Claim Missing Document
Check
Articles

LITERATURE REVIEW ON THE OVERVIEW OF RISK FACTORS OF SEVERE PREECLAMPSIA IN PREGNANT WOMEN Solehati, Tetti; Andini, Melina Rike; Triesna, Meuthia Saulikha; Zaenal, Zabina Syaharani; Iqroansyah, Rifa Ikbal; Sakti, Dimas Wibawa; Kosasih, Cecep Eli
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 7, No 3 (2024): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v7i3.12295

Abstract

Severe preeclampsia (PEB) is one of the causes of maternal death. Pregnant  mothers  must have adequate knowledge about dangerous risk factors during pregnancy, especially PEB, so that they can manage a safe pregnancy to prevent and minimize maternal or infant death. Objective: to identify risk factors for severe preeclampsia in pregnant women. Method: This research design uses a literature review by collecting articles from databases and search engines such as; PubMed, Garuda, Semantic Scholar, Neliti, and EBSCO use the keywords "pregnant women", AND "risk factors", AND "severe preeclampsia", and in Indonesian, "pregnant women" AND "risk factors" AND "severe preeclampsia". Articles were filtered based on inclusion criteria including: pregnant women as subjects, descriptive research methods, cross-sectional, English or Indonesian language, and full text in the period 2011 and 2021. A total of 5 articles were selected, and analysis was carried out. Results: Risk factors that influence the incidence of PEB in pregnant women are: maternal age, parity, education level, gestational age, history of PEB, history of DM, socio-economics, frequency of ANC, and weight gain. Meanwhile, factors that do not influence the incidence of PEB are work and the distance between pregnancies. Conclusion: Many factors influence the risk of preeclampsia. Therefore, it is recommended to provide education about prevention efforts to pregnant women who have risk factors for severe preeclampsia in their pregnancy.  
DETERMINAN OF CAESAREAN SECTION IN PRIMIGRAVIDAE: CASE CONTROL STUDY 2017-2019 Fithriyah, Noor; Widiasih, Restuning; Solehati, Tetti
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 5, No 4 (2022): Journal of Maternity Care and Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v5i4.262

Abstract

Caesarea Section (CS) delivery causes short and long term complications, as well as death that can occur during intraoperative, post-operative, or subsequent pregnancies. Many studies have been conducted on the causes of cesarean delivery, but research on the factors that cause cesarean delivery is still limited, especially in primigravidas. Primigravidas have a higher risk of experiencing CS related to the physical and psychological condition of the mother. This study aims to analyze the factors that cause cesarean delivery in primigravida. A retrospective case control study at Idaman Hospital was conducted in October – November 2020 with research ethics number 466/UN6.KEP/EC/2021. Data was collected from the medical records of 588 primigravidas divided into SC (n=294) and normal (294) deliveries between 2017-2019. Data were analyzed using chi square and logistic regression. The results of the analysis showed that there was a relationship between labor induction (p=0.000), prolonged labor (p=0.001), premature rupture of membranes (p=0.001), cephalopelvic disproportion (CPD) (p=0.000), and umbilical cord entanglement (p= 0.048) with faults in primigravida. The most correlated multivariate factor was CPD Exp (B) = 18.741. Vaginal delivery is still possible in some cases after proper assessment and under close supervision. CS delivery is carried out to help with the birth process which is experiencing complications. Knowing the causal factors associated with cesarean delivery is expected to provide health education information to mothers to carry out routine antenatal care. Early detection of factors causing cesarean delivery in primigravida, as preparation for childbirth. Keywords: Caesarean section, logistic models, medical records, primigravidae
GAMBARAN SUMBER INFORMASI PHBS PADA KADER KESEHATAN Kosasih, Cecep Eli; Solehati, Tetti; Rahmat, Agus
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1: JUNE 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.155 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v8i1.230

