Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Environmental Awareness through Conservation Education at SD Inpres Naikoten I: Peningkatan Kesadaran Lingkungan melalui Pendidikan Konservasi di SD Inpres Naikoten I Pramatana, Fadlan; Marimpan, Lusia Sulo; Purnama, Maria M. E.; Mau, Astin E.; Sinaga, Pamona Silvia; Sipayung, Roni Haposan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/

Abstract

Urban area development is the main goal in supporting the community economy. However, urban development often harms the environment. Human resources increasing, if not balanced with environmental awareness, will potentially cause problems in the future. Increasing ecological awareness needs to be done from an early age so that the benefits and impacts of human activities on the environment can be understood. This service activity aims to improve environmental awareness and provide knowledge about ecological love and the benefits of the environment. This service activity was carried out in two stages: delivering material using the environmental game and the evaluation stage. SD Inpres Naikoten I students received the program well, as seen from their activeness and enthusiasm when delivering the material. Students are also active in discussions and provide opinions at the evaluation stage. The teachers accompanied the students during the program's implementation and felt helped by the game media, which could be used sustainably
PEMANFAATAN EKOSISTEM MANGROVE DI EKOWISATA HUTAN MANGROVE KELURAHAN OESAPA BARAT, KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR Sipayung, Roni Haposan; Marimpan, Lusia Sulo; Pramatana, Fadlan; Sinaga, Pamona Silvia; Semarabawa, I Gede
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29735

Abstract

Ekosistem mangrove saat ini menjadi fokus pengembangan yang sangat penting untuk mengatasi perubahan iklim. Salah satu aplikasi pemanfaatan ekosistem mangrove adalah melalui kebijakan blue carbon (karbon biru). Di Indonesia ekosistem mangrove memiliki peranan yang paling besar dalam penyerapan karbon karena sekitar 17 persen karbon dunia berada di daerah pesisir pulau-pulau yang ada di Indonesia. Selain peranannya terhadap penyerapan karbon dunia, pemanfaatan ekosistem mangrove juga dapat berupa rekreasi/ekowisata, peningkatan produk ekonomi, dan pemanfaatan jasa lingkungan lainnya. Ekosistem Mangrove Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang saat ini masih dimanfaatkan hanya sebagai tujuan wisata padahal potensi pemanfaatan yang dimiliki di dalamnya sangat banyak. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di daerah ekosistem mangrove Kelurahan Oesapa Barat terkait dengan pemanfaatan ekosistem mangrove dan potensi yang ada di dalamnya. Metode penyuluhan kepada masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode focus group discussion mengenai  pengelolaan ekosistem mangrove dengan materi seperti pemanfaatan ekosistem mangrove dan pengenalan produk-produk ekonomi mangrove. Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan yang baru kepada masyarakat dalam memanfaatkan ekosistem mangrove sehingga bukan hanya jasa ekologisnya/jasa lingkungan saja yang dapat dioptimalkan namun juga secara ekonomi membantu kesejahteraan masyarakat sekitar ekosistem mangrove Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang.
Potensi dan Strategi Pengembangan Ekowisata Di Resort Konservasi Wilayah (RKW) III Taman Wisata Alam Ruteng, Desa Golo Loni,Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur Pasang, Gregoria Reina; Purnama, Maria M. E.; Sinaga, Pamona Silvia
Wana Lestari Vol 4 No 1 (2022): JURNAL WANA LESTARI
Publisher : Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/wanalestari.v6i01.8037

