p-Index From 2021 - 2026
9.341
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Indonesia Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Keperawatan Majalah Kesehatan FKUB Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Belitung Nursing Journal Jurnal Keperawatan Silampari Nursing Current : Jurnal Keperawatan Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) The Indonesian Journal of Infectious Diseases Media Keperawatan Indonesia Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Faletehan Health Journal INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Jurnal Keperawatan Terpadu (Integrated Nursing Journal) Jurnal Keperawatan (JKEP) Jurnal Riset Kesehatan Nasional Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Nursing Sciences Journal MAHESA : Malahayati Health Student Journal Nursing Information Journal JRKN Journal of Nursing Science Update DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Eduvest - Journal of Universal Studies Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan Merdeka JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Medika Usada
Claim Missing Document
Check
Articles

A Secondary Analysis of Peer Support and Family Acceptance Among Homosexual Living with HIV and Antiretroviral Therapy: Quality of Life Perspectives Ina Martiana; Agung Waluyo; Sri Yona; Edianto Edianto
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 24 No 1 (2021): March
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v24i1.1095

Abstract

Men who have sex with men (MSM) comprise a population at risk for HIV infection. Assessing the Quality of Life (QOL) in MSM might be different than other populations. This study showed a secondary analysis from our previous research. It was needed to understand whether peer support and family acceptance had an impact on QOL of MSM living with HIV and ART (Antiretroviral Therapy). A total of 175 respondents were involved in this cross-sectional study that was carried out with purposive sampling. The questionnaires were translated to Bahasa and tested for validity and reliability. Data questionnaires completed were analyzed. Results showed that peer support was positively correlated with QOL (p= 0.023; OR= 2.070), and also, family acceptance was significantly related to QOL (p= 0.001; OR= 2.766). Thus, peer support and family acceptance are important factors affecting the well-being and QOL of MSM living with HIV and ART. This finding can be used for the improvement of QOL in people living with HIV. Abstrak Dukungan Sebaya dan Penerimaan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Homoseksual dengan HIV dan Terapi Antiretroviral. Laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) merupakan populasi yang berisiko terinfeksi HIV. Menilai kualitas hidup (QOL) pada LSL mungkin berbeda dari populasi lainnya. Penelitian ini merupakan analisis sekunder dari penelitian sebelumnya. Kami menguji apakah dukungan sebaya dan penerimaan keluarga berdampak pada kualitas hidup pada LSL dengan HIV dan ART (terapi antiretroviral). Sebanyak 175 responden dilibatkan dalam studi cross-sectional yang dilakukan melalui purposive sampling. Data kuesioner yang sudah terisi komplit, akan dilakukan analisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sebaya berhubungan positif dengan kualitas hidup (p= 0,023; OR= 2,070) dan juga penerimaan keluarga secara signifikan berhubungan dengan kualitas hidup (p= 0,001; OR= 2,766). Dengan demikian, dukungan sebaya dan penerimaan keluarga merupakan variabel penting yang mempengaruhi kesejahteraan dan kualitas hidup LSL yang hidup dengan HIV dan ART. Temuan ini dapat digunakan untuk peningkatan QOL pada orang dengan HIV. Kata Kunci: dukungan sebaya, HIV, kualitas hidup, penerimaan keluarga
Developing Karo Culture-Based Spiritual Intervention Model to Reduce HIV/AIDS Stigma Elysabeth Sinulingga; Agung Waluyo; Sri Yona; Tris Yonado
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 2 No. 6 (2022): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2749.962 KB) | DOI: 10.59188/eduvest.v2i6.483

