Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Tempe terhadap Gambaran Histopatologi Hati Mencit (Mus musculus L.) Obes Tiwuk Susantiningsih; Evi Kurniawaty; Huzaimah Huzaimah
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 2, No 1 (2018): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v2i1.1905

Abstract

Obesitas masih menjadi masalah kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko penyakit Nonalcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD). Salah satu upaya untuk mengatasi obesitas adalah dengan pemberian tempe karena salah satu kandungannya, Polyunsaturated Fatty Acid(PUFA) berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tempe terhadap gambaran histopatologi hati mencit (Mus musculus L.) obes. Penelitian ini dilakukan menggunakan eksperimental laboratorium. Terdapat 4 kelompok perlakuan, yaitu K˗, K+, P1, dan P2 dengan lama percobaan selama 28 hari. Uji statistik yang digunakan adalah uji non parametrik, yaitu uji Kruskal˗Wallisuntuk menguji pengaruh pemberian tempe terhadap gambaran histopatologi hati mencit (Mus musculus L.) obes dilanjutkan dengan uji Mann˗Whitney untuk mengetahui perbedaan gambaran histopatologi hati mencit (Mus musculus L.) antar kelompok perlakuan.Hasil dari uji Kruskal˗Wallisdidapatkan p=0,000 sehingga pada K˗ tidak terlihat perlemakan hati, sedangkan pada K+ terlihat perlemakan hati (p=0,001), danpada P1 serta P2 terlihat perbaikan derajat perlemakan hati (p=0,027 dan p=0,004). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian tempe terhadap gambaran histopatologi hati mencit (Mus musculus L.) obes.Kata kunci: Gambaran histopatologi hati, obesitas, tempe
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PEMERIKSAAN SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) PADA POSBINDU ANGGREK BULAN DAN POSBINDU DELIMA SENJA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA Retno Yulianti; Tiwuk Susantiningsih; Andri Pramesyanti Pramono; Nunuk Nugrohowati
MADANI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2018): Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM UPN Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.991 KB) | DOI: 10.53834/mdn.v4i1.442

Abstract

Breast cancer is one type of cancer that ranks first in Asia and in Indonesia with a relative frequency of18.6%. Breast cancer also occupies the top 5 positions for causes of cancer deaths. Many breast cancer sufferersare found clinically with advanced stage symptoms, so they need special attention. In fact, breast cancer can beovercome if the patient begins to detect and treat it early. Early efforts to carry out breast cancer screening arewith the BSE program or self breast examination. Counseling was carried out at Posbindu Anggrek Bulan andPosbindu Delima Senja. The implementation of this service activity uses a method of counseling, video playbackand simulation that is very good for providing knowledge and skills related to health education to the community.There is an increase in knowledge of the material given through the pretest and posttest. Self-awareness skills asbreast cancer prevention efforts were carried out well by participants. The results of community service activitiesare expected to get a lot of information about breast cancer as well as overall female reproductive healthinformation.
Pendampingan Pola Konsumsi Bayi pada Kader Posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten sebagai Upaya Pencegahan Stunting Tiwuk Susantiningsih; Kristina Simanjuntak; Maria Selvester Thadeus; Agneta Irmarahayu; Hikmah Muktamiroh; Rukman Abdullah; Fachruddin Perdana
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i2.5513

Abstract

Stunting adalah keadaan terhambatnya pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Faktor-faktor yang mempe­ngaruhinya antara lain kondisi sosial ekonomi, status gizi ibu saat hamil, infeksi dan penyakit pada bayi, serta kekurangan asupan gizi pada bayi. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Tujuan kegiatan pelatihan pola konsumsi bayi pada kader posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting dalam implementasi bela negara untuk meningkatkan efektivitas sistem penanganan kesehatan matra dan mitigasi bencana. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 September 2022 dan diikuti oleh 31 responden yang merupakan kader posyandu Desa Sindangsari. Hasil kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan dan ketrampilan responden terhadap keterampilan pola konsumsi bayi 0-24 bulan meningkat dalam kategori pengetahuan baik yaitu sebesar 19% (dari 63,79% menjadi 82,79%). Peningkatan keterampilan dalam pola konsumsi bayi ditunjukkan dengan praktek dan presentasi pola konsumsi bayi secara langsung.
Knowledge Sharing Covid-19: Waspada Harus, Panik Jangan!: Penguatan Peran Orangtua Dalam Pencegahan Penularan Covid-19 Di Sekolah Mila Citrawati; Tiwuk Susantiningsih; Maria Selvester Thadeus
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Volume.1 No.1 Agustus (2023) - SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i1.6094