Abstract

Ruteng Natural Tourism Park (TWA) is rich in natural resources with regional potential in the form of stunning panoramas, and a variety of local cultural wisdom that has the potential as a location for developing tourist destinations. However, the tourism potential of RKW III TWA Ruteng has not been managed properly due to the lack of promotional/marketing activities, then the unavailability of tour packages that are packaged attractively and globally, resulting in low visits, both local and foreign tourists. The aim is to determine the potential and assessment of tourist attractions from each of the existing criteria and to formulate an ecotourism development strategy. The tourism potential assessment uses the 2003 ADO-ODTWA guidelines from the Director General of PHKA and the development strategy uses a SWOT analysis looking at strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The results show that the potential offered is the beauty of the panoramic attraction of Lake Ranamese, waterfalls of Lake Ranamese, and various types of beautiful flora and fauna. The results of the calculation of the feasibility of the RKW III TWA Ruteng tourist location based on the assessment criteria, namely attractiveness 81.1%, accessibility 98.3%, accommodation 75%, and facilities and infrastructure 100%. The total number of assessments from these 4 criteria is 89.85%, so it can be concluded that RKW III TWA Ruteng is worthy of being developed as a tourist location. Strategies that need to be carried out are promoting attractively packaged tour packages for students, researchers, family tours, repairing and adding damaged facilities and infrastructure, adding types of tourism activities, providing space for local community involvement in the development of ecotourism activities and designing collaborations with surrounding tourist sites.
Pengaruh Komposisi Media Tanam Terhadap Perkecambahan Benih Cendana (Santalum album Linn.) Gue, Yohanes; Seran, Wilhelmina; Sinaga, Pamona Silvia
Wana Lestari Vol 4 No 2 (2022): JURNAL KEHUTANAN
Publisher : Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/wanalestari.v7i02.9474

Abstract

Sandalwood (Santalum album Linn.) is a wood-producing forest plant in the province of East Nusa Tenggara (NTT) which has great economic value and is an endemic species. The sandalwood (Santalum album Linn.) propagation has been widely carried out in NTT, various studies have been carried out to increase the sandalwood plant, with the development and replanting of sandalwood (Santalum album Linn.) plants from nurseries or saplings from natural distribution. Utilization of sawdust waste as a seedling medium is one method to support the development of sandalwood plants, the increase in sandalwood productivity depends on the fertility of the planting media. Sawdust waste contains chemical compounds such as lignin, cellulose, and hemicellulose. The method used in this study was Completely Randomized Design (CRD) with a comparison of the composition of the growing media used (A0) Soil (100% (control))10kg, (A1) 50% soil + 25% sawdust waste + 25% sand, (A2) 25% soil + 50% waste sawdust + 25% sand, (A3) 25% soil + 25% waste sawdust + 50% sand, (A4) 50% waste sawdust + 50% soil, (A5) 50% waste sawdust + 50% sand. The results of this study showed that the A3 treatment witha ratio of 25% soil + 25% sawdust waste + 50% sand gave the highest average increase and hada very significant effect on germination rate, germination rate index and germination value.
EFEKTIVITAS PROGRAM PERHUTANAN SOSIAL SKEMA HUTAN KEMASYARAKATAN PADA KTH MANDIRI DAN KASIH SETIA DI KAWASAN HPT BIFEMNASI SONMAHOLE Tae, Arcilia Florida Enjel; Marimpan, Lusia Sulo; Sinaga, Pamona Silvia; Sipayung, Roni Haposan
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17798

Abstract

Perhutanan Sosial Skema HKm merupakan bentuk pemberian akses legal kepada masyarakat sekitar hutan bertujuan untuk melestarikan Kawasan hutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas program Perhutanan Sosial skema HKm pada KTH Mandiri dan Kasih Setia di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Bifemnasi Sonmahole dinilai dari aspek sosial dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Aspek yang dianalisis meliputi kelola kelembagaan, kelola kawasan, dan kelola usaha sebagai bagian dari aspek sosial, serta kontribusi ekonomi hasil HKm terhadap pendapatan anggota KTH sebagai bagian dari aspek ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas aspek sosial di KTH Mandiri dan Kasih Setia untuk kelola kelembagaan KTH Mandiri (76,05%) dan KTH Kasih Setia (81,75%) termasuk kategori efektif. Kelola Kawasan KTH Mandiri (63,89%) dan KTH Kasih Setia (70,61%) termasuk kategori cukup efektif. Selanjutnya kelola usaha KTH Mandiri (72,48%) dan KTH Kasih Setia (74,61%) termasuk kategori cukup efektif. Dalam aspek ekonomi, kontribusi hasil HKm terhadap pendapatan anggota cukup signifikan, yaitu KTH Mandiri sebesar Rp 77.740.000/tahun dan KTH Kasih Setia sebesar Rp 82.200.000/tahun, dengan komoditas unggulan Jambu mete (Anacardium occidentale) dan Kemiri (Aleurites moluccana).
KEARIFAN LOKAL DALAM MENDUKUNG KELESTARIAN HUTAN LINDUNG WOLOGAI (Studi Kasus Desa Wologai Tengah, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende) Ru’a, Maria Yosefina; Marimpan, Lusia Sulo; Sinaga, Pamona Silvia
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17800

