Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Student Wellbeing Differences Reviewed From Learners' Perceptions of Servant Leadership Teachers In State Elementary Schools Raden Bambang Sumarsono; Sunarni Sunarni; Desi Eri Kusumaningrum; Djum Djum Noor Benty; Athalla Nauval Bhayangkara; Nurul Mustabsyiroh; Sasi Maulina
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 5: MAY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i5.22978

Abstract

This study aims to determine differences in the level of student wellbeing in terms of student perceptions of teacher performance in applying servant leadership in the learning process. This study uses a correlational quantitative method. The population is 30,980 students. The sample technique used was purposive sampling, with a total of 151 students. Data was collected using a questionnaire technique. Data analysis techniques used descriptive and One-way between groups (ANOVA). The results showed that the level of student welfare was in the very good category, the level of implementation of servant leadership by teachers was in the very good category, and there were differences in student welfare seen from the teacher's perception of the implementation of servant leadership in
Analisis Permasalahan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (Studi Kasus di SMK Cor Jesu Malang) Rosida Kerin Meirani; Ahmad Yusuf Sobri; Sunarni Sunarni
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2022.v9.i2.p203-211

Abstract

This study aims to determine the problems in the implementation of the Internal Quality Assurance System (SPMI) at SMK Cor Jesu Malang. The areas of focus are the curriculum, facilities and infrastructure, and community relations. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected by interview, observation, and documentation methods. The data were analyzed by collecting, condensing, presenting data, and finally drawing conclusions. The validity of the data is checked by using triangulation of sources and methods. The result of the study is that the implementation of the internal quality assurance system has been going well, but there are problems in 3 areas, which include curriculum, infrastructure, and public relations. The problem in the curriculum field is that teachers who come from the industry do not yet have the pedagogic ability to develop learning tools. The problem in the field of infrastructure is the lack of staff to manage school facilities. The problem related to the field of public relations is public opinion which tends to assume that vocational graduates are no better than high school graduates.
Optimalisasi Peran Dan Fungsi Wali Kelas Dalam Manajemen Peserta Didik Di Sekola Ridwan Ali; Ali Imron; Sunarni Sunarni
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7897

Abstract

Abstract: The frequency of interaction between homeroom teachers and students and parents/guardians aswell as the level of homeroom involvement in overcoming student problems and providingappropriate solutions are important factors in student management in schools. The resul ts of theliterature review show that frequent and positive interactions between homeroom teachers andstudents and parents/guardians can increase learning motivation, parental participation ineducation, and reduce deviant behavior. However, overly frequent and excessive interactions canhave the opposite effect, such as reducing students' confidence and increasing anxiety. Homeroomteachers also have an important role in overcoming student problems and providing appropriatesolutions to address various student problems. However, the level of homeroom involvement canvary depending on factors such as experience, motivation, and ability. Therefore, support andtraining are needed for homeroom teachers to improve their skills and involvement in helpingstudents overcome problems and achieve better results. It is important to find the right balance inthe frequency of interactions and ensure that those interactions are of good quality and positive tosupport the achievement of student learning goals.Keywords: frequency of homeroom interaction; quality of homeroom interaction; homeroomengagement levelAbstrak: Frekuensi interaksi antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid serta tingkat keterlibatan wali kelas dalam mengatasi permasalahan siswa dan memberikan solusi yang tepat merupakan faktor penting dalam manajemen peserta didik di sekolah. Hasil literature review menunjukkan bahwa interaksi yang sering dan positif antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi orang tua dalam pendidikan, dan mengurangi perilaku menyimpang. Namun, interaksi yang terlalu sering dan berlebihan dapat memiliki efek yang berlawanan, seperti mengurangi kepercayaan diri siswa dan meningkatkan kecemasan. Wali kelas juga memiliki peran penting dalam mengatasi masalah siswa dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah siswa. Namun, tingkat keterlibatan wali kelas dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman, motivasi, dan kemampuan. Oleh karena itu, dukungan dan pelatihan diperlukan bagi wali kelas untuk meningkatkan keterampilan dan keterlibatan mereka dalam membantu siswa mengatasi masalah dan mencapai hasil yang lebih baik. Penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam frekuensi interaksi dan memastikan bahwa interaksi tersebut berkualitas baik dan positif untuk mendukung pencapaian tujuan belajar siswa.Kata kunci: frekuensi interaksi wali kelas; kualitas interaksi wali kelas; tingkat keterlibatan wali kelas
Pembekalan Karakter Jiwa Wirausaha Melalui Praktik Wirausaha Berbasis Online Pada Program “Sekolah Pencetak Wirausaha” (SPW) Nabila Shofana; Nurul Ulfatin; Ali Imron; Sunarni Sunarni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p216

