Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PERAN DAN KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH PEMERINTAH KALIMANTAN TIMUR DALAM PEMERATAAN AKSES PENDIDIKAN: ANALISIS HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Angga Galucci; Irwanto; Muhlis; Muhammad Aulia Rahman; Andry Rachmadani; Siti Hardyanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11883

Abstract

Regional autonomy as regulated in Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government gives regional governments broad authority in administering educational affairs as a basic service. In East Kalimantan, geographic challenges, disparities between regions, and the distribution of educational resources demand adaptive and responsive policies. This research aims to analyze the role and policies of the East Kalimantan Regional Government in equalizing access to education through the perspective of State Administrative Law, by examining aspects of authority, discretion, general principles of good governance (AUPB), as well as monitoring and accountability mechanisms. The research method used is normative juridical with a statutory and conceptual approach. Data was obtained through literature study of regulations, regional policies, and educational planning documents. The analysis was carried out qualitatively to assess the suitability of regional policies with the principles of legality, effectiveness and administrative justice. The research results show that local governments have a strategic role in planning, budgeting and supervising secondary education services, including the construction of infrastructure, distribution of teachers and the provision of educational assistance. However, policy implementation still faces coordination obstacles, budget limitations, and disparities in remote areas. Therefore, it is necessary to strengthen governance based on transparency, public participation and continuous evaluation in order to realize equitable and sustainable access to education.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KALISA (FLIPBOOK KEARIFAN LOKAL SAMARINDA) PADA TEKS DESKRIPSI KELAS V SEKOLAH DASAR Siti Nur Halisa; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.600

Abstract

Adanya perubahan dalam pendidikan di Indonesia dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka menuntut pengembangan bahan ajar yang lebih relevan dengan lingkungan peserta didik. Namun, bahan ajar yang tersedia masih bersifat umum dan kurang mengenalkan kearifan lokal. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahapan pengembangan dan menelaah kelayakan Kalisa (Flipbook Kearifan Lokal Samarinda) sebagai bahan ajar interaktif dalam pembelajaran teks deskripsi untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Pengembangan bahan ajar ini dilakukan dengan metode Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran angket. Produk dari penelitian pengembangan ini berupa bahan ajar yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik dan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kelayakan bahan ajar diuji melalui dua aspek, yaitu kevalidan dan kepraktisan. Hasil penilaian kevalidan oleh ahli media, materi, dan bahasa menunjukkan skor rata-rata sebesar 95,67%, sedangkan penilaian kepraktisan berdasarkan tanggapan pengguna memperoleh skor rata-rata 97,63%. Kedua hasil tersebut berada pada rentang nilai 81–100%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Kalisa memiliki tingkat kelayakan yang tinggi untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks deskripsi di Sekolah Dasar.
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Muhlis Muhlis; Supri Hartini; Laili Komariah; Lambang Subagio; Warman Warman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) dapat meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Kalimantan Timur. Dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus pada Dinas Pendidikan dan beberapa satuan pendidikan di wilayah tersebut, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan SIMP mampu meningkatkan efektivitas perencanaan, pelaporan, dan pengambilan keputusan berbasis data. Hasil menunjukkan bahwa integrasi sistem, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan infrastruktur digital merupakan faktor kunci dalam optimalisasi SIMP. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang mengungkapkan kejadian yang ada dilokasi penelitian secara menyeluruh melalui pengumpulan data secara alami dengan memanfaatkan peneliti sebagai instrument kunci. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, dokumen resmi dari Dinas Pendidikan Kalimantan Timur, serta wawancara dengan kepala sekolah dan staf IT di beberapa sekolah negeri dan swasta di Samarinda dan Balikpapan. Pendidikan merupakan instrumen untuk memajukan dan meningkatkan kualitas SDM. Kualitas SDM merupakan modal utama untuk memajukan negara. Bentuk kebijakan pendidikan dan implementasinya untuk memajukan bangsa dan negara merupakan cerminan political will pemerintah. Untuk daerah adalah political will pemerintah daerah. Milestone 2045 merupakan ukuran di saat itu seberapa berhasil kinerja pendidikan baik secara nasional maupun lokal-daerah. Untuk hari ini, 23 tahun sebelum sampai ke 2045, masih ada waktu untuk berbuat “lebih” sehingga ukuran-ukuran keberhasilan Indonesia Maju patut disematkan pada waktunya, termasuk kepada kepala-kepala daerah. Untuk Kalimantan Timur, perlu akselerasi menuju Indonesia Maju 2045. Apa yang telah dan sedang dilakukan nasional dikurang dengan apa yang telah dan sedang dilakukan di Kalimantan Timur , itulah tantangannya. Sebagai misal, jika nasional telah melakukan 10 hal dan Kalimantan Timur baru 5 yang dilakukan, maka 10-5 = 5 (gap). Gap ini perlu diisi dengan kebijakan percepatan, dengan tools akselerasi, dan SDM pendukungnya. Tiga aktor utama di daerah untuk mendukung keberhasilan Provinsi Kalimantan Timur Menuju Indonesia Maju 2045 ialah: Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), Lembaga-lembaga Pendidikan (Paud/Dikdas/Dikmen/Dikti), dan Masyarakat. Kolaborasi, sinergi, dan konsistensi dalam regulasi dan implementasi akan memungkinkan terjadinya akselerasi.
POLA KESANTUNAN BERBAHASA BUGIS DALAM TINDAK TUTUR MEMERINTAH DI SAMARINDA SEBERANG KALIMANTAN TIMUR Irwanto Irwanto; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.947