Abstract

Desa Pangandaran merupakan salah satu tempat wisata di Jawa Barat memiliki visi menjadi Desa Sehat. Sayangnya kesadaran ber-PHBS masyarakat Pangandaran masih rendah menyebabkan tingginya angka diare dan kecacingan di daerah tersebut kemungkinan karena kurangnya mendapatkan informasi tentag PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber informasi PHBS pada kader kesehatan. Desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Jawa Barat. Populasi penelitian adalah semua kader kesehatan yang terdapat di Desa Pangandaran sejumlah 28 orang. Sample menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah quisioner yang terdiri dari data karakteristik dan sumber informasi. Analisa yang digunakan deskriptif berupa frekuensi dan prosentase. Seluruh responden pernah mendapatkan informasi PHBS sejumlah 28 orang (100%). Pada variabel genital hygiene diperoleh bahwa sebagian kecil responden mendapatkan informasi dari media cetak sejumlah 6 orang (21,4%), hampir seluruh responden mendapatkan informasi dari petugas kesehatan sejumlah  24 orang (85,7%). Pada variabel CTPS diperoleh bahwa seluruh responden pernah mendapatkan informasi 28 orang (100%), hampir setengahnya responden mendapatkan informasi dari orang tua sejumlah  8 orang (28,6%), sebagian kecil responden mendapatkan informasi dari saudara sejumlah 3 orang (10,7%), sebagian kecil  responden mendapatkan informasi dari teman sejumlah  2 orang (7,1 %), hampir setengahnya responden mendapatkan informasi dari media sosial sejumlah 12 orang (42,9%), hampir seluruh responden mendapatkan informasi dari petugas kesehatan sejumlah 23 orang (82,1%). Kesimpulan: Seluruh responden mendapatkan informasi. Walaupun sumber informasi lebih banyak diperoleh dari petugas kesehatan dan media sosial namun masih ada informasi didapat dari teman. Perlu pendekatan yang lebih kreatif dalam pemberian informasi dari petugas kesehatan misalnya dengan menggunakan media sosial. 
KANGAROO MOTHER CARE PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH : SISTEMATIK REVIEW Solehati, Tetti; Kosasih, Cecep Eli; Rais, Yulia; Fithriyah, Noor; Darmayanti, Darmayanti; Puspitasari, Neneng Ratnanengsih
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1: JUNE 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1590.983 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v8i1.234

Abstract

Masa bayi merupakan masa pertama dalam fase kehidupan seseorang, dimana pada masa ini memerlukan adaptasi terhadap lingkungan. Bayi Berat Lahir Rendah adalah bayi baru lahir yang memiliki berat saat lahir kurang dari 2500 gram. Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia dan lebih sering terjadi di negara berkembang atau dengan sosio ekonomi rendah. Angka kematian BBLR 35x lebih tinggi di banding pada bayi dengan berat lahir lebih dari 2500 gram. untuk mensistensis penelitian-penelitian secara empiris sehingga dapat mengidentifikasi perawatan dengan metode kangaroo mother care pada BBLR. Sistematik review ini dilakukan melaui tahapan : membuat pertanyaan penelitian, mencari sumber data dan ektraksi serta seleksi artikel. Pencarian artikel menggunakan database elektronik yaitu google scholar, Pub Med, SINTA, Kandaga, Nejm, Science Direct dengan kata kunci yang digunakan dalam bahasa Indonesia dan bahasa inggris adalah “BBLR” atau “Low birth weight”, “Kangaroo Mother Care (KMC)”. Kriteria inklusi artikel yang diambil yaitu yang diplubikasikan full text, dalam rentang waktu 2014-2018, jenis penelitian kuantitatif, kriteria peneliti minimal S1 Keperawatan, artikel yang memiliki konten utama intervensi Kangaroo Mother Care untuk perawatan BBLR. Hasil pencarian ditemukan 1.625 artikel pada Google Scholar 201 artikel, NEJM 12 artikel, Pub Med 633 Artikel, dan Science Direct 779 artikel. Setelah disesuaikan dengan kriteria inklusi maka artikel yang tersisa sebanyak 8 artikel. KMC dalam perawatan BBLR berpengaruh signifikan terhadap peningkatan respon fisiologis BBLR. Disarankan KMC sebagai terapi untuk perawatan BBLR  yang dapat dilakukan oleh ibu secara langsung, tanpa biaya dengan pemberian pendidikan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlebih dahulu. 
Pengaruh Intervensi PerawatanLuka Perineum Pada Ibu Nifas dengan NaCl 0,9%: a Case Report Aulia, Dian; Solehati, Tetti; Sukmawati, Sukmawati
Nursing Sciences Journal Vol 7 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v7i2.4874