Abstract

Covid-19 adalah penyakti pandemi sejak tahun 2020. Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Pada saat sekolah, anak anak lebih rentan tertular Covid-19. Tingkat pengetahuan dan ketrampilan anak anak dan orangtua dalam menyikapi Covid-19 masih rendah, maka perlu dilakukan Knowledge Sharing mengenai Covid-19 terutama kepada orangtua dan tenaga pendidik di SDN 11 Pondok Labu Jakarta Selatan. Knowledge sharing ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat seseorang mengetahui dirinya positif Covid-19. Kegiatan ini diikuti 90 orang peserta. Diberikan pretest dan postest untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan ketrampilan peserta mengenai Penyakit Covid-19. Dari kegiatan pengabdian ini didapatkan kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan dan ketrampilan peserta webinar Knowledge Sharing Covid-19 mengalami peningkatan sebesar 18% pada opsi penyebab penyakit Virus-19. Terjadi peningkatan sebesar 14% pada opsi cara penularan penyakit Covid-19. Terjadi peningkatan sebesar 16% pada opsi Tanda dan gejala Covid-19. Terjadi peningkatan sebesar 23% pada opsi isolasi mandiri dilakukan selama 10 hari dan terjadi peningkatan sebesar 18% pada opsi tanda dan gejala memberatnya penyakit Covid-19.
Pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Untuk Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Diare dan Thyphoid Anak di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok Maria Selvester Thadeus; Tiwuk Susantiningsih; Kristina Simanjuntak; Retno Yuliyanti; Mila Citrawati
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Volume.1 No.1 Agustus (2023) - SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i1.6102

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) adalah salah satu bentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah dan mengendalikan infeksi diare dan thyphoid terutama pada anak anak. Insiden infeksi diare dan thyphoid pada anak masih tinggi. Kebersihan tangan menjadi salah satu faktor pencegahan penularan infeksi diare dan thyphoid melalui makanan yang dipegang dengan tangan yang kotor. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta telah melakukan pelatihan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai sarana edukasi dan pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi diare dan thyphoid pada anak di Desa Pangkalan Jati Cinere Depok. Responden yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 40 anak usia 8-12 tahun. Pelatihan menggunakan media powerpoint dan brosur CTPS serta praktek langsung CTPS. Hasil penilaian nilai pretest sebesar 70,25% dan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan, kemudian dilakukan posttest terjadi peningkatan nilai posttest sebesar 22% menjadi 92,25%. Disela sela pelatihan responden diminta untuk melakukan CTPS agar ketrampilan CTPS semakin baik. CTPS adalah salah satu ketrampilan yang dapat diterapkan pada anak anak untuk pencegahan dan pengendalian infeksi diare dan thyphoid pada anak.
Instructor’s Role In The Conduction Of Basic Clinical Fitness In The Clinique Fitness Laboratory / Skills Laboratory Agneta Irmarahayu Irawan; Mila Citrawati; Sri Wahyuningsih; Hikmah Muktamiroh; Tiwuk Susantiningsih
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2023): JAMBI MEDICAL JOURNAL Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v11i4.23883

Abstract

ABSTRACT Teaching clinical skills is a must in the 21st century. Medical school is required to make its graduates as skilled and professional doctors need a lot of support such as clinical skill laboratory facilities (Skills Lab) and instructors. Students need to be given sufficient opportunities to practice basic clinical skills in a place that is comfortable, safe and controlled without fear of harming patients and can be monitored and assessed in accordance with the expected competencies. Clinical skill instructors are the cornerstones of basic clinical skills teaching process. The role of the instructor includes building two-way relationships for each individual student, giving feedback, becoming role models so that students will be responsible for carrying out each procedural step of clinical skills. Their role is very important in guiding and facilitating the students to practice clinical skill, making sure their skills progress, and preparing them to obtain the predetermined competency as a doctor.
Identification of cardiac premature senescence markers through GEO database interaction approach Tiwuk Susantiningsih; Ani Retno Prijanti; Novi Silvia Hardiany; Fadilah
Acta Biochimica Indonesiana Vol. 7 No. 1 (2024): Acta Biochimica Indonesiana
Publisher : Indonesian Society for Biochemistry and Molecular Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32889/actabioina.110

