Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Komunikasi Terapeutik Melalui Edukasi Terapi Seni Terhadap Konsep Diri Remaja Rotua Suriany Simamora; Nurhidayah Amir; Lisna Agustina; Lisna Nuryanti; Arabta M Peraten; Roulita Roulita; Andi Pranata
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i1.85

Abstract

Adolescence is a time full of color and dynamics, and it also has many emotional upheavals that mark a person's journey towards adulthood. During adolescence, a person renews his or her identity that has existed since birth and faces many challenges. they experience physical, social, intellectual, and emotional changes. The aim of the research carried out was to determine the influence of therapeutic communication through art therapy on adolescents' self-concept. Method uses the research design used in this research is quantitative research with a quasi-experiment design using a one group pre-test post test approach. Based on statistical analysis with a significance level of 95% or an α value of 5% (0.05), it was obtained that p value (0.965) more than α value (0.05) so it can be concluded that the result H0 is accepted which means there is no difference in self-concept before and after therapeutic communication was carried out through art therapy for teenagers at SMPN 50 Bekasi City. The results of the research did not show any significant differences. This shows that there is difference before and after therapeutic communication through art therapy. This shows that in the context of the adolescent population at SMPN 50 Bekasi City, art therapy does have a strong enough impact to significantly influence self-concept
The Relationship Between Knowledge and Preventive Behaviors Toward Diabetic Foot Ulcers Among Diabetes Mellitus Patients at UPTD Pengasinan Public Health Center, Bekasi City Afivah Sholikah, Rayssya Salwa; Pelawi, Arabta M Peraten; Simamora, Rotua Suriany
AACENDIKIA: Journal of Nursing Vol. 4 No. 1 (2025): AACENDIKIA: Journal of Nursing
Publisher : Althar Cendikia Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/aacendikiajon.v4i1.54

Abstract

The rising prevalence of diabetes mellitus as a major chronic disease poses a significant global health concern, particularly due to its potential complications such as diabetic foot ulcers. Adequate knowledge of diabetes is essential to promote effective preventive behaviors. This study aimed to examine the relationship between knowledge and preventive behaviors toward diabetic foot ulcers among diabetes mellitus patients at UPTD Pengasinan Public Health Center, Bekasi City. A descriptive analytic study with a cross-sectional design was conducted, involving 82 respondents selected from a population of 100 using Slovin’s formula. A simple random sampling technique was applied, and data were collected using a validated and reliable questionnaire. The results showed a significant relationship between knowledge level and diabetic foot ulcer prevention behavior, with a p-value of 0.000 (p < 0.05) based on the Chi-Square test. Most respondents were aged 31–45 years, predominantly female, had been living with diabetes for more than five years, held a high school education, and were mostly unemployed. Univariate analysis indicated that the majority of patients had good knowledge and fairly good preventive behaviors. These findings highlight the importance of patient education in the prevention of diabetic foot complications.  
ANALISIS RISIKO GANGGUAN LAMBUNG PADA POLA MAKAN PEDAS DAN CARA PENANGANANNYA PADA GENERASI Z DI SATU WARALABA MIE PEDAS DI KOTA BEKASI Simamora, Rotua Suriany; Sani, Aluwi Nirwana; Nurhayati, Nunung; Warti, Lia; Rahma, Icha Saeful; Setiadi, Feri
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 3: JULY 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i3.222

Abstract

Spicy food has now become a favorite among many young people, especially Generation Z. In addition to its tantalizing taste, spicy food is often featured in social media content in the form of challenges. This habit can increase the risk of gastric disorders if not accompanied by proper knowledge and management. This study aims to determine the influence of spicy food consumption patterns, knowledge levels, and handling practices on the incidence of gastric disorders among Generation Z at a spicy noodle franchise in Bekasi City. The method used was quantitative correlational with a cross-sectional approach, involving 100 respondents. The results of the multiple linear regression test showed a correlation coefficient (R) of 0.610 (strong category) and an R Square of 0.372 (moderate category). The chi-square test showed a p-value for eating patterns of 0.000 < 0.05, knowledge of 0.001 < 0.05, and management of 0.000 < 0.05, indicating that all variables had a significant effect on gastric disorders. Based on the results of the study, it can be concluded that spicy eating patterns, knowledge, and handling practices significantly influence gastric disorders among Generation Z.
Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Video terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri tentang Sadari Oktavia, Dewi Rahman; Roulita, Roulita; Simamora, Rotua Suriany
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i3.2576

