Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Factors that Influence Students' Decisions in Choosing a State Vocational High School Hidayanti, Erielia Rohmatul; Kusumaningrum, Desi Eri; Nurabadi, Ahmad
Journal of Education for Sustainability and Diversity Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Angstrom Centre of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57142/jesd.v3i2.840

Abstract

This research is aimed at analyzing the factors that influence students' decisions in choosing a State Vocational High School (SMK) as their further education institution. The factors to be analyzed include socioeconomic conditions, parental support, peer support, self-potential, learning motivation, parenting styles, and students' interests. The research method used is quantitative research using factor analysis as the data analysis technique. Questionnaires as the data collection technique. This research was conducted at all State Vocational High Schools in Malang City with X grade students. The results of the research show that there are four factors that influence students' decisions in choosing a State Vocational High School as their further education institution include student interest factors, parental support and parenting style factors, education and family income factors, and social environmental factors. Based on the significant influence, the dominant influencing factor is the student interest factor.
The School Principal's Visionary Leadership in Improving Student Achievement (Case Study at Shalahudin Junior High School Malang) Chasanah, Usfatul; Nurabadi, Ahmad; Zulkarnain, Wildan; Timan, Agus
Journal of Education for Sustainability and Diversity Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Angstrom Centre of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57142/jesd.v3i2.845