Abstract

Introduction: People living with HIV/AIDS (PLWHA) experience various problems after being diagnosed with HIV, both physically and psychosocially. These problems cause PLWHA to close themselves so that they are not known to others because they feel stigmatised. This problem can cause PLWHA to continue stigmatising themselves and transmit HIV again to their partners or other people. This study aimed to develop a Karo culture-sensitive spiritual intervention model to prevent HIV stigma. Methods: Developing an intervention using the PATH (Problem – Analysis – Test – Help) method proposed by Buunk and Vugt (2008). Result: This model was developed based on cultural care theory and input from experts. Before the model development, the researcher had conducted preliminary studies both in qualitative and quantitative studies. The qualitative research established 14 themes, while the multivariant analysis found religiosity prevent HIV prevention dominantly. Conclusion: Developing a Karo culture-sensitive spiritual intervention model produces models, modules and pocketbooks in Karo culture-sensitive spiritual intervention to prevent HIV stigma.
Intervensi terhadap Keterbukaan Status HIV pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA): Studi Literatur Regina Situmorang; Sri Yona
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.268 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.935

Abstract

Keterbukaan status HIV menjadi hal yang penting dalam mencegah dan mengurangi penularan HIV di masyarakat. Dengan mengungkapkan status HIV kepada pasangan seks atau pasangan berbagi jarum, akan memungkinkan setiap orang mengambil langkah-langkah agar tetap sehat. Meskipun demikian, tingkat keterbukaan status HIV masih tergolong rendah. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi untuk membantu ODHA melakukan keterbukaan status HIV. Tujuan dalam penelitian ini adalah melakukan peninjauan literatur terkait apakah intervensi yang meningkatkan keterbukaan status HIV ODHA. Studi ini menggunakan studi literatur dari database Sage Journal, PROQUEST, Scopus, Ebsco, Springer Link,  dan Clinical Key. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang diterbitkan antara tahun 2017-2022. Dalam enam database elektronik yang digunakan, ditemukan 42.945 artikel terkait topik ini dan sepuluh artikel yang digunakan untuk ditelaah lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh studi intervensi terkait keterbukaan status HIV terbukti dalam meningkatkan keterbukaan status HIV pada ODHA dengan p value < 0.001.
Pendekatan Perilaku terhadap Peningkatan Pemakaian Kondom diantara Laki Seks Laki Orang dengan HIV/AIDS (LSL ODHA): Tinjauan Literatur Edis Mari Eko; Sri Yona
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.929

Abstract

Laki Seks Laki Orang Dengan HIV AIDS merupakan suatu pola hubungan yang bersifat romantis antara sesama pria sehingga terbentuk suatu identitas tertentu yang terjadi pada orang dengan HIV AIDS atau disebut juga LSL ODHA, saat ini mengalami perkembangan yang pesat sehingga menimbulkan permasalahan yang beragam, seperti halnya penggunaan kondom yang tidak konsisten yang akan semakin menambah resiko terhadap penularan HIV. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh pendekatan perilaku dalam peningkatan pemakaian kondom diantara LSL ODHA. Pencarian literatur secara ektensif dilakukan pada bulan November 2022-Januari 2023 dengan menggunakan empat database, yaitu Taylor & francis online, Science Direct, Scopus, Clinicalkey yang menggunakan RCT, pada LSL ODHA dewasa usia di atas 18 tahun dan Bahasa Inggris dengan kata kunci HIV/AIDS OR HIV OR AIDS OR people with HIV/AIDS AND man sex man AND behaviour approach AND increase condom use. Dari hasil pencarian awal didapatkan 1176 artikel setelah dilakukan reduksi berdasarkan kriteria tersebut didapatkan 6 artikel yang menunjukkan peningkatan dalam pemakaian kondom. Pendekatan tersebut dapat dilakukan secara online meliputi: Informasi   HIV secara visual, e-conceling, dan mHealth dan secara offline: HOLA enGrupos, Clinic-Based Safer Sex Program dan Pendidikan kesehatan tentang seks yang aman. Dari enam jurnal yang relevan setelah dianalisis menjelaskan bahwa pendekatan perilaku berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemakaian kondom yang konsisten diantara LSL ODHA (P ; OR 1,29-18,13; 95% CI). Pendekatan-pendekatan perilaku dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan karakteristik objek pendekatan yang tepat dan waktu yang tersedia.
Hubungan Dukungan Teman Sebaya dan Dukungan Spritual dapat Meningkatkan Kepatuhan Minum Antiretroviral pada Pasien HIV/AIDS: Literature Review Wanto Juli Silalahi; Sri Yona
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.942

