Claim Missing Document
Check
Articles

AKUNTABILITAS ANGGARAN PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BOYOLALI TAHUN 2020 Susanti, F. Yeni; Suwardi, Suwardi; Suryo, Herning
JI@P Vol 13 No 1 (2024): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jp.v13i1.10320

Abstract

Local elections in Indonesia in 2020 will be held simultaneously for regions whose term of office for regional heads ends in 2021. The simultaneous local election system in 2020 will be the fourth time has been held in Indonesia. The voting is planned to be held simultaneously in December 2020. The total number of regions that will carry out simultaneous local elections in 2020 is 270 regions with details of 9 provinces, 224 regencies and 37 cities. The 2020 Boyolali Regent and Deputy Regent elections are part of the 2020 Simultaneous Elections. This research aims to determine the accountability of budgeting and the 2020 Simultaneous Elections with case studies at the Boyolali General Election Commision, starting from budget planning, implementation, and reporting. The theory used is accounting theory according to Sujarweni (2015), accountability is a form of obligation for a person (leader/officer/executor) to guarantee that the duties and obligations they carry have been carried out in accordance with applicable regulations. The research method used is the Normative Legal Research Method, and the Observational Research Method Here a survey was carried out, by going directly to the research location to obtain primary data through interviews, and obtain budgeting data for the 2020 Boyolali Regent and Deputy Regent Elections. The results of the study show: first, the budgeting for the Boyolali Regent and Deputy Regent Elections in 2020 is running according to the corridor of government budgeting regulations. Second, in the implementation of programs and activities, there are changes between planning and budgeting, due to the dynamics of the implementation of the selection stages. However, these changes are carried out in accordance with the applicable laws and regulations. Third, in terms of reporting, there are findings from the examining institution that affect the quality of budget accountability for the 2020 election of the Boyolali Regent and Deputy Regent. In general, the conclusions that can be drawn from this research are that the budgeting for the 2020 Boyolali Regent and Deputy Regent Elections is quite accountable. Key word : accountability.
EVALUASI PERMENPAN NOMOR 6 TAHUN 2022 TENTANG PENGELOLAAN KINERJA PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI BPKAD KABUPATEN MADIUN Rahmadani, Saras; Suwardi, Suwardi; Sarjono, Herning Suryo
JI@P Vol 13 No 1 (2024): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jp.v13i1.10431

Abstract

Regulasi Pemerintah yang berbentuk Permenpan Nomor 6 Tahun 2022 Tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara merupakan regulasi yang bertujuan untuk mengatur pelaksanaan laporan kinerja seluruh Aparatur Sipil Negara melalui aplikasi e-KINERJA. Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah bahwa peneliti ingin menganalisis lebih lanjut evaluasi pelaksanaan Permenpan RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil di Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimaksudkan untuk memberikan gambaran pelaksanaan Permenpan RB Nomor 6 Tahun 2022 melalui aplikasi e- KINERJA dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam pelaporan hasil kinerja pegawai dan dampak yang ditimbulkan. Pelaksanaan evaluasi dalam penelitian ini menggunakan kriteria evaluasi yang dikemukakan oleh William N. Dunn (2013) yaitu efektifitas, efisiensi, ketercukupan, perataan, responsifitas dan ketepatan. Hal tersebut yang mendasari peneliti dalam melakukan wawancara, pengamatan obyek di lapangan serta mengkaji dokumen-dokumen yang terkait dengan pelaksanaan Permenpan RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil di Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pelaksanaan Permenpan RB Nomor 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil di Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Madiun belum sepenuhnya memenuhi kelima indikator efektifitas, efisiensi, ketercukupan, pemerataan, responsifitas dan ketepatan. Dari indikator efektifitas, efisiensi, ketercukupan sudah memenuhi tetapi dari indikator responsifitas dan ketepatan belum dapat memenuhi.Keywords : efektifitas, efisiensi, ketercukupan, perataan, responsifitas dan ketepatan.
Personal Branding Selebgram Traveller melalui Media Sosial pada Akun Instagram @Dewi_Faj Putri Alfiani; Suryo, Herning; Sarungu, Lukas Maserona
JURNAL KOMUNITAS Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal KOMUNITAS, Vol.10 No. 1, Edisi Maret-Agustus 2024
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jkom.v10i1.1762

