Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Program Monitoring dan Evaluasi Analisis Beban Kerja dalam Website ABK 2023 (Studi pada Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya jabatan Komandan Petugas Keamanan) Rifqi Ariffal Pradana; Gading Gamaputra
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis beban kerja merupakan teknik manajemen yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja. Program Monitoring dan Evaluasi Analisis Beban Kerja (Monev ABK) adalah salah satu program yang dilakukan oleh Bagian Organisasi Sekda Kota Surabaya untuk mengetahui kebutuhan rill pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menilai Efektifvitas Program Monev ABK pada Satpol PP Kota Surabaya Jabatan Komandan Petugas Keamanan. Terdapat permasalahan dalam pelaksanaan program Monev ABK diantaranya ketidaksesuaian jumlah kebutuhan pegawai, data pendukung yang sama pada uraian tugas yang berbeda, serta ketidaksesuaian capaian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah proses pengisian website ABK 2023 dikorelasikan dengan teori efektifitas program Braynt & White. Hasil penelitian menunjukkan waktu pencapaian proses pengisian data pendukung dilakukan tepat waktu dan tidak ada data yang kosong, meskipun ada kesalahan dalam data unggahan akan tetapi semua data pendukung terisi sebagaimana waktu yang ditentukan. Tingkat pengaruh yang diinginkan menunjukkan hasil yang kurang memuaskan karena masih adanya jumlah pegawai yang tidak sesuai dari rencana awal yaitu 16 pegawai dan 27 pegawai pada pasca validasi. Perubahan perilaku manusia juga tidak terlihat karena tidak ada perubahan atau perbaikan dalam pengisian data, meskipun data yang diunggah tidak sesuai. Pelajaran yang diperoleh memperlihatkan persentase pengisian data tinggi dan terus meningkat setiap bulan, menunjukkan adanya pembelajaran dan perbaikan. Tingkat kesadaran manusia akan kemampuan dirinya terlaksana dengan baik meskipun ada beban kerja tambahan, hal tersebut tidak mempengaruhi kinerja. Saran yang diajukan adalah pemahaman yang lebih oleh perangkat daerah guna optimalisasi program.
EVALUASI KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) TERHADAP PENINGKATAN PEREKONOMIAN DI DESA (STUDI KASUS PADA DESA BULUGUNUNG, KECAMATAN PLAOSAN, KABUPATEN MAGETAN) Adi Firmansyah, Ryu Choirul; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan evaluasi kinerja ini dilakukan untuk menelaah dan mengkaji kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan Terhadap Peningkatan Perekonomian di Desa. Pada penelitian kali ini peneliti hendak mengetahui bagaimana evaluasi kinerja BUMDes Terhadap Peningkatan Perekonomian di Desa. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Daniel L. Stufflebeam yaitu teori evaluasi model CIPP (context, input, process, product). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Narasumber dari penelitian ini adalah Kepala Desa Bulugunung, Sekretaris Desa Bulugunung, Direktur BUMDes Sri Rejeki, Sekretaris BUMDes Sri Rejeki, dan Bendahara BUMDes Sri Rejeki. Sumber data primer penelitian ini adalah wawancara, observasi, dokumentasi. Sumber data sekunder penelitian ini adalah peraturan yang berlaku, serta data literatur lainnya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi serta menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah : a. context, tujuan dari BUMDes, visi dan misi masih belum tercapai dan setiap program yang akan dijalankan memerlukan analisis kebutuhan ; b. input, program atau unit usaha BUMDes sudah berjalan namun belum sesuai dengan yang ditetapkan pada rencana kegiatan ditambah belum adanya SOP dan kurangnya tanggung jawab pada internal BUMDes ; c. process, pada indikator permasalahan BUMDes dan penanggung jawab program / unit usaha terdapat akar masalah yang kompleks terutama mengenai kurangnya komunikasi dan koordinasi baik dengan internal BUMDes maupun dengan pemerintah desa dan diperkuat akan kurangnya promosi program/unit usaha BUMDes ; d. product, pada indikator hasil dari capaian BUMDes belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan pada Buku Pedoman BUMDes sehingga belum mampu memberikan dampak atau manfaat yang signifikan untuk meningkatkan perekonomian di desa berserta nihilnya laporan pertanggung jawaban BUMDes yang mana hal tersebut seharusnya menjadi kewajiban BUMDes untuk melaporkan laporan kepada pemerintah desa.