Abstract

Principals in the field of education can determine the goals to be achieved in the future, such as improving student achievement. This study aims to describe the formulation and implementation of vision, the principal's visionary leadership style, the principal's strategy in improving achievement, and the character developed by the principal. The method in this research uses a qualitative approach of case study design with data collection techniques of interview, observation, and documentation. The results of this research show (1) The formulation and implementation of the vision at Shalahudin Junior High School is carried out by deliberation by gathering all stake holders; (2) the leadership style of the principal of Shalahudin Junior High School Malang is a visionary leadership style; (3) the principal's strategy in improving student achievement is by having activities based on religious aspects, developing talents and interests, making TTS programs; and (3) the characters developed by the principal are discipline, responsibility, Islamic, orderly, achievers, and entrepreneurs.
Peran Servant Leadership dalam Membentuk Budaya Organisasi Pendidikan: Systematic Literature Review Mutmainnah; Maisyaroh; Ahmad Nurabadi; Endang Purwati
AL-Qiyadah Vol 2 No 1 (2025): Al-Qiyadah
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam STAIRUA Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64481/mc76mn44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan yang melayani dalam membentuk budaya organisasi di sektor pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan systematic literature review (SLR) dengan menelaah 20 artikel ilmiah terbaru dalam lima tahun terakhir yang dipublikasikan di jurnal bereputasi, baik internasional maupun nasional. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa servant leadership mendukung penciptaan budaya organisasi melalui pemberdayaan individu, meningkatkan kepercayaan dan kohesi tim, dan menciptakan lingkungan kolaboratif yang inklusif. Selain itu, gaya kepemimpinan ini memperkuat nilai-nilai organisasi, seperti integritas, inovasi, dan profesionalisme, serta mendorong pembelajaran dan adaptasi berkelanjutan terhadap perubahan. Sehingga kepemimpinan yang melayani terbukti relevan dalam meningkatkan kinerja, kepuasan kerja, dan komitmen anggota organisasi sehingga kepemimpinan yang melayani dalam mengembangkan budaya organisasi yang mendukung keberhasilan dan keberlanjutan organisasi pendidikan di era modern.
Pengaruh Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah dan Intensitas Kepengawasan Terhadap Kualitas Pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama Siti Kariah; Juharyanto; Ahmad Nurabadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan intensitas kepengawasan terhadap kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh guru SMP negeri dan swasta di Kabupaten Tana Tidung dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui uji outer loading, average variance extracted (AVE), dan composite reliability (CR). Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,47 (t-statistik = 6,32; p-value < 0,001); (2) intensitas kepengawasan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,39 (t-statistik = 5,21; p-value < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,63 menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memberikan kontribusi sebesar 63% terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, sedangkan sisanya 37% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin kuat kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan semakin intens pelaksanaan pengawasan akademik, maka semakin tinggi pula kualitas pembelajaran yang tercapai di satuan pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran serta penguatan fungsi kepengawasan akademik perlu menjadi prioritas dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru Generasi Z Melalui Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Oktarina Tissia Kristi; Maisyaroh Maisyaroh; Sunarni Sunarni; Ahmad Nurabadi; Aan Fardani Ubaidillah; Bambang Budi Wiyono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of school leadership style and organizational culture on the performance of Generation Z teachers at SD Kalam Kudus Indonesia, utilizing organizational commitment as an intervening variable. In the rapidly changing educational landscape, understanding the specific factors that motivate Generation Z teachers is critical, given their distinct characteristics in learning and workplace interaction. The research employed a quantitative methodology using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) analyzed via SmartPLS software. Data were gathered through Likert-scale questionnaires distributed to Generation Z teachers using purposive sampling techniques. The findings reveal that organizational culture exerts a highly significant and positive direct influence on teacher performance (p-value 0.000; path coefficient 0.931). Interestingly, the leadership style of the school principal was found to have no statistically significant direct impact on teacher performance (p-value 0.419). Instead, leadership style possesses a notable indirect effect through the mediation of organizational commitment. Additionally, organizational culture significantly enhances teachers' commitment to the school. These results highlight that organizational commitment functions as a vital intervening variable that bridges the gap between the organizational environment and individual performance. The study concludes that to optimize the performance of Generation Z teachers, school leaders must prioritize cultivating a supportive culture that values collaboration, transparency, and innovation. Strategic recommendations include increasing teacher involvement in decision-making and providing robust professional development support to strengthen emotional bonds and professional engagement. This research provides valuable insights for educational administration, particularly in managing the unique dynamics of younger teacher cohorts within primary education in Indonesia. Keywords: leadership style, organizational culture, organizational commitment, teacher performance, Generation Z. Abstrak: Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, kinerja guru menjadi faktor penentu utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap kinerja guru Generasi Z di SD Kalam Kudus Indonesia, dengan menempatkan komitmen