Abstract

This research was conducted to find out the personal branding of celebgrams through social media on the Instagram account @dewi_faj. This research aim to describe and analyze the personal branding carried out by Dewi Fajar Lestari via the Instagram account @dewi_faj. In this research, the author used eight main concepts in the formation of personal branding according to Peter Montoya dan Tim Vandehey, including specialization, leadership, personality, difference, visibility, constancy, visibility and good name. This type of research is qualitative with a descriptive analysis approach. Data collection methods used in-depth interviews and documentation. The result of this research was Dewi has built personal branding by implementing the 8 concepts above. Dewi has focused on the concept of specialization, so that it makes this research conclude that she success in building the personal branding as a beautiful and fashionable traveller, different with other nature travellers.  
KODE ETIK JURNALISTIK DALAM TAYANGAN BERITA KANJURUHAN DI NARASI NEWSROOM Hemalindha, Hemalindha Syarifah Hanum; Suryo, Herning; Maserona Sarungu, Lukas
JURNAL KOMUNITAS Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal KOMUNITAS, Vol.11 No. 1, Edisi Maret-Agustus 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/komunitas.v11i1.1903

Abstract

This research aims to find and describe violations of the Journalistic Code of Ethics in Narasi Newsroom media in news videos of Brutal Moments Leading Up to Mass Death. In this research, researchers used the Social Responsibility Press Theory which is used in the Indonesian press. The research method used is a qualitative descriptive method with a content analysis approach. Researchers used source triangulation techniques to ensure the data used was correct and valid and used the interactive method Miles, Huberman and Saldana in the process of analyzing the data. Based on research analysis, the Newsroom narrative in the news video entitled Brutal Moments Leading Up to Mass Death in the Kanjuruhan Incident has committed several violations of the Journalistic Code of Ethics. Some of these violations refer to sensational news. Sensational news itself is a strong violation of the Journalistic Code of Ethics and Social Responsibility Press Theory. However, sensational news is often used to increase the number of clickers and viewers in order to fulfill competition and profit motives. Judging from these problems, it can be said that the Press Theory of Social Responsibility cannot be implemented optimally because the freedom of the press is not in line with the responsibilities imposed on the press media.
MEMBANGUN KOMUNIKASI EMPATIK ORANG TUA: INOVASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS KELUARGA Sardjono, Herning Suryo; Arlinda, Silvi Aris
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.6221