ANALISIS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI MELALUI METODE PEMILIHAN TENDER PASCAKUALIFIKASI (Studi Pada Bagian Pengadaan Barang/Jasa & Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Surabaya) Mustika Cahya Pertiwi; Gading Gamaputra
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara elektronik pada pekerjaan konstruksi melalui metode tender pascakualifikasi di Kantor Bagian Pengadaan Barang/Jasa & Administrasi Pembangunan Kota Surabaya. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berfokus pada penerapan prinsip-prinsip pengadaan sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Sistem Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (SPSE) telah meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas, masih terdapat kendala seperti kompleksitas persyaratan, kurangnya pelatihan bagi penyedia baru, serta keterbatasan infrastruktur dan sosialisasi. Tantangan administratif dan teknis juga memengaruhi kelancaran proses tender, sehingga penguatan pengawasan, integrasi pemangku kepentingan, serta optimalisasi layanan helpdesk LPSE diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengadaan. Secara keseluruhan, penerapan prinsip pengadaan dalam sistem ini telah meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pihak terkait serta mendukung pencapaian tujuan proyek secara optimal. Kata Kunci: Pengadaan Barang/Jasa, tender Pascakualifikasi, LPSE, Pekerjaan Konstruksi
PENGEMBANGAN APLIKASI SIMPEG DESDM DI DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI JAWA TIMUR Maharani Ichsani Putri; Gading Gamaputra
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kepegawaian merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana memberikan fasilitas untuk mengembangkan kemampuan dan rasa partisipasi pekerja dalam suatu kesatuan aktivitas demi mencapai tujuannya. Manajemen kepegawaian sangat penting dalam suatu instansi khususnya manajemen kepegawaian pada proses administrasi kepegawaian. Penelitian ini dilatar belakangi oleh manajemen kepegawaian khususnya pada proses administrasi kepegawaian pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur yang masih dilakukan secara manual untuk proses penjadwalan kenaikan pangkat, satya lencana, dan proses pengajuan cuti. Tujuan penelitian ini memenuhi kebutuhan sistem informasi manajemen kepegawaian yang sistematis dan terotomatisasi pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan sebuah aplikasi manajemen kepegawaian dengan menggunakan metode Waterfall dengan media aplikasi Appsheet. Penelitian ini dilakukan dengan melalukan kebutuhan melalui analisis observasi, merancang desain aplikasi, pengkodean aplikasi, pengujian aplikasi, dan pemeliharaan aplikasi.
PROSES MONITORING DAN EVALUASI ANALISIS BEBAN KERJA PADA BAGIAN PENGADMINISTRASIAN UMUM PADA SEKSI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM KECAMATAN GAYUNGAN KOTA SURABAYA Rere Binarkasih, Amanda; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Beban Kerja (ABK) merupakan instrumen strategis dalam manajemen sumber daya manusia yang bertujuan untuk menilai efisiensi dan efektivitas pegawai serta menentukan jumlah kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) secara objektif berdasarkan volume kerja. Pemerintah Kota Surabaya telah mengembangkan sistem e-ABK sebagai bentuk transformasi digital dalam pengelolaan data kepegawaian, termasuk di tingkat kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem e-ABK serta proses monitoring dan evaluasi (Monev) di Kecamatan Gayungan, Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan e-ABK di Kecamatan Gayungan telah mengikuti prosedur yang ditetapkan, namun masih terdapat berbagai kendala teknis dan administratif seperti keterlambatan pengunggahan data, ketidaksesuaian bukti dukung capaian kerja, serta tidak lengkapnya pengisian beberapa kolom isian. Proses Monev dilakukan oleh Subkoordinator Umum dan Kepegawaian dengan pendekatan empat indikator evaluasi, yakni penetapan standar, pelaksanaan, peninjauan, dan tindak korektif. Evaluasi terhadap sistem e-ABK menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaannya telah berjalan secara sistematis, perlu adanya peningkatan kapasitas SDM dalam pengisian data, ketelitian dalam dokumentasi bukti kerja, serta peningkatan komitmen waktu dalam pelaporan. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi pelatihan e-ABK dan penguatan fungsi pengawasan internal sebagai upaya perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, khususnya di Kecamatan Gayungan.