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu mengetahui strategi kesantunan bahasa Bugis dalam tindak tutur memerintah, serta bentuk pemarkah kesantunan yang digunakan dalam bahasa Bugis di Samarinda Seberang Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan bentuk pemarkah kesantunan bahasa Bugis dalam tindak tutur memerintah di Samarinda Seberang Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari masyarakat yang diamati. Data penelitian ini adalah data bahasa Bugis di Samarinda Seberang Kalimantan Timur baik yang berupa lisan atau tuturan maupun tulisan atau teks kesantunan dalam tindak tutur memerintah. Teknik analisis data yang dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: observasi data, identifikasi data, klasifikasi data dan pengkategorian strategi dan pemarkah kesantunan berdasarkan karakteristiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Kesantunan Bahasa Bugis Dalam Tindak Tutur Memerintah Di Samarinda Seberang Kalimantan Timur yaitu strategi secara eksplisit yang meliputi: menyuruh, meminta, melarang, mengizinkan, mengimbau, menganjurkan, mengharapkan, mengajukan pilihan, mempersilakan, mengajak dan mendesak. Serta strategi secara implisit yang meliputi: melaran, menyuruh, meminta bantuan, mengimbau/mengajak, mendesak, dan memohon/permisi.
STRATEGI PRODUK DAN DISTRIBUSI JASA PENDIDIKAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN SWASTA: ANTARA BRANDING DAN KEBERLANJUTAN Muhlis Muhlis; Ahmad Fauzi; Widyatmike Gede Mulawarman; Nurlaili Nurlaili; Masrur Yahya
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.959