Abstract

Gaya hidup yang dimiliki remaja menimbulkan risiko kanker payudara. Pemeriksaan payudara sendiri menjadi satu cara yang bisa dilakukan remaja di rumah masing-masing. Maka dari itu remaja perlu memiliki pengetahuan yang baik tentang pemeriksaan payudara sendiri, agar dapat memahami dengan baik tanda dan gejala dari kanker payudara. Dalam meningkatkan pengetahuan pada remaja, promosi kesehatan sangat diperlukan di setiap sekolah. Pemilihan media dalam promosi kesehatan juga harus diperhatikan, media video dapat memperoleh respon positif dari remaja. Media video tidak hanya membantu remaja lebih memusatkan perhatiannya dengan gambar yang disajikan, namun juga menyediakan audio yang bisa didengar. Sehingga proses penyampaian informasi dapat diterima dan dipahami oleh remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media video terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang SADARI. Metode jenis penelitian menggunakan kuantitatif, desain pre-eksperimen, dengan pendekatan yaitu one group pretest dan posttest design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden remaja putri di SMK Negeri 3 Kota Bekasi, dengan teknik sampling non-probability yaitu quota sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner tentang pengetahuan SADARI. Analisa menggunakan uji Univariat, uji Shapiro-Wilk, dan uji Paired T-Test. Hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan mayoritas tingkat pengetahuan remaja putri dalam kategori kurang, sebanyak 18 responden (50%) dengan mean 57,08. Sedangkan sesudah diberikan perlakuan mayoritas tingkat pengetahuan remaja putri dalam kategori baik, sebanyak 30 responden (83,3%) dengan mean 85,56, dan p value sebesar 0.000 yang artinya p value <0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan remaja putri tentang SADARI di SMK Negeri 3 Kota Bekasi pada saat sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media video.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus (DM) Muzhaffarah, Siti Fathimah; Simamora, Rotua Suriany; Roulita, Roulita
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2717

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah suatu kelainan metabolisme dengan manifestasi klinis peningkatan kadar gula darah diatas nilai normal atau yang dikenal dengan hiperglikemia yang disebabkan oleh gangguan pada insulin. DM disebut juga sebagai Mother of Disease karena DM merupakan induk dari berbagai penyakit. Kepatuhan merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh pasien DM karena kepatuhan menjadi kunci keberhasilan dalam pengendalian penyakit untuk mencegah terjadinya komplikasi. Keluarga yang bisa memotivasi, memberikan dukungan penuh, serta memberikan perhatian kepada penderita dapat membuat penderita lebih bersemangat dan lebih termotivasi untuk sembuh dari penyakitnya. Ketika penderita DM termotivasi untuk sembuh maka penderita DM tersebut akan lebih patuh terhadap pengendalian kadar gula darah yang harus dilakukan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah pada pasien diabetes melitus di puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita DM di Puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Tahun 2023 berjumlah 144 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan jenis simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji analisis deskriptif untuk mengetahui analisis univariat dan uji Fisher’s Exact Test untuk mengetahui analisis bivariat. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dengan tingkat signifikan 95% atau α 5% (0,05) diperoleh hasil p-value (0,000) < nilai α (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol gula darah pada pasien diabetes melitus di puskesmas Telagasari Kabupaten Karawang Tahun 2023.
Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Media Video terhadap Perilaku Pencegahan Diare pada Anak Lidiasari, Dila Aprina; Simamora, Rotua Suriany; Pelawi, Arabta Malem Peraten
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2727