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menginfeksi sel darah putih yang dapat mengakibatkan penurunan fungsi kekebalan tubuh, menyebabkan tubuh seseorang lebih rentan mengalami infeksi dan penyakit lain. Kepatuhan dalam perawatan dan pengobatan adalah faktor yang dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada pasien HIV/AIDS, untuk dapat mewujudkan hal tersebut pasien harus konsisten dalam perawatan dan pengobatan. Ketidakpatuhan dalam perawatan dan pengobatan yang dapat mengakibatkan peningkatan yang sangat tinggi dari HIV menjadi AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Efektivitas Dukungan Sebaya Dengan Dukungan Pemuka Agama Terhadap Kepatuhan Minum Antiretroviral Pada Pasien HIV. Metode yang digunakan adalah metode electronic data base, dengan pencarian 6 jurnal nasional maupun internasional dengan menggunakan melalui: Clinicalkey, Proquest, Scopus, Sciencedirect dan springerlink, dari tahun 2017 – 2022. Hasil: dukungan sebaya dan dukungan pemuka agama dapat mempengaruhi kepatuhan pasien minum antiretroviral pada pasien HIV.
Hubungan Antara Religiusitas dengan Perilaku Mencegah HIV Pada Warga Jemaat GBKP di Kabupaten Karo Elysabeth Sinulingga; Agung Waluyo; Sri Yona; Tris Eryando
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.003 KB) | DOI: 10.36086/jkm.v2i1.1245

Abstract

HIV dan AIDS sampai saat ini angka yang positif selalu meningkat, vaksin AIDS juga belum ada, obat yang diminum hanya mengurangi virus, belum ada obatnya. Oleh karena itu perlu mencegah penyebaran HIV/AIDS pada komunitas warga GBKP di Kabupaten Karo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan antara tingkat religiusitas dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS di Komunitas Warga GBKP Metode: Desain penelitian ini adalah korelasi dengan cross sectional. Populasinya komunitas gereja GBKP yang memenuhi kriteria inklusi, besar sampel 420 responden yang diambil dengan accending sample. Variabel independent adalah tingkat religiusitas dan variable dependennya perilaku pencegahan HIV/AIDS. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji korelasi chi Square. Hasil: Dari hasil uji korelasi diperoleh nilai p=0,0005. Kesimpulan: Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan yang signifikan antara religiusitas dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS.
Pengalaman Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Tes HIV pada Ibu Hamil di Puskesmas Rita Ismail; Nurdahlia Nurdahlia; Titi Sulastri; Santa Manurung; Syafdewiyani Syafdewiyani; Sri Yona
Jurnal Keperawatan Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v8i1.997

Abstract

The number of new HIV cases in DKI Jakarta is increasing every year. The East Jakarta has the highest incidence of HIV cases. The increasing number of HIV cases is not followed by awareness of HIV test, especially pregnant women. The purpose of this study was to obtain an overview of the experience of health care providers in performing HIV tests on pregnant women. The research method was descriptive narrative with participants from health workers who did HIV tests on pregnant women. The research was conducted at two Community Health Center in East Jakarta. Interviews used structured questions, conducted for 30 – 55 minutes, and recorded using a digital voice recorder with 13 participants. The data were analyzed using content analysis techniques. The four themes emerged including HIV test was mandatory for pregnant women at the first visit (K1); emphasizing on explaining the benefits of HIV test for prevention of HIV transmission in children; coordinating in the implementation HIV test for pregnant women and handling of those who are HIV positive; and challenges in implementing HIV test. in pregnant women. Health education about the importance of HIV test for pregnant women should be done from an early age. Additional of reagents HIV test for mothers from other regions is needed. The results of this study are expected to be input in improving the quality of HIV test for pregnant women.
Terapi Musik sebagai Terapi Komplementer untuk Menurunkan Kecemasan Pasien Yuliasih Yuliasih; Sri Yona; Agung Waluyo
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.5641