Abstract

Background: Perineal rupture in postpartum women is a common occurrence. The number of mothers and families who do not pay attention to the importance of postpartum care causes the healing process of perineal wounds to be hampered and susceptible to infection. Objective: To describe the effect of perineal wound care intervention with NaCl 0.9% on postpartum women. Methods: This research is a descriptive case study with a nursing care approach method in postpartum women who experience perineal wounds with the main nursing problem of infection risk and are given perineal wound care interventions with NaCl 0.9% with analysis of results using observation of signs of infection using REEDA. Results: After the intervention was given there was an improvement in the condition of the perineal wound, no infection occurred and the ability to perform perineal care in patients increased. Conclusion: The results of this case study show that the provision of perineal wound care using NaCl 0.9% in postpartum women helps to improve perineal wound healing so as to avoid the risk of infection.
Sikap, Persepsi, Kesadaran Profesional terhadap Kekerasan Seksual pada Anak: Scoping Review Solehati, Tetti; Hasna K, Nisrina; Rabbani, Hasna; Bilqiis A, Andini; Agusti, Adriyan Dwi; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 4 (2024): Jurnal Keperawatan: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i4.1965

Abstract

Kekerasan seksual pada anak (KSA) memiliki dampak buruk dalam kehidupan korbannya. Berbagai professional, seperti: guru, dokter, perawat, kepolisian, dan profesi lain memiliki kontribusi dalam upaya pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan sikap, persepsi, dan kesadaran profesional mengenai KSA. Desain scoping review. Pencarian literature menggunakan pedoman PRISMA-ScR melalui database PubMed, CINAHL (EBSCO), SAGE, dan search engine Google Scholar. Hasil penelitian ditemukan tiga tema sikap para professional: 1) ada perbedaan sikap terhadap KSA di antara professional; 2) kekhawatiran tentang kemungkinan konsekuensi negatif dari pelaporan dugaan KSA; 3) sikap mendukung pendidikan pencegahan KSA; dan 4) sikap positif terhadap pelaporan KSA. Pada persepsi ditemukan dua tema: 1) persepsi KSA sebagai fenomena kejadian sering terjadi dan tersembunyi terhadap perempuan dan anak disebabkan kurangnya norma sosial, globalisasi, kemiskinan, kerentanan, penyalahgunaan alkohol/narkoba, pengasuhan buruk orang tua; 2) guru percaya bahwa KSA mencakup tindakan apapun antara penyerang dan korban, dengan atau tanpa kontak fisik. Secara keseluruhan para profesional mendukung pencegahan KSA dan memiliki sikap positif terhadap pelaporan KSA, serta memiliki persepsi bahwa KSA merupakan fenomena tersembunyi bagi korban perempuan dan anak-anak. Pada penelitian ini tidak ditemukan artikel tentang awareness professional terkait KSA. Perlu dukungan resmi bagi profesional untuk bekerja sama dalam mengembangkan kurikulum pencegahan KSA, sehingga diperlukan pelatihan memadai. Perlu penelitian selanjutnya terkait awareness professional tentang KSA.
Perawatan Tali Pusat Bayi Baru Lahir: Narrative Review Solehati, Tetti; Indriani , Dinar; Jamlaay, Ruth; Lestari, Vina Fuji; Kosasih , Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.2274