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the provision of entrepreneurial spirit character through online-based entrepreneurial practices in the entrepreneur-printing school program at SMK Negeri 1 Boyolangu, Tulungagung, East Java. The research was conducted using a qualitative approach and a case study design. The informants involved were the head of the program, deputy head of curriculum, teachers of Creative Projects and Entrepreneurship subjects, and students. Data were collected by interview, observation and documentary studies techniques. Data analysis was carried out interactively starting from data collection, condensation, presentation and drawing conclusions. The result is that school programs to equip students with the entrepreneurial spirit character are carried out by developing facilities, and direct practice of several types of business fields that produce products and goods by students. Program implementation is integrated into learning subjects in the form of materials, skills, entrepreneurial practices, and a sales turnover target. The debriefing strategy was chosen as an online-based entrepreneurial practice which was strengthened through training, YEC, and complete facilities. Teachers also provide rewards in the form of grades and giving entrepreneurial motivation. The impact of the results is shown in the form of character attitudes as seen from the ability to manage turnover and be able to market products and services through shopee, Instagram and WhatsApp.Keywords: Entrepreneurial Spirit Character, Online-Based Entrepreneurial Practices, Entrepreneurial Printing School Abstrak: Tujuan penelitian ini  untuk mendeskripsikan terkait dengan pembekalan karakter jiwa wirausana melalui praktik wirausaha berbasis online pada program sekolah pencetak wirausaha di SMK Negeri 1 Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus. Informan yang terlibat yaitu ketua program, waka kurikulum, guru mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan, dan peserta didik. Data dikumpulkan dengan  teknik wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Analisis data dilakukan secara interaktif mulai dari pengumpulan data, kondensasi, penyajian dan penarikan simpulan. Hasilnya yaitu program sekolah untuk membekali karakter jiwa wirausaha peserta didik dilakukan dengan mengembangan fasilitas, dan praktik langsung beberapa jenis bidang usaha yang menghasilkan produk dan barang oleh peserta didik. Pelaksanaan program diintegrasikan ke dalam pembelajaran mata pelajaran berupa materi, keterampilan, praktik wirausaha, dan adanya target omzet penjualan. Strategi pembekalan dipilih praktik wirausaha yang berbasis online yang dikuatkan melalui pelatihan, YEC, dan kelengkapan fasilitas. Guru juga memberikan reward berupa nilai dan pemberian motivasi berwirausaha. Dampak hasilnya  ditunjukkan  dalam bentuk sikap karakter yang dilihat dari kemampuan mengelola omzet dan dapat memasarkan produk dan jasa melalui shopee, instagram, dan whatsapp.Kata kunci: Karakter Jiwa Wirausaha, Praktik Wirausaha Berbasis Online, Sekolah Pencetak Wirausaha
Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak: Sumbangan Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah Terhadap Kinerja Guru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Silvia Annabila; Sunarni Sunarni; Juharyanto Juharyanto
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i42023p322

Abstract

Abstract: Teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum involves various activities such as lesson planning, teaching implementation, and assessment. In the context of this research, the transformational leadership of the school principal and school culture play crucial roles in supporting teacher performance. The aim of this study is to investigate the influence of transformational leadership by the school principal and school culture on teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum. This research adopts a descriptive correlational quantitative approach, utilizing a saturated sampling technique by distributing questionnaires to 119 teachers from seven schools. The data analysis is conducted using IBM SPSS 25 and SmartPLS 3.0 software with the Partial Least Square (PLS) method. The findings of this study indicate that (1) transformational leadership of the school principal has a positive but non-significant (non-influential) effect on teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum; (2) school culture has a positive and significant effect on teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum; (3) transformational leadership of the school principal and school culture collectively and significantly contribute 42.4% to teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum, while the remaining 57.6% is influenced by other variables beyond the scope of this research.Keywords: Transformational leadership; school culture; teacher performance; merdeka curriculumAbstrak: Kinerja guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka merupakan aktivitas guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar meliputi tahapan merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Pada konteks peneilitian ini, kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan budaya sekolah memiliki peran penting untuk menunjang kinerja guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan budaya sekolah terhadap kinerja guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional, dengan teknik pengambilan sampel jenuh melalui penyebaran kuesioner terhadap sejumlah 119 Guru (7 Sekolah). Untuk analisis data menggunakan bantuan software IBM SPSS 25 dan SmartPLS 3.0 dengan metode Partial Least Square (PLS). Adapun hasil dalam penelitian ini yaitu (1) kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara positif tidak signifikan (tidak berpengaruh) terhadap kinerja guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka; (2) budaya sekolah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka; (3) kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan budaya sekolah berpengaruh secara simultan dan bersamaan dengan menyumbang sebesar 42,4% terhadap kinerja guru dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, sedangkan sisanya 57,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian yang dilakukan oleh peneliti.Kata kunci: Kepemimpinan transformasional; budaya sekolah; kinerja guru; kurikulum merdeka
Manajemen Program Double Track Mandiri Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Peserta Didik Ilham Mayudho; Nurul Ulfatin; Sunarni Sunarni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p214

