design. The informants were 9 nurses, 7 from Indonesia, one from Saudi Arabia, and the other one was from Japan. The instrument was informal and semi-structured in-depth interviews to obtain primary data using triangulation techniques. The questions we re grouped into 5 themes, namely 2 general themes, 2 about training quality, and 1 theme about differences in training during and after the Covid-19 pandemic . Secondary data were obtained from reputable journals for the last 5 years and official documents from the Government or the World Health Organization (WHO). The data was processed by Miles and Huberman Model, ie reduction, data presentation, and data conclusion (verification) combined with thematic analysis. Results: We found that during the pandemic there was no quality training for professional nursing. Meanwhile, after the pandemic regardless of major changes in training management, all informants agreed that they still implement health protocols in every training event due to government regulations have not been completely abolished. Conclusion : Post -pandemic has not shown 100% quality training back to normal. We recommend that the implementation of training for nurses be more focused on the objectives and according to their competencies, whether the emphasis is on the cognitive, affective, or psychomotor domains. Keywords: Covid-19; nurses; training quality ABSTRAK Penurunan drastis kasus Covid-19 sejak awal tahun 2022 tidak serta merta diikuti dengan pulihnya kualitas pelatihan profesi keperawatan. Pelaksanaan pelatihan pemutakhiran keterampilan belum sepenuhnya memuaskan. Tujuan: untuk mengetahui sejauh mana perubahan kualitas pelatihan pasca Covid-19 bagi profesi keperawatan. Implikasinya dapat dilakukan perbaikan terhadap aspek pelatihan mana yang perlu diprioritaskan untuk kesinambungan mutu profesi dan pelayanannya. Metode: Kualitatif dengan desain deskriptif. Informannya adalah 9 perawat, 7 dari Indonesia, 1 dari Arab Saudi, dan 1 dari Jepang. Instrumen yang digunakan adalah wawancara mendalam informal dan semi terstruktur untuk memperoleh data primer dengan menggunakan teknik triangulasi. Soal-soal tersebut kami kelompokkan menjadi 5 tema, yaitu 2 tema umum, 2 tentang kualitas pelatihan, dan 1 tema tentang perbedaan pelatihan selama dan setelah pandemi Covid-19. Data sekunder diperoleh dari jurnal-jurnal bereputasi selama 5 tahun terakhir dan dokumen resmi dari Pemerintah atau World Health Organization (WHO). Data diolah oleh Model Miles dan Huberman, yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan data (verifikasi) digabungkan dengananalisis tematik. Hasil: Kami menemukan bahwa selama pandemi tidak ada pelatihan berkualitas untuk keperawatan profesional. Sedangkan setelah pandemi terlepas dari perubahan besar dalam manajemen pelatihan, semua informan sepakat bahwa mereka tetap menerapkan protokol kesehatan di setiap acara pelatihan karena peraturan pemerintah belum sepenuhnya dihapuskan.Kesimpulan: Pasca-pandemi belum menunjukkan 100% pelatihan berkualitas kembali normal. Sebaiknya pelaksanaan pelatihan bagi perawat lebih difokuskan pada tujuan dan sesuai dengan kompetensinya, baik penekanan pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik.Kata kunci: Covid-19; perawat; kualitas pelatihan
Pemberdayaan Ibu melalui Edukasi Kebutuhan Gizi Selama Kehamilan di Puskesmas Panei Tongah Tahun 2024 Purba, Yeni Trisna; Riska Wani Eka Putri; Sondang Sidabutar; Keysha Iszmi Erhan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia dan KEK masih menjadi masalah utama pada kehamilan. KEK dan anemia yang terus berlanjut selama kehamilan berdampak pada kesehatan ibu dan janin dan menyebabkan komplikasi persalinan prematur, berat badan lahir rendah, peningkatan risiko kematian bayi baru lahir, kelainan kongenital. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk peningkatan kesehatan ibu hamil melalui pemberian edukasi kebutuhan gizi selama kehamilan di Puskesmas Panei Tongah. Ibu hamil yang mengikuti edukasi sebanyak 16 orang dan 2 orang kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari advokasi ke Puskesmas Panei Tongah, survei lokasi dan pelaksanaan kegiatan, dimulai dari tanggal 10-20 Juni 2024. Hasil diperoleh setelah diberikan edukasi terdapat perubahan pemahaman ibu hamil, dimana sebelum diberikan edukasi jumlah yang pengetahuan kurang 10 orang (62.5%). Setelah diberikan edukasi mayoritas ibu hamil memahami tentang kebutuhan gizi yaitu sebanyak 12 orang (75%). Pengetahuan yang meningkat baik ini diharapkan memberikan pengaruh terhadap tindakan ibu hamil dalam pemenuhan gizi dalam konsumsi makanan sehari-hari. Oleh sebab itu disarankan kepada petugas kesehatan di Puskesmas Panei Tongah untuk tetap memberikan edukasi secara kontiniu dan memonitor ibu hamil status gizi ibu hamil untuk mencegah terjadinya kejadian KEK dan anemia selama kehamilan.