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan permasalahan sosial yang terus meningkat dan berdampak serius terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan emosional anak. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kerentanan anak adalah rendahnya kualitas komunikasi interpersonal dalam keluarga, khususnya akibat tabu budaya dan keterbatasan literasi orang tua dalam membahas isu seksualitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model komunikasi interpersonal keluarga berbasis kearifan lokal dan teknologi digital sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kelurahan Banjarsari, Kota Surakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra aktif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan seminar dan pelatihan luring, pembuatan luaran, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan dengan melibatkan 32 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan kuesioner skala Likert, serta wawancara dan observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan pendampingan orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual terhadap anak, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 50%. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap berupa meningkatnya keterbukaan komunikasi orang tua–anak dan berkurangnya hambatan budaya dalam membahas isu seksualitas. Hasil pengabdian ini menegaskan bahwa penguatan komunikasi interpersonal keluarga berbasis komunitas dan kearifan lokal merupakan strategi penting dan berkelanjutan dalam mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di tingkat keluarga.
Strategi Komunikasi oleh Komunitas Dalang Remaja Surakarta dalam Membangun Daya Tarik Penonton Pagelaran Wayang Kulit Ahmad Marua Bayhanu; Herning Suryo; Muadz
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Komunitas Dalang Remaja Surakarta (Darmasuta) dalam membangun daya tarik penonton terhadap pagelaran wayang kulit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pengurus komunitas sebagai informan kunci serta penonton sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Darmasuta meliputi tiga aspek utama, yaitu pengenalan khalayak, penyusunan pesan, dan pemilihan media. Pada aspek pengenalan khalayak, komunitas melakukan segmentasi audiens yang terdiri dari khalayak primer (generasi muda), khalayak sekunder, gatekeeper, dan pengambil keputusan. Pada aspek penyusunan pesan, komunitas menekankan penggunaan bahasa campuran Jawa–Indonesia, humor, simbol visual, penyederhanaan alur cerita, serta penyesuaian konteks isu sosial untuk menciptakan kedekatan emosional dan meningkatkan pemahaman. Sementara itu, pada aspek pemilihan media, komunitas memanfaatkan media digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, serta media cetak seperti pamflet untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi strategi komunikasi tradisional dan modern mampu meningkatkan minat dan keterlibatan penonton, terutama generasi muda, serta berkontribusi pada pelestarian seni wayang kulit di era digital.
STRATEGI PEMERINTAH KOTA MADIUN DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN KOTA YANG BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE CITY) Shafira Fajrin Arumsidi; Aris Tri Haryanto; Herning Suryo
JI@P Vol 15 No 1 (2026): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota yang berkelanjutan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Madiun dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan modernisasi. Konsep ini mengacu pada teori sustainable urbanism yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial (Newman & Kenworthy, 1999). Strategi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang ramah lingkungan, adaptif terhadap perubahan iklim, serta memberikan akses yang setara bagi seluruh masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui penerapan kebijakan tata kota yang terintegrasi dengan prinsip green city development (Beatley, 2011), dan smart growth (Burton, 2000) untuk menciptakan kota yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kebijakan. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama: perencanaan, implementasi, dan evaluasi strategi pemerintah dalam tata kelola perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Madiun telah mengambil langkah-langkah strategis yang signifikan dalam mewujudkan kota berkelanjutan, yang selaras dengan konsep resilient cities (Davoudi et al., 2012). Hal ini terlihat dari perbaikan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap risiko lingkungan, peningkatan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari strategi mitigasi iklim, serta pengembangan fasilitas umum yang ramah lingkungan dan aksesibel bagi semua kalangan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum optimal. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi penguatan koordinasi antarinstansi, optimalisasi alokasi anggaran untuk program tata kota berkelanjutan, serta peningkatan sosialisasi dan partisipasi masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Selain itu, Pemerintah Kota Madiun diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam perencanaan dan pengawasan tata kota, seperti penggunaan sistem smart city yang mendukung pengelolaan sumber daya kota secara lebih efisien. Dengan mengintegrasikan konsep keberlanjutan dalam kebijakan strategis jangka panjang, Kota Madiun memiliki potensi besar untuk menjadi model kota berkelanjutan yang adaptif, inklusif, dan ramah lingkungan di Indonesia. Kata Kunci: Kota Berkelanjutan, Keberlanjutan, Strategi Pemerintah  
Political Communication Strategies in the 2024 Solo Mayoral Election: The Case of Respati-Astrid Herning Suryo Sardjono; Silvi Aris Arlinda
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : CV. RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v6i2.5451

