Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBINAAN KETERAMPILAN KEAGAMAAN TENTANG TATA CARA PENYELENGGARAAN JENAZAH DI DESA SIBEROBAH KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Alhairi alhairi; Ikrima Mailani; Sopiatun Nahwiyah; Bustanur Bustanur; Helbi Akbar; Andrizal Andrizal; Ahmad Mualif; Zulhaini Zulhaini
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1822

Abstract

Dalam syari’at Islam jika ada seorang muslim meninggal dunia maka hukumnya fardhu kifayah atas muslim yang masih hidup untuk menunaikan empat perkara wajib, yaitu memandikan, mengkafani, menshalatkan dan menguburkan saudaranya yang telah wafat tersebut. Namun permasalahannya tidak sedikit muslim tidak mampu menunaikan kewajibanny itu. Dari hasil survey dan hasil wawancara tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Kuantan Singingi di desa Siberobah Kec. Gunung Toar Kab. Kuantan Singingi beberapa bulan sebelum pelaksanaan pengabdian ini dilakukan, maka masyarakat mengeluhkan terkait dengan keberanian dan keterampilan masyarakat dalam menyelenggarakan jenazah. Begitu juga hasil wawancara dan observasi pada pemuda dan pemudinya, dimana masih banyak diantara mereka yang tidak faham bagaimana tata cara penyelenggaraan jenazah seperti memandikan, mengkafani, menshalatkan serta menguburkan jenazah sebagaimana yang diuraikan di atas. Dari lanjutan hasil wawancara tersebut ketika ditanya mengapa mereka tidak faham tentang bagaimana tatacara penyelenggaraan jenazah? rupanya dikarenakan kurangnya kesadaran, keberanian dan keterampilan dari diri sendiri untuk mempelajarinya serta minimnya penyuluhan-penyuluhan dari para penyuluh agama atau tokoh agama baik yang ada di lingkungan Desa, Kecamatan maupun Kabupaten. Melihat dari permasalahan mitra dan analisis situasi yang ada, maka metode yang tepat dalam pelaksanaan program PKM ini adalah metode pendekatan partisipatori, yaitu sebuah metode pelaksanaan yang dilakukan secara aktif baik oleh tim PKM maupun mitra sasaran yang diawali dengan perencanaan dan diakhiri dengan pelaporan kegiatan PKM tentang pembinaan keterampilan tata cara menyelenggarakan jenazah. Setelah pembinaan dilaksanakan sebanyak tiga sesi, maka didapatkanlah hasil bahwa peserta pembinaan yang ikut serta sudah mampu mengerti, memahami dan mempraktekkan bagaimana tatacara penyelenggaraan jenazah tersebut sesuai dengan syari’at Islam.
DAMPAK IMPLEMENTASI KURIKULUM MBKM : ANALISIS KEPUASAN MITRA TERHADAP IMPLEMENTASI KKN TEMATIK Ikrima Mailani; Lasmiadi Lasmiadi; Zulhaini Zulhaini; Irfandi Irfandi
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.89

Abstract

Pelaksanaan kurikulum MBKM diuniversitas tidak hanya berpengaruh pada pihak internal, tetapi juga pada pihak eksternal atau mitra eksternal. Pihak eksternal turut terlibat dalam pelaksanaan program dari kurikulum MBKM. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat respon pihak eksternal terhadap kurikulum MBKM melalui analisis kepuasan. Program MBKM yang dilaksanakan diFakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Kuantan Singingi adalah program KKN Tematik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket kepuasan mahasiswa dan mitra berdasarkan Indikator terdiri dari Tangibles, Responsiveness, Assurance, Emphaty. Berdasarkan hasil analisis angket kepuasan oleh mitra eksternal, diketahui bahwa rata-rata 91,5% respon mitra puas terhadap implementasi program MBKM melalui kegiatan KKNT yang dilaksanakan. Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan program MBKM terletak pada persamaan persepsi pelaksanaan program KKN tematik dengan mitra eksternal. Implementasi MBKM melalui program KKN Tematik membantu mahasiswa mengembangkan berbagai keterampilan, terutama kemampuan berinovasi dan beradaptasi secara kolaboratif dalam lingkungan masyarakat.
Model Optimalisasi Manajemen Strategik Berbasis Balanced Scorecard untuk Membangun Keunggulan Kompetitif di Universitas Islam Kuantan Singingi Ikrima Mailani; Zulhaini; Fitra Wahyuni
Ameena Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v4i2.248

