Claim Missing Document
Check
Articles

Antifungal Activity of Streptomyces Isolate Associated with The Rhizosphere of Belulang Grass (Eleusine indica) AMBARWATI AMBARWATI; TANTI AZIZAH SUJONO; LANGKAH SEMBIRING; SUBAGUS WAHYUONO
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 13 No 2 (2015): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.721 KB)

Abstract

Munculnya penyakit-penyakit infeksi serta adanya sifat resistensi mikrob terhadap antibiotik yang telah ada, telah mendorong penelitian untuk menemukan antibiotik baru dari bakteri, fungi dan Actinomycetes. Saat ini, kelas Actinomycetes menjadi fokus para peneliti karena salah satu anggotanya, yaitu Streptomyces dipromosikan sebagai bakteri yang mampu menghasilkan zat antimikrob terbesar. Sebanyak 45,6% dari 8.000 antimikrob dihasilkan oleh Streptomyces. Tujuan penelitian ini untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi Streptomyces yang berasosiasi dengan rizosfer rumput belulang (Eleusine indica) yang berpotensi sebagai penghasil zat antifungi. Jenis penelitian ini adalah eksplorasi dengan pemeriksaan laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 33 isolat dari rizosfer rumput belulang dan 17 isolat di antaranya berpotensi sebagai penghasil zat antifungi. Delapan isolat hanya mampu menghambat pertumbuhan salah satu fungi uji, 7 isolat mampu menghambat 2 macam fungi uji dan satu isolat, yaitu RRR67 mampu menghambat pertumbuhan ketiga fungi uji, yaitu Trichophyton mentagrophytes, Aspergilus fumigatus dan Candida albicans. Berdasarkan hasil pemeriksaan dengan mikroskop elektron (SEM) diketahui morfologi spora dan ornamen permukaan rantai spora isolat RRR67 termasuk anggota genus Streptomyces. Penelitian ini menyimpulkan bahwa 17 isolat dari rizosfer rumput belulang (Eleusine indica) berpotensi menghasilkan zat antifungi yang diperlukan untuk pengobatan penyakit-penyakit infeksi.
Uji Aktivitas Antikolesterol Kombinasi Ekstrak Teh Oolong, Buncis Dan Kayu Manis Ahmad Fauzi; Tanti Azizah Sujono; Azis Saifudin; Arifah Sri Wahyuni
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v19i1.18193