Efektivitas Penerapan Aplikasi E-ABK 2024 pada Jabatan Pengadministrasi Perkantoran di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya Syahidah, Haninatus; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi E-ABK 2024 merupakan sistem berbasis elektronik yang dikembangkan oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Surabaya untuk mencatat uraian tugas, menetapkan target, serta mengunggah data pendukung secara sistematis. Aplikasi ini dirancang agar perangkat daerah dapat mengukur beban kerja masing-masing jabatan secara objektif dan efisien, serta sebagai dasar dalam perencanaan kebutuhan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan aplikasi E-ABK 2024 pada Jabatan Pengadministrasi Perkantoran di Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, mengacu pada teori efektivitas Duncan yang meliputi indikator pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penerapan aplikasi E-ABK 2024 masih belum optimal. Terdapat ketidaksesuaian antara jumlah target yang ditetapkan dan data pendukung yang diunggah, masih terdapat kekeliruan dalam penggunaan format dokumen yang telah ditentukan, serta adanya pegawai yang masih mengerjakan tugas di luar uraian jabatannya. Saran dari penelitian ini adalah penjadwalan koordinasi pengumpulan data, forum penyamaan pemahaman antar seksi, pelatihan internal mengenai regulasi aplikasi, pemutakhiran panduan pengisian, simulasi teknis dalam sosialisasi, pendampingan secara berkelanjutan, serta evaluasi sarpras secara berkala.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEPENGURUSAN AKTA KEMATIAN DI KELURAHAN WONOKUSUMO Yulia, Yulia Mahardika; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis secara mendalam mengenai partisipasi masyarakat dalam kepengurusan Akta Kematian Di Kelurahan Wonokusumo. Meskipun kematian merupakan salah satu peristiwa penting yang harus dicatat dan dilaporkan, masyarakat sering kali mengabaikan atau bahkan tidak mengetahui pentingnya pengurusan akta kematian tersebut. Dari seluruh dokumen kependudukan yang di terbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, akta kematian adalah dokumen yang paling sering diabaikan oleh sebagian masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus utama penelitian ini adalah partisipasi masyarakat dalam kepengurusan Akta Kematian Di Kelurahan Wonokusumo dengan menggunakan Model CLEAR yang dikembangkan oleh Lowndes, Pratchett & Stoker (2006) dalam (Karianga Hendra,2011), model ini meliputi 5 (lima) indikator utama, yaitu Can Do (mampu), Like To (ingin), Enable To (berkesempatan), Asked To (diminta), Responded To (tanggapan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat di Kelurahan Wonokusumo dalam pengurusan akta kematian tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yang paling menonjol adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan manfaat dari akta kematian itu sendiri. Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat, diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang tertib administrasi kependudukan. Adapun saran yang dapat diberikan sebagai bahan rujukan untuk perbaikan kedepannya adalah dengan melakukan penguatan pemahaman melalui sosialisasi secara berkala dan melakukan pendekatan secara menyeluruh bersama dengan RT/RW dan kader untuk membantu masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan digital administrasi kependudukan serta pengoptimalan peran dan kompetensi ketua RT/RW dalam bidang administrasi kependudukan.