Abstract

Background: Cardiomyocytes are cardiac muscle cells where premature senescence can occur. The availability of in silico research regarding premature senescence in cardiomyocytes is still limited. Purpose: This in silico research aims to identify marker of cardiac premature senescence through the GEO database interaction approach. Methods: This research used the GEO database with the GeneCards website approach using four keywords: premature senescence AND cardiovascular AND cardiomyocytes AND p53 followed by Cytoscape 3.9.1 analysis and StringDB analysis. Results: From 1,046 proteins obtained, analyzed by using Cytoscape Tools series 3.9.1 resulted to 100 proteins having the highest score and continued with StringDB analysis with 16 proteins. Conclusion: From the GeneCards, Cytoscape, and StringDB data, analysis of protein interactions in cardiac premature senescence showed that the protein-protein interactions with the highest scores were TP53, CDK2, and PTEN.
Analisis Tingkat Pengetahuan Pola Konsumsi Bayi dan Kejadian Stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 Selvester Thadeus, Maria; Tiwuk Susantiningsih; Kristina Simanjuntak; Irmarahayu Agneta; Muktamiroh Hikmah; Abdullah Rukman; Perdana Fachruddin
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i2.7055

Abstract

Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan pola konsumsi bayi pada kader posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten pada tahun 2022 terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan responden terhadap keterampilan pola konsumsi bayi 0-24 bulan dalam kategori pengetahuan baik yaitu terjadi peningkatan sebesar 19% dari 63,79% menjadi 82,79% (31 responden), namun analisis dari tingkat pengetahuan dan pola konsumsi bayi pada kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 belum dilakukan. Metode: Artikel ini merupakan analisis deskriptif korelatif terhadap hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FK UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FK UNTIRTA Serang Banten untuk melihat faktor risiko dari tingkat pengetahuan dan pola konsumsi bayi terhadap kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022. Hasil: Analis tingkat pengetahuan peserta di lakukan terhadap kejadian stunting di Desa Sindangsari. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian yaitu 31 responden yang terdiri dari kader posyandu di Desa Sindangsari serta ibu yang memiliki balita yang melakukan kunjungan ke Posyandu. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Sindangsari. Hasil anaslis antara penyuluhan dan pelatihan pola konsumsi bayi dan balita yang sudah bagus tetapi masih terdapat 2 balita stunting dapat dikarenakan riwayat penyakit infeksi mempengaruhi penyerapan nutrisi pada proses pencernaan pada balita stunting dan tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan kader posyandu Sindangsari mengenai pola konsumsi. Kesimpulan: Analisis tingkat pengetahuan pola konsumsi bayi dan kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kader posyandu Desa Sindangsari dengan kejadian 2 balita stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten.
Pelatihan dan Pendampingan Kader Dalam Asupan Vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat Pada Masa Pertumbuhan Sri Wahyuningsih; Tiwuk Susantiningsih; Rukman Abdullah; Fachruddin Perdana; Mila Citrawati
Segara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): SEGARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/segara.v1i2.7295

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear pada balita akibat dari akumulasi ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari masa kehamilan sampai usia 24 bulan. Propinsi Banten menduduki peringkat kelima angka stunting terbanyak di Indonesia, yaitu 294.862 balita pada tahun 2021. Asupan energi dan zat gizi yang tidak memadai, antara lain vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat merupakan faktor yang berperan terhadap masalah pertumbuhan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya pemenuhan zat gizi dalam upaya menunjang pertumbiuhan anak dan pencegahan stunting. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan mengenai pentingnya asupan vitamin E, Zinc, Fe dan Asam Folat pada balita. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu-ibu kader yang mengikuti penyuluhan menjadi paham tentang pentingnya pemenuhan zat gizi untuk pertumbuhan anak.
Pemberdayaan Pemberian Pengetahuan Sayuran dan Buah pada Ibu-Ibu Obesitas Kader Posyandu Tanjung Barat Jakarta Kristina Simanjuntak; Monalisa Heryani; Tiwuk Susantiningsih
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i2.870

Abstract

Perubahan pola makan dengan memilih makanan siap saji dengan tinggi kalori secara online, biasanya rendah sayuran, buah sudah menjadi pilihan masyarakat perkotaan, yang ternyata penyebab obesitas. Obesitas sebagai factor risiko gangguan kardiovaskuler, diabetes tipe-2, hipertensi dan kanker penyebab kematian yang masih tinggi. Sayuran dan buah dapat mencegah stres oksidatif pada obesitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan pemberian pengetahuan sayuran dan buah pada ibu-ibu obesitas Kader Posyandu Tanjung Barat Jakarta. Metode yang digunakan mengukur Indeks massa tubuh (IMT), berjumlah 32 orang sebagai Mitra, identifikasi pola makan dengan memberi kuesioner, serta memberi penyuluhan tentang sayuran dan buah terhadap obesitas menggunakan media PPT. Hasilnya,normal (31,25), kegemukan (46,87 %) dan obesitas (21,86 %). Pola makan dengan karbohidrat (83 %), lipid (73 %), sayuran 16,6 %, buah 40 %, rendah aktivitas fisik. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang sayuran dan buah pada obesitas. Sayuran dan buah mengandung antioksidan untuk meredam radikal bebas baik untuk obesitas.