Abstract

Hyperlipidemia has an important role in the occurrence of cardiovascular, cerebrovascular, and peripheral vascular diseases. High cholesterol and LDL levels in the blood are at risk of causing various diseases such as atherosclerosis, pancreatic dysfunction and kidney disorders. Meanwhile, high triglyceride levels can cause impaired liver, pancreas and kidney function. Green bean, oolong tea and cinnamon are plants that can lower cholesterol levels. Oolong tea contains catechins, Green Bean contain phytosterols and cinnamon contains cinnamaldehyde. Determination of secondary metabolite levels of extracts was carried out using the Liquid Chromatography – Mass Spectroscopy (LC-MS) method. The activity test was carried out with 30 Wistar white rats which were divided into 6 test groups. The normal control group was treated with CMC-Na without feeding hypercholesterolemia, the positive control group was treated with simvastatin 0.4 mg/KgBW, the negative control group was treated with CMC-Na, the test groups 1, 2 and 3 were treated with cinnamon extract, oolong tea and green bean, respectively (150:50:50 mg/KgBW), (50:150:50 mg/KgBW) and (50:50:150 mg/KgBW). The detected metabolite content was cinnamaldehyde in cinnamon up to 10%, catechins in oolong tea up to 12% and stigmasterol in beans as much as 3.4%.The results obtained by test group 1 and test group 2 can reduce cholesterol and triglyceride levels (p0.05). All test groups had no significant effect on HDL and LDL levels.
Pengobatan Gratis Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali Hidayah Karuniawati; H Haryoto; Tanti Azizah Sujono; Tista Ayu Fortuna; Khusnul Khotimah; Andi Suhendi; Burhanudin Ichsan; Dwi Sarbini; M Muhtadi; Mariska Sri Harlianti; Listiana Masyita Dewi; Erna Herawati; Raafika Studiviani; Haya Nabilah Utama; Marsilia Rosa Sinensis HI; Laila Dzafira; Haliza Arzeti Nurseptiria; Ardalia Rinanda Oktaviani; Rizki Ainun Fitriani; Lina Ayu Kusumastuti; Sayyidah Nurul Muslihah; A Anifatussaa'dah; Faridita khoirun Nisa'; Fahriza Mei Trihatmoko; Rahardian Surya Basusena; Fidhia Nur Rifaini; Tia Mella Citra; Ida Maesaroh; Vitania Marsya
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan penting setiap orang karena dengan tercapaianya kesehatan akan memungkinakan terlaksananya kegiatan atau aktifitas yang lain. Kesehatan merupakan hak setiap orang dengan tidak mengenal tingkat ekonomi seseorang. Ekonomi yang minim diprediksi menjadi salah satu hambatan dalam mendapatkan kesehatan yang maksimal. Peran tenaga kesehatan sangat diperlukan dalam mambantu pasien mendapatkan kesehatan yang optimal. Salah satu kegiatan yang dapat membantu masyarakat terutama dengan ekonomi yang minim adalah pengobatan gratis. Pengobatan gratis yang merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan di balai desa Potronayan kecamatan Nogosari, kabupaten Boyolali pada ahad 31 Juli 2022. Selain pengobatan gratis, kegiatan yang lain adalah pemeriksaan tanda-tanda vital, pelayanan obat dan konseling obat serta pelayanan gizi. Kegiatan ini diikuti oleh 105 pasien. Pasien kebanyakan adalah wanita (73,3%) dengan usia terbanyak adalah antara 51 tahun sampai 60 tahun sebanyak 32,38%.
AKTIVITAS IMUNOMODULATOR EKSTRAK ETANOL 70% DAUN TALOK (Muntingia calabura L.) TERHADAP RESPON IMUN NON SPESIFIK PADA MENCIT JANTAN GALUR SWISS WEBSTER Tanti Azizah Sujono; Muh. Fakhrudin
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v3i1.320

Abstract

Daun talok (Muntingia calabura L.) dengan kandungan flavonoid memiliki aktivitas antioksidan sehingga berpotensi dikembangkan sebagai pengobatan alternatif dan agen imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas imunomodulator ekstrak etanol 70% daun talok (EEDT) terhadap respon imun non spesifik. Penelitian eksperimental dengan  rancangan acak lengkap (RAL) dengan variabel bebas peringkat dosis EEDT 50, 100 dan 200 mg/kgBB selama 7 hari secara peroral. Uji respon imun non spesifik ini menggunakan metode bersihan karbon dan indeks organ limfoid yang dilakukan pada mencit. Data dianalisis menggunakan uji parametrik one way ANOVA untuk indeks fagositik dan indeks organ limfoid. Hasil uji bersihan karbon menunjukkan bahwa EEDT dosis 50 mg/kgBB tidak berefek imunostimulan dengan indeks fagositik 1,165; dosis 100 mg/kgBB bersifat imunostimulan sedang dengan indeks fagositik 1,311; sedangkan EEDT dosis 200 mg/kgBB bersifat imunostimulan kuat dengan indeks fagositik 2,839. Peningkatan bobot limpa pada hasil uji indeks organ limfoid menunjukkan adanya efek ekstrak etanol 70% daun talok terhadap aktivitas imunostimulan. Hasil skrining fitokimia EEDT terbukti mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Berdasarkan hasil yang didapat maka disimpulkan bahwa pemberian EEDT 100 dan 200 mg/kgBB selama 7 hari menunjukkan aktivitas imunostimulan.
EFFECTIVITY TEST OF THE COMBINATION OF ETHANOL EXTRACT MAHKOTA DEWA FRUIT (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) WITH METFORMIN TO LOWERING BLOOD GLUCOSE LEVELS IN ALLOXAN-INDUCED WISTAR WHITE RATS STRAIN Katarina Lulu Widyanti; Tanti Azizah Sujono
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i2.1222