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN NARAPIDANA LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA SIDOARJO (STUDI KASUS PADA NARAPIDANA NARKOBA) Nandy, Y. Nandy Primadani; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah narapidana narkoba di Indonesia menuntut evaluasi terhadap efektivitas program pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program pembinaan narapidana narkoba di Lapas Kelas IIA Sidoarjomenggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan strategi sequential explanatory, menggabungkan data kuantitatif dari angket terhadap 70 narapidana dan data kualitatifmelalui wawancara dengan petugas dan narapidana kasus narkotika. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program secara umum tergolong baik dengan capaian 77,8%. Aspek konteks menunjukkan keselarasan dengan visi lembaga, namun belum sepenuhnyamenjawab kebutuhan rehabilitasi. Pada aspek input, SDM cukup memadai dan ada kerja sama eksternal, namun fasilitas masih terbatas. Proses berjalan sesuai tahapan, tetapi kurangnya motivasi narapidana dan tenaga pembina menjadi kendala. Aspek produk menunjukkan perubahan perilaku positif, namun belum disertai layanan psikologis yang memadai. Penelitian merekomendasikan penguatan konseling psikologis, peningkatan fasilitas, pelatihan petugas, serta asesmen berkala untuk penyusunan program keterampilan berbasis minat dan potensi. Dengan kolaborasi eksternal dan pembentukan unit usaha warga binaan, program pembinaan diharapkan lebih efektif dalam mendukung rehabilitasi dan menurunkan angka residivisme.
Evaluasi Monitoring Analisis Beban Kerja Melalui Aplikasi ABK 2023 : Evaluasi Hasil Monitoring Analisa Beban Kerja Pegawai melalui Penyusunan Aplikasi ABK 2023 (Studi pada Jabatan Sekretaris Kelurahan Kebonsari Kecamatan Jambangan) Difa, Salsabila Putri; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan efektivitas dan efisiensi kinerja ASN mendorong perlunya penerapan analisis beban kerja yang terukur dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan monitoring Analisis Beban Kerja (ABK) pada jabatan Sekretaris Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan melalui penggunaan Aplikasi ABK 2023 yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) untuk mengkaji konteks kebijakan, kesiapan input, proses pelaksanaan dan hasil keluaran dari aplikasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun aplikasi telah membantu menyusun beban kerja secara digital dan lebih terstruktur masih terdapat hambatan berupa kendala teknis, kurangnya pelatihan pengguna dan kualitas data yang belum optimal. Data yang tidak lengkap atau tidak valid menyebabkan laporan analisis menjadi bias dan kurang dapat diandalkan sebagai dasar perencanaan kebutuhan pegawai. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkala, peningkatan literasi digital pegawai hingga pengembangan sistem validasi data otomatis dalam aplikasi. Dengan pembenahan ini, diharapkan ABK dapat menjadi alat manajemen kinerja ASN yang efektif, akuntabel dan berkelanjutan.
