Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

IDEOLOGI MAJALAH HORISON PADA CERPEN-CERPEN EDISI HADIAH MAJALAH HORISON TAHUN 1969: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Agustiana, Alief; Suryana, Nana; Hidayatullah, Mochammad Irfan
Metahumaniora Vol 15, No 1 (2025): METAHUMANIORA, APRIL 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/metahumaniora.v15i1.48337

Abstract

Penelitian ini membahas ideologi Majalah Horison yang terlihat dari cerpen-cerpen pemenang edisi Hadiah Majalah Horison pada tahun 1969 dan melihat kondisi sosio-politik pada tahun tersebut. Kondisi sosio-politik yang sedang dalam masa transisi dari masa kepemimpinan Orde Lama ke zaman Orde Baru mempengaruhi ideologi Majalah Horison pada tahun 1969. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan sosiologi sastra. Hasil penelitian membuktikan bahwa ideologi Majalah Horison merupakan humanisme universal. Hal tersebut diperkuat dari cerpen-cerpen pada edisi Hadiah Majalah Horison pada tahun 1969 yang menunjukan tema semangat humanisme universal. Semangat humanisme universal tersebut dijadikan tolok ukur penilaian juri pada cerpen-cerpen pemenang Hadiah Majalah Horison. Selain itu, berakhirnya masa kepemimpinan Orde Lama berdampak pada karya-karya sastra yang tidak bercorak revolusioner dan penerbit yang menerbitkannya, salah satunya Majalah Horison, tidak diintervensi oleh pemerintahan Orde Baru.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PASIEN COVID-19 MENGGUNAKAN TERAPI OKSIGEN DAN REMDESIVIR DI RSUD KABUPATEN TANGERANG Yusransyah, Yusransyah; Udin, Baha; Abdillah , Mursyid; Murdianto, Yudi; Soraya Uli, Elisabeth; Suryana, Nana
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.714 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v14i1.75

Abstract

COVID-19 is a contagious disease, so there is a potential for an increase in the number of COVID-19 cases. If there is an increase in incidence or prevalence, it will cause problems related to the costs and outcomes of an intervention. Therefore, a cost-effectiveness analysis is needed. This study aims to determine the cost-effectiveness of COVID-19 patients who use oxygen therapy with and without being given remdesivir. This study uses a cost-effectiveness analysis method that takes into account the ACER (Average Cost-Effectiveness Ratio) and ICER (Incremental Cost-Effectiveness Ratio) values. The data used is retrospective data and sampling is done by purposive sampling, the sample obtained in this study amounted to 34 cases. The results of this study showed that the total average direct medical costs of the remdesivir group were Rp. 32,399,532 with an effectiveness of 47%, while in the non-remdesivir group the total average direct medical costs were Rp. 26,853,729 with an effectiveness of 41%. The ACER value obtained in this study was Rp. 688,490 in the remdesivir group and Rp. 654,969 in the non-remdesivir group. The results of the ICER calculation in this study were Rp. 924,301 per day of hospitalization. In this study, it can be concluded that the therapy group of COVID-19 patients who use oxygen therapy without being given remdesivir is more cost-effective than the therapy group of COVID-19 patients who use oxygen therapy with remdesivir.
Character Transformation Through the Implementation of the Radec Learning Model at the Elementary School Level Suryana, Nana; Sopandi, Wahyu; Budimansyah, Dasim; Ruyadi, Yadi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i1.7268

Abstract

This study aims to explore character transformation through the implementation of the RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) learning model at the elementary school level. The research was conducted in Cluster III, Pagerageung District, Tasikmalaya Regency. A qualitative approach with a case study design was employed, involving 40 teachers as participants. The research data consisted of classroom observation results, in-depth interview transcripts with teachers, and lesson planning and evaluation documents related to the RADEC model. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies. The data were analyzed thematically through stages of data reduction, data display, and inductive conclusion drawing to identify patterns in the implementation of the RADEC model and its impact on students’ character development. The findings indicate that the RADEC model can be effectively applied in classrooms, although variations in implementation exist. This model has proven effective in enhancing student character, particularly in aspects of cooperation, discipline, responsibility, creativity, and self-confidence. However, its application faces challenges such as limited time and inadequate facilities. This study recommends further teacher training and the improvement of learning infrastructure to support the optimal implementation of the RADEC model.
Profil Kemampuan Guru dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Karakter di Sekolah Dasar Negeri Suryana, Nana; Sopandi, Wahyu; Budimansyah, Dasim; Ruyadi, Yadi
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 6 No. 1 (2025): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/sittah.v6i1.5163