Abstract

Melestarikan hutan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama. Salah satu prinsip dalam perlindungan dan pengelolaan hutan adalah memanfaatkan kearifan lokal masyarakat. Penerapan kearifan lokal ini bisa ditemukan diberbagai wilayah, seperti di kawasan hutan lindung. Hutan lindung Wologai merupakan kawasan hutan yang terletak di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende. Kearifan lokal di Desa Wologai Tengah digunakan untuk menjaga dan melestarikan hutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk-bentuk kearifan lokal yang digunakan di Desa Wologai Tengah, untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari kearifan lokal untuk masyarakat Desa Wologai Tengah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif serta pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini terdapat dua bentuk kearifan lokal yaitu, bentuk ajakan dan bentuk larangan, serta kearifan lokal memberikan dampak baik menjadikan masyarakat bertanggung jawab atas keberadaan hutan lindung. Namun, perihal tentang pengambilan kayu untuk keperluan rumah adat dapat menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem di kawasan tersebut.
Respon Pertumbuhan Stek Pucuk Jati (Tectona Grandis L.) Terhadap Kombinasi Media Tanam dan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Indole Butyric Acid (IBA) Cresensia Aprillya Weli; Pamona Silvia Sinaga; Norman P.L.B Riwu Kaho; Astin Elise Mau
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2268

Abstract

Tanaman Jati (Tectona grandis L.) dapat dibudidayakan secara generatif dan vegetatif, pembudidayaan Jati bisa dilakukan secara vegetatif dengan cara menyemaikan stek pucuk. Dalam perbanyakan stek pucuk yang perlu diperhatikan adalah penggunaan jenis media tanam dan penggunaan hormon tumbuh untuk mempercepat pertumbuhan akar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam serta konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA terhadap pertumbuhan stek pucuk Jati. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu persentase tumbuh stek, tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Rancangan percobaan yang dilakukan rancangan percobaan faktorial dengan 2 faktor yang disusun secara rancangan acak lengkap. Faktor pertama kombinasi media tanam (A) terdiri dari 5 taraf yaitu tanah: pasir 2,5: 2,5 (A0), tanah: pasir: kompos: sekam padi 2:1:1:1 (A1), tanah: pasir: kompos: sekam padi 1:2:1:1 (A2), tanah: pasir: kompos: sekam padi 1:1:2:1 (A3), tanah: pasir: kompos: sekam padi 1:1:1:2 (A4). Faktor kedua konsentrasi IBA (B) 20 ppm, 30 ppm, dan 40 ppm. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara kombinasi media tanam dan pemberian hormon IBA berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh dan berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Faktor kombinasi media tanam berpengaruh nyata pada persentase tumbuh dan berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar dan faktor pemberian hormon IBA berpengaruh sangat nyata pada semua parameter.
Pengaruh Kombinasi Media Tanam Terhadap Perkecambahan Benih Mahoni (Swietenia macrophylla) Imda Natal Kurniati; Astin Elise Mau; Norman Patrick L Bire Riwu Kaho; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2321

