Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdidas

Pelatihan Penyusunan Modul Ajar dengan Integrasi Nilai Karakter Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Akbar, Sa'dun; Oktarianto, M Luthfi; Bintartik, Lilik; Yuniawatika, Yuniawatika; Pradana, Dio Fefry; Kusumawardani, Dinda Septiandini
Jurnal Abdidas Vol. 5 No. 5 (2024): October 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v5i5.1054

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia membawa perubahan dalam cara menyusun perangkat pembelajaran, terutama modul ajar yang kini harus memuat nilai-nilai karakter pelajar Pancasila. Di SD Laboratorium UM Kota Blitar, para guru menghadapi kesulitan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan ketentuan tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sistematis dan terintegrasi dengan nilai karakter pelajar Pancasila melalui pelatihan dan pendampingan. Program dilaksanakan melalui workshop selama tiga hari yang memadukan teori dan praktik langsung dengan melibatkan 17 guru kelas. Kegiatan terdiri dari tahap perencanaan berupa analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan modul, serta tahap evaluasi program. Setelah mengikuti program ini, para guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan berhasil mengintegrasikan nilai-nilai karakter pelajar Pancasila di dalamnya, dibuktikan dengan skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Modul yang dihasilkan telah melalui proses review dan revisi untuk memastikan kualitasnya. Keberhasilan program ini berkontribusi dalam membantu sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka dengan lebih baik sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional.
Akselerasi Adaptasi Guru SD dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Program Profesional Terpadu Oktarianto, M Luthfi; Persada, Yuris Indria; Permata, Santy Dinar; Yuriananta, Renda; Frisdianti, Ananda Sanjaya; Yasmine, Nadya Gelacia
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1182

Abstract

Era transformasi digital menuntut adaptasi guru sekolah dasar terhadap pendekatan pembelajaran baru yang mengintegrasikan teknologi dan pemecahan masalah kompleks. Pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) menjadi solusi, namun penerapannya masih terbatas. Menjawab tantangan ini, sebuah program pengembangan profesional terpadu selama 18 Jam Pelajaran (JP) dilaksanakan bagi para guru di Gugus 1 Kecamatan Poncokusumo, Malang, yang bertujuan mengakselerasi adaptasi terhadap implementasi PM melalui metode blended learning yang mengintegrasikan workshop, micro-teaching, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil program menunjukkan efektivitas yang tinggi, dibuktikan dengan peningkatan signifikan skor rata-rata peserta dari 87,5 pada pre-test menjadi 97,5 pada post-test. Kontribusi utama program ini adalah dihasilkannya perangkat pembelajaran berbasis PM yang siap diimplementasikan oleh guru, menunjukkan bahwa model pengembangan profesional terpadu dan berkelanjutan efektif dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik di tingkat sekolah dasar.
Lokakarya Modul Ajar Berbasis Cultural Responsive Teaching di SD Lab UM Blitar Akbar, Sa’dun; Oktarianto, M Luthfi; Yuniawatika, Yuniawatika; Persada, Yuris Indria; Aishnabila, Shinta; Salamah, Umi; Farizza, Rifqi Al
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1183

Abstract

Pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal merupakan strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, namun guru seringkali mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang mengintegrasikan nilai budaya lokal secara sistematis. Menjawab tantangan tersebut, pengabdian ini dilaksanakan di SD Laboratorium UM Kota Blitar dengan tujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan modul ajar melalui lokakarya berpendekatan Cultural Responsive Teaching (CRT). Kegiatan ini terdiri atas pelatihan teoritis dan lokakarya kolaboratif yang melibatkan seluruh guru, baik dari kelas rendah maupun tinggi, serta kepala sekolah, dengan total peserta dan tim sekitar 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari seluruh peserta. Program ini berhasil menghasilkan sejumlah draf modul ajar tematik untuk kelas rendah dan berbasis mata pelajaran untuk kelas tinggi yang mencerminkan pemahaman guru terhadap prinsip CRT dan integrasi budaya lokal. Sebagai kontribusi baru, program ini menunjukkan bahwa penggunaan media publikasi seperti poster digital efektif sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi peserta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi aplikatif bagi guru, tetapi juga menonjolkan kebaruan dalam strategi pelibatan komunitas sekolah.