Abstract

Strengthening character education in Indonesia is a major concern in efforts to form a generation of the nation with morals. This study aims to describe the ability of teachers in implementing character learning in the classroom. The subjects of the study were elementary school teachers in Cluster IV, Pagerageung District, Tasikmalaya Regency. The method used was quantitative descriptive. The sample was 36 people. Data were collected through a closed questionnaire that measured three main aspects; the ability to plan, implement, and evaluate character learning. The results showed that the ability of teachers in planning character learning was in the good category (52.87%), the implementation of character learning was also good (66%), and the evaluation of character learning was classified as very good (80.35%). Supporting factors for the success of character learning include student motivation, support from the school community, and the role of the family environment. The obstacles found included the difficulty of integrating character values ​​into materials, methods, strategies, and learning media. These findings emphasize the central role of teachers in strengthening character education and the need for support from various parties to increase the effectiveness of the implementation of character learning in elementary schools.
MENAFSIR TANDA DALAM CARITA PARAHYANGAN: PERSPEKTIF LINGUISTIK FERDINAND DE SAUSSURE Pakpahan, Ferry Parsaulian; Suryana, Nana
KABUYUTAN Vol 4 No 2 (2025): Kabuyutan, Juli 2025
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v4i2.348

Abstract

Carita Parahyangan merupakan salah satu naskah penting dalam tradisi sastra Sunda Kuno yang memuat unsur sejarah, mitologi, serta legitimasi kekuasaan politik kerajaan-kerajaan Sunda. Artikel ini menganalisis Carita Parahyangan melalui pendekatan semiotika struktural Ferdinand de Saussure dengan fokus pada konsep dasar tanda sebagai relasi antara penanda (signifier) dan petanda (signified). Melalui kajian terhadap kosakata simbolik seperti prabu, hyang, dan tapa, penelitian ini mengungkapkan bahwa makna dalam teks dibentuk secara arbitrer dan ditentukan oleh sistem nilai sosial dan budaya masyarakat Sunda. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana bahasa dalam naskah bukan sekadar alat penyampai informasi, melainkan juga sistem tanda yang mengonstruksi makna-makna ideologis. Hasil kajian ini menempatkan Carita Parahyangan sebagai teks yang mencerminkan struktur kultural yang tertanam dalam sistem linguistiknya.
Pelatihan Wirausaha, Bahasa Inggris dan Digital Marketing di Desa Suntenjaya, Bandung Barat Suharyanto, Suharyanto; W, Warkianto; Herlina, R. Lisye; Suryana, Nana; Hariman, Irman; Hadikaryana, Oscar; Indah N. D., Mutiara; R., Satrya; Y., Indriarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4377

Abstract

Program pengabdian masyarakat merupakan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna dan dibutuhkan masyarakat, terlaksana sebagai bagian Tridharma perguruan tinggi.  Pelaksanaan pelatihan kewirausahaan, bahasa Inggris wisata dan digital marketing Universitas Kebangsaan RI dilakukan pada bulan Januari dan Februari 2022 dibiayai oleh kampus. Kegiatan terlaksana atas kerjasama dosen dan mahasiswa serta Bagian Pengabdian Masyarakat. Peserta pelatihan adalah masyarakat Desa Suntenjaya anggota PKK dan Karang Taruna. Program pelatihan ini dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat Desa Suntenjaya sebagai desa tujuan wisata di Kabupaten Bandung Barat. Sebagai daerah tujuan wisata, masyarakat masih kurang dalam berwirausaha, keterampilan berbahasa Inggris dan digital marketingnya.  Jadi pelatihan kewirausahaan, bahasa Inggris dan digital marketing sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan. Program pelatihan dilaksanakan di aula Balai Desa Suntenjaya, dengan pemateri dosen dan dibantu mahasiswa Teknik Industri, Sastra Inggris dan Teknik Informatika serta Sistem Informasi.  Program pelatihan diikuti 31 peserta dengan metode pelatihan, dan materi tulis dan praktek percakapan. Harapannya dengan adanya pelatihan ini, masyarakat meningkat pengetahuannya, sehingga ke depannya lebih siap menghadapi wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung ke Lembang umumnya dan Desa Suntenjaya khususnya. Selama dan setelah pelaksanaan program, hasil yang diperoleh menunjukkan, masyarakat peserta sangat puas dan masyarakat berharap program ini dapat terus dilanjutkan
SAJAK-SAJAK NANA SURYANA Suryana, Nana
Serat: Journal of Literary & Cultural Studies Vol 2 No 1 (2025): Serat , February 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/serat.v2i1.61578

Abstract

-
Konsep Dasar dan Teori Partisipasi Pendidikan Suryana, Nana; Mumuh, Mumuh; Hilman, Cecep
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v2i2.219