Abstract

Metformin is a first-line biguanid drug for type 2 of diabetes mellitus. Metformin potentially causes liver fibrosis in long-term use, its decrease it in their effectiveness of antidiabetic. Combining metformin with antidiabetic a-glucosidase enzyme inhibitors can increase the effectiveness of metformin. Mahkota dewa fruit is a natural ingredient that has antidiabetic activity with the mechanism of action of inhibiting a-glucosidase enzyme. This study aims to determine the effect of the combination of mahkota dewa fruit extract (EEMF) with metformin on the effectiveness of reducing blood glucose levels in diabetic rats. A total of 20 rats were grouped into 4, namely, group I: given distilled water (negative control); group II: given metformin 45 mg/kgBW; group III: given EEMF 50 mg/kgBW; group IV: given a combination of metformin 45 mg/kgBW and EEMF 50 mg/kgBW. The study was conducted by determining blood glucose levels using the GOD-PAP method. The results showed that the combination of EEMF with metformin had an average decrease per day from after induction to day 7 of 42,9 mg/dL and from day 7 to day 14 of 0,45 mg/dL. It can be concluded that the combination of EEMF dose 50 mg/kgBW with metformin 45 mg/kgBW is not recommended to be used together, because the large decrease has the risk of hypoglycemia effect.  Keywords: antidiabetic, alloxan, metformin, fruit of mahkota dewa.
ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY OF ETHANOLIC EXTRACT OF TARO LEAVES (Colocasia esculenta (L.) Schott) AND ITS FRACTIONS IN RATS USING EGG WHITE-INDUCED MODEL Sujono, Tanti Azizah; Rahmawati, Desi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i4.1316

Abstract

Taro plant (Colocasia esculenta (L.) Schott) is empirically known to have anti-inflammatory activity. Taro leaves contain secondary metabolites such as alkaloids, saponins, tannins, flavonoids, and polyphenols. This study aimed to prove the anti-inflammatory effectiveness of ethanol extract of taro leaves (EETL), ethyl acetate fraction (EAFTL), and residual fraction (RFTL) in rats induced by 1% egg white solution, and to identify the chemical compound groups contained in EETL and its fractions. Thirty-two rats were divided into eight groups, namely group I as a negative control (CMC-Na 0.5%), group II as a positive control (Diclofenac sodium 4.5 mg/kgBW), groups III-IV were administered EETL 100 and 200 mg/kgBW, groups V-VI were administered EAFTL 100 and 200 mg/kgBW, and groups VII-VIII were administered RFTL 100 and 200 mg/kgBW. The animal models were induced with 0.1 mL of 1% egg white solution subplantar 1 hour after oral treatment. The volume of rat leg edema was measured every 1 hour for six consecutive hours. This research shows that EETL 100 mg/kgBW and RFTL doses of 100 and 200 mg/kgBW have an anti-inflammatory effect with a percent inhibitory power of >50%. Phytochemical screening showed that EETL contains alkaloids, saponins, tannins, and phenolics. EAFTL contains tannins and phenolics, whereas RFTL contains saponins, tannins, and phenolics.  Keywords: Taro leaves, antiinflammatory, egg white solution, fractionation
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat melalui Pelatihan dan Implementasi Teknologi Integrated Farming Skala Rumah Tangga sebagai Solusi Ketahanan Pangan dalam Upaya Pencegahan Sunting di Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas Rahmadhani, Wulan; Dewi, Adinda Putri Sari; Qomar, Umi Laelatul; Handayani, Eka Wuri; Sujono, Tanti Azizah; Muhtadi, Muhtadi; Putro, Sartono
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.18613