organisasi sebagai variabel intervening. Fenomena ini menjadi sangat krusial untuk diteliti karena karakteristik unik guru Generasi Z dalam berinteraksi dan bekerja menuntut penyesuaian gaya kepemimpinan serta budaya kerja yang lebih adaptif dan inovatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada guru Generasi Z menggunakan teknik purposive sampling yang mencakup wilayah kota metropolitan, kota menengah, hingga kota kecil. Instrumen penelitian dirancang untuk mengukur lima variabel utama, termasuk gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan komitmen organisasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan yang sangat kuat terhadap kinerja guru (path coefficient 0,931; p-value 0,000). Sebaliknya, gaya kepemimpinan kepala sekolah ditemukan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja guru (p-value 0,419), namun memiliki pengaruh yang kuat dalam membangun komitmen organisasi guru (path coefficient 0,593). Temuan ini menegaskan bahwa komitmen organisasi berperan sebagai mediator penting yang memperkuat hubungan antara faktor organisasi dengan efektivitas kerja individu. Simpulan penelitian menekankan bahwa untuk mengoptimalkan kinerja guru Generasi Z, kepala sekolah harus memprioritaskan pengembangan budaya sekolah yang inklusif, kolaboratif, dan transparan. Saran strategis mencakup peningkatan keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan serta pemberian dukungan bagi pengembangan profesional berkelanjutan guna memperkuat ikatan emosional guru dengan sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah bagi manajemen pendidikan dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya manusia lintas generasi di Indonesia. Kata kunci: gaya kepemimpinan, budaya organisasi, komitmen organisasi, kinerja guru, Generasi Z.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Guru Generasi Z Melalui Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Oktarina Tissia Kristi; Maisyaroh Maisyaroh; Sunarni Sunarni; Ahmad Nurabadi; Aan Fardani Ubaidillah; Bambang Budi Wiyono
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of school leadership style and organizational culture on the performance of Generation Z teachers at SD Kalam Kudus Indonesia, utilizing organizational commitment as an intervening variable. In the rapidly changing educational landscape, understanding the specific factors that motivate Generation Z teachers is critical, given their distinct characteristics in learning and workplace interaction. The research employed a quantitative methodology using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) analyzed via SmartPLS software. Data were gathered through Likert-scale questionnaires distributed to Generation Z teachers using purposive sampling techniques. The findings reveal that organizational culture exerts a highly significant and positive direct influence on teacher performance (p-value 0.000; path coefficient 0.931). Interestingly, the leadership style of the school principal was found to have no statistically significant direct impact on teacher performance (p-value 0.419). Instead, leadership style possesses a notable indirect effect through the mediation of organizational commitment. Additionally, organizational culture significantly enhances teachers' commitment to the school. These results highlight that organizational commitment functions as a vital intervening variable that bridges the gap between the organizational environment and individual performance. The study concludes that to optimize the performance of Generation Z teachers, school leaders must prioritize cultivating a supportive culture that values collaboration, transparency, and innovation. Strategic recommendations include increasing teacher involvement in decision-making and providing robust professional development support to strengthen emotional bonds and professional engagement. This research provides valuable insights for educational administration, particularly in managing the unique dynamics of younger teacher cohorts within primary education in Indonesia. Keywords: leadership style, organizational culture, organizational commitment, teacher performance, Generation Z. Abstrak: Di tengah dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang, kinerja guru menjadi faktor penentu utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap kinerja guru Generasi Z di SD Kalam Kudus Indonesia, dengan menempatkan komitmen organisasi sebagai variabel intervening. Fenomena ini menjadi sangat krusial untuk diteliti karena karakteristik unik guru Generasi Z dalam berinteraksi dan bekerja menuntut penyesuaian gaya kepemimpinan serta budaya kerja yang lebih adaptif dan inovatif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada guru Generasi Z menggunakan teknik purposive sampling yang mencakup wilayah kota metropolitan, kota menengah, hingga kota kecil. Instrumen penelitian dirancang untuk mengukur lima variabel utama, termasuk gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan komitmen organisasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan yang sangat kuat terhadap kinerja guru (path coefficient 0,931; p-value 0,000). Sebaliknya, gaya kepemimpinan kepala sekolah ditemukan tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja guru (p-value 0,419), namun memiliki pengaruh yang kuat dalam membangun komitmen organisasi guru (path coefficient 0,593). Temuan ini menegaskan bahwa komitmen organisasi berperan sebagai mediator penting yang memperkuat hubungan antara faktor organisasi dengan efektivitas kerja individu. Simpulan penelitian menekankan bahwa untuk mengoptimalkan kinerja guru Generasi Z, kepala sekolah harus memprioritaskan pengembangan budaya sekolah yang inklusif, kolaboratif, dan transparan. Saran strategis mencakup peningkatan keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan serta pemberian dukungan bagi pengembangan profesional berkelanjutan guna memperkuat ikatan emosional guru dengan sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah bagi manajemen pendidikan dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya manusia lintas generasi di Indonesia. Kata kunci: gaya kepemimpinan, budaya organisasi, komitmen organisasi, kinerja guru, Generasi Z.
SITUATIONAL LEADERSHIP OF SCHOOL PRINCIPALS BASED ON LOCAL WISDOM VALUES TO ENHANCE TEACHER PERFORMANCE Yumeng Yunggin; Juharyanto Juharyanto; Ahmad Nurabadi
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1580