Abstract

Diare salah satu kasus tingkatan kematian tercantum dalam catatan pemicu kematian terbanyak di dunia, 1, 5 juta ataupun 2, 7% kematian secara totalitas diakibatkan oleh saluran pencernaan. Penyakit diare di Indonesia masih terkategori penyakit anak. Salah satu perilaku pencegahan diare salah satunya mencuci tangan yang baik dan benar. Meskipun demikian, perilaku pencegahan diare masih belum banyak mengerti cara pencegahannya. Edukasi kesehatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan tentang perilaku pencegahan diare. Edukasi kesehatan yang akan dilakukan peneliti dalam peningkatan perilaku pencegahan diare adalah dengan media video.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan terhadap perilaku pencegahan diare pada anak di SDN Cilentung 1 Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimen, atau yang memiliki perlakuan dengan menggunakan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa/siswi menggunakan sampling quota sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa kuesioner dan kemudian data dianalisis menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menggunakan Uji Paired T-Test sebelum diberikan perlakuan mayoritas tingkat perilaku siswa/siswi dalam kategori kurang, sebanyak 15 responden dengan mean 42,57. Sedangkan sesudah diberikan perlakuan perilaku pencegahan diare dalam kategori baik, 30 responden dengan mean 60,53 dan p value sebesar 0,00 (p value <0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat perilaku siswa/siswi tentang pencegahan diare di SDN Cilentung 1 pada saat sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media video.
Hubungan Durasi Penggunaan Media Sosial dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Keperawatan Romauli, Hesti Iren; Agustina, Lisna; Simamora, Rotua Suriany
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2854

Abstract

Media sosial adalah aplikasi yang membuat siapapun yang memiliki ketertarikan untuk ikut andil, misalnya dengan secara terbuka memberikan feedback, menyampaikan komentar, juga mengirimkan informasi yang tak terbatas dalam waktu cepat. Intensnya pemakaian media social, menggunakan beragam gawai bisa mengakibatkan seseorang tersebut merasakan kesenangan hingga candu makin lama yang akan membuat pengaturan hormon melatonin terganggu, yang kemudian memundurkan jam tidur, hingga kualitas tidurnya terpengaruh. Penting bagi seseorang untuk tidur serta bangun lebih awal guna memelihara keselarasan biologisnya. Gaya penelitianya mempergunakan kuantitatif dengan menerapkan jenis analitik crossectional. Total sampling dipakai dalam mengambil data yang diperlukan. Keseluruhan populasinya ialah sejumlah 76 orang Mahasiswa STIKes Medistra Indonesia tahun 2023. Menggunakan instrumen berupa kuesioner dan observasi. Pengolahan data selama meneliti dijalankan dengan sejumlah tahapan, mencakup pemberian code data (coding), pengecekan data (editing), serta tabulasi data (tabulating). Berdasarkan hasil uji Chi – Square didapatkan bahwa pada α 5% (0,05) atau tingkat signifikansi 95% didapat hasil P-Value (0,000) < nilai α (0,05). Hal ini menujukkan bahwasannya H0 ditolak, yang mengartikan terdapat Durasi Penggunaan Media Sosial berhubungan secara signifikan dengan Kualitas Tidur Mahasiswa Keperawatan STIKes Medistra Indonesia 2023
Hubungan Penerapan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Kepatuhan Pengobatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Karang Satria Tahun 2022 Rafli, Mohamad; Simamora, Rotua Suriany
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v1i1.2