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan di masyarakat yang serius dengan prevalensi cukup tinggi, hal ini umumnya disebabkan oleh anak yang kekurangan asupan gizi di 1000 hari pertama kehidupan. Kurangnya pemenuhan asupan gizi merupakan masalah yang kompleks dan multi sectoral. Tujuan dari pengabdian Masyarakat ini agar dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penyelesaian masalah terkait dengan stunting yang ada di masyarakat terutama pada skala rumah tangga. 21 responden diikutkan dalam pengabdian kepada Masyarakat ini yang semuanya adalah Tim Penggerak PKK. Kegiatan ini dimulai dari bulan September-November 2024. Tahapan kegiatan dibagi menjadi 3, tahap pertama adalah tahap persiapan, tahap kedua pelaksanaan dan tahapan ketiga adalah evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah semua peserta terlihat antusias dan bersemangat mengenai program ini. Implementasi Teknologi Integrated Farming Skala Rumah Tangga sudah terpasang di 6 titik Lokasi yang diperkirakan stuntingnya tinggi. Melalui, Integrated Farming Skala Rumah Tangga keluarga dapat memanfaatkan lahan pekarangan yang    tersedia  untuk menanam sayuran berternak lele. Hal ini membantu memastikan ketersediaan bahan pangan segar yang bernutrisi  tinggi  di tingkat rumah tangga. Kata Kunci: Stunting, Integrated Farming Skala Rumah Tangga, Ketahan Pangan  ABSTRACT Stunting is a serious public health problem with a fairly high prevalence, this is generally caused by children who lack nutritional intake in the first 1000 days of life. Lack of fulfillment of nutritional intake is a complex and multi-sectoral problem. The purpose of this Community Service was to increase knowledge and problem-solving skills related to stunting in the community, especially at the household level. 21 respondents were included in this Community Service, all of whom were PKK Team Leaders. This activity started from September-November 2024. The stages of the activity were divided into 3, the first stage was the preparation stage, the second stage was implementation and the third stage was evaluation. The results of this activity were that all participants looked enthusiastic and excited about this program. The implementation of Household-Scale Integrated Farming Technology has been installed at 6 locations where stunting is estimated to be high. Through Household-Scale Integrated Farming, families can utilize the available yard land to grow vegetables and raise catfish. This helps ensure the availability of fresh, highly nutritious food at the household level. Keyword: Stunting, Integrated Farming Household Scale, Food Security
Program Peningkatan Pengetahuan Kader dan Pemeriksaan Kesehatan dalam Upaya Penanganan Stunting Rahmadhani, Wulan; Dewi, Adinda Putri Sari; Qomar, Umi Laelatul; Handayani, Eka Wuri; Sujono, Tanti Azizah; Muhtadi, Muhtadi; Putro, Sartono
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.18547