HUBUNGAN KONSELING DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DI PMB MARIA SILALAHI, TANJUNG PINGGIR, SIANTAR MARTOBA, PEMATANG SIANTAR Purba, Yeni Trisna; Putri, Riska Wani Eka; Sidabutar, Sondang; Erhan, Keysha Iszmi
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.6319

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan suatu upaya yang dilakukan secara sadar dan terencana oleh individu atau pasangan suami istri untuk mengatur kehamilan, demi mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan program KB adalah konseling, yaitu pendekatan komunikasi interpersonal dalam pendidikan kesehatan yang bertujuan membantu individu memahami informasi, mengeksplorasi perasaan dan kebutuhan, serta mengambil keputusan yang tepat. Melalui konseling, petugas kesehatan membantu klien memahami fakta-fakta tentang kontrasepsi, mengidentifikasi harapan dan kebutuhan mereka, serta mendukung mereka dalam membuat pilihan yang sesuai dengan kondisi dan keinginannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konseling dengan pengambilan keputusan menggunakan alat kontrasepsi di Praktek Mandiri Bidan Maria Silalahi. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional dengan 40 responden. Analisa data dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil menunjukkan ada hubungan antara konseling tentang kontrasepsi dengan pengambilan keputusan menggunakan kontrasepsi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan pengetahuan pasangan ibu usia subur tentang alat kontrasepi sehingga dapat menentukan kontrasepsi apa yang cocok dipakainya. Bagi petugas kesehatan agar memberikan konseling bagi ibu (wanita usia subur) sebelum menggunakan kontrasepsi dan membantu ibu dalam menentukan kontrasepsi apa yang cocok.
Co-Authors Adrian K Tarigan Agung Mirasa, Yudied Alya Hafizah Tambunan Amelia, Dara Cahya amenda sebayang Amenda Sebayang Angelia H Siburian Arfyah Sagita Yunanda Arfyah Sagita, Arfyah Sagita Arita Saragi Baju Widjasena Barimbing, Diana Barus, Ari Pebrianto Barus, Nesya B Bina Kurniawan Br Manurung, Ronta Br Saragih, Jumaidah Wardati Candra Johan Waruwu Chatarina Umbul Wahyuni Christian Rayando Butar Butar Dara Cahya Amelia Dasmaika Apriani Haloho Dasman Jaya Zalukhu Denni H. Situmorang Dermawan Perangin - angin Dermawan Perangin – angin Deswidya Hutauruk Deswidya S Hutauruk Diana Lorenta Barimbingan Djuli Sjafei Purba Eka S R Sihombing Eka Saudur Renaldi Sihombing Eka Sihombing Eka SR Sihombing Eka SR Sihombing, Eka SR Sihombing Eka SR. Sihombing Erhan, Keysha Iszmi Erlina Sri H.S Eva Sriwiyanti Fadhillah, Laili Garingging, Hotman Tua Ginting, Ferdinan Immanuel Girsang, Rosenta Girsang, Yulita S N H.S, Erlina Sri Haloho, Dasmaika Apriani Haloho, Ervina Harahap, Nabila Imtihani