Abstract

Islamic higher education institutions in Indonesia face persistent challenges in building integrated, measurable strategic management systems that are oriented toward competitive advantage. Many institutions experience a strategy gap between institutional-level planning and unit-level implementation, with performance indicators that remain fragmented, human resource development that is reactive rather than planned, and budget allocations that are disconnected from strategic priorities. This study aims to formulate a strategic management optimization model using the Balanced Scorecard approach to build the sustainable competitive advantage of Universitas Islam Kuantan Singingi. The study employed a qualitative approach with a case study design conducted in 2025. Data were collected through in-depth semi-structured interviews with 12 informants comprising university leadership, lecturers, and administrative staff, structured observation, and document review, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model through data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through four criteria based on Lincoln and Guba standards: credibility, transferability, dependability, and confirmability. The findings reveal three key empirical gaps in the university’s strategic management: the strategic plan has not been fully internalized across faculties and work units; the performance measurement system remains partial and lacks cause-and-effect integration across perspectives; and human resource development is reactive rather than systematically anchored to institutional strategic direction. Based on these empirical findings, an optimization model comprising six interrelated stages was developed: strategic environment analysis, strategic direction formulation, Balanced Scorecard-based strategy map development, key performance indicator formulation, strategic program implementation, and continuous monitoring and evaluation. The four Balanced Scorecard perspectives; learning and growth, internal business processes, stakeholders, and financial form a value chain in which each perspective strengthens the next, collectively building institutional competitive advantage. Islamic values, including amanah, honesty, quality, and sustainability, function as an authentic layer of differentiation embedded throughout the entire model, creating institutional character that cannot be replicated through financial investment alone. This study contributes a contextual Balanced Scorecard framework that specifically integrates Islamic institutional character, governance quality, and competitive advantage-building within a single operational model addressing a gap in the existing literature on strategic management in Indonesian Islamic higher education.
Co-Authors A. Mualif A. Mu’alif Abu Anwar Ahmad Mualif Ajmal, Hibatul Akbar, Helbi Alfath Djati S Alhairi Alhairi Alhairi Alhairi Alhairi Alhairi Alhairi, Alhairi Andika Andika Andrizal Andrizal Andrizal Andrizal Andrizal Andrizal Aprilla Tegu Mulia Aslori, Muhammad Aulia Nur Andini Ayu Permata Sari Bustanur, Bustanur Dandi Putra Danti Oktalita T Dayanti, Riska Deri Putra Novaldi Deri Putra Novaldi Desti Elpina Deswani Deswani Dwi Putri Musdansi, Dwi Putri Elena Doxic Febi Pransiska Fernanda Effendi Fernanda Effendi Fitra Wahyuni Fitra Wahyuni Gustira, Yola Gusweli Sapitri Hazman Hazman Helbi Akbar Helbi Akbar Hermanto Hermanto Hibatul Ajmal Iga Silvia Iga Silvia Ike Nindi Septriyeni Irfandi Irfandi Izmi Harisha Widya Lubis Izmi Harisha Widya Lubis Jamiatul Fitri Johan Andriesgo Jumriana Rahayu Ningsih Junitasya, Silvi Khairunnisa Khairunnisa Khalimatus Sakdiyah Kurnia Dila Okviawati Lasmiadi Lasmiadi Lasmiadi Lasmiadi Lubis, Izmi Harisha Widya M. Nazir M. Rendi Mai Faizul Fazli Mas Ihwan Rida Mas'ud Zein Mauliza Mauliza Mona Riski Lestari Mualif Mualif, Ahmad Muhammad Aslori Muhammad Aslori Muhammad Robby Pratama Munzir Hitami Mustikomah Mustikomah Nahwiyah, Sopiatun Nahwiyah, Sopiatun Nelawati Nelawati Nikmatun Hasanah Nofri Yuhelman Nova Ayu Wulandari Novaldi, Deri Putra Noviyensy, Nurlia Novyensy, Nurlia Nur Azima Nur Azima Nurlia Noviyensy Nurlia Novyensy Olga Novita Padila Turahmi Pebrianti Putri Prasetiyo, Yoga Puspita, Susana Putra Perlianto Putri Putri Putri Putri, Putri Rampirta Rampirta Relpi Desti Pasi Renawati Renawati Ria Finola Ifanisari Rifa Elfita Riska Dayanti Riskang Aj Pahruzi Riski Salwadani Riski Salwadani Rita Haironi Rohmad Wandy Satriawan Rosa Murwindra, Rosa RR. Ella Evrita Hestiandari Salmida Simatupang Salwadani, Riski Sarmidin Sarmidin Selfia Anshari Shindi Napalia Silvia, Iga Siti Akhiriah Sophie, Sopiatun Nahwiyah Sopiatun Nahwiyah Sri Wahyumi Susana Puspita Syaimah, Nur Titik Kurniawati Wandra Arasdi Widia Kusuma Widya Lubis, Izmi Harisha Wigati Iswandhiari Winda Ningsih Winda Ningsih Wirda Yanti Wirsa Andani Wismanto Wismanto yanti, indisri ninda Yoga Prasetiyo Yola Gustira Yola Gustira Yulia Nengsi Yusneti Yusneti Zahrah Zettiara Zulhaini Zulhaini Zulhaini Zulhaini Zulhaini Zulhaini Zulhaini Zulhaini Zulhaini, Zulhaini Zulhendra Zulhendra