Abstract

Political communication media play a crucial role in shaping public opinion and influencing voter behavior in contemporary electoral contests. However, limited studies have specifically examined how non-traditional political candidates strategically integrate multiple communication media to achieve electoral success in local elections. This study aims to analyze the utilization of political communication media by the Respati-Astrid candidate pair in the 2024 Solo Mayoral Election. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, documentation, and media analysis. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the Respati-Astrid campaign implemented an integrated political communication strategy through the combination of outdoor media, digital media, interpersonal communication, and mass media. Outdoor media such as billboards were used to strengthen visibility and political branding, while digital platforms including Instagram, TikTok, and YouTube effectively expanded outreach and engagement among younger voters. Interpersonal communication through blusukan activities enhanced emotional connection and public trust, whereas mass media reinforced political legitimacy and public narratives. The study demonstrates that the convergence of multiple communication channels, combined with audience-oriented messaging, contributed significantly to the candidates’ electoral success. This research contributes to political communication studies by providing empirical evidence on the importance of integrated media strategies and adaptive communication approaches in local electoral politics in Indonesia.
STRATEGI PEMERINTAH KOTA MADIUN DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN KOTA YANG BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE CITY) Shafira Fajrin Arumsidi; Aris Tri Haryanto; Herning Suryo
JI@P Vol 15 No 1 (2026): JI@P
Publisher : Master of Public Administration, Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota yang berkelanjutan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Madiun dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan modernisasi. Konsep ini mengacu pada teori sustainable urbanism yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan sosial (Newman & Kenworthy, 1999). Strategi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang ramah lingkungan, adaptif terhadap perubahan iklim, serta memberikan akses yang setara bagi seluruh masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui penerapan kebijakan tata kota yang terintegrasi dengan prinsip green city development (Beatley, 2011), dan smart growth (Burton, 2000) untuk menciptakan kota yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Kota Madiun dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kebijakan. Fokus penelitian mencakup tiga aspek utama: perencanaan, implementasi, dan evaluasi strategi pemerintah dalam tata kelola perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Madiun telah mengambil langkah-langkah strategis yang signifikan dalam mewujudkan kota berkelanjutan, yang selaras dengan konsep resilient cities (Davoudi et al., 2012). Hal ini terlihat dari perbaikan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap risiko lingkungan, peningkatan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari strategi mitigasi iklim, serta pengembangan fasilitas umum yang ramah lingkungan dan aksesibel bagi semua kalangan. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum optimal. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi penguatan koordinasi antarinstansi, optimalisasi alokasi anggaran untuk program tata kota berkelanjutan, serta peningkatan sosialisasi dan partisipasi masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Selain itu, Pemerintah Kota Madiun diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam perencanaan dan pengawasan tata kota, seperti penggunaan sistem smart city yang mendukung pengelolaan sumber daya kota secara lebih efisien. Dengan mengintegrasikan konsep keberlanjutan dalam kebijakan strategis jangka panjang, Kota Madiun memiliki potensi besar untuk menjadi model kota berkelanjutan yang adaptif, inklusif, dan ramah lingkungan di Indonesia. Kata Kunci: Kota Berkelanjutan, Keberlanjutan, Strategi Pemerintah  
Strategi Komunikasi oleh Komunitas Dalang Remaja Surakarta dalam Membangun Daya Tarik Penonton Pagelaran Wayang Kulit Ahmad Marua Bayhanu; Herning Suryo; Muadz