Abstract

Masa neonatal merupakan masa paling rentan bagi kelangsungan hidup seorang anak, salah satunya rentan terhadap infeksi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi metode perawatan tali pusat dalam mencegah infeksi pada bayi baru lahir. Desain penelitian narrative review. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “Umbilical cord care “AND “Newborn “AND Infection risk “OR” Infection “OR” Complication melalui Database CINAHL, PubMed, dan Science Direct dengan memperhatikan kriteria inklusi, seperti: fokus pada penelitian perawatan tali pusat, artikel primer, dan fullteks, rentang tahun 2015-2024. Hasil pencarian sebanyak 175 artikel, diseleksi dan ditinjau sehingga menghasilkan 20 artikel untuk dianalisis. Hasil akhir ditemukan enem artikel yang eligible, diperoleh 3 tema, yaitu: metode perawatan tali pusat dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) topikal, pemberian chlorhexidine 4%, dan perawatan luka kering. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada beberapa metode perawatan tali pusat pada bayi baru lahir yang efektif untuk mencegah infeksi pada bayi baru lahir. Disarankan pemberian edukasi untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya  perawatan tali pusat yang benar dalam mencegah infeksi.
Health literacy dengan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri di SMA Majalengka Fauziyyah, Farras Gapa; Solehati, Tetti; Mulya, Adelse Prima
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 18 No. 5 (2024): Volume 18 Nomor 5
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v18i5.324

Abstract

Background: Health literacy among the Indonesian adolescent population is still quite low. Adolescent girls who do not receive sufficient health information show poor menstrual hygiene habits. This increases the risk of reproductive tract infections in adolescent girls. Purpose: To determine the relationship between health literacy and menstrual hygiene behavior. Method: Correlational descriptive research conducted on young women from one of the high schools in Majalengka was carried out on 24-28 February 2023. The total sample was 289 adolescent girls selected using the proportional stratified random sampling technique. The instruments used in this research were the HLS-EU-16Q and the menstrual hygiene questionnaire. The data analysis used was univariate data analysis and the Spearman Rank test. Results: Based on the Spearman Rank hypothesis analysis test data, a significance value or Sig was obtained. (2-tailed) of 0.001 (<0.05) Ha is accepted, so there is a significant relationship between health literacy and menstrual hygiene behavior in adolescent girls. The strong relationship between health literacy and menstrual hygiene behavior in young women is 0.900, meaning there is a very strong relationship between the two variables, while the direction of the relationship between the two variables is positive. Conclusion: There is a significant relationship between health literacy and menstrual hygiene. The higher the health literacy, the better the menstrual hygiene behavior. Suggestion: It is hoped that future researchers can consider other variables that may have an impact on menstrual hygiene behavior. Additionally, this can be expanded by identifying programs that can improve these two variables   Keywords: Adolescent Girls; Health Literacy; Menstrual Hygiene.   Pendahuluan: Health literacy pada populasi remaja Indonesia masih cukup rendah. Remaja putri yang kurang mendapatkan informasi kesehatan menunjukkan kebiasaan menstrual hygiene yang buruk. Hal ini meningkatkan risiko kejadian infeksi saluran reproduksi pada remaja putri. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan health literacy dengan perilaku menstrual hygiene. Metode: Penelitian deskriptif korelasional yang dilakukan pada remaja putri di salah satu SMA di Majalengka dilaksanakan pada 24-28 Februari 2023. Jumlah sampel sebanyak 289 remaja putri, dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu HLS-EU-16Q dan kuesioner menstrual hygiene. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data univariat dan uji Rank Spearman. Hasil: Berdasarkan data uji analisis hipotesis Spearman Rank, nilai signifikansi atau Sig. (2-tailed) sebesar 0.001 (<0.05) Ha diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara health literacy dengan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri. Tingkat kekuatan hubungan antara health literacy dengan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri adalah sebesar 0.900, berarti terdapat korelasi yang sangat kuat antara kedua variabel, sedangkan arah hubungan yang terdapat diantara kedua variabel yaitu memiliki arah hubungan yang positif. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara health literacy dengan menstrual hygiene. Semakin tinggi health literacy maka semakin baik pula perilaku menstrual hygiene. Saran: Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mempertimbangkan variabel-variabel lain yang mungkin berdampak pada perilaku menstrual hygiene. Selain itu, dapat diperluas dengan mengidentifikasi program yang dapat meningkatkan kedua variabel.   Kata Kunci: Health Literacy; Menstrual Hygiene; Remaja Putri.
Persepsi, Sikap, dan Awareness Orang Tua Terkait Kekerasan Seksual Pada Anak: Scoping Review Solehati, Tetti; Tanjung, Rifani Okti Putri; Herman, Regina Yasmine; Regita, Aulia Putri; Ramdhona, Dinyatul Arba; Hermayanti, Yanti; Kosasih, Cecep Eli
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.806

