Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Tutupan Lamun di Perairan Pulau Weh, Pesisir Pelabuhan Balohan Sabang Mursawal, Asri; Wahyuni, Sri; Mardhatila, Anisa; Samudra, Arung
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 7, No 2 (2025): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v7i2.13874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persentase tutupan lamun di perairan Pulau Weh, khususnya di pesisir Pelabuhan Balohan, Sabang. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode transek kuadran pada dua titik pengamatan. Transek kuadran ukuran 50x50 cm diletakkan dengan jarak 5 m pada garis pengamatan sepanjang 30 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya satu jenis lamun ditemukan di lokasi penelitian, yaitu Halodule uninervis, yang dikenal memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap lingkungan berpasir dan arus tenang. Nilai kerapatan lamun berkisar antara 145–484 individu per kuadran, dengan persentase tutupan masing-masing 31% pada titik 1 dan 69% pada titik 2. Faktor lingkungan seperti kecerahan dan pH menjadi penentu utama perbedaan tutupan, di mana kecerahan lebih tinggi (1,6 m) dan pH basa (9,3) pada titik 2 mendukung pertumbuhan vegetatif lamun yang optimal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas perairan, khususnya tingkat kecerahan dan pH, memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas H. uninervis di habitat pesisir tropis. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya pengelolaan dan konservasi ekosistem lamun di wilayah Sabang secara berkelanjutan.
SOSIALISASI DAN IDENTIFIKASI SPESIES TERANCAM PUNAH BIOTA KIMA (Tridacnidae spp) BERBASIS MASYARAKAT DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN DAERAH (KKPD) PULAU GOSONG, KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Bahri, Samsul; Hermi, Rudi; Mursawal, Asri; Marliansyah, Muhammad; Erijal, Erijal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2523-2531

Abstract

Kabupaten Aceh Barat daya merupakan salah satu wilayah pesisir potensial yang ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Pengabdian sosialisasi spesies terancam punah jenis kima dilakukan pada tanggal 10 – 11 Juni tahun 2022 di Pulau Gosong, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah untuk mensosialisasi dan melatih masyarakat agar mampu mengidentifikasi 7 jenis kima yang ada diperairan Indonesia serta melatih masyarakat agar mampu melakukan teknik pemantauan berbasis masyarakat yang mudah untuk dipahami dan dilaksanakan. Biota kima termasuk kedalam genus Tridacna yang memiliki ciri memiliki cangkang simetris serta hidup secara simbiosis mutualisme pada ekosistem terumbu karang. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di kantor sekretarian Pusong Diving Club. Kegiatan dimulai dengan memperkenalkan tujuh jenis kima kepada masyarakat serta perbedaan dari masing – masing jenis yang menjadi kunci identifikasi biota kima. Sosialisasi dilakukan dengan menggunakan metode presentasi dan diskusi guna mempermudah proses komunikasi dalam melaksanakan sosialisasi. Kegiatan selanjutnya adalah praktik tatacara monitoring biota kima diperairan pulau gosong. Hasil monitoring ditemukan 3 jenis biota kima meliputi Kima Raksasa (Tridacna gigas), Kima Kecil (Tridacna maxima) dan Kima Selatan (Tridacna derasa). Kondisi ini menunjukan tingkat kesuburan ekosistem perairan Pulau Gosong dengan ditemukannya tiga dari total tujuh (48%) spesies kima yang ada di dunia. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan monitoring penting untuk dilakukan agar masyakat mengetahui peran penting keberadaan jenis biota kima bagi ekosistem perairan laut.
Strategi Manajemen Konservasi Kawasan Aroen Meubanja sebagai Habitat Peneluran Penyu di Kabupaten Aceh Jaya Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri; Sarong, M. Ali; Kurniawan, Ronal; Rizal, M
South East Asian Management Concern Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seamac.3.1.6-17

Abstract

Kawasan Aroen Meubanja di Kabupaten Aceh Jaya merupakan habitat peneluran penting bagi penyu belimbing (Dermochelys coriacea) dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea). Karakteristik biofisik kawasan, terutama dominasi pasir sangat halus, kelandaian pantai yang landai, serta keberadaan vegetasi pantai seperti ketapang, pandan, dan cemara laut, mendukung stabilitas suhu dan kelembaban mikrohabitat yang diperlukan untuk perkembangan embrio. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi ekologis, faktor ancaman, dan kapasitas kelembagaan sebagai dasar penyusunan strategi manajemen konservasi. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan data ekologis dan sosial yang telah terdokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik–kimia kawasan termasuk suhu substrat, pH, salinitas, dan struktur sedimen sangat sesuai bagi aktivitas peneluran. Namun, keberhasilan reproduksi penyu masih dipengaruhi oleh berbagai ancaman, seperti predasi oleh biawak dan anjing liar, pengambilan telur oleh masyarakat, gangguan ternak, serta aktivitas wisata yang belum terkelola. Meskipun kawasan telah memiliki SK resmi kelembagaan pengelola dari Pemerintah Aceh, kapasitas operasional, sarana konservasi, dan sistem monitoring jangka panjang masih perlu diperkuat. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan kelembagaan, patroli malam dan perlindungan habitat, mitigasi ancaman predator dan aktivitas manusia, peningkatan edukasi masyarakat, pengembangan ekowisata berbasis konservasi, serta penguatan riset dan monitoring. Dengan implementasi strategi terpadu, Aroen Meubanja berpotensi menjadi model konservasi penyu berkelanjutan di Aceh
Bersih Pantai Lhok Raja: Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat untuk Mewujudkan Ekowisata Pesisir Berkelanjutan Wahyuni, Sri; Mursawal, Asri; Nufus, Hayatun; Kusumawati, Ika; Suriani, Mai; Samudra, Arung; Saputra, Riki; Ramadhan, Azhari; Kurniawan, Hendri; Kurniawan, Ronal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.1.71-76