Abstract

Persaingan antar lembaga pendidikan swasta semakin ketat, terutama dalam menghadapi tantangan era digital dan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi produk dan distribusi jasa pendidikan yang diterapkan oleh lembaga pendidikan swasta dalam rangka membangun merek (branding) yang kuat dan menciptakan keberlanjutan institusi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi pada beberapa lembaga pendidikan swasta di wilayah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan branding sangat dipengaruhi oleh diferensiasi produk pendidikan, kualitas layanan, serta pendekatan distribusi yang responsif terhadap kebutuhan siswa dan orang tua. Selain itu, keberlanjutan lembaga pendidikan erat kaitannya dengan konsistensi dalam penyampaian nilai, inovasi kurikulum, serta keterlibatan aktif dalam komunitas lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi produk dan distribusi yang efektif menjadi kunci dalam memperkuat daya saing lembaga pendidikan swasta dan memastikan keberlanjutan jangka panjangnya.
MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MATERI BANGUN DATAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN TRADISIONAL LEGO PADA SISWA KELAS IV C SDN 009 SUNGAI KUNJANG Mira Mira; Muhlis Muhlis; Andi Asrafiani Arafah; Taufik Hidayat; Muhamad Sopyan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika khususnya materi bangun datar melalui penerapan metode permainan tradisional Lego. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SDN 009 Sungai Kunjang dengan subjek sebanyak 25 siswa kelas IV-C. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan rumus rata-rata dan persentase ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap hasil belajar dan keterlibatan siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 68,4 pada pra-siklus menjadi 78,6 pada siklus I dan mencapai 88,3 pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa metode permainan tradisional Lego mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep bangun datar siswa.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI PERAN PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI SMA/SMK SEDERAJAT DI SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR (STUDI KASUS SMK MEDIKA SAMARINDA) Muhlis Muhlis; Ahmad Fauzi; Azainil Azainil; Dwi Nugroho; Muhammad Ramli Bukhari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di SMK Medika Samarinda, Kalimantan Timur. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan peningkatan kualitas pembelajaran melalui integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses belajar mengajar di tingkat sekolah menengah kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam mendorong implementasi pembelajaran berbasis teknologi melalui tiga aspek utama: (1) kepemimpinan visioner dalam merancang arah dan kebijakan digitalisasi sekolah, (2) pemberdayaan guru melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi pembelajaran, serta (3) penyediaan sarana dan prasarana TIK yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan anggaran, tingkat literasi digital yang bervariasi di kalangan guru, serta pemeliharaan infrastruktur teknologi. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah berperan penting dalam menciptakan budaya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan era digital.
RELASI KEKUASAAN DAN IDIOLOGI DALAM SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA: IMPLEMENTASI KURIKULUM DI SEKOLAH MENENGAH KALIMANTAN TIMUR Ahmad Fauzi; Purwoko Purwoko; Muhlis Muhlis; Warman Warman; Moh. Bahzar; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi antara kekuasaan dan ideologi dalam sistem pendidikan Indonesia melalui implementasi kurikulum di sekolah menengah di Kalimantan Timur. Kajian ini dilandasi oleh pemahaman bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan ideologi dan reproduksi kekuasaan negara. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa sekolah menengah negeri dan swasta di Kalimantan Timur. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen kurikulum serta kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum nasional merefleksikan ideologi dominan negara yang menekankan nilai-nilai nasionalisme, moralitas, dan kepatuhan terhadap otoritas. Namun, dalam praktiknya, implementasi kurikulum di tingkat sekolah dipengaruhi oleh dinamika lokal, kepemimpinan sekolah, dan interpretasi guru terhadap nilai-nilai ideologis yang terkandung di dalamnya. Relasi kekuasaan terlihat dalam pola top-down kebijakan pendidikan, di mana sekolah memiliki ruang terbatas untuk berinovasi sesuai konteks sosial budaya setempat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem pendidikan di Indonesia masih berperan sebagai arena hegemonik di mana ideologi negara direproduksi melalui proses pembelajaran, meskipun terdapat upaya resistensi dan adaptasi dari aktor-aktor pendidikan di tingkat lokal.
PENGEMBANGAN LKPD MARA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V MATERI BAB V “MENJADI WARGA DUNIA” SD NEGERI 004 SAMBUTAN Maylis Ding; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis; Rosita Putri Rahmi Haerani
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1147

Abstract

Berdasarkan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun dan menguji kelayakan Lembar Kerja Siswa (LKPD) MARA berbasis materi Bab V "Menjadi Warga Negara Global" untuk siswa kelas V SD Negeri 004 Sambutan. Mengingat belum adanya LKPD berbasis PBL yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Bahasa Indonesia, penelitian ini dilakukan dengan latar belakang tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D), bersama dengan model ADDIE (yang merupakan singkatan dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Selain uji coba siswa, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner validasi dari para profesional di bidang materi, media, dan bahasa. Dengan kategori sangat layak, LKPD tersebut memperoleh skor 92,5% dari ahli materi, 90% dari ahli media, dan 91,6% dari ahli bahasa, berdasarkan hasil validasi. Berdasarkan hasil uji coba, kelompok kecil mencapai rata-rata 87,5%, sementara kelompok besar mencapai 82,6% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, LKPD MARA berbasis PBL ini dinilai layak dan berhasil diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan partisipasi aktif siswa.
MANAJEMEN INOVASI LAYANAN BIMBINGAN KONSELING BERBASIS APLIKASI MOBILE UNTUK PENGUATAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS SISWA Muhammad Aulia Rahman; Akhmad Ramli; Bahrani Bahrani; Muhlis Muhlis; Siti Hardyanti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1180

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan mendorong perlunya inovasi dalam layanan bimbingan dan konseling (BK) untuk menjawab tantangan kesejahteraan psikologis siswa di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen inovasi layanan BK berbasis aplikasi mobile sebagai pendekatan sistemik dalam meningkatkan aksesibilitas, efektivitas, dan keberlanjutan dukungan psikologis di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis kualitatif deskriptif terhadap model manajemen inovasi, desain teknologi edukatif, serta pendekatan psikologis berbasis digital. Data dikumpulkan melalui telaah pustaka dari jurnal nasional dan internasional yang relevan, serta observasi terhadap implementasi aplikasi BK di beberapa institusi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi mobile dalam layanan BK berpotensi memperkuat resiliensi siswa, menurunkan tingkat stres akademik, dan meningkatkan kualitas hubungan sosial. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan aplikasi BK yang kontekstual, kolaboratif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari kebijakan pendidikan berbasis kesejahteraan psikologis.