Abstract

Orang tua merupakan orang terdekat yang berperan besar dalam mencegah kekerasan seksual pada anak (KSA). Persepsi, sikap, dan awareness orang tua berperan penting dalam pencegahan KSA. Tujuan penelitian untuk memetakan sikap, persepsi, dan awareness orang tua terhadap KSA. Desain penelitian scoping review. Pencarian artikel menggunakan database Pubmed, CINAHL, SAGE, dan search engine Google Scholar Direct dengan memperhatikan kriteria inklusi, seperti: fokus pada penelitian persepsi sikap, awareness orang tua terkait KSA, artikel primer, dan fullteks, rentang tahun 2011-2021, berpedoman pada Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses Extension for Scoping Reviews (PRISMA ScR). Hasil awal ditemukan 376.071 artikel, setelah dilakukan screening diperoleh 5 artikel eligible. Hasil studi menunjukkan bahwa mayoritas penelitian berfokus persepsi (n=3), sebagian tentang sikap (n=2) dan pengetahuan (n=1) orang tua terkait KSA, tidak ada tentang awareness. Implikasi hasil penelitian adalah sebagai evidence base pengembangan program pencegahan KSA bagi orang tua.
Literatur Review: Intervensi Skin to Skin Contact untuk Ibu dan Bayi Baru Lahir Solehati, Tetti; Mujahidah, Gita; Lastari, Vina Fuji; Ulfah, Diana; Agustin, Agustin; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i2.3626