Abstract

Hipertensi adalah penyakit pembuluh darah. Hipertensi dikenal sebagai Silent Killer karena seringkali tidak menimbulkan gejala hingga menjadi lebih serius. Hipertensi ditandai dengan hasil pengukuran yang menunjukkan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg atau tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg. Salah satu cara untuk mencegah hipertensi berulang adalah dengan minum obat secara teratur. Perawat perlu memberikan pelayanan yang dapat mendukung proses penyembuhan pasien melalui komunikasi terapeutik. Komunikasi terapeutik perawat sangatlah penting untuk memotivasi pasien menghadapi penyakit yang diderita khususnya pada penderita hipertensi yang melakukan pengobatan rutin di pelayanan kesehatan. Jika penderita hipertensi mendapatkan perlakukan yang kurang baik dalam pelayanan khususnya komunikasi perawat akan membuat penderita hipertensi tidak rutin dalam pengobatannya bahkan sampai memutuskan pengobatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan komunikasi terapeutik perawat dengan kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Karang Satria tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita hipertensi di Puskesmas Karang Satria tahun 2022 berjumlah 265 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan jenis simple random sampling. Hasil Penelitian didapatkan bahwa dengan tingkat signifikan 95% atau nilai α 5% (0,05) hasil uji Fisher’s Exact Test diperoleh p-value (0,000) < nilai α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak. Simpulan penelitian bahwa ada hubungan penerapan komunikasi terapeutik perawat dengan kepatuhan pengobatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Karang Satria tahun 2022.
Hubungan Pengetahuan dengan Kemampuan Komunikasi Terapeutik dalam Praktik Klinik Keperawatan Mahasiswa STIKES Medistra Indonesia Tahun 2022 Nurlatifah, Siti; Simamora, Rotua Suriany
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v1i1.3

Abstract

Komunikasi dalam keperawatan disebut dengan komunikasi terapeutik yang merupakan cara dalam membina suatu hubungan terapeutik antara perawat dengan pasien yang memiliki tujuan untuk membantu dalam proses penyembuhan pasien. Kemampuan komunikasi terapeutik yang dilakukan oleh mahasiswa keperawatan dengan baik dan akan mempermudah terciptanya hubungan baik dengan klien dan akan meminimalisir terjadinya kesalahan komunikasi saat melakukan pelayanan kesehatan pada klien. Dalam pelayanan kesehatan, terdapat mahasiswa keperawatan yang kurang dalam melakukan komunikasi terapeutik. Kemampuan komunikasi terapeutik perlu disadari oleh mahasiswa keperawatan karena sebagai generasi baru yang akan melanjutkan khususnya dalam bidang keperawatan perlu adanya pengembangan atau perbaikan yang harus disadari oleh mahasiswa keperawatan khususnya dalam komunikasi terapeutik. Namun kenyataannya masih ada mahasiswa keperawatan yang  memiliki pengetahuan komunikasi terapeutik yang kurang baik.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kemampuan komunikasi terapeutik dalam praktik klinik keperawatan mahasiswa STIKes Medistra Indonesia Tahun 2022.  Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan STIKes Medistra Indonesia Tahun 2022 berjumlah 196 mahasiswa. Teknik pengambilan data dengan menggunakan jenis stratified random samplin. Didapatkan bahwa dengan tingkat signifikan 95% atau nilai α 5% (0,05) hasil Uji Fisher’s Exact Test diperoleh p value (0,000) < nilai α (0,05). Ada hubungan pengetahuan dengan kemampuan komunikasi terapeutik dalam praktik klinik keperawatan mahasiswa STIKes Medistra Indonesia Tahun 2022. Ada hubungan pengetahuan dengan kemampuan komunikasi terapeutik dalam praktik klinik keperawatan mahasiswa STIKes Medistra Indonesia Tahun 2022.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Implementasi Komunikasi Terapeutik pada Mahasiswa Profesi Ners STIKES Medistra Indonesia Abdul Malik, Fahmi; Simamora, Rotua Suriany
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v1i1.4