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of music therapy in reducing anxiety in patients in the intensive care unit. The research method uses article searches conducted on four databases, namely Science Direct, Embase, Pubmed, and Proquest, with the keywords "Anxiety," "therapy music," and "Intensive Care Unit." Articles are limited to the last ten years, English, free full text, RCT, or clinical trial designs. Of the 500 articles obtained, after screening, eight articles were subjected to further analysis. The study results show that music therapy positively impacts the physical and psychological aspects of patients in the intensive care unit. The positive impact from a biological perspective includes lowering the respiratory and heart rates, while the positive effects from a psychological perspective are reducing anxiety. The effective duration of music therapy in reducing stress after analysis is 25-90 minutes. In addition, there is no significant difference in the type of music in reducing anxiety. In conclusion, music therapy can be used as a complementary therapy in reducing patient anxiety in the intensive care unit because it is proven to reduce stress, has minimal side effects, and is inexpensive. Keywords: Anxiety, Intensive Care Unit, Music Therapy
Aplikasi Pendekatan Teori Virginia Henderson pada Pasien Diseksi Aorta: Case Study Mulida Arifiati; Sri Yona; Tuti Herawati
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 1 No 2 (2021): Perawatan Lansia di Posyandu
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v1i2.235

Abstract

Pendahuluan: Diseksi aorta akut merupakan kondisi gawat darurat yang sering terlewat saat pemeriksaan awal. Keterlambatan diagnosis meningkatkan mortalitas, tetapi presentasi dapat menyerupai beberapa  kondisi umum lainnya. Diseksi aorta adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan ketika lapisan interior aorta robek dan darah bisa mengalir ke dalam lumen palsu. Asuhan keperawatan yang diberikan oleh perawat sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang akan diterima oleh pasien. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan tersebut salah satunya dengan mengaplikasikan teori virginia henderson. Tujuan: mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan dimulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi kepada pasien diseksi aorta. Metode: Desain studi kasus asuhan keperawatan diseksi aorta dengan pendekatan teori Virginia Henderson dilakukan  dengan cara mengumpulkan data yang dimulai dari pengkajian, menentukan diagnosis, melakukan perencanaan, melaksanakan tindakan, dan melakukan evaluasi yang diberikan pada satu orang pasien dengan gangguan sistem kardiovaskular, tidak membatasi umur dan tidak menentukan jenis kelamin yang akan dijadikan dalam sebuah studi kasus. Analisa data dilakukan sejak peneliti melakukan asuhan keperawatan yang dilakukan mulai awal pengkajian dan dilakukan pendokumentasian pada setiap hari untuk mengetahui perkembangan dari pasien. Hasil: Penerapan teori Virginia Henderson efektif diterapkan pada pasien dengan diseksi aorta. Simpulan: Teori Virginia Henderson dapat digunakan pada asuhan keperawatan pasien dengan pasien diseksi aorta untuk meningkatkan kemandirian akibat perubahan fisik dan psikologis.  
Effectiveness of Psychotherapy on Quality of Life People with HIV/AIDS Armunanto, Anung Widi; Yona, Sri
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i2.686