Abstract

Setiap bayi baru lahir (BBL) memerlukan kehangatan setelah dilahirkan sebagai bentuk adaptasi bayi diluar uterin. Perawatan bayi yang tepat pada awal kelahiran dapat mengurangi kematian BBL. Tujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perawatan skin to skin contact pada bayi baru lahir dengan berbagai keadaan. Desain penelitian lielatur review. Pencarian artikel menggunakan kata kunci “Therapy” AND “Intervention” AND “Non Farmakologi” AND “skin to skin contact”. dengan bantuan database Willey, Pubmed, Science Direct, Sprink Link, Cambridge, serta Taylor & France . Kriteria inklusi penelitian ini adalah: jenis artikel primer yang dipublikasikan full text dalam rentang tahun 2010-2020, penelitian kuantitatif yang membahas tentang pengaruh skin to skin contact pada BBL. Hasil pencarian artikel didapatkan 1.449 artikel. Willey 157 artikel, Pubmed 189 artikel, science direct 125 artikel, sprink link 645 artikel, Cambridge 210 artikel, Taylor & France Online 123 artikel. Setelah disesuaikan kriteria inkluasi, maka tersisa 14 artikel yang kemudian ditelaah kualitasnya dengan menggunakan JBI. SSC efektif dalam meningkatkan interaksi vokal dan menurunkan tangisan bayi, meningkatkan penurunan tinggi fundus uteri, mengurangi stres oksidatif ibu dan risiko infeksi neonatal, meningkatkan inisiasi menyusui, menstabilkan berat bayi, meningkatkan breastfeeding, meningkatkan fungsi sistem saraf autonomis pada bayi dengan penyakit jantung bawaan, dan meningkatkan perkembangan fisik bayi.  SSC berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan BBL dan ibunya sehingga disarankan sebagai terapi untuk perawatan BBL di rumah sakit dan di rumah.
Co-Authors Aan Nuraeni Ade Kirana Adila, Raisa agus rahmat Agusti, Adriyan Dwi Agustin Agustin Ahmad Yamin Alfiyah, Nur Andini, Melina Rike Andriana, Shela Anggraeni, Farina Anita Purnama Ardliana, Ratna R Aulia, Dian Ayu, Rahadiani Ayuningtias, Rayinda Bilqiis A, Andini Budiman, Ganjar Wisnu Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih chania, Astilia Darmawan, Tasya Alfainninda Putri Darmayanti Darmayanti Dea Aulia Putri Desy Indra Yani Devita Madiuw Dewi, Nadya Puspita Diana Ulfah Dinda, Arini Dyah Setyorini Efri Widianti Eldiana, Liesta Elhaqqa, Arina Elvi Juliansyah Jamari Ermiati Ermiati Fasya Fadillah, Jasmine Fauzania, Syifa Nurul Fauziyyah, Farras Gapa Fikri, Auliya Ramanda Fithriyah, Noor Fithriyah, Noor Gusgus Ghraha Ramdhanie Handayani, Audia Hariyani, Salsa Dila Fitria Hasan, Nur Bilqis Haibah Mufidah Hasna K, Nisrina Henny Suzana Mediani Herman, Regina Yasmine Hidayat, Anne Mayliani Ida Maryati Indriana, Vivi V Indriani , Dinar Iqroansyah, Rifa Ikbal Islamah, Rachelya Nurfirdausi Jamlaay, Ruth Jannah, Zakia Nurul Juniar, Shafira Kinaya Vathia Zalva Niara Komalasari, Masriyah Kosasih , Cecep Eli Kosim Kosim Laili Rahayuwati Lastari, Vina Fuji Lestari, Vina Fuji Lidya Nazhifa Kusumah Mahendra, Olga Sandrela Mahmuudah, Lu'lu N Mamat Lukman, Mamat Marlinda, Yani Mediana, Henny Suzana Miliarta, Evita R Millenika, Valencia Trie Mira Trisyani Mira Trisyani Koeryaman Mujahidah, Gita Mulya, Adelse Prima Mutia, Gina Ummul Nadila Vinri Napisah, Pipih Nur Oktavia Hidayati Nurafni, Ratu Nurfirdausi Islamah, Rachelya Nurhidayah, Ida Nurul Aulia, Syifa Nur’Aini , Erina Prastidini, Tri Pratiwi, Rery Yuliani Pratiwi, Siti Rahmiati Pravidanti, Findhya Rachma Puput Antika Sari Purwanto, Maitza Orita Savita Puspita, Nezla Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Puspitasari, Neneng Ratnanengsih Putri, Dea Sephia Putri, Sarah Rauzana Rabbani, Hasna Rahayu, Yuliana Sri Rahmawati, Ai Rahmawati, Syoifa Rahmi, Elisa Rais, Yulia Rais, Yulia Ramdhona, Dinyatul Arba Realita, Chikita Regita, Aulia Putri Restuning Widiasih Rindiarti, Nadia Amelia Rismawati, Ima Rizka Fauzia Rahmah Sakti, Dimas Wibawa Salsabila, Azzahra Salsabila, Khalishah Salsabila, Unik Hanifah Samdjaya, Lu'lu Nadiyya Sari, Citra Windani Mambang Sayu Putu Yuni Paryati Septianah, Tri Indah Setiawan, Sobur Shabrina, Raden Maghfira Izzany Sholihah, Amalia Rizki Siti Sarah Purnamasari Solihah, Amalia Rizqi Sri Hendrawati Sri Susilawati Sukmawati Sukmawati Tanjung, Rifani Okti Putri Tantry, Yustin Usyani Taslam, Afni Faddilah Taty Hernawaty Titin Sutini, Titin Triesna, Meuthia Saulikha Udin Rosidin Winingsih, Wina Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Wiwi Mardiah, Wiwi Yanny Trisyani Yanti Hermayanti Zaenal, Zabina Syaharani