Abstract

Salah satu pelayanan yang ada di rumah sakit adalah pelayanan keperawatan, dalam melakukan pelayanan keperawatan perawat tentunya harus memiliki keterampilan khusus untuk melakukan proses keperawatan. Komunikasi dipakai sebagai alat untuk mendapat informasi dari klien dan bisa menentukan apa yang klien inginkan dan klien butuhkan, serta untuk menilai hasil dari tindakan keperawatan yang dilakukan.Komunikasi keperawatan merupakan dasar dan kunci untuk seorang perawat dalam melaksanakan tugasnya. keberhasilan dalam melakukan komunikasi terapeutik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah tingkat pengetahuan. Seseorang dengan dengan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi akan lebih mudah merespon pertanyaan yang mengandung bahasa verbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan implementasi komunikasi terapeutik pada mahasiswa profesi ners STIKes Medistra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian analitik crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa profesi ners yang berjumlah 131 orang. Teknik pengambilan data dengan menggunakan jenis total sampling. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa dengan tingkat signifikan 95% atau nilai α 5% (0,05) hasil uji Fisher’s Exact Test diperoleh p-value (0,000) < nilai α (0,05). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan tingkat pengetahuan dengan implementasi komunikasi terapeutik pada mahasiswa profesi ners STIKes Medsitra Indonesia.
Co-Authors Abdul Malik, Fahmi Abrilla, Adizha Afivah Sholikah, Rayssya Salwa Agung, Kankan Ramadan Agustina, Lisna Aindra, Dinda amara lestari, Viranti Aminah, Mia Dewi AMIR, NURHIDAYAH Ananda, Galuh Andi Pranata Anggraini, Ani ANI ANGGRAINI Ani Anggriani, Ani Arabta M Peraten Arabta M. Peraten Pelawi Arabta Malem Peraten Pelawi Bunga, Dinda Nur Fajri Hidayanti Christyana, Valencia Clara Dahlia, Indah Dedu, Baltasar Serilus Sanggu Deniati, Kiki Desnitamutia, Desnita Mutia Sari Dinda Nur Fajri Hidayati Bunga Dwi Pratiwi, Elistiani Endangsari, Linda Ayu Enung, Enung Nuraeni Ernauli Meliyana Ernauli Meliyana Evma, Feronika Fadiya Resmana Putri, Eza Fajri Hidayati Bunga, Dinda Nur Farida Simanjuntak Feri Setiadi Feronika Evma Rahayu Ghaziah, Siti Hervina Hervina Husna, Rosidatul I Ratnah Indah, Indah Handayani Kiki Deniati Leonardho, Marco Lestari, Ayunita Lestari, Sri Mubdi Lestari Lidiasari, Dila Aprina Lina Indrawati Lisna Agustina Lisna Agustina Lisna Nuryanti Lisna Nuryanti Maretyas, Dhea Putri Marni Br Karo Marselita, Riris Mulhayana Murtikasari, Andinda Muzhaffarah, Siti Fathimah Nadhif Dzaki Alwan Ni Wayan Desi Ayu Djuwita Nunung Nurhayati Nunung Nuryanti Nur Fajri Hidayati Bunga, Dinda Nurhidayah Amir Nurhidayah Nurhidayah Nurti Y. K. Gea Nurti Yunika Kristiani Gea Nurti Yunika Kristina Gea Nurti Yunika Kristina Gea Oktavia, Dewi Rahman Ose, Maria Indriati Patasik, Anasthasya Selda Pelawi, Arabta M Peraten Pelawi, Arabta M. Peraten Pelawi, Arabta M.Peraten Pelawi, Arabta Malem Peraten Peraten pelawi, Arabta M. Pipit Rohanah Poppy, Neng Poppy Puri Kresna Wati Puri Kresnawati Putri Lestari Rafli, Mohamad Rahayu , Feronika Evma Rahma, Icha Saeful Rahmat Hidayat Rahmawati, Aisah Asri Ratnah, I Resi, Octaviani Elpa Riris Ocktryna Silitonga Riyen Sari Manullang Rohayati Romauli, Hesti Iren Rotua Suriany, Dinda Nur Fajri Roulita Roulita Roulita, Roulita Sani, Aluwi Nirwana Setiadi, Feri Siallagan, Sarimawati Sirait, Lenny Irmawaty Siti Nurlatifah, Siti Siti Syamsiah Sitopu, Lusiana Hotmaria Sonia, Ni Wayan Soniawati Subagio, Rafifah Fikriyana Nabila Suryadi, Sri Mulyani Thyas Agustina Hutrianingrum Uji Awaludin Ulvi Warti, Lia Wati, Puri Kresna Yanti, Dharma