Abstract

Permasalahan sampah, khususnya sampah plastik dari makanan dan minuman kemasan, menjadi ancaman serius bagi ekosistem laut sekaligus mengurangi daya tarik destinasi wisata. Pantai Lhok Raja, Nagan Raya, merupakan salah satu kawasan wisata yang berpotensi dikembangkan menjadi ekowisata, namun menghadapi persoalan kebersihan akibat rendahnya kesadaran pengunjung dan terbatasnya sarana pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendukung ekowisata berkelanjutan melalui Program Bersih Pantai. Kegiatan dilaksanakan pada September 2025 dengan melibatkan mahasiswa Prodi Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar dan masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang bahaya sampah, aksi bersih pantai, pemasangan spanduk larangan membuang sampah, serta penyediaan tong sampah di lokasi strategis. Hasil kegiatan menunjukkan berkurangnya volume sampah di kawasan pantai, meningkatnya pemahaman masyarakat tentang dampak sampah plastik, tersedianya sarana pendukung kebersihan, serta tumbuhnya kolaborasi multipihak dalam menjaga lingkungan pesisir. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus memperkuat potensi ekowisata berkelanjutan di Nagan Raya
POPULATION DYNAMICS OF KAWAKAWA (Euthynnus affinis) LANDED AT PPI UJONG BAROH, WEST ACEH Mursawal, Asri; Wahyuni, Sri; Mardhatila, Anisa; Oktavia, Oktavia; Diana, Fitri; Marbun, Serliana Hotmariska; Kurniawan, Ronal
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.3.345-355

Abstract

This study analyzed the population dynamics of kawakawa tuna (Euthynnus affinis) landed at PPI Ujong Baroh, West Aceh, from May to August 2025, using length-frequency data and the Von Bertalanffy growth model. A total of 815 individuals were measured to estimate growth, mortality, and exploitation parameters. The fork length ranged from 22–69 cm, dominated by medium-sized fish (30–37 cm FL), with the length at first capture (Lc = 33 cm FL) notably smaller than the length at first maturity (Lm ≈ 42–43 cm FL). Growth analysis indicated rapid juvenile growth, characterized by an asymptotic length (L∞) of 90 cm and a relatively high growth coefficient (K), while recruitment occurred periodically throughout the year. Mortality estimates showed total mortality (Z) of 4.77/year, natural mortality (M) of 1.45/year, and fishing mortality (F) of 3.32/year, resulting in an exploitation rate (E) of 0.70, which exceeds the optimal reference point (E = 0.5). These findings indicate that the kawakawa tuna stock in West Aceh is currently overexploited. This study provides the first updated, location-specific population parameter estimates for E. affinis in West Aceh waters, offering a critical scientific baseline for regionally adaptive fisheries management. Science-based management measures are therefore recommended, including implementing a minimum landing size of ≥43 cm FL, seasonal closures during spawning periods, effort control, and strengthened fisher participation to ensure long-term stock sustainability
EFFECT OF Chaetomorpha sp. EXTRACT ON THE HEMATOLOGY OF TILAPIA (Oreochromis niloticus) INFECTED WITH Aeromonas hydrophila M. Riswan; Sri Wahyuni; Ronal Kurniawan; Hayatun Nufus; Asri Mursawal
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 8 No. 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ajoas.8.3.337-344

Abstract

Chaetomorpha sp. is a green macroalgae that contains various bioactive compounds with antibacterial and anti-inflammatory activities, as well as the potential to improve the physiological health of fish. This research investigates how incorporating Chaetomorpha sp. extract into the diet influences the hematological parameters of Tilapia (Oreochromis niloticus) challenged with Aeromonas hydrophila. The study used a completely randomized design (CRD) with four levels of extract supplementation (0, 25, 50, and 75 mL/kg of feed), with each treatment replicated three times. The hematological parameters analyzed included total erythrocytes, hematocrit, hemoglobin, and blood glucose. The findings indicated that adding Chaetomorpha sp. extract to the diet significantly (p<0.05) improved all hematological indicators relative to the control, with 50 mL/kg of feed as the most effective dosage. The highest erythrocyte count 1.89 x106 cells/mm3, hematocrit value 35.67%, and hemoglobin concentration 6.87 g/dL were observed in fish fed 50 mL/kg extract. This increase in hematological values indicates improved oxygen transport capacity, physiological condition, and metabolic response in fish. Bioactive constituents, including sulfated polysaccharides and flavonoids, are believed to enhance the hematological condition of fish. These findings confirm the potential of Chaetomorpha sp. as a natural supplement to support Tilapia health in sustainable aquaculture systems.