E Efektivitas Pelaksanaan Aplikasi E-ABK 2024 (Analisis Beban Kerja) Pada Jabatan Pengadministrasi Perkantoran di RSUD dr Mohammad Soewandhie Kota Surabaya Nur Kholidah; Gamaputra, Gading
Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi E-ABK 2024 merupakan inovasi e-government yang dikembangkan oleh Bagian Organisasi Kota Surabaya untuk mengukur beban kerja berdasarkan uraian tugas, target, serta data dukung dari setiap jabatan/unit kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana efektivitas pelaksanaan aplikasi E-ABK dengan menggunakan teori efektivitas organisasi dari Duncan yang mencakup tiga indikator utama: pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan E-ABK 2024 belum sepenuhnya berjala efektif. Pada indikator pencapaian tujuan, ditemukan kesenjangan pemahaman pegawai terhadap uraian tugas, ketidaksesuaian pengisian data dukung, ketidaksinkronan nilai ABK dengan kondisi eksisting pegawai di RSUD dr. Moh Soewandhie serta minimnya pemahaman dasar hukum pelaksanaan analisis beban kerja. Pada aspek integrasi, belum tersedianya petunjuk teknis menyebabkan perbedaan persepsi antarpegawai terjadi meskipun sosialisasi telah dilakukan. Sementara itu, pada aspek adaptasi, tidak adanya pelatihan bimbingan teknis pengisian E-ABK dan beberapa kendala teknis seperti akses link error yang disebabkan oleh gdrive yang penuh pada input link data dukung. Peneliti menyarankan permasalahan ini untuk menekankan pentingnya penyusunan pedoman teknis yang jelas, penyelenggaraan pelatihan bimbingan teknis secara berkala, sinkronisasi aplikasi dengan keadaan pegawai yang ada, penguatan sarana prasarana di internal RSUD dr. Mohammad Soewandhie agar pelaksanaan analisis beban kerja pada aplikasi E-ABK tidak hanya menjadi kegiatan administratif saja namun juga dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya di perangkat daerah. Kata Kunci: Aplikasi E-ABK 2024, Efektivitas, E-Government
Co-Authors Adi Firmansyah, Ryu Choirul Afianti, Nur Azizah Afifa, Anna Agus Prasetyawan AGUS PRASTYAWAN Agus Prastyawan Ahsan, Tarisa Anna Noordia Ardianti, Prihatna Arifdiansah, Yuda Aristo Rifqi Andrean Arsela, Tina Dwi Audi Faradilla Rachman Azzahra, Risma Dhiza Badrudin Kurniawan Bisri, Mashur Hasan Bonda Sisephaputra cahyani, adena mahaya Damayanti, Adinda Putri Dewi, Putri Aisyiah Rachma Dharma, Lilian Christia DIAN ARLUPI UTAMI Dian Santana Difa, Salsabila Putri Dinata, Candra Donna Asmara Doris Rahmat Dzikri, Muhammad Zulfikar Fandi Fatoni Firdausi Nuzula Fitria Putri, Alvionita Galih Wahyu Pradana Hana Ditra, Dinda Nisa Hezron Sabar Rotua Tinambunan Hidayatullah, M Syarif Ika Febriana Wati Indra Devian Lumban Gaol Isnaini Fitri Effendi Ita Mardiani Zain Karimah, Arzetya Fitri Al Ketut Prasetyo Khoirunisa Khoirunisa Kusmanto, Hari Lisnani . Maharani Ichsani Putri Mardliah, Sjafiatul Mashur Hasan Bisri Meisya, Meisya Anggy Tania Mochamad Kamil Budiarto Mohammad Nauval Dwi Prabowo Mustika Cahya Pertiwi Nandy, Y. Nandy Primadani Naufal Hanif Ramadhan NOVIYANTI Noviyanti Noviyanti Noviyanti Noviyanti Nur Aini Rosalia Nur Azizah Afianti Nur Kholidah Pahlevi, Rahma Shintya Pasariboe, Elizha Ertin Br Prasetyawan, Agus Prasetyo Isbandono Purba, Iman Pasu Putri Arum Pertiwi Raden Kusyeni Rere Binarkasih, Amanda Rifqi Ariffal Pradana Roziq, Ilham Ainur Saifudin Yahya Sarmini . Sarmini Sarmini Sarmini Sarmini Septina Alrianingrum Sukarsono, Faza Muhammad Suyanti Fatma Umayfa Syahidah, Haninatus Totok Suyanto Vina Yusfia Putri WENI ROSDIANA Wibisono, Haryo Kunto Winata, Muhammad Danu Yulia, Yulia Mahardika Yuni Lestari Yuni Lestari Yuni Lestari