Harahap, Veryyon Hermawati P. Hermawati Purba Hutagaol, Netty Herawati Hutauruk, Deswidya S Ibnu Fajar Ibnu Fajar Ibnu Jafar Iin Herliani Inri Monika Irhamsyah Afif Tampubolon Irmayani Simanjuntak Isma Oktadiana Jafar, Ibnu Jumadiah Wardati Jumaidah Wardati Br Saragih Keysha Iszmi Erhan Kustoyo, Bambang Laia, Berkatman Laili Fadhillah Lasmariana Zendrato Lestari, Nurmala Dewi Lubis, parianti Lusiana Wardhani, Desi Manalu, Putri Oktavia Manurung, Ronta Br Marintan Saragih Marpaung, Seri Anita Martina, Sri Masdalifa, Nur Masdalifah, Nur Masna Maria Sinambela Maswan Daulay Maswan Daulay Matondang, Vidi TE Mazdalifah, Nur megrina, megrina Mei Karo Karo Melati WS Sitorus Melva Saragi Meyana Marbun Monika, Inri Munthe, Risma N Murni Suryanthi Nabila Imtihani Harahap Nadya Melina Natalina Natalina Nesya B Barus Novita Sinaga Nur Anjahaini Azmi Nasution Nur Masdalifa Nur Masdalifah Nur Masdalifah, Nur Masdalifah Nurmala Nurmala Nurvita Ramawat Nurvita Ramawati P, Winda Melisa Pasaribu, Riada M Pasaribu, Riada Marenny Paul Sirait Paul Sirait Pelawi, Awan Perangin - angin, Dermawan Perangin – angin, Dermawan Pernando Tamba Peterson Yosua Silaen Peterson Yosua Silaen Peterson Yosua Silaen Peterson Yosua Silaen, Peterson Yosua Silaen Pipin Sumantrie Purba, Djuli Sjafei Purba, Marindah Yanti putri, riska wani eka Rachmat Hargono Ramawat, Nurvita RAMAWATI, NURVITA Raovonauli Simbolon Resfiani Rambe Resna Napitu Riada Marenny Pasaribu Riada Marenny Pasaribu Riada Pasaribu Rina Valensia Riska Wani Eka Putri Risma N Munthe Ritonga, Zavira Shabrina Rizky Stevension Sagala Romauli Pakpahan Ronta Br Manurung Rosenta Girsang S, Juwita Kiki Sagala, Rizky Stevension Santi Martini Saragih, Erice Saragih, Marintan Saragih, Tati Adriana sebayang, amenda Sembiring, Nica Setianto, Rony Siboro, Sihat M Siburian, Angelia H Sihombang, Eka Sihombing, Eka Sihombing, Eka S R Sihombing, Eka Saudur Silaen, Peterson Yosua Simanjuntak, Irmayani Simanjuntak, Tresia Sindy Mepita Purba Sirait, Paul Siregar, Dewi Maslina Sitorus, Melati WS Sri Martina Sri Martina Sri Rahma Friani Srirahma Friani Srirahma Friani Sriwiyanti, eva Sumantrie, Pipin Sutan M. Siboro Tamba, Pernando Tambunan, Alya Hafizah Tambunan, Golda Meir Tarigan, Sri Wahyuni Tarigan, Vitrayani Tarigan, Wico J Tarihoran, Respon Tasya Fadilah Tatin Wahyanto Tatin Wahyanto Tegar Sasongko Tionida Siboro Tjipto Suwandi Trio Ernala Manik Veryyon Harahap Veryyon Harahap Vitrayani Tarigan Wahyanto, Tatin Waruwu, candra Johan Wibowo, Namira Aryanti Wico Jontarudi Tarigan winarti, eko Wooton, Ian Yeni Trisna Purba Yohanes Andy Rias Yuli Ayunara Napitu Yulita S N Girsang Yunardi Yunardi yunardi yunardi yunardi, yunardi Zalukhu, Dasman Jaya Zavira Shabrina Ritonga Zendrato, Lasmariana Zhou, Weihuan