Abstract

This study aims to analyze the situational leadership of school principals based on local wisdom values bopakot (deliberation), kadangan (mutual cooperation), hormat daulun muntuo (mutual respect), and semangat dangan gari (sense of kinship) in improving teacher performance at SDN 001 Tana Tidung. The main focus of the study is how the principal adapts leadership styles to teachers’ characteristics, situational conditions, and local cultural values that serve as the foundation for building teachers’ professionalism and work ethic. This research employs a qualitative approach with a case study design, utilizing in-depth interviews, observations, and documentation studies. Data analysis follows an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The findings indicate that the principal implements a flexible leadership model by integrating local values such as bopakot, kadangan, hormat daulun muntuo, and semangat dangan gari. This strategy has a positive impact on enhancing teachers’ motivation, discipline, and instructional quality. In conclusion, situational leadership grounded in local wisdom is proven to be effective in strengthening teacher performance while simultaneously preserving the cultural identity of SDN 001 Tana Tidung.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Penguatan Peran Multi-Stakeholders Forum (Masalah dan Strategi Solutif Peningkatan Mutu SD – SMP Satu Atap di Daerah Terpencil) Juharyanto Juharyanto; Sultoni Sultoni; Imron Arifin; Ahmad Nurabadi
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i12019p1-10

Abstract

The study aims to describe the problem and find effective leadership strategies that can be done by principals in Elementary School - Junior High School One Roof (SATAP) in remote areas. Qualitative research with a multi-site approach. The data was obtained through the principal, the head of the LPIKIPI representative (Training Institute and Indonesian Educational Innovation Consultant), and tested the credibility and validity in triangulation through the Forum Group Discussion (FGD) and expert testing. The results obtained include: 1) the problems faced by one-roof principals in remote areas are closely related to aspects of cultural, social, economic, demographic, and geographic aspects, as well as historically; 2) effective school leadership solution strategies emphasizing spiritual, personal, and social aspects. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan dan menemukan strategi kepemimpinan efektif yang dapat dilakukan kepala sekolah pada SD – SMP Satu Atap (SATAP) di daerah terpencil. Penelitian kualitatif dengan pendekatan multi-situs. Data diperoleh melalui kepala sekolah, ketua perwakilan LPIKIPI (Lembaga Pelatihan dan Konsultan Inovasi Pendidikan Indonesia), dan diuji kredibilitas dan validitasnya secara triangulasi melalui Forum Grup Discussion (FGD) dan uji ahli. Hasil yang diperoleh antara lain: 1) permasalahan yang dihadapi kepala sekolah satu atap daerah terpencil sangat terkait dengan aspek-aspek aspek budaya, sosial, ekonomi, demografi, dan geografi, serta historis; 2) strategi solutif kepemimpinan efektif sekolah menekankan pada aspek spiritual, personal, dan sosial.
Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah (Studi Kasus Di SD Plus Rahmat Kota Kediri) Candra Mey Shinta; Ahmad Yusuf Sobri; Candra Mey Shinta; Ahmad Yusuf Sobri; Ahmad Nurabadi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i92023p852-862

Abstract

Abstract: Character education is an effort to form a good personality in students, in supporting the implementation of strengthening good school cultural character education is the most important thing in shaping children's character. This study aims to describe in detail the application of management to strengthen character education through school culture at SD Plus Rahmat Kota Kediri. The method used in this research is to use a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The key informants in this study were the principal and supported by additional informants, namely the deputy principal, research and development foundations, field coordinators, and level coordinators. The data were then analyzed through the process of data collection, reduction, presentation and conclusions. The results showed that the management of strengthening character education through school culture had a significant impact in the form of increasing the character and academic and non-academic achievements of children at school. Abstrak: Pendidikan karakter merupakan suatu upaya untuk membentuk kepribadian yang baik pada peserta didik, dalam menunjang pelaksanaan penguatan pendidikan karakter budaya sekolah yang baik merupakan hal terpenting dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara rinci penerapan manajemen penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah di SD Plus Rahmat Kota Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Key informan dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan didukung informan tambahan yaitu wakil kepala sekolah, litbang yayasan, koordinator bidang, dan koordinator jenjang. Data kemudian dianalisis melalui proses pengumpulan data, reduksi, presentasi dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen penguatan pendidikan karakter melalui budaya sekolah memberikan dampak signifikan berupa peningkatan karakter dan prestasi akademik dan non akademik anak di sekolah.
STRATEGI MARKETING MIX JASA PENDIDIKAN DALAM MENUMBUHKAN ANIMO CALON PESERTA DIDIK MEMILIH SEKOLAH Firman Budi Santoso; Asep Sunandar; Ahmad Nurabadi; Firman Budi Santoso; Asep Sunandar; Ahmad Nurabadi; Ahmad Yusuf Sobri
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i10.2024.4