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the management of the independent double track program in fostering the entrepreneurial spirit of students at SMA Tamansiswa Mojokerto. This type of research is a case study using a qualitative approach. Collecting research data using interview techniques, observation, and documentation. Data analysis was carried out namely data collection, data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research are that the double track program at Tamansiswa Mojokerto High School is a superior school program that provides skills training for students as well as a form of school branding. The forms of entrepreneurship education in the double track program include culinary, make-up, fashion, and computers. The double track program management process includes planning, organizing, implementing, monitoring, and evaluating stages. The double track program has had an impact on the entrepreneurial spirit of students as shown by the attitudes of students and entrepreneurial activities that have been carried out by students.Keywords: management, double track, entrepreneurial spiritAbstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan terkait dengan manajemen program double track mandiri dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan peserta didik di SMA Tamansiswa Mojokerto. Jenis penelitian ini yaitu studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu program double track di SMA Tamansiswa Mojokerto merupakan program unggulan sekolah yang memberikan pembekalan keterampilan terhadap peserta didik serta sebagai bentuk branding sekolah. Bentuk pendidikan kewirausahaan yang ada dalam program double track yaitu diantaranya tata boga, tata rias, tata busana, dan komputer. Proses manajemen program double track meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Program double track telah memberikan dampak terhadap jiwa kewirausahaan peserta didik yang ditunjukkan oleh sikap peserta didik serta kegiatan kewirausahaan yang telah dilakukan oleh peserta didik.Kata kunci: manajemen, double track, jiwa kewirausahaan
Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Latar Belakang Orang Tua Terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa Kelas XI SMKN Kota Malang Silvi Diah Savitri; Sunarni Sunarni; Ahmad Yusuf Sobri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p152

Abstract

Abstract: This study aims to determine: (1) the influence of parents' background on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; (2) the influence of entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; and (3) the influence of parents' background and entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City. This research adopts a quantitative approach with descriptive analysis and regression analysis to examine the relationships between variables. The results of this research indicate that: (1) there is a simultaneous influence of parents' background and entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; (2) there is no significant influence of parents' background on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; and (3) there is a significant influence of entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City.Keywords: Parents' Background, Entrepreneurship Education, Entrepreneurial Motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) adanya pengaruh latar belakang orang tua terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; (2) adanya pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; dan (3) adanya pengaruh latar belakang orang tua dan pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) adanya pengaruh simultan antara latar belakang orang tua dan pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; (2) tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel latar belakang orang tua terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; dan (3) adanya pengaruh yang signifikan antara pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang.Kata kunci: Latar Belakang Orang Tua, Pembelajaran Kewirausahaan, Motivasi Berwirausaha
Evaluasi Program Kampus Mengajar dengan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) Annisa Paquita RF; Sunarni Sunarni; Ahmad Yusuf Sobri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p247