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah utama pada bayi dan balita di Indonesia. Stunting merupakan salah satu kondisi gagal tumbuh pada anak dimana tinggi badan anak <- 2SD menurut tabelZ-score WHO. Tujuan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang pencegahan stunting melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan yang tepat. Sebanyak 21 kader mengikuti kegiatan ini. Sebelum di lakukan penyuluhan atau edukasi kader di berikan pretest dahulu kemudian di lanjutkan pemberian materi oleh tim pengabdian Masyarakat. Setelah pemberian materi dilanjutkan posttest dan pemeriksaan Kesehatan bagi balita yang terdiagnosa stunting. Terdapat peningkatan pengetahuan kader dari sebelum di berikan edukasi sampai setelah pemberian edukasi. Terdapat 14 (66.7%) kader perpengetahuan tinggi, dan 7 (33.3%) kader berpengetahuan sedang. Hasil pengabdian pemberdayaan kader posyandu dapat meningkatkan kemampuan pengetahuan serta praktik/ ketrampilan kader dalam penanganan dan pencegahan stunting pada tatanan keluarga dan masyarakat. Kata Kunci: Pengetahuan, Kader, Penanganan, Stunting  ABSTRACT Stunting is still a major problem among babies and toddlers in Indonesia. Stunting ia a condition of failure to thrive in children where the child’s height is <- 2SD according to the WHO Z-score table. The aim of implementing Community Service (PKM) is to increase cadres' knowledge about stunting prevention through education and appropriate health checks. A total of 21 cadres took part in this activity. Before counseling or education is carried out, cadres are given a pretest first and then continue to provide material by the community service team. After providing the material, the posttest and health examination continued for toddlers diagnosed with stunting. There is an increase in cadres' knowledge from before the education is provided to after the education is provided. There are 14 (66.7%) cadres with high knowledge, and 7 (33.3%) cadres with moderate knowledge. The results of the service to empower posyandu cadres can increase the knowledge and practice/skills of cadres in handling and preventing stunting in family and community settings. Keywords: Knowledge, Cadre, Handling, Stunting
Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Flu Singapura serta Waspada Penggunaan Obat melalui DAGUSIBU kepada Masyarakat Desa Potronayan Kecamatan Nogosari, Boyolali Sujono, Tanti Azizah; Karuniawati, Hidayah; Da'i, Muhammad; Sari, Erlinda Novita; Roshitasari, Eva; Dewi, Syochi Jannati Pramudya; Syahputri, Janies Arly; Rachmalia, Fauniza Marwa; Hertaliyana, Junita Ayu; Sanjaya, Muhammad Riyanto
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): IJPM - Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.540

Abstract

Penyakit flu Singapura merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan strategi pencegahan dan penanganan yang efektif. Di masyarakat sering dijumpai kejadian masyarakat yang kurang tahu cara mendapatkan obat yang benar, cara menyimpan, dan cara membuang jika obat rusak/kadaluwarsa. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan flu Singapura dan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat kepada masyarakat Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Boyolali. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada responden. Sebanyak 35 orang mengikuti penyuluhan, namun hanya 11 orang yang mengisi dengan lengkap data pretest dan post-test tentang Flu Singapura dan DAGUSIBU. Berdasarkan hasil uji statistik pretest dan post-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat secara signifikan tentang Flu Singapura dan DAGUSIBU. Hasil penyuluhan flu Singapura menunjukkan nilai pretest (M = 70,90) dan post-test (M = 80), sedangkan pada penyuluhan DAGUSIBU diperoleh nilai pretest (M = 60) dan post-test (M = 70). Hasil tersebut berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengenali gejala awal flu Singapura, menerapkan pencegahan yang tepat, serta merespon kasus yang terjadi secara efisien demikian terhadap DAGUSIBU. Dengan demikian, perlunya terus menerus menguatkan pendidikan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan responsibilitas dalam menghadapi masalah kesehatan.
TINJAUAN LITERATUR: AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BIJI KEDELAI HITAM Hana, Ulya Rosa; Sujono, Tanti Azizah
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v4i2.436