Abstract

Aims: patients with HIV/AIDS have unique challenges regarding their quality of life, with factors such as physical symptoms, use of antiretroviral therapy, social support, and psychiatric conditions being important determinants. Method: This study is a systematic literature study. Literature search through online databases ProQuest, Scopus, Google Scholar, PubMed. The keywords used were: plwh, hiv aids, hiv positive, hiv patient, psychotherapy, cbt, mindfulness, counselling, quality of life, qol, depression, stress, with Bolean logic AND and OR. Journal of the last 10 years (2013-2023), using English, is a journal article, open access, involving adult respondents, full text, HIV/AIDS, adult, clinical trial, RCT. Exclusion criteria: Encyclopedia article, book chapter, conference, correspondent, editorial, news, practice guideline, protocol, systematic review, literature review and meta-analysis qualitative study. Screening and selection of articles are displayed in the PRISMA diagram. Selected articles were subjected to critical appraisal of RCT studies. Results: 7 articles met the criteria and were discussed in this study. 5 articles used CBT intervention and 2 used ITP intervention. Both CBT and ITP proved to have significant results in improving the quality of life of PLWHA. Conclusions: Psychotherapy, especially CBT and ITP, has a significant impact on the quality of life of people living with HIV. Integration of care, especially for alcohol use disorders, and utilization of telemedicine technologies, such as tele-IPT, also provide feasible solutions to improve accessibility of care, especially in rural areas.
Co-Authors Addawiah, Rabiatul Adha, Alfi Kurnia Agung Waluyo Ahmidati, Afiif Ainur & Moch.Achwandi, Ika Alandia, Alandia Allenidekania Allenidekania Amelia Ganefianty Anastania, Yeane Anggri Noorana Zahra Arief Andriyanto Aries Sulaiman Arifiati, Mulida Arisdiani, Triiana Arisdiani, Triiana Armunanto, Anung Widi Astuti Yuni Nursasi Atnawanty, Tia Bambang Budi Siswanto Bambang Wispriyono Chaterina Janes Pratiwi Dahlia, Debie - Debbie Dahlia Dewi Gayatri Dewi Irawaty Dewiyanti Toding Dikha Ayu Kurnia Edianto Edianto Edianto Edianto Edis Mari Eko Edy Soesanto Effita Piscesiana Elly Nurachmah Elysabeth Sinulingga Elysabeth Sinulingga Endria, Vika Enggarwati, Pandan Enny Virda Yuniarti Etty Rekawati Eusabius Separera Niron Fatoni, Mukhamad Firman Firman Fransiska Kurniati Natul Gde Yasa Antarika Handayani, Wita Hasibuan, Riska Eka Fatma Herdiana, Dian Herdiana, Dian Herdiana Herliana , Rini Hesti Rahayu Himmatul Khaira Huda , Khoirul I Gd. Nym Ardi Supartha I Made Kariasa I Putu Adi Suryawan Ikhda Ulya, Ikhda Ina Martiana Isnaeni Nur Khayati Iswanto Iswanto jamilah, mimi Jelang, Destya Wenny Juita, Juita Khumaidi Khumaidi Komang Noviantari Krisna Yetti Kurnianingsih, Neniek Liya Arista Maria Syelvrida Tumina Maria, Riri Maria, Riri Masfuri - Meisa Ndari, Arni Budi Melawati, Wati Meta Agil Ciptaan Muhammad Adam, Muhammad Muhammad Fikri Indra, Muhammad Fikri Mulida Arifiati Mulida Arifiati Mustikasari Mustikasari Nana Rochana, Nana Natul, Fransiska Kurniati Nia Khusniyati Nirwanto K. Rahim Novarita, Maria Devi Nurdahlia Nurdahlia Parman, Dewy Haryanti Prasetyanto, Deny - Rahmat Kurniawan Ratna Aryani Ratna Aryani Ratna Sitorus Regina Situmorang Reptes, Puteri Hirika Riri Maria Rita Ismail Rizal, Imam Kurniawan S., Chiyar Edison Santa Manurung Sari, Mulat Senja Paramita Sidik Awaludin Sitti Shoimatul A Sofa, Ibnu Sri Endah Handayani Sri Wirayuni Ni Luh Putu SUKARMIN Sukarmin Syafa'atun Mirzanah Syafdewiyani Syafdewiyani Syafdewiyani, Syafdewiyani Tia Atnawanty Titi Sulastri Tony Suharsono, Tony Triani Banna Tris Eryando Tris Yonado Tumina, Maria Syelvrida Tuti Herawati Vika Endria Vika Endria Waluyi=o, Agung Wanto Juli Silalahi Wardin, Rany Novia Wirastiningtyas, Shendika Yati Afiyanti Yudi Elyas Yulia Yulia Yuliasih Yuliasih Yunisar Gultom