Abstract

Abstract: This study aims to describe (1) the marketing mix aspects of educational services;(2) marketing mix strategy of educational services; and (3) the implications of theeducational services marketing mix strategy. The method used is a qualitativeapproach with the type of case study research at SMK Muhammadiyah 2 Malang.Data were collected using interview, observation, and documentation techniques.The results of this study show(1) aspects of the educational service marketing mixcovering aspects of price, product, location, promotion, people, process, andphysical evidence in the form of school excellence; (2) The education servicemarketing strategy starts from determining segmentation, targeting, andpositioning as a determinant of the agency's marketing direction, then managingaspects of the marketing mix into a content and promotion strategy in accordancewith community needs and institutional needs; (3) strategic implications arise inevery aspect of the marketing mix in the form of the development of studentinterest and institutional cooperation.
Co-Authors Aan Fardani Ubaidillah Adiyat, Sultana Dimas Agus Timan Agustina Sari, Ayuni Linda Ahmad Furqon Akhbar Ahmad Supriyanto Akbar Diazahputra, Muhammad Amrustian Amrustian Anisa Maulinda Anna Ma&#039;ratuz Zahro Antun Mardiyanta Arianti, Novia Putri Armeta Sefira, Elok Arrahmah, Olivia Vieca Arumia Fairuz Husna Asep Sunandar Asri Masytho Athalla Nauval Bhayangkara Baidhowi Muslikh Bambang Budi Wiyono Bambang Setyadin Burhanuddin Burhanuddin Cahyani, Okik Dwi Candra Mey Shinta Candra Mey Shinta Chasanah, Usfatul Chidayatiningsih, Rina Dedi Prestiadi Desi Eri Kusumaningrum Dewi, Meilani Alfiansyah Dinar Ika Safitri Dinar Ika Safitri Djum Djum Noor Benty Endang Purwati Endra Ubaidillah Fendy Suhariadi Firda Fitrotul Unsa Firman Budi Santoso Firman Budi Santoso Hidayanti, Erielia Rohmatul Hung, Min-Ling Ibrahim Bafadal Ika Yuliana Imam Gunawan, Imam Imron Arifin Indra Lesmana Irianto, Jusuf Juharyanto Juharyanto Juharyanto Kristanto, Prayoga Dwi Linda Afriani Luthfia Amanda Sari Maisyaroh Masytho, Asri Mauilana, Fuad Maulana Amirul Adha Min-Ling Hung Muh. Arafik Muh. Arafik Mushlikh, Baidhowi Mustabsyiroh, Nurul Mustiningsih Mutmainnah Nasution, Annio Indah Lestari Niqma Chelia Paramudityas Nisa Rahma Danti Noer Rizki Lailatul Azmi Nova Nur Khasanah Nova Nur Khasanah Nurul Ulfatin Oktarina Tissia Kristi Oktody, Wahyu Olivia Vieca Arrahmah Pramono Pramono Pramono Pramono Pramono Prima Yudha Yudistira Prima Yudha Yudistira Putri, Septiani Cahyaning Qoirullia Qoirullia Qoirullia Qoirullia Raden Bambang Sumarsono Rahayu, Isnaini Umi Rika Oktavia Saptiningtyas Rizaldis, Muhammad Jerit Aldo Sa'diyah, Ikrinatus Saifullah, Mochammad Sari, Ayuni Linda Agustina Septiani Cahyaning Putri Shehada, Mohammed A H Sigiyuwanta, Recsatasha Silvya Eka Andiarini Siti Kariah Sri Citra Diah Nandani Subkhan, Muhammad Sultoni Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Taufik Aziz Jatmiko Teguh Triwiyanto Teguh Triwiyanto Tria Ina Utari Wildan Zulkarnain, Wildan Yanuar, Muhammad Yumeng Yunggin Yusuf Sobri, Ahmad