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the campus teaching program by using the context, input, process, product (CIPP) evaluation model at the State University of Malang. This research is an evaluative research with a quantitative approach. Data collection was done through a questionnaire created using Google Form and distributed via Whatsapp and Twitter. The data analysis technique used descriptive analysis. The research subjects included Malang State University students who attended the teaching campus 4, totaling 201. The results showed: (1) Evaluation of the teaching campus program with the CIPP model as a whole is in very good criteria, which means that teaching campus activities have been carried out in accordance with campus regulations / guidebooks; (2) Evaluation in the context aspect of the teaching campus program, is in very good criteria, which means that students are able to understand the purpose of implementation, vision and mission and the benefits of the program; (3) Evaluation in the input aspect of the teaching campus program is in the very good category, which means that student needs have been met properly; (4) Evaluation of the process aspect of the teaching campus program is in the excellent criteria, which means that students are able to carry out the teaching campus program at school and are active in all its activities; (5) Evaluation of the product aspect of the teaching campus program is in the excellent criteria, which means that students gain increased skills through this activity; (6) No differences were found in the CIPP evaluation of the teaching campus program based on class, faculty, and gender.Keywords: Program Evaluation; CIPP Evaluation Model; Teaching Campus Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program kampus mengajar dengan menggunakan model evaluasi context, input, process, product (CIPP) di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang dibuat menggunakan Google Form dan disebarkan melalui Whatsapp dan Twitter. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Subjek penelitian meliputi mahasiswa Universitas Negeri Malang yang mengikuti kampus mengajar 4 yang berjumlah 201. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Evaluasi program kampus mengajar dengan model CIPP secara keseluruhan berada pada kriteria sangat baik, yang berarti kegiatan kampus mengajar sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan/buku panduan kampus; (2) Evaluasi pada aspek context program kampus mengajar, berada pada kriteria sangat baik yang berarti mahasiswa mampu memahami tujuan pelaksanaan, visi misi dan manfaat program; (3) Evaluasi pada aspek input program kampus mengajar berada di kategori sangat baik, yang berarti kebutuhan mahasiswa sudah terpenuhi dengan baik; (4) Evaluasi pada aspek process program kampus mengajar berada pada kriteria sangat baik, yang berarti mahasiswa mampu melaksanakan program kampus mengajar di sekolah dan aktif dalam semua kegiatannya; (5) Evaluasi aspek product program kampus mengajar berada pada kriteria sangat baik, yang berarti mahasiswa memperoleh peningkatan keterampilan melalui kegiatan ini; (6) Tidak ditemukan adanya perbedaan pada evaluasi CIPP program kampus mengajar berdasarkan angkatan, fakultas, dan jenis kelamin.Kata kunci: Evaluasi Program; Model Evaluasi CIPP; Kampus Mengajar
THE MAPPING OF UNIVERSITY STUDENT’S BACKGROUND, EXPECTATION, AND ENTREPRENEURSHIP VIEW ON FUTURE CAREER Sunarni, S
International Research-Based Education Journal Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.37 KB) | DOI: 10.17977/um043v1i1p%p

Abstract

This research aims at: 1) mapping university student’s background, 2) expectation university students on future career, 3) finding out the differences of student’s background and expectation. This research uses descriptive comparative method. The population of this research is students of AP FIP UM and MP FIP UNESA. The number of sample is 248 respondents from 743 populations. Data is taken using questionnaire. The results are: 1) most students are from East Java and graduated from Senior High School. The parents’ highest educations are from Senior High School. Parents’ occupation is businessmen. Students’ interest is art. Most parent’s expectation that their children will reach career as public servant (PNS). 2) Students college after graduation, they have expectation to work in the field of education on the staff of the Ministry of National Education. Non-educational field, they have hopes to be an employee of Bank. 3) Based on group variable university, sex, and student year, there are similarities and there are differences. Keywords: mapping students’ background, expectation, future career, entrepreneurship
Pendampingan Penulisan Buku Antologi Bersumber Best Practices Pembelajaran Bagi Guru Sumarsono, Raden Bambang; Sunarni; Sunandar, Asep; Eri Kusumaningrum, Desi; Argadinata, Hasan
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i1.70329

Abstract

Kemampuan menulis buku antologi di kalangan guru Sekolah Dasar mencapai rata-rata hanya sekitar 20%, menggambarkan ketimpangan yang signifikan dengan program literasi-numerasi saat ini. Untuk mengatasi ketimpangan ini, pengabdian kepada masyarakat telah dirancang dengan tujuan meningkatkan kemampuan menulis para guru melalui penerapan model In-On-In, yang terintegrasi dengan pendekatan tanya jawab, sharing experience, dan workshop. Penilaian penguasaan materi peserta dilakukan melalui pre dan post test. Pre dan post test digunakan untuk menilai penguasaan materi peserta dengan hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta. Meskipun variasi terlihat dari deviasi standar yang meningkat, korelasi yang rendah antara pre-test dan post-test, serta ketiadaan signifikansi, menandakan dampak yang bervariasi pada peserta. Namun, secara statistik, pelatihan berhasil secara konsisten meningkatkan kemampuan peserta. Implikasinya adalah perlunya dukungan berkelanjutan dalam pengembangan keterampilan menulis bagi guru Sekolah Dasar, dengan fokus pada model pelatihan yang terbukti efektif dan penggunaan metode yang menggugah interaksi dan keterlibatan peserta. Konsekuensinya, mendesak untuk memperoleh dukungan kontinyu dalam pembinaan keterampilan menulis guru Sekolah Dasar, mengutamakan penerapan model pelatihan yang terbukti efektif serta mendorong penggunaan metode yang merangsang interaksi dan keterlibatan peserta secara maksimal. Kesimpulannya, pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan menulis guru, menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi guru guna mendukung efektivitas pembelajaran.