Abstract

Mahogany (Swietenia macrophylla) is a broad-leafed forestry plant that can be grown in plantation forests. The conservation status of Mahogany plants is categorized as EN (Endangered) with a declining population trend. Therefore, to overcome these obstacles, efforts are needed to cultivate Mahogany, one of which is the use of planting media. This study aims to determine the effect of the combination of planting media and the most effective treatment on Mahogany seed germination. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments, each repeated 3 times, so there were 12 experimental units. Each experiment used 60 Mahogany seeds, so the total seeds needed for all treatments were 720 seeds. The parameters observed included germination power, germination rate, plant height, and number of leaves. The results showed that the combination of planting media in the form of soil, sand, rice husk charcoal, and cow dung had a very significant effect on Mahogany seed germination. P3 treatment (soil 1 kg + sand 1 kg + husk charcoal 1 kg + cow dung 1 kg) provided the best results in terms of germination percentage, plant height, and number of leaves. Furthermore, Treatment P1 (soil 1 kg + sand 1 kg + cow dung 2 kg) provided the best results in terms of germination rate.
Pengaruh Konsentrasi Air Konsentrasi Air Kelapa Muda Terhadap Perkecambahan Benih Jati (Tectona grandis L.) Maria Nanda Cahyani; Astin Elise Mau; Pamona Silvia Sinaga; Norman P.L.B. Riwu Kaho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2322

Abstract

Jati (Tectona grandis L.) merupakan salah satu tanaman kehutanan yang sangat dihargai karena memiliki banyak manfaat serta penting bagi pasar kayu internasional. Pembudidayaan tanaman jati secara generatif melalui biji tergolong rendah karena kulit benih yang keras serta perkecambahan yang rendah, sehingga perlu perlakuan khusus sebelum disemaikan. Pemberian zat pengatur tumbuh organik berupa air kelapa muda pada tanaman mampu meningkatkan dan mendorong perkecambahan tanaman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi air kelapa muda terhadap perkecambahan benih Jati (Tectona grandis L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024-Januari 2025. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perbandingan konsentrasi yang digunakan (B0) 0% tanpa perendaman atau kontrol, (B1) 25% air kelapa muda 250 ml dan aquadest 750 ml, (B2) 50% air kelapa muda 500 ml dan aquadest 500 ml, (B3) 75% air kelapa muda 750 ml dan aquadest 250 ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis konsentrasi air kelapa muda, memberikan pengaruh sangat nyata pada parameter penelitian persentase daya kecambah, laju perkecambahan, tinggi tanaman dan jumlah daun. Perlakuan B2 dengan konsentrasi 50% merupakan perlakuan terbaik pada parameter persentase daya kecambah dan tinggi tanaman dan perlakuan B3 dengan konsentrasi 75% merupakan perlakuan terbaik pada parameter laju perkecambahan dan jumlah daun.
Identifikasi Jenis Jamur Pada Tanaman Mahoni (Swietenia Macrophylla King.) Di Hutan Penelitian Bu’at So’e, Nusa Tenggara Timur Honorata Bunga Mana; Astin Elise Mau; Pamona Silvia Sinaga; Yusratul Aini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2378

Abstract

Mahoni (Swietenia macropylla King.) adalah salah satu tanaman yang memiliki nilai komersial. Tanaman ini juga rentan terhadap serangan patogen (jamur) yang dapat merusak mahoni. Salah satu lokasi yang memiliki vegetasi mahoni dapat ditemukan di Kawasan Hutan Penelitian Bu’at So’e. Jamur termasuk dalam kelompok organisme eukaryotik heterotof yang dapat menyerang mahoni melalui berbagai celah, baik itu luka, lubang alami, atau bahkan permukaan yang sehat pada akhirnya menyebabkan kerusakan pada tanaman mahoni.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis jamur yang menyerang tanaman mahoni di Hutan Penelitian Bu’at So’e, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli sampai September 2024 dengan menerapkan metode kualitatif. Data yang diperoleh meliputi data primer dan data sekunder. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling dan pengambilan sampel secara oportunistik. Hasil penelitian jamur yang menyerang tanaman mahoni ditemukan 4 jenis jamur. Pada batang terdapat 4 isolat jamur yaitu Aspergilus niger, Aspergilus fumigatus, Rhizophus arrhizus Fischer dan Aspergilus flavus, sedangkan pada tanah terdapat 3 isolat jamur yaitu Aspergilus niger, Aspergilus fumigatus, dan Aspergilus flavus.