Abstract

Kedelai hitam (Glycine max) merupakan sumber antioksidan alami yang kaya akan senyawa bioaktif. Literatur review ini mengkaji aktivitas antioksidan, senyawa kimia, dan metode analisis antioksidan kedelai hitam. Artikel dipilih berdasarkan beberapa kriteria inklusi yang sudah ditetapkan, di antaranya artikel yang akan dikaji dibatasi dalam rentang tahun 2014 sampai 2024 dengan menggunakan kata kunci “antioksidan kedelai hitam”, “aktivitas antioksidan kedelai hitam”, “antioksidan dan kedelai hitam”, “antioxidant activity of black soybean”, dan “antioxidant and black soybean”, artikel harus menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, artikel diakses secara full text, dan artikel harus merupakan research article. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa biji kedelai berkulit hitam memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan biji kedelai dengan warna kulit lain. Kedelai hitam mengandung antosianin, flavan-3-ol, dan senyawa aktif lainnya yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan. Berdasarkan pengkajian literatur, metode analisis aktivitas antioksidan kedelai hitam meliputi ABTS, DPPH, FRAP, H-ORAC, dan ORAC.
Co-Authors . Haryoto . Haryoto, . . Muhtadi . MUHTADI A Anifatussaa'dah Adinda Putri Sari Dewi Aditya Naova Sofyan Agung Endro Nugroho Ahmad Fauzi Ambarwati Andi Suhendi Anifatussaa'dah, A Anindya, Talitha Ahnaf Anjati, Yasinta Widia Ardalia Rinanda Oktaviani Arief Nurrochmad Arifah Sri Wahyuni Asti Arum Sari Azis Saifudin Azzahra, Annisa Alya Balqis, Moetia Rahman Basusena, Rahardian Surya Burhanudin Ichsan Citra, Tia Mella Dedi Hanwar Desi Rahmawati Dewi, Adinda Putri Sari Dewi, Syochi Jannati Pramudya Dwi Sarbini Dzafira, Laila Eka Prasnaparamita W Em Sutrisna Emsutrisna, E Endang Lukitaningsih Erna Herawati Erna Herawati, Erna Fahriza Mei Trihatmoko Fakhrudin, Muh. Fanny Atika Rizki Faridita khoirun Nisa' Fidhia Nur Rifaini Firdaus, Farhand Ahmad Fitriani, Rizki Ainun Haliza Arzeti Nurseptiria Hana, Ulya Rosa Handayani, Eka Wuri Harindasari, Amorita Azzah Haryoto - Haryoto Haryoto Haryoto, H Haya Nabilah Utama Hertaliyana, Junita Ayu HI, Marsilia Rosa Sinensis Hidayah Karuniawati Ichsan, Burhanudin Ida Maesaroh Ida Maesaroh, Ida Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Ilham Ramadhan Isnaniyah, Dhevi Zahra Latifatul Istiara Subekti Istiara Subekti Jeli Marlita Katarina Lulu Widyanti Khusnul Khotimah khusnul khotimah Kusumastuti, Lina Ayu Laila Dzafira LANGKAH SEMBIRING Lina Ayu Kusumastuti Listiana Masyita Dewi Mariska Sri Harlianti Marsilia Rosa Sinensis HI Marsya, Vitania Maryati, M Merlindasari, Aulia Pungky Muh. Fakhrudin Muhammad Da&#039;i Muhtadi - Muhtadi Muhtadi Muhtadi, M Muslihah, Sayyidah Nurul Neni Lugki Nian Tary Nisa', Faridita khoirun Nurseptiria, Haliza Arzeti Oktaviani, Ardalia Rinanda Peni Indaryudha Peni Indaryudha, Peni Peni Indrayudha Pratama, Wilson Candra Teguh Raafika Studiviani Rachmalia, Fauniza Marwa Rahardian Surya Basusena Rahmadani, Sandika Ratna Yuliani Ratna Yuliani Raudatul Patimah Raudatul Patimah, Raudatul Retno Sintowati Rifaini, Fidhia Nur Rima Munawaroh Rizki Ainun Fitriani Rizki, Fanny Atika Roshitasari, Eva Sanjaya, Muhammad Riyanto Sari, Erlinda Novita Sartono Putro Sativa, Wieke Rachma Sayyidah Nurul Muslihah Setyo Nurwaini Shofiah, Mira Sri Wahyuni Studiviani, Raafika Subagus Wahyuono Syahputri, Janies Arly T.N. Saifullah Sulaiman Tary, Neni Lugki Nian Tia Mella Citra Tista Ayu Fortuna TN Saifullah Sulaiman, TN Saifullah Trihatmoko, Fahriza Mei Ujiantya, Sabrina Dian Parasika Ullya Nur Wahyu Hidayah Ullya Nur Wahyu Hidayah, Ullya Nur Wahyu umi laelatul qomar Umi Laelatul Qomar Utama, Haya Nabilah Vitania Marsya Wahyu Rahmatullah Wahyu Rahmatulloh Wahyu Utami Wahyu Utami, Wahyu Wati, Abil Lia Wilson Candra Teguh Pratama Wulan Rahmadhani Wulan Rahmadhani, Wulan Zuhratul Husna