Abstract

Diantara Permasalahan dalam pendidikan pada saat ini adalah kurangnya partisipasi antara lembaga pendidikan, masyarakat, atau para pemegang kebijakan dalam menjalankan Pendidikan, ketimpangan peran partisipasi mengakibatkan proses pembelajaran tidak maksimal. Maka menjadi sebuah keharusan bagi kita semua untuk merevitalisasi pemahaman dan penerapan teori partisipasi, sehingga tujuan Pendidikan dapat terlaksana dengan sempurna. Dalam penelitian sebelumnya telah ditemukan bahwa peran partisipasi masyarakat sangat vital dalam menjalankan fungsinya sebagai pendukung Pendidikan. Masyarakat yang memberikan dukungan terhadap Pendidikan, dengan ikut serta dalam mengadakan, menjalankan, serta mengevaluasi Bersama hasil Pendidikan, akan lebih mudah menciptakan system Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan Pendidikan yang urgent di masyarakat.  Masyarakat akan mendapatkan keuntungan dalam partisipasi ini dengan melahirkan masyarakat baru yang lebih intelektual, dan bisa mengatasi problem kehidupan yang terjadi di masyarakat. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam berperan aktif dalam kegiatan Pendidikan akan mengakibatkan Pendidikan yang hanya dapat dikontrol dan dibentuk oleh Lembaga Pendidikan saja, tanpa melihat kebutuhan masyarakat, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak mampu memberikan solusi kehidupan, bahkan hanya sebagai beban masyarakat yang bernilai nol.
Efektifitas Kuttab AN-Nubuwah Sukabumi dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Qurani Siswanya Suryana, Nana; Nurachadijat, Kun
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v3i1.245

Abstract

Setiap orang memiliki keinginan hidupnya baik dan besok-lusanya lebih baik lagi, sesuai dengan naluri hati nuraninya. Namun kondisi perubahan zaman yang berpusat pada gadjet telah mempengaruhi pola pikir, sosial, budaya, politik, ekonomi, dan pendidikan terutama pada perubahan akhlak/adab anak usia dini dan remaja, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran Kuttab An-Nubuwwah Sukabumi dalam Melahirkan Generasi Berkarakter Quran, Jenis penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif, dengan metode obeservasi, dan wawancara, serta dokuemnter. Data yang dianalisis/digunakan berupa data deskriptif dan tidak berupa angka-angka seperti halnya penelitian kuantitatif, bersumber dari pengurus lembaga pendidikan serta orangtua siswa(komite Sekolah). Berdasarkan pada hasil pengamatan secara langsung dan tidak langsung, peneliti berksimpulan bahwa lembaga Kuttab An Nubuwwah Sukabumi merupakan lembaga yang baru merintis sejak tahun 2019 dan mendapatkan ijin kemenkeh di tahun 2021, namun memiliki pandangan jauh ke masa depan dengan Visi : Melatih Generasi Peradaban yang Beriman, Berilmu, dan Berkarakter Quran di Usia Emas(5-12), Pendidikan yang dikembangkan di Kuttab An Nubuwwah Sukabumi, diawali dengan pendidikan iman/adab, pendidikan Al quran, pendidikan Ilmu, pendidikan Amal, sehingga peserta didiknya memiliki adab/akhlaq/karakter sesuai dengan keimanan yang berlandaskan al quran, serta memiliki ilmu untuk diamalkan menjadi pedoman dalam kehidupan yang baik.
Pencapaian Keterampilan Membaca Permulaan Peserta Didik Melalui Penggunaan Media Big Books Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia: (Penelitian Eksperimen di SD Negeri 3 Cikarag Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut) Drajat, Dera Nurkhusniah; Suryana, Nana; Munggaran, Nita Anjung
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca di kelas awal sangat berperan penting sebagai pondasi atau dasar penentu keberhasilan dalam kegiatan belajar siswa. Namun faktanya keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas I SD Negeri 3 Cikarag masih rendah. Hal ini ditandai dengan peserta didik masih menirukan kalimat yang dibaca guru tanpa memperhatikan kalimat yang dibaca, dan peserta didik belum memperhatikan lafal serta intonasi dalam membaca. masalah tentang rendahnya keterampilan membaca kelas 1 harus diatasi agar kedepannya peserta didik tidak mengalami kesulitan dalam hal membaca.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pencapaian keterampilan membaca permulaan peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia setelah menggunakan media Big Books dibandingkan dengan sebelum menggunakan media Big Books di SD Negeri 3 Cikarag. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pre experimental design (nondesigns), bentuk pre experimental one group pre-test post-test Design. Subyek penelitian adalah siswa kelas 1 SD Negeri 3 Cikarag sebanyak 33 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Pelajaran 2021/2022. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan tes, observasi, wawancara dan angket.Pencapaian keterampilan membaca permulaan sebelum menggunakan media Big Books sebanyak 11 peserta didik (33%) yang sudah mencapai keterampilan membaca permulaan. Pencapaian keterampilan membaca permulaan setelah menggunakan media Big Books 28 peserta didik (85%). dan Pencapaian keterampilan membaca permulaan peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah menggunakan media Big Books dibandingkan dengan sebelum menggunakan menggunakan media Big Books terdapat perbedaan yang signifikan. diperoleh ????ℎ???????????????????? > ???????????????????????? atau 7,89 > 3,622 sehingga dapat disimpulkan ???????? ditolak dan ???????? diterima.