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Komunitas Dalang Remaja Surakarta (Darmasuta) dalam membangun daya tarik penonton terhadap pagelaran wayang kulit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pengurus komunitas sebagai informan kunci serta penonton sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Darmasuta meliputi tiga aspek utama, yaitu pengenalan khalayak, penyusunan pesan, dan pemilihan media. Pada aspek pengenalan khalayak, komunitas melakukan segmentasi audiens yang terdiri dari khalayak primer (generasi muda), khalayak sekunder, gatekeeper, dan pengambil keputusan. Pada aspek penyusunan pesan, komunitas menekankan penggunaan bahasa campuran Jawa–Indonesia, humor, simbol visual, penyederhanaan alur cerita, serta penyesuaian konteks isu sosial untuk menciptakan kedekatan emosional dan meningkatkan pemahaman. Sementara itu, pada aspek pemilihan media, komunitas memanfaatkan media digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, serta media cetak seperti pamflet untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi strategi komunikasi tradisional dan modern mampu meningkatkan minat dan keterlibatan penonton, terutama generasi muda, serta berkontribusi pada pelestarian seni wayang kulit di era digital.
Co-Authors Aci Diana Ayu Irawati Aditya, Muhammad Hafizh Ahmad Fauzi Ahmad Marua Bayhanu Ahmad Marua Bayhanu Aji Wibisono, Bagas Alfaridzi, Afran Dafa Ancika, Nurmalita Anggie Andri Astuti I Andri Astuti Intisari Andri Astuti Itasari Anggraeni, Medy Anggrahini, Risma Ajeng Ardyansyah, Reza Dony Arif Saefudin Arini Setyowati Srimumpuni Aris Arlinda, Silvi Aris Tri Haryanto Aris Tri Haryanto Armaretta, Gita Dinda Arsamevia, Tiara Arwindra, Bagas Dwi Astuti I, Andr Atika Arum Sari Bernard Ibnu Wicaksono Bryanfika Siti Cahyani Murdani Buddy Riyanto Buddy Riyanto Budiono Budiono Cahya Fahrurozi, Anindhita Cahyani, Aprilia Wulan Cantika Dewi Nagagini Dewi Kurniasari, Agnes Berlian Dian Esti Nurati Dian Esti Nurati Diki Nugroho Dinda Nurmalikhah, Fakhira Dita Permatasari Diyansari, Margareta Ruwita Dolarosa, Fernanda Ilsavia Dwiki Kurniawan, David Eko Agus Santoso Eni Ratnawati erwin utama Evita Arisanti Fahrurozi, Fahrul Febrianti, Ratna Febryan Saweho, Ellfando Feliesa Putri, Astrid Fibi Chandra Puspita Fikriana Mahar Rizqi Garit Bira Widhasti Gita Anzi Maharani Gita Dinda Armaretta Haidar, Muhammad Afif Handayani, Tri Mega Hanifah, Nida Firyal Harjutri, Sri Haryo Kusumo Aji Hasna Muna Mufidah Hemalindha, Hemalindha Syarifah Hanum Hendriyanto, M Herawati, Dewi Maria Hindra Hatuti, Nurnawati Hindra, Nurnawati Irawati, Aci Diana Ayu Jayawarsa, A.A. Ketut Jonathan Anggit Wicaksono KADEK YUDI Kademin Kademin Kurniawan, Alal Lestriana Reswandary Linggar Abelyan Putra Linuwih, Risang Adi M Hendriyanto Mahar R, Fikriana Mahar Rizqi, Fikriana Maharani, Gita Anzi Mahendra, Arasyid Yuda Mahendra, Yoga Dhimas Maria, Dewi Maryani, Sri Maserona Sarungu, Lukas Maya Sekar Wangi Maya Sekar Wangi Moekti, Muhammad Habib Hari Muadz Muadz, Muadz Mudiono Mudiono Muhtaram, Khalish Ariq Musairi, Wendi Nabila, Shandra Naina Aqmarina, Putri Narwanto, Rohmad Dwi Noviana Etty Suryani Nugraheni, Monica Windrastuti Dyah Nugroho, Suryawan Hari Nur Laila, Zulaikha Nur Wibowo, Pratama Nurfaizi, Fachry Nurnawati Hindra Hastuti Nurnawati Hindra Hastuti nurnawati nurnawati Oryza Putri Puji Kusmarti Putri Alfiani Putri, Warastri Amalia Putro, Wahyu Ardianto Rahmadani, Saras Rahmalia, Sinta Rahmaliana, Etika Ramadhana, Vilawati Retno, Retno Ambarwati Reynaldi Deva Rahmaputra Rosihul Ilmu, Fuhham S Siswanto Salim, Muhammad Saputro, Alfiano Imam Sari, Atika Arum Sari, Nanda Puspita Sarungu, Lukas Maserona Sena, Aldhan Gradika Septiawan, Naufal Rafiif Septiyani, Amita Widi Shafira Fajrin Arumsidi Sihabbuddin, Sihabbuddin Sihabuddin Sihabuddin Sihabuddin, Sihabuddin Siswanta Siswanta, Siswanta Siswanto Sixnata, Rulhy Adhy Suffi Al-Amin, Muhammad Kamil Sundari Sundari Suryawan Hari Nugroho Susanti, F. Yeni Suwardi Suwardi Suwendi Suwendi Tara, Juki Danis Tri Haryanto, Aris Triyandartoko, Adhi Unami Anggraini, Ganis Wibisana, Anar Nalendra Wicaksono, Jonathan Anggit Wicaksono, Tri Suci Putra Widanang Sasmito Aji Widhasti, Garit Bira Widiyowati, Estu Widyawati, Destya Fitri Woro Dwi Handayani Yoga Dhimas Mahendra Yudhistira, Muhammad Asral Dewangga Yudi Prasetyo